Sikembar Sang Penguasa 2

Sikembar Sang Penguasa 2
perkenalan di negara baru


__ADS_3

.


.


Tapi Bo'Ong...! wkwkwk...


Happy Reading...


.


.


Kaisha menenangkan Keyzo.


"udah kak..! " bujuk Kaisha mengusap lengan Keyzo.


Keyzo menarik nafas panjang, ia berbalik ke Kaisha dan membenarkan topi adiknya.


"seharusnya kakak yang menemanimu tadi" ucap Keyzo merasa bersalah mengusap pipi Kaisha.


Kaisha tersenyum dan menggeleng kepalanya.


"kakak ngga salah kok,, maafkan Kaisha ya? karna terlalu cantik.. " bisik Kaisha membuat Keyzo tersenyum mengusap kepala Keyzo.


Keyzo memang pekacilan dan banyak omong tapi kalau adiknya diganggu jangan salahkan dirinya jika taringnya keluar.


"seharusnya Kaisha yang minta maaf, karna menemani Sha ke negeri impian Sha kakak harus pisah sama Black dan Blink". kekeh Kaisha merangkul manja lengan Keyzo.


"tidak apa... lagian ada Kak Dylan di mansion yang akan merawat Black dan Blink. " jawab Keyzo


mata biru Keyzo mengedar dan menatap tajam orang-orang elit yang tengah memperhatikan adiknya,


Kaisha tidak marah ia tau betapa posesifnya kakak-kakak dan Daddynya, belum lagi Kakek (Lexy) dan Granfanya (Matt). semua keluarganya terutama kalangan pria begitu posesif padanya.


butuh waktu lama mereka berada di dalam pesawat,


2 jam kemudian Kaisha tertidur di bahu Keyzo begitu juga Keyzo yang juga tertidur


Gala menoleh dan menahan senyum seketika melihat penutup mata Kaisha yang sangat lucu,,


UniCorn? adakah yang tau bentuknya




Pokoknya seperti Pinokio.


Andreas tertidur nyenyak di tempatnya, diantara banyaknya orang yang ada di dalam pesawat kini, hanya Gala yang tidak tertidur.


"kenapa aku merasa pernah mendengar suaranya ya? tapi dimana? " Batin Gala merasa tak asing dengan suara Kaisha


Gala tidak mungkin berpikir kalau Kaisha adalah gadis kecilnya yang memanggilnya paman, sebab wajah mereka saja berbeda jauh.


"menggemaskan sekali". gumam Gala pelan melihat tanduk yang menonjol di penutup mata Kaisha.


Gala tanpa sadar memperhatikan bentuk bibir Kaisha, Gala segera mengalihkan pandangannya dan menggerutu pelan.


"bodoh...! kenapa aku malah melihat itu? ". batin Gala mendumel tak mengerti.


.

__ADS_1


.


16 jam di atas pesawat akhirnya para Pramugari mengumumkan pesawat akan mendarat.


Kaisha terbangun seperti biasa, Keyzo mengucek-ngucek matanya.


Kaisha melepaskan penutup matanya tapi terjanggal oleh topinya, saking bersemangatnya Kaisha lupa melepaskan topinya terlebih dahulu hingga saat membuka penutup matanya topi Kaisha terlempar ke pangkuan Gala.


"mampus aku...! paman Tampan? ". batin Kaisha melirik ke arah Gala yang tampak sedang berpikir.


"kenapa aku mencium aroma Gadis kecilku? ". batin Gala keheranan.


"Ma.. maaf P.. eh. Om.. !"..Kaisha berdiri dan berjalan ke arah Gala tapi tiba-tiba pesawat terguncang hingga Kaisha terduduk di pangkuan Gala


Andreas melotot kaget, begitu juga Gala yang juga syok baru kali ini ada seorang perempuan yang berani duduk dipangkuannya.


"Dek..? " Keyzo melepas pengaman nya lalu mendekati Kaisha dan membantunya berdiri.


"dek. kamu nggak apa? " tanya Keyzo dengan khawatir.


"ngga apa kak" jawab Kaisha tercengir malu


Andreas tentu menikmati pemandangan indah itu, Keyzo melihat banyaknya orang menatap adiknya dengan cepat ia melepaskan topinya sendiri lalu memasangkannya ke kepala Kaisha.


tanpa sadar Keyzo malah jadi sorotan, rambutnya yang berantakan malah jatuh sendiri makin terlihat sexy,,


"maaf bang". ucap Keyzo sambil mengambil topi Kaisha lalu memasangnya dikepalanya sendiri.


"maaf Om". ucap Kaisha juga membungkuk sopan


Hening...!


