
Shindy melihat Kaisha lalu melambaikan tangan, Kaisha yang melihat Shindy berubah tempat pun keheranan.
"terimakasih". ucap Shindy menerima minuman yang dibeli Kaisha
"kok pindah tempat kak? ". tanya Kaisha bingung.
"ada pria aneh disitu ". jawabnya cepat lalu menyedot minumannya dengan santai.
Kaisha mengedarkan pandangannya mencari sosok pria aneh yang dimaksud kakak iparnya itu
"nggak ada kak".
Kaisha beralih ke Shindy
"biarkan saja! kakak merinding melihatnya kenapa dia datang langsung memasang tali sepatu kakak kan aneh".
Kaisha menggaruk kepalanya yang tak gatal.
tak lama kemudian Nova kembali mengibas-ngibasi tangannya yang memegang tiket masuk naik roallercoaster.
senyum Kaisha dan Shindy merekah sempurna mereka mulai mengantri masuk untuk duduk di bangku permainan Roallercoaster
"mari kita bersenang-senang kakak ipar lepaskan semua beban fikiran kakak ipar ". ujar Kaisha
Shindy mengangguk matanya mengedar dan tak sengaja melihat pria aneh yang mengikat tali sepatunya tengah menatapnya dengan intens.
Shindy mengalihkan pandangannya ke arah Nova.
1 jam mereka bermain dan sekarang hendak pulang, sedangkan semua belanjaan mereka sudah diantar duluan ke mobil supaya bebas berkeliling mol.
di Parkiran mereka di kepung gerombolan pria berpakaian aneh seperti preman jalanan.
"cewek-cewek cantik nih boss".
"ini wanitanya tuan Melviano boss. "
"kalian tidak tau itu adiknya tuan melviano sepertinya kita banyak dapat berlian nih".
"pergi kalian selagi kami masih baik". peringatan Nova
mereka semua menertawai Nova,
"mentang-mentang kamu adiknya tuan Melviano bukan berarti kau kuat kan? apa yang bisa dilakukan perempuan selain jadi penghangat ranjang? ".
ketiga Gadis cantik itu melebarkan mata tak terima di sebut wanita penghangat ranjang.
"aku akan perlihatkan bagaimana kuatnya aku". Shindy langsung maju melawan boss preman yang entah dari mana datangnya bisa ada di parkiran seolah sedang menunggu seseorang saja.
"kakak ipar? ". pekik Nova dan Kaisha
Nova juga ikut menyerang kemampuan beladirinya bisa mematahkan tulang rusuk dan persendian tangan manusia walaupun jago IT Nova harus tetap menjaga tangannya yang berharga.
Kaisha memekik mengeluarkan Lipstik nya melepaskan tutupnya dan menyentrum tangan pria yang hendak melukai tangan Nova
mereka bertiga berkelahi dengan kekuatan penuh, di ujung pintu ada Pria yang menatap pemandangan itu dengan serius menunggu waktunya hendak menolong.
__ADS_1
"saatnya aku beraksi". seringai liciknya tapi langkah kakinya terhenti seketika melihat ada pria lain dan beberapa bodyguardnya turun tangan menolong Shindy, Kaisha dan Nova.
ketiga Gadis cantik itu mengamuk menggebuki bos preman yang mengatakan mereka wanita penghangat ranjang.
"dasar pria mata keranjang hanya menilai perempuan dengan rendah" Shindy menginjak bagian bawah preman itu tanpa hati
"padahal wajah mu jelek bahkan monyet pun lebih bagus ketimbang wajahmu pria jelek". bentak Kaisha
"dasar pria laknat minta di kebiri ini bur*ng nya biar nggak punya keturunan dia". Nova mengeluarkan pisau lipatnya lalu mengoyak celana preman itu.
semua laki-laki yang melihat itu bergidik ngeri malah menjauhi ketiga gadis cantik itu yang tengah mengeroyok 1 pria yang mereka tebak ketua preman.
"Bos..? ". ringis anak buah ketua preman.
Shindy tertawa melihat wajah ketakutan ketua preman yang sudah babak belur itu.
"dek lihat ke arah lain". perintah Nova
Kaisha segera memutar tubuhnya,.
"aakh... dalam*nnya gambar helo kitty Ahahahaha". gelak tawa Shindy
bahkan pria tampan yang menolong mereka pun tertawa tidak pernah tertawa kini malah tertawa begitu juga bodyguard pria tampan itu, bagaimana bisa ada pria berbadan besar, bertato, wajah sangar, celana dal*mnya helo kitty
"kenapa kalian melecehkan pria itu? ". tanya pria tampan yang gemas dengan tingkah kedua gadis cantik itu terutama Nova yang terlihat sexy memainkan pisau lipatnya dengan lidah menjulur keatas persis seperti psikopat cantik.
