
Megani terus saja melontarkan perkataan kotornya saat orang-orang suruhannya tidak ada yang berhasil mendapatkan data KO.
sebenarnya para hacker handal itu sudah ragu karna merasa tidak akan bisa mengalahkan sosok KO, banyaknya Hacker handal yang sudah gagal mencari tau, ujung-ujungnya komputer mereka lah yang hangus tapi bayaran yang di tawarkan Megani benar-benar menggiurkan hingga mereka membuat surat perjanjian tidak akan menuntut uang kembali jika gagal mencari identitas KO.
sudah 2 hari para Hacker andal itu bergadang tidak ada tidur nya demi mencari data KO yang memang tidak aktif tapi tetap tidak bisa membobol identitas KO.
"kemana pria itu? " tanya Hacker 1
"sudah pergi..! mungkin pitas suaranya sudah putus 2 hari ini dia terus teriak-teriak" jawab Hacker 2
"aku sudah bilang kan KO bukan lawan kita! tapi kau bersikeras melawannya " kesal Hacker yang lain
"benar...! kita peretas handal yang diakui dunia tapi kemampuan kita tidak ada apa-apanya dengan KO"
"kau fikir aku tidak lelah? aku juga lelah menghadapi ini semua..! KO ini sudah di cap sebagai Monsternya IT walau tidak tau siapa dan dimana dia tinggal".
"siapa yang tidak tau itu..! aku juga tau.. kita begini cuma buang-buang waktu dan tenaga aja"
"lihatlah... KO tidak aktif selama 2 hari ini tapi tidak ada data yang bisa kita dapatkan darinya".
"aku benar-benar bosan disini. ! lebih baik aku disuruh bersihkan kandang kuda saja dari pada begini"
banyak lagi keluhan para Peretas yang sedang berperang melawan sosok KO.
"mati kita...! " pekik Hacker 1
"kenapa? " heboh teman-teman hackernya.
"KO Aktif". jelas Hacker 1
"tamatlah kita". pasrah yang lainnya
belum ada waktu 3 menit KO aktif sudah ada peringatan di komputer mereka
"bagaimana? puas bermain-mainnya? kalian tidak akan menang melawanku" peringatan itu di tambah suara aneh yang pantas dikatakan untuk mengejek mereka yang kalah.
mereka terbelalak melihat wajah mereka di layar komputer,
6 peretas yang tengah kacau didepan layar komputer terpampang jelas disemua komputer.
sungguh mengerikan kemampuan sosok KO bisa mendapatkan foto mereka yang tengah kacau mencari jati diri KO,
"cabut kabel komputer kalian" teriak rekan-rekannya.
terlambat komputer mereka semua sudah berasap hingga keenam peretas handal itu menjerit frustasi, mereka benar-benar penasaran sosok KO yang sangat mengerikan di dunia IT tidak ada yang bisa mengalahkan kemampuannya.
hanya 1 yang di ketahui dunia, KO adalah WNI tidak ada identitas lain lagi yang diketahui dunia bahkan jenis kelaminnya KO pun tidak ada yang tau.
di kamar Nova.
__ADS_1
Candra menganga lebar melihat langsung kemampuan istrinya yang sangat hebat menguasai Keyboard dengan begitu lihai.
"aku yakin pasti mereka sudah stress dan kalang kabut disana! aku pernah berada di posisi mereka! dan saat aku tau sosok KO yang begitu ingin aku kalahkan adalah seorang wanita cantik yang sangat menggemaskan..! siapa yang akan percaya wanita yang telah menjadi milikku ini adalah KO"
"kenapa sayang? " tanya Nova menoleh ke Candra dengan heran.
"kamu sangat mengagumkan beb" puji Candra membuat Nova terkikik lucu.
"apa sayang mengenang masa kekalahan kakak sayang saat melawanku? " goda Nova mengedip-ngedipkan lucu matanya.
Candra yang gemas menggendong Nova membawanya ke ranjang dan melakukan adegan percinta*n yang sangat hati-hati dilakukan Candra.
jejak kepemilikan dimana-mana beruntung Nova bisa menutupi semua itu dengan memakai foundation di tubuhnya, bisa apa Nova kalau tubuhnya penuh dengan cap kepemilikan. Candra memang begitu pada Nova sejak malam pertama mereka walau begitu Nova tidak marah atau menolak hanya membiarkan Candra melakukannya karna dia juga menikmati semua perlakuan Candra.
.