"Tuan... dia benar-benar dewi di dunia nyata..! jika dia jadi artis pasti akan terkenal mendunia". bisik andreas.


"diam" ketus Gala membuat Andreas mencebikkan bibirnya.


Keyzo memasangkan masker ke wajah Kaisha, kini hanya mata biru Kaisha yang terlihat itupun kalau Kaisha menunduk tidak ada yang bisa melihat matanya.


"kita sudah sampai kak". cengir Kaisha dengan senang dibalas anggukan oleh Keyzo.


"beberapa hari lagi Bagus juga akan menyusul kuliah dinegara ini juga bersama Kinan". kata Keyzo


"hah? kok bisa? rumah sakit gimana? perusahaan MattGroup gimana? " cecar Kaisha berbisik di telinga Keyzo.


"perusahaan ada papa nya kan? selama ini Bagus hanya belajar dari kak Dylan, Daddy dan papanya jadi dia ingin membangun mimpi sendiri supaya lebih kokoh dari sebelumnya.. ". jawab keyzo santai.


"iya.. kakak benar.. Bagus itu seumuran dengan kita jadi harus menikmati indahnya masa kuliah dong? " kekeh Kaisha


"hmmm". Keyzo membenarkan.


kini pesawat benar-benar telah mendarat dengan sempurna di bandara negara J, Keyzo membawa kopernya juga koper adiknya.


"ayo kita cepat melarikan diri". bisik Keyzo


"kenapa kak? " tanya Kaisha celingukan.


"instingmu lemah sekali dek.! apa saja yang sudah kamu pelajari saat diajarkan oleh kak Dylan dan Daddy hmm? " Keyzo menjitak pelan kening Kaisha.


Kaisha mengerucutkan bibirnya,


"ada yang mengikuti kita" jawabnya pelan.

__ADS_1


Kaisha menarik nafas panjang lalu mengangguk sebagai jawaban.


Keyzo dan Kaisha menjalankan trik tipuan hingga akhirnya mereka terbebas dari orang yang mengikuti mereka.


"huuh... capeknya". Kaisha mengambil pasokan udara sebanyak-banyaknya.


Keyzo tersenyum lalu cepat meminta supir taksi melajukan kendaraannya dengan bahasa negara J yang sangat dikuasai oleh Kaisha dan Keyzo.


"sebenarnya tadi siapa sih kak? kenapa mengikuti kita?? " tanya Kaisha penasaran.


"apa kamu pura-pura bodoh dek..?" Keyzo tak percaya dengan kepolosan Kaisha.


"tidakk...! Kaisha menguasai 26 bahasa asing..! Kaisha tidak bodoh"..bantahnya tak terima.


Keyzo memutar bola matanya dengan jengah,


"mereka itu mengikutimu dek..! sepertinya mereka juga calon mahasiswa di kampus baru kita".


"kok kakak bisa tau? " tanya Kaisha


"Kak Nova yang memperlihatkan semua data-data Mahasiswa dan Mahasiswi di kampus kita yang baru supaya kita bisa waspada sama mereka...jangan pakai bahasa indonesia..".


Kaisha beroh ria jadinya.


"Oh..? " Keyzo menganga lagi dengan tingkah terlalu santai adiknya.


"jangan sampai kuliahmu terganggu karna mereka dek...! wajahmu itu terlalu bahaya, apalagi di negara ini suka perempuan berparas sepertimu". omel Keyzo sudah persis seperti Mommy Kaira.


"iya deh.. terserah kakak" pasrah Kaisha sambil mengeluarkan ponselnya dan menghubungi Kaira.


perbedaan waktu di negara J dengan negara Indonesia tidak mengganggu percakapan Kaisha dengan keluarganya.


tak terasa sudah sampai di mansion megah di depan kampus ternama di dunia.


"Gila... disini harganya fantastis kak..! Daddy beli mansion disini? ". Kaisha memijit pelipisnya yang berdenyut seketika.


Keyzo tersenyum saja melihat mansion kecil namun terlihat elegan dan cukup dikatakan mewah padahal tidak seluas Mansion Melviano.


"selamat siang Nona Muda.. Tuan Muda". sapa 2 Pelayan pribadi dari negara Indonesia untuk mengatur kebutuhan anak-anaknya Pasha dan Kaira.


"pasti ini ulah Mommy". kekeh Keyzo


"kenalkan nama saya Aminah Tuan.. Nona.. dan ini rekan saya bernama Winny .Tuan, Nona". ujar Aminah


Kaisha dan Keyzo mengangguk-ngangguk jadinya,


acara perkenalan pun selesai lalu Aminah dan Winny membereskan baju-baju tuan dan nona nya.


.


.


.


Bab Perkenalan ya? anggap aja promosi... hehehe..


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2