"menarik sekali gadis bermata biru ini". gumam Pria itu merasa tertarik diabaikan oleh ketiga perempuan cantik itu.
"am ampun Nona.. ampuunn.. kami hanya disuruh". bela ketua preman itu melindungi celana dal*mnya yang ada gambar hello Kitty
"issh..percuma bertato pak masa di kebiri aja takut? belum sunat ya? ". celutuk Shindy dengan wajah polosnya persis seperti dokter
Nova dan Shindy tertawa seketika sedangkan Kaisha hanya menutup telinganya tidak mau mendengar pembicaraan dewasa kedua perempuan cantik dibelakangnya.
"siapa suruh melecehkan bangsa perempuan hah? "
seringai Shindy
"cepat pegang tangannya kak biar Nova kebiri". pinta Nova dengan serius.
Shindy memegang tangan ketua preman.
"ja jangan Nona.. ampuunnn"
jerit ketua preman
sementara para Bodyguard pria tampan itu bergidik ngeri memegang milik masing-masing, anak buah ketua preman itu hanya memanggil boss mereka dengan tatapan tak berdaya sebab tubuh mereka masing-masing sudah mengalami patah tulang dan yang terkena setrum oleh Kaisha hanya pingsan.
Nova bersiap-siap membedah bagian bawah pria itu..
"aaah.. ampun Nona.. ampuunnn" jerit ketakutan ketua Preman itu hingga celananya basah.
Nova menjauh seketika..
"Isshh.. kakak ipar Nova jijik mau kebiri dia karna bapak ini udah kencing di celana hello kittynya".
__ADS_1
Shindy juga menutup hidungnya dan berdiri menjauh dari ketua preman itu.
"ayo kakak ipar". ajak Nova menginjak paha ketua preman itu tanpa hati lalu menarik tangan Kaisha
"kalian tidak berterimakasih padaku? ".
suara itu menghentikan langkah kaki ketiga gadis cantik itu dengan kompak memutar kepala melihat pemilik suara.
Nova melihat wajah pria itu dengan seksama mulai mendekati pria itu hingga laki-laki yang terkenal dingin dan kejam itu mematung bahkan bodyguardnya pun tidak berani menolong tuan mereka malah melindungi aset berharga mereka masing-masing.
"Adicandra kenapa kau bisa ada disini? ". tanya Nova yang mengenal sosok pria didepannya.
"kamu mengenalku gadis cantik? ". tanya Candra tak percaya
"tentu saja! ". senyum tipis Nova
"tapi aku pengusaha misterius bagaimana bisa kamu mengenalku bahkan tau namaku? ". tanya nya keheranan.
"kau mau tau kenapa aku tau namamu? ". seringai Nova
dengan semangat Candra mengangguk-ngangguk.
Nova mengusap dada pria itu lalu berjinjit dan bibirnya mendekati telinga Candra.
Jantung Candra berdebar kencang saat gadis yang berhasil menarik perhatiannya begitu dekat dengannya
"KO ! "
Candra membulatkan matanya, Nova tersenyum miring.
"si siapa kamu? ". tanya Candra tergagap.
"yang aku bisikkan tadilah ". jawab Nova dengan jengah.
"aku akui kau makin hebat dalam IT tapi tidak akan bisa mengalahkanku KT ! ".
Nova mendorong tubuh Candra yang mematung.
Candra di tolong oleh bodyguardnya.
"apa tuan muda di kebiri oleh gadis itu? ". bisik Pengawal Candra.
Nova memutar tubuhnya sambil menyibakkan rambutnya terlihat begitu cantik dimata Candra lalu kembali ke Shindy dan Kaisha yang tidak tau apa-apa.
"d d dia KO? ba bagaimana bisa gadis secantik itu menguasai IT? ". batin Candra tak percaya
Adicandra adalah pria yang terobsesi mengalahkan sosok KO sampai sekarang tidak tau siapa KO tapi sekarang Nova datang dan membisikkan ke dirinya kalau dia adalah KO tidak ada yang tau nama IDnya KT tapi Nova tau berarti Nova memanglah KO.
.
.
.
Cieee... mbak Nova bertemu dengan pria yang terobsesi mengalahkan kemampuan ITnya ..
__ADS_1
.
.