
Sepulang sekolah,Alexa langsung menuju ke mansion utama keluarga Vernandes dengan Abimanyu mengikuti di belakang mobil sang adik.
"Dek,kamu hutang penjelasan sama abang tentang hubunganmu dengan Diego." ucap Abimanyu sambil merangkul pundak Alexa
"Penjelasan yang bagaimana ?" tanya Alexa bingung
"Ya pokoknya tentang kalian yang baru kenal tiba-tiba langsung jadian lah." ucap Abimanyu sedikit keras
"Siapa yang jadian ?" tanya bunda Delia yang baru datang dari arah pintu depan
Sontak Alexa langsung berbalik badan dan menyenggol lengan Abimanyu.
Abimanyu yang mengerti sang adik tengah gugup pun langsung saja mengerjainya.
"Putri kesayangan bunda lah, siapa lagi." jawab Abimanyu santai yang membuat Alexa melotot tak percaya dan langsung saja menginjak kaki Abimanyu
"Sakit elah dek,tega bener injak kaki abang." ucap Abimanyu sambil mengaduh kesakitan
"Makanya punya mulut jangan ember." greget Alexa
"Alexa jadian sama siapa ?" tanya Bunda Delia
"Ah itu anu bun,abang bercanda kok." kilah Alexa dengan gugup
"Abi,Alexa jadian sama siapa ?" tanya bunda Delia
"Sama sahabat Abi,namanya Sandiego Alexander." jawab Abi
"Alexander ?" gumam Bunda Delia
"Anak tunggal Devano Alexander asal London." terang Abimanyu yang membuat bunda Delia langsung berlalu begitu saja.
"Bunda kenapa dek ?" tanya Abimanyu heran
"Abang si,bunda pasti inget sama om Jack." jawab Alexa sambil berlalu mengejar sang bunda
"Bunda." panggil Alexa kepada sang bunda yang tengah duduk di kursi yang ada di dapur.
Alexa yang tak mendapat sahutan dari sang bunda pun langsung menghampiri sang bunda
"Bunda." panggil Alexa sambil memegang tangan sang bunda dan berjongkok di depannya."Apa yang bunda pikirkan benar,Diego adalah anak dari kakak pertama dari mendiang om Jack." sambung Alexa yang mengerti pikiran sang bunda
"Iya nak,bunda hanya terkejut saja,karena bunda tidak tau kalau kak Devan di Jakarta." ucap bunda Delia
"Kata abang keluarga Diego baru pindah di Jakarta 2 tahun lalu,yang artinya saat kita pergi ke New York,jadi wajar kalau bunda tidak tau." terang Alexa
"Kamu mencintainya ?" tanya bubda
"Entah lah." jawab Alexa mengedikkan bahunya sambil berdiri dan berjalan ke arah kulkas untuk mengambil air minum.
"Kalau ragu kenapa kamu terima ?" tanya bunda
"Dia meng klaim Alexa menjadi miliknya,padahal Alexa tidak mau tapi dia tidak mau menerima penolakan." terang Alexa sambil mencebikkan bibirnya.
__ADS_1
"Maksudnya bagaimana sayang ?" penasaran bunda
"Iya dia asal meng klaim begitu saja,jadi ya sudah lah jalani saja dulu." jawab Alexa
Bunda Delia yang melihat sudut bibir sang putri nampak memerah seperti bekas pukulan pun langsung mendekat.
"Kenapa ini sayang ?" tanya bunda khawatir sambil menyentuh ujung bibir sang putri
"Tidak apa bun, hanya sedikit salah paham." terang Alexa
"Kamu mau jujur atau bunda mencari tau sendiri." ucap bunda sambil menatap tajam sang putri
Huuftt
Alexa pun menghela nafas pelan sebelum menceritakan kejadian yang sebenarnya tanpa ada yang di tutup-tutupi.
"Tapi bunda tidak usah khawatir,semuanya tidak akan terulang lagi,Lexa janji." ucap Alexa
Bunda tidak nenjawab dan langsung berlalu begitu saja.
Melihat Abimanyu yang sedang duduk santai sambil memainkan ponselnya, Bunda Delia pun langsung menjewer telinga Abimanyu yang membuat yang empunya telinga menjerit kesakitan.
"Sakit bunda,emang Abi salah apa si." ucap Abi sambil mengusap telinganya yang nampak memerah
Alexa yang mendengar ribut-ribut langsung berlari.
"Kamu masih tanya kenapa ?" tanya bunda sambil berkacak pinggang.
"Ini ada apa si bun ?" tanya Alexa pada sang bunda yang tidak di hiraukan sama sekali oleh bunda Delia.
