
Setelah selesai menyiapkan sarapan, Alexa dan sang suami pun kembali ke kamar untuk segera bersiap ke kampus.
Alexa melihat penampilannya di depan cermin dan tersenyum.
"Perfect." gumam Alexa
Diego yang melihat sang istri tengah berdiri di depan cermin pun segera mendekat.
"Perfect." bisik Diego sembari memeluk sang istri dari belakang
"Jelas dong." jawab Alexa sembari berbalik dan mengalungkan kedua tangannya ke leher sang suami sehingga Diego pun menunduk.
"Kenapa istri aku cantik banget si." gemas Diego sembari menggesekkan hidung mancungnya ke hidung sang istri
"Istrinya Sandiego Alexander harus cantik dong." jawab Alexa sembari tertawa
"Tetaplah seperti ini." ucap Diego kepada sang istri
"Pasti." jawab Alexa sembari menarik tengkuk sang suami dan
Cup
Alexa mencium bibir sang suami yang sudah menjadi candunya.
Di saat Alexa akan melepaskan ciumannya, Diego justru menahan tengkuk sang istri dan kembali ******* bibir ranum sang istri.
Setelah di rasa cukup, Diego pun melepaskan ciumannya dan mengusap bibir basah sang istri.
"Ayo turun sebelum kebablasan." ajak Diego sembari menggandeng tangan sang istri yang di jawab anggukan kepala oleh Alexa.
Alexa dan Diego pun turun ke lanatai bawah untuk sarapan sebelum pergi ke kampus.
"Apa rencana kakak ?" tanya Alexa di sela makannya
"Aku belum tau sayang." jawab Diego "Kamu ada saran ?" tanya Diego
"Kalau menurut aku si biarin aja dulu, yang penting kita uda tau siapa pelakunya, kita ikuti saja permainannya." jawab Alexa yang di jawab anggukan kepala oleh Diego
"Baiklah, aku ikuti rencana kamu, tapi aku tidak ingin kejadian di masa lalu terulang lagi." balas Diego sembari mengusap sayang kepala sang istri
"Let's play the game." ucap Alexa sembari menampilkan smirknya.
Selesai sarapan, mereka pun memutuskan untuk segera berangkat ke kampus.
Setibanya di kampus, nampak Alaska dan Meli tengah berada di di parkiran.
"Kalian berangkat bareng ?" tanya Alexa begitu keluar dari mobil dan mendapati kedua temannya bersama.
"Iya dong." jawab Alaska sembari merangkul pundak Meli yang langsung di tepis pelan oleh Meli.
Alexa pun menaikkan sebelah alisnya melihat tingkah malu-malu Meli.
"Ayo ke kelas." ajak Alexa sembari menggandeng tangan sang suami
__ADS_1
"Ayo." jawab Diego
Alaska dan Meli pun berjalan beriringan di belakang Alexa dan Diego.
Seperti biasa, Diego mengantarkan sang istri ke kelasnya terlebih dahulu baru dirinya ke kelas sendiri.
"Belajar yang rajin ya." ucap Diego sembari mengusap sayang kepala sang istri yang di balas anggukan kepala oleh Alexa
"Iya kak." jawab Alexa sembari berjalan menuju ke kursinya diikuti Alaska dan Meli.
Diego pun berlalu menuju ke kelasnya sendiri.
"As,gimana menurutmu ?" tanya Alexa membuat Alaska mengernyit bingung
"Gimana apanya ?" tanya Alaska
"Kamu belum buka email aku ?" tanya balik Alexa sambil melotot
Alaska pun buru-buru mengambil ponselnya dan membuka email dari sang sahabat.
Setelah membaca email, Alaska pun menyeringai.
"Let's play the game." gumam Alaska yang masih bisa di dengar oleh Alexa
Sementara di kelas Diego.
Diego mengambil ponselnya dan membaca email dari sekertarisnya di kantor yang mengabarkan bahwa siang ini akan di adakan rapat penting yang tidak bisa di wakilkan sehingga mau tidak mau Diego harus datang.
"Atur semuanya dan saya akan datang nanti." balas Diego dengan suara dinginnya dan langsung memutuskan sambungan telepon tanpa menunggu jawaban dari seberang telepon.
Jam istirahat
Diego menghampiri sang istri yang masih berada di kelasnya.