"sejak kapan kakak sayang mencintaiku? " tanya Nova dengan manja di pelukan Candra
"sejak aku melihatmu bertarung di parkiran mobil.. kalian bertiga sangat sexy melawan preman dengan semp*k helo kitty itu". kekeh Candra mengenang hari pertama ia melihat Nova
Nova terkikik geli. "aku tau itu kamu kak! waktu itu aku kesal aja dengan kakak yang tidak pernah menyerah melawanku! aku fikir sudah banyak komputer kakak yang hangus karnaku tapi tidak ada lelahnya melawanku.. ".
"melawanmu itu juga melatih kemampuanku beb..! kamu tau sendirikan perusahaan papaku itu adalah perusahaan Teknologi canggih di negara M, aku jadi berusaha menguasai bidang IT dengan mengasahnya mencoba mengalahkanmu".
"oh ya? aku memang tau kemampuan kakak terus meningkat tapi tetap tidak bisa mengalahkanku" kekeh Nova hingga Candra menciumi wajah menggemaskan istrinya itu yang berani meledeknya.
"kak..? " rengek Nova melihat tubuhnya yang terbalut selimut karna tidak berpakaian.
Candra mengambil celana boksernya dan memakainya lalu berjalan ke arah pintu.
Keyzo mengulurkan cake tiramisu ke Candra.
"apa ini? " tanya Candra.
"cake Tiramisu yang dibeli kakak ipar..! katanya buat keponakan kecilnya". jawab Keyzo
Candra mengambilnya dan berterimakasih dibalas anggukan kecil oleh Keyzo yang kembali sibuk memainkan ponselnya.
Candra menggeleng kepalanya lalu menutup pintu kamar dan menguncinya seperti biasa.
"kenapa kak? " tanya Nova penasaran
"kakak ipar beli Cake Tiramisu yang membuat istri ITku jadi monster kecil" jawab Candra membuat mata Nova berbinar semangat.
"potongkan kak! " pekiknya senang.
Candra memotongnya karna ada pisau cake nya tersendiri, Candra meletakkan cake lainnya di meja nakas dengan rasa yang sama.
Nova memakannya tanpa sadar selimutnya melorot memperlihatkan benda sint*l di dad*nya itu yang banyak tanda kepemilikan dimana-mana
__ADS_1
Glek...!
"Beb...? kamu menggodaku ya? " Candra mendekat hingga Nova segera menyelimuti tubuhnya dengan sebelah tangannya, tangannya yang lain sibuk makan cake nya yang sangat menggiurkan
tapi semua sudah terlambat Candra sudah terlanjur melihat penampakan terlarang itu yang selalu bisa membangkitkan birahinya.
"hmm... hmmff".
Nova pasrah jadinya saat Candra melakukannya lagi, kali ini lebih lembut dan membuai hingga Nova menjerit memanggil nama sang suami mencakar-cakar punggung Candra yang sudah banyak bekas cakaran Nova setiap kali mereka melakukan hubungan suami istri.
nafas Nova tersenggal-senggal tapi masih sempat-sempatnya ia memakan lagi cake nya hingga Candra tertawa sampai terbatuk-batuk dibuatnya dengan tingkah sang istri yang sangat menggemaskan.
.
.
sosok KO yang menjadi sasaran Megani sedang bermesraan dengan sang suaminya sementara Megani sibuk dengan amarahnya yang tak kunjung selesai.
"dasar tidak berguna...! " amuknya dengan marah.
Nezani adik Megan datang menenangkan sang kakak yang sangat emosional
"tenang bang ! kita harus berpikir dengan kepala dingin" Nezan membujuk.
Megan mengatur pernafasannya yang tak beraturan, ia benar-benar tidak mengerti dengan semua yang menimpanya kini
"coba abang fikir ! apa abang punya masalah dengan KO? "
dibalas gelengan oleh Megan
"apa abang kenal KO? " dibalas gelengan lagi oleh Megan
"menurut abang kenapa KO mengumumkan perang pada abang disaat abang tidak punya masalah dengannya ? tidakkah abang menebak kalau KO itu berpihak pada Tuan muda melviano? "
Megan terdiam mendengar perkataan Nezan yang jauh lebih pintar dalam segi menelisik dibanding dirinya yang lebih memikirkan masalah yang terlihat hingga lupa mencari tau akar permasalahannya.
.
.
.
Jaringan disini susah jadi ngap-ngapan postingnya... ya ampun... untung aja bisa di posting... 😥😥
.
.
.
__ADS_1