Alexandria

Alexandria
Firasat


__ADS_3

Sinar matahari mulai menerobos masuk melalui celah-celah jendela kamar bernuansa biru muda itu,mengusik tidur gadis cantik yang masih bergelung di bawah selimut.


Alexa membuka matanya secara perlahan, mengerjap-ngerjapkan kelopak matanya untuk menyesuaikan cahaya yang masuk.


Di bukanya selimut dan segera beranjak turun dari ranjang untuk segera menuju ke jendela kamarnya.


Srek


Alexa membuka gorden dan membiarkan cahaya masuk ke dalam kamarnya, di bukanya pintu balkon dan segera berdiri disana sambil merentangkan kedua tangannya menikmati semilir angin sejuk di pagi hari.


Di tutupnya kedua mata indahnya sambil menengadah menatap ke langit.


Tok tok tok


Mendengar ada yang mengetuk pintu,sontak Alexa langsung membuka matanya dan segera menuju ke pintu.


Ceklek.


"Selamat pagi bunda." sapa Alexa begitu mendapati sang bunda yang tengah berdiri di depan pintu.


"Pagi sayang,bunda pikir kamu belum bangun." ucap Delia sambil membelai lembut pipi sang putri. "Mandilah,lepas itu langsung turun ya." sambung Delia sambil berlalu


"Iya bunda." jawab Alexa langsung berbalik dan berjalan menuju ke kamar mandi.


Tidak membutuhkan waktu lama untuk Alexa menyelesaikan acara mandinya.


Setelah selesai,Alexa pun bergegas turun ke ruang makan dimana ayah dan bunda nya sudah menunggu.


Tak tak tak


Terdengar suara derap langkah menuruni tangga membuat Aditya yang tengah duduk di kursi makan menoleh.


Aditya menyambut kedatangan sang putri dengan seulas senyum.


Cup


"Selamat pagi ayahnya Alexa yang gantengnya ga kaleng-kaleng." sapa Alexa sambil terkikik pelan setelah mendaratkan ciuman di pipi sang ayah


Aditya pun menggelengkan kepala melihat tingkah sang putri. "Selamat pagi juga putri ayah yang cantiknya ga kaleng-kaleng." balas Aditya yang di sambut kekehan oleh Alexa


"Selamat pagi sayang." ucap Delia sambil meletakkan 1 gelas susu di depan sang buah hati dan beralih meletakkan 1 cangkir kopi di hadapan sang suami.


"Terima kasih bunda sayang." ucap Alexa sambil tersenyum manis memperlihatkan lesung pipitnya.


Mereka bertiga pun memulai sarapannya dengan di selingi obrolan ringan.


"Tidak terasa putri kecil kita sebentar lagi akan menjadi seorang istri ya bun." ucap Aditya kepada sang istri


Uhuk...uhuk...uhuk


Sontak Alexa tersedak saat mendengar ucapan sang ayah.


"Pelan-pelan sayang." ucap Alexa sambil menyodorkan 1 gelas air putih


"Ayah,Alexa baru mau tunangan lho ya,belum mau nikah sekarang." jawab Alexa membantah

__ADS_1


"Tetap saja setelahnya kamu akan menjadi seorang istri cepat atau lambat sayang." jawab Aditya


Huftt


"Alexa belum siap ayah." lirih Alexa sambil menunduk


"Kamu masih ingat pesan bunda kemarin ?" tanya Delia sambil mengusap pundak sang putri yang tengah menunduk


"Iya bunda." jawab Alexa sambil menatap sang bunda


"Bunda hanya ingin melihat kamu bahagia sayang,dan bunda yakin kamu bisa bahagia menjadi bagian keluarga Alexander." ucap Delia yang melihat masih ada keraguan di mata sang putri


"Ayah setuju dengan bundamu sayang." timpal Aditya kepada sang putri


"Iya ayah." jawab Alexa sambil menatap sang ayah


"Lanjutkan makannya,mungkin sebentar lagi calon suamimu akan datang." goda Aditya sambil menahan senyumnya melihat sang putri yang langsung cemberut mendengar godaannya.


Delia pun tersenyum melihat putri dan suami tercintanya.


Delia sempat berpikir bahwa dia tidak akan sampai sebahagia ini,masih teringat jelas diingatannya bagaiman Jackson menyelamatkan nyawanya dan sang buah hati yang sekarang sudah beranjak dewasa,seandainya dulu Jackson tidak mengorbankan nyawanya mungkin sekarang dia sudah berada di surga,seandainya dulu Jackson tidak berkorban mungkin sekarang tidak bisa lagi melihat wajah sang suami,seandainya dulu Jackson tidak berkorban mungkin dirinya tidak akan merasakan betapa bahagianya menjadi seorang istri sekaligus ibu,dan banyak seandainya lainnya.


