Sikembar Sang Penguasa 2

Sikembar Sang Penguasa 2
tidak diduga


__ADS_3

"jadi bagaimana? " tanya Tio


"apanya bagaimana? " tanya Alexa balik sambil mengusap air matanya


beruntung make upnya tidak terlalu tebal jadi air matanya tidak membuat rusak make upnya.


"apa kamu tidak juga memberiku kesempatan? " tanya Tio dengan lemas


"baiklah" jawab Alexa meyakinkan


"sudah kuduga..! kamu akan menolak....?" pasrah Tio di tolak lagi tapi ia menyadari sesuatu


" hah? kamu bilang apa tadi sayang? " pekik Tio berbinar


"baiklah..! aku akan menerima mu, kamu menerima kekuranganku dan aku juga akan menerima kekuranganmu yang pernah menikah juga". ucap Alexa malu-malu


sebelumnya Alexa mengira Tio masih muda dan belum pernah menikah tapi tidak disangka olehnya Tio pernah menikah.


"aaaaaaakkkh... " Tio menjerit menatap langit


Alexa langsung panik melihat ke arah bawah banyak tamu yang hendak masuk ke acara pesta mendongak menatap mereka dengan bisik-bisik gemas dan lucu.


Tio terus saja menjerit dan mengucapkan syukur hingga Alexa membekap mulut Tio yang mulai ngawur ngidul teriakannya.


Alexa tersenyum kikuk ke bawah, dimana mereka menertawainya dan Tio.


"jangan berlebihan mas". kesal Alexa


Tio melayang-layang lagi dipanggil Mas oleh Alexa


akhirnya cinta mereka bersatu, Tio berjanji akan menjaga Alexa dengan sepenuh hati begitu juga anaknya berbeda dengan Alexa yang akan tetap setia dengan Tio tidak akan pernah menghianatinya seperti yang pernah dilakukan oleh mantan istrinya.


.


.


.


"cieee... yang udah bersatu.. " goda Nova cekikikan


Candra juga menggoda Tio yang senyam-senyum gila ke arah Alexa yang menunduk malu-malu.


"Tio...? "


Suara itu membuat hening keadaan mereka berempat.


Tio berubah dingin menatap pemilik suara itu, dan Candra tak kalah kesal melihat Silvia Fully ada di acara pesta ini juga.


nova yang melihat gelagat mereka jadi mengerti kalau wanita bertubuh sexy didepannya adalah mantan istri Tio.


Alexa melihat raut wajah Tio yang dingin melihat wanita cantik bak bidadari didepannya.


"aku mau kita rujuk lagi Tio..! aku dengar kamu masih sendiri". ucap Silvia tanpa malu

__ADS_1


"cih... percaya diri sekali kau" decih Tio.


"bukankah artinya kamu mencintaiku? aku menyesal..! ternyata pria itu memang bukan yang terbaik! dia hanya mau tubuhku saja tidak sepertimu yang sangat sayang dan sangat menjagaku". Silvia hendak mendekati Tio


Candra menghalanginya


"kau salah besar dia masih menyimpan perasaan padamu" cibir Candra dengan sinisnya


Silvia menoleh ke Tio berusaha memperlihatkan raut wajah penyesalan terdalamnya, baginya Tio memang yang terbaik.


"ayo kita pergi mas! " Alexa tiba-tiba merangkul Tio


Silvia melihat ke tangan Alexa yang merangkul tangan Tio membuatnya marah.


"Kau? " marah Silvia hendak menarik rambut Alexa


tapi Nova menendang tulang kering Silvia hingga wanita itu memekik sambil melompat-lompat dengan 1 kaki karna heelsnya ketinggian membuat keseimbangan tubuhnya tak terkendali hingga jatuh ke lantai.


semua mata melihat ke arah Silvia bukan apapun yang menjadi pusat perhatian mereka melainkan darah segar di paha Silvia.


"aaah...! ". pekik Silvia meraba darah yang mengalir di pahanya


semua orang berbisik-bisik, siapapun tau Silvia telah menjanda dari Tio jadi tidak mungkin Silvia hamil anak Tio mereka bisa menebak Silvia bukan wanita yang benar.


