Sikembar Sang Penguasa 2

Sikembar Sang Penguasa 2
pria aneh


__ADS_3

Gala menoleh ke Kaisha yang memang terlihat sangat cantik.


"tidak mungkin itu gadis kecilku...! dia tidak imut tapi cantik". batin Gala menghela nafas panjang.


Kaisha tertegun mendengar percakapan Gala dengan Andreas. "apa itu aku? apa Paman tampan mencariku? sungguh? hahahah... paman tidak akan bisa mencariku Paman ...aku memang tidak terlalu hebat di bidang IT tapi kakakku selalu melindungi data pribadiku dan juga paman tidak tau wajah asliku". batin Kaisha terkikik sendiri.


Keyzo mengerutkan keningnya melihat gelagat adiknya itu. "kenapa sih dek? kenapa kamu sangat aneh heh? "


Kaisha tersenyum sambil menggeleng-geleng kepalanya.


"tidak ada kak". cengirnya manja merebahkan kepalanya di lengan Keyzo.


"ngantuk? " tanya Keyzo dibalas anggukan oleh Kaisha.


Keyzo benar-benar merawat adiknya dengan baik membuka selimut lalu menyelimuti Kaisha menghangatkan kedua tangan adiknya.


"dingin sekali tanganmu dek..! kamu mikirin apa? ". tanya Keyzo yang tau karakter adiknya.


tangan Kaisha akan dingin jika memikirkan sesuatu..


"tidak apa kak! cuma kangen baby kembar aja". bohongnya tersenyum lebar.


Keyzo menghela nafas panjang, Ia menghembus tangan Kaisha dan mengusap-ngusapnya menyalurkan kehangatan ke tangan Kaisha.


perlakuan Keyzo ke Kaisha persis seperti sepasang kekasih, mereka begitu iri dan berbisik-bisik gemas dengan hal itu.


Kaisha diam saja sambil memejamkan matanya di lengan Keyzo.


Andreas mengintip Kaisha yang terlihat jelas saat tertidur.


"ya Tuhan...! tuan..lihatlah gadis itu sangat cantik". bisik Andreas.


Gala melirik sekilas dan mengangguk sebagai jawaban hal itu membuat Andreas terkejut melihat tuannya mengakui kecantikan Kaisha.


"kau jangan menggodanya..! dia sudah ada yang miliki" peringatan Gala menonyor kening Andreas.


Andreas tersenyum lebar. "terkadang cinta tidak harus memiliki tuan..! kalau kita melihatnya bahagia bersama kekasihnya itu sudah ikut memberi kebahagiaan tersendiri bagi kita, apa salahnya saya jatuh cinta padanya? dia sangat cantik saya mengaguminya sebagai idola. apa dia orang indonesia juga tuan?".


"kau berisik sekali". Gala menutup mulut Andreas yang masih menatap ke Kaisha.


"Tuan? apa anda tidak mengaguminya? " tanya Andreas melepaskan tangan Gala yang membekap mulutnya.


"aku pria gantle tidak akan jatuh cinta pada perempuan yang telah memiliki kekasih". jawabnya penuh penekanan.


"bagaimana jika nona menggemaskan anda sudah punya pacar? tunangan? atau suami? ". cecar Andreas membuat Gala terbungkam seketika.


"suami tidak mungkin! " jawab Gala meyakinkan diri


"kenapa anda bisa begitu yakin tuan? " tanya Andreas penasaran


"dia memanggilku paman". jawab Gala


Andreas melebarkan matanya lalu hendak tertawa tapi dapat pelototan tajam dari Gala segera ia menutup mulutnya rapat-rapat.


"tapi kalau tunangan? aku tidak yakin". gumam Gala mengingat wajah menggemaskan gadis kecilnya.


Gadis kecil yang dengan tangguhnya menolongnya menyentrum musuhnya sampai pingsan, bahkan saat Gala membunuh pria itu gadis kecilnya terlihat tidak takut malah berkata dengan polosnya dia sudah mati. gadis yang tanpa segan merobek gaunnya yang berharga puluhan juta,

__ADS_1


Gala baru tau gadis kecilnya rela merobek gaun semahal itu demi menghentikan pendarahannya padahal mereka tidak saling kenal, siapa yang tidak akan jatuh cinta pada sosok itu, sekalipun gadis itu tidak cantik tapi dimata Gala hanya gadis kecil itu saja yang ia inginkan menjadi pendamping hidupnya.


Gala bahkan membeli gaun itu lagi untuk gadis kecilnya tapi tidak tau dimana ia harus mengantarkan gaun itu, jadi Gala hanya bisa menyimpannya saja.


"saya penasaran dengan gadis kecil yang bisa membuat anda tunduk tuan! ". ucap Andreas berubah tulus.


