Sikembar Sang Penguasa 2

Sikembar Sang Penguasa 2
Acara pesta (part. 2)


__ADS_3

.


.


Acara terus saja berlangsung semakin ramai dan terus ramai.


Dylan dan Shindy yang sedang menggendong Little Girl pun makin bersemangat.


"sepertinya anak mami ini akan banyak teman nanti ya sayang? hmmm? " goda Shindy dengan gemasnya.


Raya hanya diam mengedarkan pandangannya memperhatikan banyaknya semut-semut di bawahnya (Manusia),


"hahah... hmm..? Raya tidak suka keramaian kayaknya.. ". kekeh Dylan yang mengerti tatapan menggemaskan Little Princess nya itu.


Shindy terkikik lucu,


"mana Little Boy mas? " tanya Shindy mengedarkan pandangannya mencari Satria yang tengah di gendong Kaira dan Pasha.


"disana" Dylan menunjuk ke sudut ruangan,


tatapan Dylan sangat jeli dan tajam walau banyak orang di acara pesta tapi mencari orang-orang penting baginya mudah diantara kerumunan banyak orang,


"waah... mas bisa melihat sejauh itu ya? hebat sekali....! " puji Shindy dengan lebaynya.


Dylan tertawa melihat raut wajah Shindy seperti anak kecil yang baru mengetahui sesuatu yang baru.


"siapa lagi yang mau kamu cari sayang? " tanya Dylan.


"Alexa dan Tio serta Amanda". jawab Shindy berbinar.


Dylan menunjuknya kearah kiri dan mata Shindy melebar sempurna melihat hal itu, kembali ia memekik heboh,


Little girl hanya diam menyandarkan tubuhnya di bahu papinya, ia juga menyandarkan pipinya di bahu Dylan sambil memejamkan matanya, rasanya Raya sangat mengantuk.


"coba... Bagus dan Kinan.. " pinta Shindy


Dylan menunjuknya hingga Shindy terperangah makin takjub melihat mata biru suaminya yang sangat jeli,


"mata mas itu sempurna sekali...! pantas saja mas bisa melihat di gelap malam,, ". Shindy mendekati Dylan dan menatap lekat bola mata biru Dylan.


Shindy meraba mata Dylan, Dylan tidak memejamkan matanya melainkan terus menatap manik mata istrinya.


"anak-anakku memiliki kelebihanmu mas..! aku sangat suka itu". senyum lebarnya.


Dylan tersenyum,


"tentu saja mereka berdua anakku"


Shindy tertawa kecil, "kalau begitu tidak akan ada yang percaya kalau aku berbohong bilang mereka bukan anakmu...! mata mereka aja udah membuktikan semuanya.. "


Dylan tergelak, "kenapa kamu harus berbohong sayang? "


"kan aku cuma berbicara...!" ujar Shindy nyengir kuda.


"hm... tidak akan ada yang percaya kebohonganmu itu, tanpa tes DNA pun sudah bisa siapapun menebak mereka adalah anak-anakku...! pemilik mata biru di negara Indonesia cuma berada di keluarga Melviano,, jika pun ada di Indonesia pasti warnanya berbeda, bukan biru seperti kami".


"hmmm? bagaimana keadaan Kaisha di negara J? apa dia memperlihatkan bola mata birunya? " tanya Shindy melenceng


Dylan dan Shindy akhirnya duduk di sofa bagus mereka yang ada diatas panggung, dan masih menggendong Little girl.


"tentu saja dia menutupinya sayang" jawab Dylan


"Kaisha sangat pintar mas!! dia bisa menguasai hampir 20 bahasa asing...! apa otak kecilnya itu normal? " Shindy berbinar ketika membahas kepintaran Kaisha


Dylan tersenyum. "bukan 20 tapi 26 bahasa asing"


Shindy terbelalak.

__ADS_1


"waah... aku memang tidak tau mas..! setau aku 20 tapi tidak tau 20 berapa... hehehe.. " cengir Shindy.


Dylan mengusap-ngusap punggung Little Girl yang sedang tertidur pulas di bahunya.


Shindy mengusap kepala Raya dan mencium sayang rambut hitam Little girlnya, Dylan mengambil kesempatan itu mencium kening istrinya dengan penuh cinta.


adegan itu di potret oleh Kanaya, putri bungsu Ella dan Ramzi yang meluangkan waktu dari pesantren demi menghadiri acara Little kembar (Dylan & Shindy) dan baby kembar (Nova & Candra).


"dapat...!!" seru Kanaya menyimpan potret keluarga bahagia itu.


"kirimkan ke kakak Kanaya.. ". pinta Dylan


"baik kakak" balas Kanaya dengan mata menyipit.


Kanaya memakai cadar dengan gamis besar dan jilbab dalamnya, hanya Kanaya yang memakai baju seperti itu diantara banyaknya orang yang menghadiri pesta, tapi Kanaya tidak malu di jadikan bahan gunjingan,,


"sudah... " jawab Kanaya tersenyum tulus dibalik cadarnya.


Kanaya mungkin tidak terlalu cantik tapi ia memiliki wajah yang teduh, dan sudah pasti membuat siapapun akan betah menatap wajahnya berlama-lama.


"lagi..? " binar senang Shindy dibalas anggukan oleh Kanaya.


Kanaya terus saja memotret pasangan itu lalu mengirimnya setelah itu berpindah ke pasangan Candra dan Nova yang juga terlihat begitu romantis berdua.


Candra dan Nova seperti pengantin baru karna tidak menggendong baby kembar.