"Maaf bunda,Abi lalai." lirih Abimanyu sambil menunduk
"Bunda hanya meminta kamu menjaga Alexa tapi kamu sudah membuatnya terluka." ucap Bunda Delia marah
"Siapa yang terluka ?" tanya daddy Aldi yang baru masuk bersama mommy Lintang
"Kakak tanya saja sama anak kakak itu." ucap Delia ketus
"Abi." ucap Aldi sambil menatap sang putra
"Maaf dad,tapi ini benar-benar di luar dugaan." ucap Abi sambil menunduk yang sudah siap dengan hukuman dari sang daddy
"Apa maksud kamu, daddy tidak mengerti." ucap daddy Aldi
"Lihatlah putriku kak,dia terluka karena Abi lalai dalam menjaganya." ucap bunda Delia sambil menunjukkan ujung bibir sang putri
"Alexa ga apa-apa bunda." ucap Alexa menenangkan sang bunda sambil memegang tangan sang bunda
"Abi,apa yang kamu lakukan sampai adikmu terluka begitu,apa kamu tidak menjaganya dengan benar ?" ucap daddy Aldi yang terlihat menahan emosi
Sementara Abimanyu hanya menunduk tanpa berani mengangkat kepalanya.
"Ada apa ini ?" tanya Opa Banyu yang datang bersama ayah Aditya
__ADS_1
"Tidak apa Opa,ayah." jawab Alexa cepat
Alexa pun langsung berdiri di depan Abimanyu.
"Abang tidak salah,ini semua hanya kesalah pahaman saja," terang Alexa
"Kesalah pahaman apa ?" tanya ayah Adit
"Yang pasti disini abang tidak bersalah,lebih baik kita membersihkan diri saja,nanti kita ketemu lagi di meja makan." ucap Alexa sambil berlalu dan menarik tangan Abimanyu untuk naik ke kamar mereka di lantai 2.
Mereka pun masuk ke kamar masing-masing.
Tok tok tok
"Abang,aku boleh masuk ?" tanya Alexa dari balik pintu
Ceklek
"Masuklah." ucap Abimanyu mengajak sang adik masuk ke kamarnya.
Abimanyu duduk di tepi ranjang di ikuti oleh Alexa.
"Maafin bunda ya bang." ucap Alexa sambil mengusap telinga Abi yang masih nampak merah
"Ga apa dek,emang abang yang salah karena uda lalai jagain kamu." jawab Abi
Alexa pun langsung memeluk sang kakak dan menenggelamkan kepalanya pada dada bidang Abi. "Maaf." lirih Alexa
"Abang yang salah,seandainya tadi abang ga usah nungguin Digo sama Alvaro di parkiran,kejadiannya ga akan kaya gini." ucap Abi sambil mengusap punggung sang adik
"Bang." ucap Alexa sambil mendongak menatap sang kakak
Animanyu pun menunduk menatap manik mata sang adik yang selalu menyejukkan.
Cup
Abimanyu pun mencium kening sang adik sebelum akhirnya membawa Alexa ke dalam pelukannya lagi.
"Seandainya kamu bukan adek abang,sudah pasti abang akan menjadikanmu sebagai istri abang." ucap Abimanyu yang mendapat pukulan di punggung dari sang adik.
"Abang serius dek." ucap Abimanyu sambil mendorong pelan bahu sang adik."Kalau kata daddy bunda Delia itu lentera yang uda mencairkan balok es dalam diri ayah Adit,berarti kamu lentera yang uda mencairkan balok es dalam diri Diego." sambung Abimanyu
Ck.
Alexa pun berdecak sambil membuang muka karena merasa pipinya sudah terasa panas.
"Gimana cara Digo nyatain perasaannya sama kamu sehingga kamu langsung menerimanya begitu saja?" tanya Abi penasaran
"Apaan,dia asal klaim aku sebagai miliknya,padahal aku uda bilang ga mau tapi dia bilang kalau dia tidak menerima penolakan,ya udah jalani aja dulu." terang Alexa yang membuat Abi manggut-manggut mengerti
"Lalu kapan abang nembak Diandra?Aku tau abang menyukainya." ucap Alexa yang membuat Abimanyu langsung menatap sang adik."Ga usah kaget gitu,di antara kita semua hanya aku yang paling mengerti abang,jadi abang ga bisa berkilah dari aku." sambung Alexa sambil beranjak dari ranjang sang kakak.
Abimanyu pun terdiam mencerna setiap ucapan sang adik.Memang benar bahwa Alexa adalah satu-satunya orang yang paling mengerti dirinya.
__ADS_1
Alexa yang melihat sang kakak terdiam pun langsung keluar begitu saja dari kamar Abimanyu.