"hmm... gaunnya sudah aku ganti tapi bagaimana caraku bisa memberikannya pada nya? aku tidak tau nama dan alamat rumahnya". Gala berkata pelan


"tuan benar-benar jatuh cinta.. bagaimana caraku bisa menemukan gadis kecil itu? aku juga tidak tau apa-apa, saat tuan memberi ciri-ciri itu tidak bisa aku temukan sosok yang memiliki wangi bunga mawar". batin Andreas.


"mungkin sosok yang anda bicarakan itu memakai lensa mata biru tuan". ujar Andreas pelan tiba-tiba


"ck.. kau fikir aku tidak tau bedanya? aku tidak sebodoh itu tidak tau dia pakai lensa mata atau tidak". Gala memukul cepat dada Andreas yang sontak saja meringis tapi masih cengar-cengir


Kaisha sudah terlelap di lengan Keyzo, Keyzo sibuk mendengarkan musik dalam mode pesawat.


.


.


Kaisha terbangun saat terasa ingin buang air kecil


"kenapa dek? " tanya Keyzo ikutan terkejut melihat mata Kaisha tiba-tiba terbuka.


"kebelet kak". rengeknya.


Keyzo terkekeh lalu memanggil pramugari terdekat dan memintanya untuk menemani Kaisha ke toilet.


Kaisha mengikuti pramugari itu yang mengantarkannya ke Toilet.


"apa dia Artis? "


"ya ampun kulitnya mulus sekali seperti bayi".


"wangi mawar guys".


"hmm... gila itu cewek artis ya? atau model? "


"aku tidak tau ada artis secantik itu.. aku akan menjadi fans nya.. ".


Kaisha bisa mendengarnya karna pendengarannya cukup tajam, ia masuk ke toilet dan segera buang air kecil yang sangat mengganggu tidurnya.


.


Kaisha berkaca di westafel ia mencuci mukanya,


"wajahku memang cantik tapi tidak harus begitu juga kan? apa mereka tidak pernah melihat perempuan cantik? " ocehnya kesal.


"huuh... sepertinya aku memang harus menyamar di negara J nanti,, ". gumam Kaisha menenangkan diri


Kaisha memakai topinya lagi lalu keluar dari toiletnya.


"apa ada yang bisa saya bantu lagi nona? " tanya pramugari itu ramah.


"tidak...! terimakasih kakak cantik". ucap Kaisha dengan senyuman ramahnya juga


Pramugari yang di sebut kakak cantik malah tersenyum padahal Kaisha jauh lebih cantik, lekuk wajah Kaisha benar-benar sempurna.

__ADS_1


Kaisha berjalan melewati orang-orang yang masih menggosipinya.


"Eh..? " kaget Kaisha saat ada seseorang yang bangkit mendekatinya dan menghadang jalannya.


"Nona? " sapa pria itu ramah.


"iya? ". jawab Kaisha sambil menuruni topinya untuk menutupi wajahnya lagi.


"apa anda artis? "tanya pria itu semangat.


Kaisha menggeleng kepalanya.


"waah... boleh minta akun sosmed nya nona? " tanya pria itu menunduk-nunduk memperhatikan wajah Kaisha.


Kaisha merasa tidak nyaman, ia ingin sekali menyentrum pria didepannya tapi situasi banyak orang mana bisa Kaisha mengeluarkan senjata andalannya itu.


Keyzo datang langsung memegang bahu pria asing itu


"jangan dekati dia.. ". Peringatan Keyzo.


"sialan.. kenapa kau malah ikut campur? " marah pria itu spontan saja melepas topi Keyzo.


wajah Keyzo terekspos sudah.


"kakak? " Kaisha memekik


Keyzo menarik nafas panjang lalu menarik tangan adiknya dan membawanya sambil mengambil topinya lagi.


Keyzo memakai topinya menatap datar dan dingin pria itu yang masih terkejut, Keyzo mengabaikan tatapan takjub wanita yang ada di tempat itu.


"kakak? " sapa Kaisha merasa bersalah.


"tidak apa dek" Keyzo mengusap pipi Kaisha.


"kau...? " tuding pria yang mengikuti Keyzo.


melihat wajah tampan Keyzo tentu tau siapa Keyzo karna wajahnya hampir sama dengan Kaisha.


"kenapa? mau balas dendam? " tanya Keyzo


Pria yang suka dengan Kaisha mengepalkan tangannya lalu segera meminta maaf, mana bisa ia menghajar saudara perempuan yang ia sukai.


Kaisha menganga tak mengerti kenapa pria itu yang tadinya marah kini malah menjatuhkan harga dirinya dengan meminta maaf pada Keyzo.


.


.


.


kita buat cerita singkatnya ya? biar Readers disini makin penasaran... haha.. coba-coba suka ngga alurnya? Esok lagi yaa??


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2