"heii... Kanaya..? " Nova langsung mendekat dan berhambur memeluk Kanaya.


Candra tersenyum melihat itu, ia tau Kanaya karna pernah hadir diacara pernikahannya dengan Nova.


"selamat atas kelahiran baby kembar kak". doa tulus Kanaya


Nova tersenyum memeluk erat Kanaya,


"bagaimana kabarmu Kanaya? " tanya Nova menangkup pipi Kanaya yang tertutup cadar.


mereka saling berpotret satu sama lain untuk diabadikan bukan untuk di posting ke sosmed.


Kanaya membawa kamera bagus untuk mengabadikan moment itu.


"bagaimana nanti kita foto bersama-sama? " usul kanaya bersemangat


"setuju...! " jawab Nova dan Candra serentak.


.


.


akhirnya seluruh keluarga Melviano naik ke mimbar pengantin menyusun tempat duduk supaya dapat Angel foto yang bagus.


Shindy meminta bantuan Keenan dan Mira yang belum juga pulang.


Keenan begitu kagum pada sosok Dylan yang memerintahkan orang-orang the xylver mengambilkan sofa lalu meletakkannya di samping Keenan supaya istrinya yang tengah hamil bisa istirahat.


"duduk...!! " perintah Dylan dengan datar masih mempertahankan sikap arogannya.


"terimakasih banyak tuan" ucap Keenan dan Mira


Shindy tersenyum hangat ke Mira lalu membantu Mira duduk.


"maaf ya Mira..! aku merepotkanmu.. " ucap Shindy yang sudah tau nama Mira


"tidak apa Mbak.. saya suka.. " jawab Mira dengan berbinar makin menyukai karakter Shindy yang sangat lembut dan hangat.


Mira duduk di sofa yang disediakan sedangkan Keenan sibuk memotret keluarga Dylan yang begitu ramai, ada yang tidak terikat darah pun ikut bergabung, pernah menjadi pengawal Kaira pun ikut bergabung meramaikan foto.


Keenan dengan semangat menjadi seorang fotografer mereka, sedangkan Mira terus saja cekikikan senang melihat perdebatan trio the xylver dengan Pasha.

__ADS_1


"sudah hubby...! kalian ini kenapa bertengkar sih? " omel Kaira menengahi.


"mereka sayang... mentang-mentang aku bukan CEO mereka lagi, mereka begitu kompak melawanku...mereka seperti punya dendam kesumat padaku sayang" adu Pasha seperti anak kecil saja.


Kaira menepuk jidatnya sendiri, para istri-istri the Xylver mulai menenangkan suami masing-masing hingga akhirnya berhasil juga.


Keenan tak bisa menahan tawanya mendengar perdebatan keluarga Melviano itu apalagi Pasha, bagaimana bisa seorang Pasha bertingkah seperti anak kecil padahal sudah punya cucu.


Dylan masih bisa menutupi dengan sikap arogannya, ia menggendong Little Girl yang sudah terbangun, walau tidurnya terganggu tidak membuat Raya menangis.


Shindy menggendong Little Boy (satria)


Cekrikk... Cekriik...


"ganti gaya...!! " seru Keenan.


beberapa tamu undangan yang masih hadir berdecak iri dengan keharmonisan keluarga itu, walau tidak ada Kaisha dan Keyzo tapi tidak membuat situasi begitu hampa.


dan beberapa minggu lagi Bagus dan Kinan juga akan pergi ke negara J, Kinan melanjutkan pendidikannya mengambil jurusan bedah spesialis supaya makin tinggi ilmunya dan juga ia mengikuti Bagus.


Dylan dan Shindy mencium sayang anak mereka masing-masing bahkan berebutan dengan kerabatnya menciumi Raya, Satria, Al, serta Nola..


Kebahagiaan mereka telah menjadi satu dengan kehadiran Little kembar dan baby kembar ..


.


.


.


The End....


.


.


waaah...Alhamdulillah Novel Othor bisa tamat dalam waktu 1 bulan ya?? sesuatu banget deh... heheh... terimakasih buat para Readers yang setia memberi hadiah, Vote, Like, Komentar dan yang menekan tanda Love (❤) Novel ini..


masih banyak kekurangan tapi mohon di mengerti kekurangan itu ya..? kalau ada kesalahan kata tolong beri tau bab berapa aja biar bisa di revisi,, hehehe.. terimakasiih dan love love beratus hektar ke kalian semua deh... karna kalian lah menjadi kebanggaan Nae hingga bisa membuat Novel Action romans..


Penasaran dari mana Othor terinspirasi? dari drama korea, cina dan romans nya juga tapi tidak mengcopy paste kisah mereka dalam drama itu...


ada yang tau kisah My Love from the star? itu gila romantis parah... maka nya semua Novel Othor hampir merata dingin dan arogan.. hehehe... Do Min Jooon.... hahha... 😂😂 . . .


kembali lagi lagi ke sini.... kisah Dylan dan Shindy sudah bahagia bersama Kisah Nova dan Candra sebagai Penguasa,,


oh ya? jangan hapus dari Favorit kalian ya? siapa tau Othor ada waktu buat Ekstra part nya... hehehe.. tapi tidak dijanjikan kapan waktunya..


Love You All..


salam hangat dari keluarga Besar Melviano... Bye.. bye...


jumpa lagi di Novel baru tentang Kaisha besok pagi ya!! jangan pernah bosan sama Othor... muah.. muah...



.


siapa aja pemerannya? udah tau dong.. iya dong... jadi tidak perlu perkenalan..! cuzz aja cek besok pagi Profil Othor..


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2