
"kau mengerjaiku ya? ". teriak Nova dengan kesal
"tidak". jawab Candra dengan senyum tertahan melihat wajah menggemaskan Nova seperti anak kecil yang tidak terima di tinggal pergi oleh orangtuanya.
"tunjukkan padaku terlebih dahulu". Nova mengulurkan tangannya.
Candra mengeluarkan sebuah kotak cantik, dengan tak sabar Nova membukanya lalu matanya melebar sempurna melihat hadiah yang diberikan Candra.
"i.. ini..? ". Nova sampai membekap mulutnya sendiri
Nova berdiri dari duduknya lalu mengitari meja, Candra langsung berdiri dengan was-was takut Nova malah menjitak keningnya lagi.
diluar dugaan Candra ia membeku saat Nova tiba-tiba memeluknya lalu terdengar oleh Candra tawa gembira Nova yang sangat menggemaskan didengar oleh Candra.
"makasih ya Kak! ini Iped nya limited banget loh! kok bisa kakak dapatin? waktu itu aku nunggu seharian untuk bisa memesan iped ini nyatanya udah kehabisan udah dipesan semua mereka malah nawarin yang lain padahal Iped yang bagus buat hacker handal ya cuma ini". cerocos Nova berubah cerewet bicara dengan satu tarikan nafas.
Candra mengerjab-ngerjab lucu matanya, wajahnya mulai merah melihat Nova dari dekat.
"karna kakak udah berikan aku Iped Limited ini aku akan traktir kakak hari ini". Nova berkata sambil memainkan Iped barunya yang super canggih dizaman sekarang.
"nggak sia-sia aku memberikan Ipedku padanya! waah... aku akan memberimu bonus untukmu Tio kau membuat kami makin dekat" batin Candra
"kakak? ". gagap Candra
"hmm... Daddy, Kak Dylan sering membelikanku teknologi terbaru untuk kesenanganku dan kakak membelikanku ini mengorbankan barang limited ini untukku artinya kamu akan aku jadikan kakakku".
senyum polos Nova
Candra terkesiap melihat Nova yang berubah polos tidak seperti sebelumnya yang super galak.
"katakan ada hubungan apa dirimu dengan perusahaan Teknologi di negara ini? ". tanya Nova serius
"kamu tidak tau? perusahaan besar di negara ini milik Papaku ? sebenarnya mereka ingin aku meneruskan perusahaan itu tapi aku belum cukup mampu menerima kepercayaan yang begitu besar itu sedangkan aku masih gemar bermain jadi aku hanya seorang pembisnis rahasia".
"oh.. benarkah? aku memang mencari tau tentangmu tapi aku tidak membaca asal-muasal mu hanya tau kamu AdiCandra tinggal di negara ini dan terobsesi mengalahkanku jadi aku tau wajahmu itu saja"
Candra menggaruk kepalanya yang tak gatal terkadang Nova memanggil kamu terkadang manggil kakak.
tapi jujur Candra makin tertarik dengan Nova yang terlihat santai saja mendengar identitasnya tidak seperti perempuan lain yang akan langsung cari muka padanya.
"hmm.. kenapa kamu bisa ada di negara ini? ". tanya Candra penasaran
"oh.. hanya jalan-jalan tapi pada akhirnya aku hanya di dalam kamar tidak keluar saat Keluargaku semua keluar". jawab Nova dengan enteng dan memainkan Iped barunya yang membuatnya ketagihan.
Candra tersenyum mendengarnya.
"mau aku ajak ke perusahaan papaku? siapa tau ada teknologi yang kamu butuhkan perusahaan papaku mungkin bisa membuatnya khusus untukmu walau butuh waktu agak lama karna teknologi IT sangat teliti pembuatannya"
"waahhh... mau" binar semangat Nova
__ADS_1
Candra dan Nova makan terlebih dahulu barulah Candra membawa Nova ke perusahaan besar papanya.
Nova begitu senang dibawa ke perusahaan pusat pembuatan teknologi terbesar di dunia, banyak karyawan Candra terperangah melihat Candra tengah membawa seorang gadis cantik yang terlihat modis memiliki pesona sebagai seorang penguasa.