Nampak Alexa tengah melakukan diskusi dengan Alaska sehingga Diego pun nyelonong masuk.
"Bahas apa si ? Serius banget kayaknya." tanya Diego yang mengejutkan Alexa
"Astaga kakak buat kaget saja." ucap Alexa sembari mengusap dadanya kaget
"Maaf sayang, bukan maksud aku untuk mengejutkanmu." sesal Diego sembari mendudukkan dirinya di kursi sebelah sang istri
"Ck. aku duluan deh nyusul Meli." ucap Alaska yang merasa akan mengganggu kebersamaan pasutri itu.
"Jangan kelamaan As, kalau suka bilang suka kalau engga jangan terusin PDKTnya." Ucap Alexa yang membuat Alaska salah tingkah
"Apaan si, orang baru kenal juga." sangkal Alaska yang mendapat senyuman miring dari Alexa
Alaska pun segera melesat pergi sebelum Alexa semakin memojokkannya.
"Aska suka sama temen kamu ?" tanya Diego
"Hemm." jawab Alexa sambil mengangguk
__ADS_1
"Sayang, gimana kalau aku jadiin Aska sebagai asisten pribadi aku ?" tanya Diego meminta pendapat sang istri
"Itu yang tadi sedang aku bahas dengan Aska kak, aku uda kasih tau semua bukti yang aku dapat semalam kepada Aska dan dia yang akan mengambil alih semuanya, kita manfaatkan otak Aska untuk masalah ini." jawab Alexa sambil menyeringai
"Kamu ini ya." gemas Diego sambil mencubit hidung mancung sang istri
"Kenapa tidak." acuh Alexa sembari mengedikkan kedua bahunya acuh "Ayo ke kantin, aku lapar." ucap Alexa sembari beranjak dan menarik tangan sang suami
Diego pun pasrah mengikuti langkah sang istri untuk menuju ke kantin.
Terlihat Alaska dan Meli tengah makan bersama dalam 1 meja.
Alexa pun mengajak sang suami untuk bergabung dengan mereka.
"Gimana." ucap Alexa mengagetkan Alaska
Uhuk uhuk uhuk
Alaska tersedak karena merasa terkejut mendengar suara Alexa.
Meli reflek memberikan gelasnya kepada Alaska yang langsung di terima dan di tenggak oleh Alaska.
"Astaga Al, kamu membuatku terkejut saja, untung aku tidak mati." protes Alaska setelah meredakan rasa terkejutnya
"Mati tinggal masuk peti dan kubur, apa susahnya." balas Alexa cuek yang membuat Alaska melotot tak percaya dengan jawaban sang sahabat, sementara Diego hanya menggeleng kan kepalanya melihat tingkah sang istri.
"Sudah As." ucap Meli saat melihat Alaska akan membalas ucapan Alexa
Alexa pun mengernyitkan alisnya melihat keakraban 2 orang di depannya.
"Nanti ikutlah aku ke perusahaan." ucap Diego kepada sang sahabat
"Ck.berani bayar berapa ?" tanya Alaska menantang
"Berapapun yang kamu minta." jawab Diego menantang balik sang sahabat.
"Oke." balas Alaska singkat
Mereka pun kembali melanjutkan makannya yang sempat tertunda sampai ada seseorang yang mendekat ke meja mereka.
"Hai San." sapa Jessica yang di abaikan oleh Diego
"Jessica Irawan, benar itu namamu ?" bukan Diego yang bertanya melainkan Alexa
"Bukan urusanmu." jawab ketus Jessica
Alexa pun manggut-manggut mendapat jawaban ketus dari gadis yang tengah mencoba mendekati suaminya, sementara Diego hanya acuh saja tanpa menanggapi Jessica.
"San, nanti kamu ada waktu ga ?" tanya Jessica yang mendapat cibiran dari Alaska.
"Dasar cabe." cibir Alaska
"Apa kamu bilang ?" sewot Jessica kepada Alaska
__ADS_1
"Kurasa pendengaranmu masih cukup baik nona." ucap Alaska sambil tersenyum miring yang di ikuti anggukan kepala oleh Alexa sambil mengacungkan jempolnya ke arah Alaska yang langsung di sambut dengan tos ria oleh Alaska dan Alexa.
Jessica yang merasa di abaikan pun berlalu pergi sambil mwnghentakkan kakinya dan jangan lupakan kedua tangannya yang mengepal erat.