Alexandria

Alexandria
Anak Jalanan


__ADS_3

Selesai fitting baju,Diego mengajak Alexa untuk makan siang di restaurant mewah,tapi seperti biasa Alexa menolak dan lebih memilih makan di restaurant sederhana yang biasa di singgahi olehnya sedari dulu bersama Amel dan Abimanyu.


"Kenapa kamu lebih suka makan disini dari pada di restaurant bintang lima si sayang ?" tanya Diego sebelum turun dari mobil


"Disini tempat boleh sederhana tapi rasa makanannya seperti restaurant bintang lima." jawab Alexa sambil membuka pintu mobil dan bergegas untuk turun.


Diego pun menggelengkan kepala sebelum akhirnya ikut turun.


Sesaat sebelum masuk,Alexa terdiam sambil matanya terus menatap ke salah satu sudut restaurant yang nampak seorang anak kecil tengah mengintip ke dalam dari jendela kaca,melihat pelanggan yang tengah makan dengan lahapnya.


Alexa pun menghampiri anak tersebut dan berjongkok di sebelahnya.


"Lihat apa ?" tanya Alexa sambil menepuk pelan pundak anak tersebut


Sontak anak kecil itu terkejut dan langsung menunduk takut.


"Lihat kaka." ucap Alexa sambil menarik dagu anak itu agar menatapnya. "Kamu lapar ?" tanya Alexa dengan sangat lembut yang di jawab anggukan kepala oleh anak itu.


"Ayo." ajak Alexa sambil beranjak dan menggandeng tangan anak kecil itu namun anak itu tidak bergeming sama sekali.


"Kenapa ?" tanya Alexa yang berjongkok lagi untuk menyamakan tinggi mereka.


Terlihat anak itu menggeleng pelan.


"Tidak usah takut,nanti kakak tampan itu yang akan traktir kita makan." ucap Alexa sambil menunjuk Diego yang berdiri tak jauh dari mereka


Sontak anak itu pun mengikuti arah yang di tunjuk oleh Alexa dan semakin tertunduk.


"Ayo." ajak Alexa lagi sambil mengusap sayang kepala anak itu dan segera menggandeng tangannya untuk masuk ke dalam restauran.


Alexa pun berjalan menghampiri Diego yang tengah tersenyum ke arahnya.


Diego langsung menggandeng satu tangan anak kecil itu yang masih bebas.


Mereka masuk ke dalam restauran dan langsung menjadi pusat perhatian,bagaimana tidak mereka pasangan yang sangat serasi tampan dan cantik namun menggandeng seorang anak jalanan yang jauh dari kata baik.


"Adek namanya siapa ?" tanya Alexa


"Baim kak." jawabnya lirih


"Rumah kamu dimana ?" lagi-lagi Alexa bertanya namun bukan menjawab justru Baim menunduk lesu


Alexa pun beranjak dari kursinya dan menghampiri Baim.


"Kenapa ?" tanya Alexa sambil mengusap sayang kepala Baim


"Baim tidak punya rumah kak,Baim hidup sendiri." lirihnya sambil terisak


Deg


Alexa terdiam mendengar kenyataan pahit dari seorang anak kecil yang hidup sebatang kara.


"Lalu Baik tidur dimana kalau malam ?" tanya Alexa lagi


"Dimana pun kak,Baim dan beberapa teman Baim berpindah-pindah." jawab Baim


Saat Alexa akan bertanya lagi bertepatan dengan pelayan yang datang membawa pesanan mereka.


"Sekarang Baim makan dulu ya,nanti kita beli juga untuk teman-teman Baim,bagaimana ?" tanya Alexa sambil memaksa tersenyum


Baim pun mengangguk semangat.


"Makanlah." ucap Alexa menyodorkan piring berisi


makanan ke depan Baim

__ADS_1


Baim pun makan dengan lahapnya.


Sementara Diego dan Alexa justru hanya melihat saja betapa Baim makan dengan sangat lahap.


Alexa pun tak kuasa untuk menahan air matanya,cepat Alexa mendongak sebelum air matanya mengalir.


Diego yang melihat pun langsung menggenggam erat tangan Alexa.


Alexa menoleh ke arah Diego sambil memaksakan senyumnya dan di jawab anggukan kepala oleh Diego.


"Teman Baim ada berapa ?" tanya Alexa setelah melihat Baim menyelesaikan makannya.


"Ada sekitar 20 orang kak." jawab Baim


Alexa pun kembali berkaca-kaca mendengar penuturan Baim.


Betapa dirinya masih jauh lebih beruntung daripada Baim dan teman-temannya,pikirnya.


Diego pun tanpa bicara apapun langsung beranjak menuju ke kasir untuk memesan makanan dan sekalian membayarnya.


Diego kembali ke kursinya dan langsung mengusap sayang kepala Alexa sebelum duduk di sebelahnya.


"Kakak dari mana ?" tanya Alexa sambil menatap Diego


"Dari kasir." jawab Diego sambil tersenyum yang di balas senyum manis oleh Delia.


Alexa pun dengan senang hati mendengarkan celotehan Baim yang bercerita banyak hal.