"Selamat pagi." sapa Diego membuyarkan lamunan Delia dan membuatnya menoleh ke asal suara bersamaan dengan Aditya dan Alexa yang juga menoleh ke asal suara.


"Pagi." jawab mereka serentak


"Sarapan dulu Di." ajak Delia kepada calon mantunya.


"Terima kasih bun,tadi Diego sudah sarapan di rumah." jawabnya sopan sambil berjalan menuju ke kursi sebelah Alexa.


"Pagi sayang." sapa Diego kepada calon istrinya itu sambil mengusap sayang kepala Alexa


"Pagi kak." jawab Alexa sambil tersenyum manis


Alexa pun melanjutkan makannya sebelum berangkat ke sekolah.


Setelah selesai,Alexa pun beranjak dari duduknya dan segera berpamitan kepada kedua orang tuanya.


Cup


Cup


Alexa mencium pipi kedua orang tuanya sembari berpamitan


"Lexa berangkat ya yah,bun." pamit Alexa


"Iya sayang,belajar yang rajin." pesan Delia


"Pasti bun." jawab Alexa sambil mengacungkan jempolnya.


"Belajar juga jadi istri yang baik." timpal Adit sambil menahan senyumnya membuat Alexa melotot tak percaya.


"Ayah apaan sih,bikin aku malu aja." gerutu Alexa dalam hati


Sementara Diego hanya tersenyum melihat wajah merona sang kekasih

__ADS_1


"Kami berangkat yah,bun." pamit Diego sambil menggandeng tangan Alexa


"Kalian hati-hati ya,ingat lho besok lusa kalian akan bertunangan." pesan Delia mengingatkan


"Bunda." rengek Alexa


"Sudah sana berangkat,tidak lucu kalau kalian terlambat apalagi Diego ketua OSIS." timpal Aditya


Diego dan Alexa pun bergegas untuk berangkat ke sekolah mereka.


Tidak membutuhkan waktu lama untuk mereka sampai di sekolah.


Setibanya di sekolah,Alexa pun berniat untuk segera masuk ke dalam kelasnya,saat akan membuka pintu mobil ternyata Diego lebih dulu mencekal tangannya.


Alexa pun menoleh ke arah sang kekasih.


"Ada apa kak ?" tanya Alexa


"Besok malam kita akan bertunangan,aku harap semua berjalan dengan lancar." ucap Diego yang entah mengapa mempunyai firasat yang tidak enak.


Alexa terdiam sesaat sebelum membalas perkataan Diego.


"Iya kak." jawab Alexa ragu karena dia pun mempunyai firasat yang tidak baik. "Semoga hanya firasat saja." batin Alexa


"Nanti siang pulang bareng Amel atau Diandra ya,soalnya aku ada rapat OSIS dan Abimanyu ada latihan basket." ucap Diego


"Iya kak." jawab Alexa sambil mengangguk. "Kalau begitu aku duluan ya kak." pamit Alexa sambil meraih pintu mobil.


Tapi sekali lagi Diego menarik tangannya sehingga Alexa pun refleks berbalik dan


Cup


Diego mencium bibir Alexa dengan sangat lembut,bukan hanya kecupan seperti sebelumnya.


"Aku mencintaimu,sangat." ucap Diego setelah melepaskan ciumannya sambil mengusap bibir basah Alexa dengan ibu jarinya dengan tatapan mata yang sangat teduh.


Alexa yang mendengar ungkapan cinta dari sang kekasih entah mengapa semakin membuatnya tidak enak hati.


Alexa pun menghambur ke pelukan sang kekasih.


"Jangan berhenti mencintaiku kak,apapun yang terjadi." ucap Alexa sambil mengeratkan pelukannya.


Meski Diego bingung dengan maksud ucapan Alexa,tak urung dia pun membalas pelukan Alexa tak kalah erat.


"Aku janji sayang." ucap Diego sambil menciumi puncak kepala Alexa.


Setelah beberapa saat mereka pun memutuskan untuk segera menuju ke kelas.


Di sudut lain ada Angelica yang tengah mengepalkan tangannya melihat kebersamaan Diego dan Alexa.


"Waktunya bermain." gumam Angel dengan senyum smirknya.


Angel pun mengeluarkan ponselnya dan menghubungi seseorang.


"Lakukan siang ini juga." ucapnya kepada seseorang di seberang telpon.

__ADS_1


__ADS_2