"Papa? ". sapa Candra
Candra dan Papa nya sudah baikan sejak Candra berumur 13 tahun baru tau alasan papanya begitu kejam mendidiknya.
"hei.. Boy..! what? Girl? ". Adibama menyapa putranya dan terkejut melihat Nova yang tengah menyalami tangannya.
Candra makin kagum sosok Nova yang sangat sopan menyalami papanya dengan hormat padahal Nova seorang putri penguasa di negara Indonesia yang terkenal di manca negara.
"Yes...Papa my Girl".bisik Candra di tatap horror oleh Nova
"apa? ". tanya Candra
Nova menjitak kening Candra yang memekik di tempat betapa syoknya Adibama melihat putranya di lukai oleh seorang wanita tapi lucunya Candra tidak marah malah kebingungan dimana letak kesalahannya Candra.
"jangan percaya Om..! dia hanya ngaco ".
elak Nova
Candra menganga lebar
"kamu dengar bisikanku KO? ".
Adibama menggenggam tangan Nova
"kamu KO? "
Nova tertawa sopan dengan cengir canggungnya.
"om fans beratmu nak! Astagah kamu terlihat sangat cantik Om kira kamu hanya seorang pria tua tak disangka KO yang sangat terkenal itu adalah seorang gadis yang terlihat sangat cantik dan super menggemaskan."
"hihihi.. ". Nova tertawa canggung lalu menatap Horor Candra yang sudah membuatnya terjebak di situasi ini.
Candra mengusap tengkuknya karna merasa malu tidak bisa jaga mulut.
"jika orang lain pasti akan pamer menunjukkan kemampuan nya di media biar di puja dunia tapi KO malah berbeda dia rendah hati bahkan tidak mau dunia tau tentang kelebihan nya itu".
batin Candra makin terjerat lagi pesona Nova
Abibama membawa Nova ke seluruh komputer,laptop, Iped dan ponsel canggih yang akan di keluarkan bulan depan.
"Jadi kamu adalah putri sulung Tuan Pasha? ". tanya Abibama dengan takjub
"iya om". jawab Nova dengan sopan
Abibama langsung suka dengan Nova, ia melirik Candra seolah memberi isyarat
__ADS_1
"papa suka dengan pilihanmu".
begitulah arti tatapan Abibama pada putranya.
Candra tersenyum dengan sabar ia menemani Abibama dan Nova.
Abibama membawa Nova ke ruang teknologi canggih yang berhasil membuat Nova terperangah belum tau ada model teknologi secanggih ini.
"kenapa om bawa Aku kesini om? om percaya sama aku? ". tanya Nova penasaran
"tentu saja! seorang KO bisa menjaga rahasianya dari dunia dan Om yakin kamu bisa menjaga rahasia kecil ini"
Nova menganga lebar tak disangka olehnya kata Rahasia sebesar ini dikatakan kecil oleh Abibama
"sebenarnya ada hacker asing yang berusaha mencuri inti data penting kami.. apa kamu bisa bantu nak? om akan bayar dengan apapun yang kamu pinta ! "
"apa Candra tidak bisa melawannya om? ". tanya Nova
"belum nak ! kemampuan Candra belum setinggi mu"
Candra mengusap tengkuknya yang tidak gatal sambil melihat ke arah lain.
"bisa nak? " tanya Abibama
Nova mengangguk "menggunakan apa om? "
"ini aja". tunjuk Abibama
"loh? kok ini om? om yakin ngizinin aku main harta karun perusahaan om? ".
Abibama tergelak mengusap kepala Nova.
"om jadi pengen punya anak perempuan tapi sudah terlambat semoga kamu jadi menantu om kedepannya"
"becanda om nggak lucu hahaha.. Aku bisa kok jadi putri Om tanpa harus di jodohkan dengan kak Candra "
Abibama meledek Anaknya yang tidak mampu menaklukkan hati Nova, sedangkan Candra mendengus sebal melihat papanya itu sedang mengejeknya.
.
.
Cuzz masuk Daftar Couple Favorit nih setelah Couple mesum Shindy dan Dylan , 1 episode penuh Candra dan Nova aja nih... wihii... suka dong..
.
.
.
__ADS_1