Diego hanya memperhatikan betapa calon istrinya begitu antusias ingin tau tentang kehidupan anak jalanan yang ada di hadapannya itu.


"Permisi tuan,pesanan sudah siap." ucap salah satu pelayan


"Tolong letakkan di bagasi mobil saya,yang itu." ucap Diego sambil menunjuk mobil sport nya.


"Ayo kita temui teman-teman Baim." ajak Diego


Baim pun mendongak menatap Diego sambil mengangguk.


Mereka pun pergi meninggalkan restauran untuk menemui anak jalanan yang lain.


Diego mengendari mobil sportnya untuk menuju ke tempat anak jalanan teman Baim berada.


"Kakak,itu di depan sana teman-teman Baim." ucap Baim sambil menunjuk ke arah lampu merah dimana banyak anak jalanan yang tengah mengamen demi mendapat sesuap nasi.


Alexa sontak melihat arah yang di tunjuk Baim san langsung berkaca-kaca.


Diego pun menepikan mobilnya.


"Kamu panggil teman-teman kamu dan ajak ke taman sebelah sana." ucap Diego sambil menunjuk sebuah taman yang tak jauh dari lokasi mereka.


"Baik kak." patuh Baim dan segera beranjak untuk memanggil sekelompok anak jalanan yang menjadi teman seperjuangan Baim.


Alexa dan Diego pun turun dari mobil untuk menunggu Baim memanggil teman-temannya.


"Ada apa ?" tanya Diego sambil mengusap sayang kepala Alexa


"Aku tidak bisa membayangkan bagaimana kehidupan mereka tanpa keluarga,di usia mereka yang seharusnya masih mendapatkan kasih sayang dari keluarga harus banting tulang demi bertahan hidup." lirih Alexa sambil menatap sendu Baim dan teman-temannya yang tengah berjalan menghampiri mobil Diego.


"Ya akupun tidak bisa membayangkannya sayang,kita jauh lebih beruntung dari pada mereka." jawab Diego


"Kakak." panggil Baim sambil menghampiri Alexa


"Ayo semuanya kita ke taman sana ya nanti kakak kasih makanan." ucap Alexa sambil menunjuk sebuah taman


Mereka pun mengangguk mengiyakan dan segera berjalan beriringan menuju ke taman.

__ADS_1


Diego dan Alexa pun mengambil makanan dari bagasi mobil dengan di bantu beberapa anak jalanan yang mungkin usianya sudah belasan tahun.


Sesampainya di taman,Alexa dan Diego pun segera membagikan makanan itu kepada para anak jalanan tersebut.


"Kalian makanlah." ucap Alexa


"Terima kasih kakak." ucap mereka serempak


Anak jalanan pun makan dengan sangat lahapnya.


Alexa yang melihat pun tak kuasa untuk menahan air matanya.


Buru-buru Alexa menghapus air matanya sebelum Diego melihatnya.


Alexa mengambil ponselnya dari tas selempang yang dia pakai lalu menghubungi seseorang.


"Hallo sayang." ucapnya dari seberang telpon


"Opa Daniel." panggil Alexa


"Ya sayang,ada apa hemm ? Tumben telpon Opa ?" tanya Daniel


"Begini Opa,bolehkah Alexa minta sesuatu sama Opa ?" tanya balik Alexa


"Tentu sayang,apapun nak." jawab Daniel


"Apa Opa ada tempat yang bisa di gunakan untuk tempat tinggal ?" tanya Alexa


"Untuk apa sayang ?" tanya balik Daniel dengan heran


"Untuk anak jalanan yang nasibnya kurang beruntung." jawab Alexa


"Kamu ingin menjadikan tempat itu sebagai tempat tinggal mereka ?" tanya Daniel lagi


"Ya Opa." jawab Alexa


"Opa akan mengurus semuanya." ucap Daniel


"Terima kasih Opa." ucap Alexa sambil tersenyum


"Tentu sayang,Opa akan meminta Jordy mengurusnya hari ini juga,kamu kirimkan saja lokasi kamu sekarang biar Opa menyuruh orang untuk menjemput mereka." ucap Daniel


"Baik Opa." jawab Alexa sembari memutuskan sambungan telponnya.


Diego mengusap sayang rambut Alexa sehingga sang empunya rambut langsung menoleh sambil tersenyum manis.


"Aku bangga sama calon istri aku ini." ucap Diego sambil mencubit hidung Alexa


"Kenapa ?" tanya Alexa heran


"Kamu ingin membuka panti untuk tempat tinggal mereka ?" bukan menjawab malah Diego bertanya balik


Alexa mengangguk sambil menghambur ke pelukan Diego.


"Aku ingin mereka mendapat tempat tinggal yang layak kak." jawab Alexa sambil mendongak menatap wajah tampan sang calon suami


Cup


"Aku mencintaimu." ucap Diego setelah mencium kening Alexa


"Aku tau." jawab Alexa sambil menenggelamkan kepalanya pada dada bidang Diego.


Mereka pun masih setia berada di taman sambil melihat betapa anak jalanan itu sangat senang mendapat makanan gratis.


Terlihat jelas raut bahagia di wajah mereka,dan Alexa ikut bahagia melihatnya.

__ADS_1


__ADS_2