
.
.
Nih yang mau kisah teteh Nova dan Akang Candra.. Cuzzz..
Happy Reading....
.
Nova dan Candra tengah makan malam di restaurant Nolan Food yang telah terkenal di seluruh kota bahkan banyak cabang disetiap kota kecil.
"jadi ini Restaurant mommy beby? " tanya Candra antuasias
"berisik kak Kitty!! makan aja yang benar". omel Nova
Candra tidak marah dengan kelakuan Nova yang emang sangat ia suka.
"apa kurangnya aku beby? " tanya Candra penasaran
Nova menatap manik mata Candra yang terlihat serius.
"kak Kitty nggak kekurangan apapun tapi emang aku ngga ngerti kenapa kak Kitty berlebihan sekali denganku..! udah kayak perlakuan Daddy ku ke mommyku"
"itu karna rasa cintanya daddymu maka nya begitu" jelas Candra
"iya kak..! emang aku tau itu"
"terus kenapa mengabaikan ku terus? " tanya Candra makin penasaran.
"kak Kitty bawel amat sih..! aku ngga suka cowok playboy" kesal Nova
"tapi kamu yang pertama Mabi aku memang ramah dan murah tersenyum pada semua wanita karna menurutku perempuan sangat dihargai mengandung dan melahirkan anak mempertaruhkan nyawanya seperti mendiang mamaku yang sakit-sakitan setelah aku lahir ! ".
"apa aku harus kejam pada perempuan? "
Nova terdiam mendengarnya. "auk ah kak kitty! aku tau kak Kitty pria baik tapi aku ngga suka cowok ramah yang mudah tersenyum hanya mengundang banyak bunga aja (perempuan) "
"baiklah! aku akan berubah untukmu kamu mau kan beri aku kesempatan? " tanya Candra memegang tangan Nova
"hmmm.. terserah kak Kitty deh kalau bisa? ". tantang Nova
"aku ngga suka pria yang mengumbar pesona kak ! aku hanya butuh pria yang bisa menjagaku dari apapun ". jelas Nova tanpa beban
Candra tersenyum lebar " iya..! kita mulai dari mana Mabi? "
"mulai apanya? emang kak Kitty mau ngapain? " tanya Nova kebingungan
"ngapain lagi? mulai semuanya dari nol! mau jadi temanku? ". Candra mengulurkan tangannya dan Nova menatap tangan itu sejenak lalu menyambut tangan Candra.
"boleh aku makan kak? " tanya Nova dengan datar.
Candra nyengir kuda lalu mengusap tengkuknya yang tidak gatal.
Nova menggeleng pelan kepalanya lalu mulai makan malam dengan tenang sebab Candra dari tadi berbicara terus hingga Nova tidak bisa makan.
setelah puas makan malam bersama, Candra mengantar Nova kembali ke mansion.
"Mommy? Oma? ". sapa Candra dengan semangat.
Kaira yang sedang berpelukan dengan Pasha melepaskan pelukannya lalu berlari kecil ke arah Candra. Pasha menjatuhkan rahangnya.
"apa aku barusan di tinggalkan? "
__ADS_1
"sayang? kamu meninggalkanku karna bocah tengil itu?". Pasha menyusul istrinya yang tengah sibuk menyapa Candra.
"Om? " Candra menyalami Pasha yang berdehem kesal.
"apa saya ganggu om? " tanya Candra
"kamu sih ganggu! waktunya nggak tepat kamu membuat istri saya meninggalkan saya karna kedatanganmu! coba aja kamu datang agak cepat atau lama dikit " omel Pasha.
Candra menggaruk tengkuknya dengan raut wajah bingung
"maaf sayang! suami mommy emang gitu karna dia dari dulu nya begitu ! harap maklum ya? jangan masukin hati kata-katanya ya? " Kaira berkata
Candra mengangguk, Nova menyalami kedua orangtuanya lalu memeluk Pasha dengan manja.
"Daddy..! " rengek Nova
"iya sayang? kenapa? apa bocah tengil ini menyusahkanmu? " cecar Pasha menatap tajam ke Candra
"nggak ada om! saya tidak berani sampai begitu" elak Candra menggeleng-geleng kepalanya
"nggak Daddy..! cuma kaki Nova pegal aja pengen rebahan !". jawab Nova dengan manja
"maunya apa? " tanya Pasha lembut
"gendong antar tuan putri ini ke kamar" Nova mendongak manja ke pasha
Candra menganga lebar melihat kemesraan Nova dengan daddy nya sendiri, bahkan baru kali ini Candra melihat sisi manja Nova.