"ck.. kau hamil lalu ingin rujuk padanya untuk menyelamatkan ayah dari janinmu? kenapa? apa kau lupa dan tidak tau siapa ayah dari bayimu? " Candra menatap remeh ke Silvia


"Tio.. tolong aku Tio.. aku hamil anakmu..! anak kita" dengan tak tau malunya Silvia bangkit dan mengatakan hal itu


Nova tersenyum sinis, ia tau kebusukan wanita ini karna dari cerita Candra, Silvia dan Tio sudah lama berpisah lalu sekarang hamil muda, siapa yang mudah di bodohi oleh Silvia


perkataan Tio yang dingin menancap ke ulu hati Silvia,


"Tio... ini anak kita..! " kekeuh nya


Tio tertawa sumbang entah mengapa ia bisa mengenal wanita tidak tau diri seperti Silvia


"aku hanya menghamili 1 wanita... yaitu hanya wanita disampingku saja..! " Tio mengusap perut Alexa yang diam mendengarkan pertengkaran mulut keduanya.


Alexa tidak berani memancing amarah Silvia, ia takut Silvia akan mendorongnya hingga keguguran seperti Silvia sekarang


"bohong.. kamu bohong kan? bohong kan? " Silvia tidak percaya kata-kata Tio yang hanya membuatnya cemburu saja.


"siapa yang berbohong? " tanya Shindy menggelegar


Shindy dan Dylan datang diikuti Rilly disamping Shindy.


betapa cantik dan tampannya Dylan dan Shindy, mereka seperti raja dan ratu di suatu negara dengan gaun berwarna peraknya itu.


Dylan merangkul pinggang Shindy dengan posesif menjaga anaknya diperut Shindy.


"Alexa memang sedang hamil". tambah Shindy lagi mendekat ke Alexa dan Nova


"sebaiknya kau cari saja mangsa lain". usir Candra

__ADS_1


"tidak tau malu...! setelah berpisah 1 tahun dia punya anak lalu mencari mantan suaminya untuk menjaga nama baiknya..! "


"wanita tidak tau diri... "


"namanya jal*ng udah ngaku aja jal*ng ngga usah sok belagak suci".


"lihatlah betapa tidak tau malunya dia datang meminta rujuk pada tuan Tio yang sudah menghamili wanita lain".


beberapa bisik-bisik semua perempuan terdengar oleh Silvia


teman-teman Tio datang membela Tio dan Alexa.


"karna mu Tio jadi benci wanita..! dia sampai tidak menikahi nona Alexa malah menghamilinya terlebih dahulu"


"kau membuat nama wanita tercoreng dimatanya"


"pergi kau jika masih punya malu"


"pengacau pesta...! "


pemilik acara pesta pun memanggil penjaga keamanan dan terpaksa mengusir Silvia yang bersikeras mengaku dirinya hamil anak Tio hingga acara pesta terganggu.


"mas ngga apa-apa? " tanya Alexa menangkup rahang Tio


teman-teman Tio menghela nafas lega dan tersenyum dengan perhatian Alexa. mereka yakin Alexa wanita yang cocok untuk Tio.


"kenapa malah bertanya keadaanku hmm? seharusnya kamu yang aku tanyai". Tio berusaha untuk tersenyum


"tidak usah berlagak tegar didepanku mas..! aku tau kamu sedang menahan amarahmu karna bertemu dia, ayo kita pergi ke suatu tempat untuk menenangkanmu" ajak Alexa diangguk setujui oleh semua teman Tio.


acara tetap berlanjut meski Alexa dan Tio sudah pergi dari acara pesta.


"nona baik-baik saja? " tanya Rilly ke Shindy yang terlihat berkaca-kaca


"aku malah ikut senang ada yang menjaga Alexa..! aku yakin Tio adalah pria yang baik" Shindy menghapus air mata harunya.


"dia yang terbaik " seru Candra dengan membanggakan temannya itu.


"iya.. dia yang terbaik" jawab Dylan dan Nova mengakui.


Dylan cukup kagum dengan Tio yang mau menerima wanita yang sedang hamil padahal bukan darahnya, bagi seorang pria itu adalah hal yang sulit tapi Tio bisa hal itu pantas di kagumi, tidak semua pria bisa seperti Tio.


.


.


.


bang Tio emang terbaik menerima kekurangan Kak Alexa... cuzzszz.. Couple bahagia meluncur...


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2