"ya udah.. Daddy antar! "
Nova memekik senang langsung saja mengalungkan tangannya di leher Pasha
"sayang! aku antar tuan putri yang manja ini ya! ". izin Pasha ke Kaira
"siap bos" jawab Pasha mencium sayang kening dan pipi Kaira.
Candra jadi patung sejak tadi dengan rahang terbuka lebar.
Nova langsung memejamkan matanya di bahu Pasha persis seperti kucing manis yang super manja. mata Candra mengikuti langkah kaki Pasha membawa Nova sampai menghilang dari pandangannya.
"maaf ya sayang! Nova itu emang manja banget sama daddynya" jelas Kaira
Candra tersenyum kikuk "iya mom! Candra ngerti cuma ngga nyangka aja Nova punya sisi manja itu"
Kaira terkekeh. " sejak usianya 8 tahun dia sudah begitu dimanja oleh daddynya jadi kedepannya kamu jangan kaget lagi"
Candra mengangguk-ngangguk setuju.
"Oma kemana mom? " tanya Candra
"oh.. Oma dan Opa pergi keluar sebentar! mungkin ke restaurant orangtua mommy"
"oh.. heheh... Candra punya Oma dan Opa lain ya? " cengir Candra
"udah ah.. kamu bicara terus dari tadi! ayo duduk biar mommy siapkan makanan untukmu"
"tapi Candra udah makan mom" tolak Candra
"Mommy buat kue baru tadi jadi kamu harus coba dan beri kritik dan sarannya " Kaira mendorong Candra ke dapur
Candra tersenyum samar hatinya seakan menghangat dengan perlakuan Kaira yang sangat keibuan hingga kerinduan Candra pada sosok ibunya sedikit terobati.
.
__ADS_1
.
"bagaimana sayang? " tanya Kaira
"enak banget mom! mommy yakin yang buatnya? " tanya Candra dengan mata berbinar ditambah mulutnya yang penuh.
"iya dong! emang siapa lagi? " kekeh Kaira merapikan rambut Candra yang terkena tepung gula.
"mommy? mommy punya anak tiri? " Keyzo tiba-tiba nongol melihat Kaira mengistimewakan orang tidak dikenal.
Candra membulatkan matanya, ia tidak tau anak bungsu alias anak kandung Kaira dan Pasha yang disembunyikan dengan baik dari publik.
"dia candra sayang! dia anak pak Abibama di negara M perusahaan teknologi terbesar disana".
"woow...? ini kak Candra? kak Nova? ". Keyzo sampai tidak bisa berkata-kata melihat sosok pria yang mengejar kakaknya ternyata orang terkenal di negara asing tapi cukup di segani oleh orang negara sana.
"iya.. Candra kenalkan ini anak mommy Keyzo dan ada saudara kembarnya Kaisha"
"Adi Candra kusuma" Candra mengulurkan tangannya di sambut oleh Keyzo
"waah.. abang ipar nih" celutuk Keyzo tanpa disaring.
"kamu jangan kasar sama candra sayang". peringatan Kaira
"Ok mom ! abang ipar nginap yuk! temani aku main game, ayo bang" tanpa persetujuan Candra, Keyzo langsung menarik lengan Candra yang masih tergugu gagap.
Kaira tersenyum menggeleng-geleng kepalanya.
Keyzo membawa Candra ke kamarnya yang luas banyak permainan model apapun yang ia suka.
"abang ipar suka main game? " tanya Keyzo
"suka tapi hanya sempat main di jam kosong aja" jawab Candra apa adanya.
"aku kira siapa pria yang mengejar kakakku ternyata anak konglomerat seperti abang! aku langsung suka sama abang, pasti kakakku akan baik-baik aja bersama abang"
"kenapa begitu? " tanya Candra
"walaupun abang terlihat playboy tapi tidak pernah ada gosip miring tentang abang! jadi aku yakin abang pria yang baik"
Candra tersenyum mendengarnya.
"abang akan memberimu hadiah suatu saat.. "
"aku tulus bang ! nggak ada niat terselubung" senyum tipis Keyzo
Candra terperangah mengetahui sisi Keyzo yang tak berbeda jauh dengan Nova.
"mereka sangat menakjubkan" batin Candra tersenyum kecut membandingkan kehidupannya dengan kehidupan Keyzo
.
.
.
wah.. wah... kelebihan ya..? lupa Othor mas Dylan sama Mbak Shindy nya? Adawwwh... maafkan Nae couple mesum ..wkwkwk..
besok lagi ya..!! selamat beraktifitas pagi ini.
.
.
__ADS_1
.