Alexandria

Alexandria
Pindah ke rumah Diego


__ADS_3

Ceklek


Alexa membuka pintu kamarnya dan mendapati sang suami tengah mengenakan bajunya.


Alexa pun berbalik badan karena masih belum terbiasa melihat Diego yang bertelanjang dada.


Diego yang melihat tingkah sang istri pun hanya tersenyum simpul.


"Masuklah sayang." ucap Diego sehingga membuat Alexa langsung berbalik.


"Aku akan mandi sebentar,kakak kalau mau turunlah lebih dulu." ucap Alexa sambil mengambil handuk


"Aku akan menunggu." ucap Diego


"Baiklah,aku tidak akan lama." jawab Alexa sambil berlalu masuk ke kamar mandi.


Tidak membutuhkan waktu lama,Alexa sudah keluar dari kamar mandi dan sudah berpakaian rapi tinggal menyisir rambutnya dan memoles sedikit make up di wajahnya.



Alexa pun beranjak dan mengajak sang suami untuk turun ke meja makan.


"Ayo." ucap Alexa sambil mengulurkan tangannya kepada Diego yang tengah duduk di sofa


Diego pun dengan senang hati menerima uluran tangan sang istri dan di genggamnya tangan mungil sang istri.


Mereka berjalan sambil bergandengan tangan untuk menuju ke ruang makan.


Tak tak tak


Terdengar suara derap langkah menuruni tangga sehingga Adit dan Delia pun langsung menoleh ke arah tangga dan mendapati sang putri dan memantunya tengah berjalan menuruni tangga dengan bergandengan tangan.


Aditya dan Delia pun menyambut mereka dengan senyuman manis.


Cup


Cup


"Selamat pagi ayah,selamat pagi bunda." ucap Alexa setelah mencium pipi kedua orang tuanya.


"Selamat pagi ayah,bunda." sapa Diego


"Pagi nak." jawab mereka bersamaan


Baik Delia maupun Alexa,mereka sama-sama mengambilkan makanan untuk sang suami terlebih dahulu barulah mengambil untuk diri mereka sendiri.


Mereka berempat pun makan dengan di selingi obrolan ringan.


"Pagi." teriak Abimanyu dari ambang pintu


Alexa pun menutup kedua telinganya mendengar teriakan Abimanyu.


"Ini bukan hutan Abi." tegur Adit kepada sang ponakan yang sudah di anggap putranya sendiri


"Hehehe,maaf ayah." ucap Abimanyu sambil cengengesan dan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


Sementara Delia hanya menggelengkan kepala heran dengan tingkah sang ponakan.


"Makanlah Abi." ucap Delia sambil menyerahkan piring kepada Abimanyu


"Iya bunda." jawab Abi sambil menerima piting dari Delia yang sudah diisi makanan.


Mereka pun melanjutkan sarapannya.


"Abang ikut ke rumah Diego ya dek." ucap Abimanyu di sela makannya yang di jawab anggukan kepala oleh Alexa.

__ADS_1


"Yang lain gimana bang ?" tanya Alexa


"Nanti yang lain nyusul katanya." jawab Abimanyu


"Oke." jawab Alexa


Selesai sarapan mereka pun memutuskan untuk mengobrol di ruanv keluarga sambil menunggu kedatangan Alvaro,Amel dan Diandra yang akan ikut pergi ke rumah Diego.


"Spada." teriak Alvaro yang langsung mendapat pukulan dari Amel.


"Astaga Mel,kamu kdrt terus sama aku." keluah Alvaro sambil mengusap pundaknya yang di pukul oleh Amel


"Ini rumah ya bukan hutan." geram Amel yang tak habis pikir dengan kelakuan absurd sang sahabat.


Sementara Diandra hanya menggelengkan kepala heran melihat mereka yang selalu saja bertengkar dimanapun berada.


"Awas beneran jodoh." celetuk Diandra sambil berlalu meninggalkan mereka yang masih beradu mulut.


"Apa dia bilang ?" cengo Amel sambil menatap Alvaro sementara yang di tatap hanya mengangkat bahunya acuh.


Alvaro pun berlalu menuju ke ruang tengah.


"Siang om,tante." sapa Diandra kepada Delia dan Adit


"Bunda nak,panggil bunda dan ayah seperti Alexa oke." ralat Delia yang di jawab anggukan kepala oleh Diandra.


"Kenapa si ribut-ribut." tanya Abimanyu sambil mengusap sayang kepala Diandra yang duduk di sebelahnya


"Biasa." jawab Diandra yang langsung di mengerti oleh Abimanyu.


Alexa pun beranjak dan pergi ke ruang tamu dimama kedua sahabatnya masih asyik beradu mulut.


"Ehm." dehem Alexa sambil melipatkan kedua tangannya di depan dada dan bersender di tembok


"Ka...." ucapan Amel langsung terpotong saat mendengar deheman dari sang sahabat.


"Lama-lama aku jodohin kalian mau." ucap Alexa


"Mau." jawab Alvaro


"Engga." jawab Amel secara bersamaan namun dengan jawaban yang beda


Alexa pun menaikkan sebelah alisnya mendengar jawaban yang berbeda dari keduanya.


"Jadi ?" tanya Alexa menggantung


Amel langsung berlalu begitu saja tanpa menjawab pertanyaan Alexa sementara Alvaro hanya mengangkat kedua bahunya acuh sambil menghampiri Alexa.


"Hai Al,makin cantik aja." gombal Alvaro yang membuat Alexa menggelengkan kepalanya heran


"Masuklah." ucap Alexa menyuruh Alvaro untuk bergabung dengan yang lainnya.


Mereka pun berkumpul di ruang keluarga.


"Sebentar lagi rumah ini pasti akan sepi." ucap Delia sendu


Adit pun langsung merangkul sang istri untuk menenangkannya.


"Bunda." ucap Alexa yang duduk bersimpu di depan sang ibu sambil menggenggam tangannya. "Lexa janji akan sering berkunjung kesini." sambung Alexa dengan mata yang sudah berkaca-kaca.


"Bunda hanya ingin melihatmu selalu bahagia sayang." ucap Delia dengan membelai lembut pipi sang putri.


Cup


Cup

__ADS_1


Cup


Delia mencium kening dan kedua pipi Alexa bergantian sebelum akhirnya menarik sang putri ke dalam pelukannya.


"Sampai kapanpun kamu tetap putri kecil bunda sayang,mengadu lah pada bunda saat kamu ada masalah seperti biasa,bunda akan selalu ada untukmu sayang." ucap Delia sambil terisak.


Adit yang melihat pun tak kuasa untuk menahan air matanya.


Adit segera memeluk kedua orang kesayangannya.


"Ayah." lirih Alexa sambil menatap Aditya


Aditya pun mengangguk sambil kembali memeluk sang putri.


"Kamu tetap menjadi putri kecil ayah meskipun kamu sudah menikah nak." ucap Adit sambil mencium kening sang putri


Sementara Amel dan Diandra yang melihat suasana haru tak mampu lagi untuk menahan air matanya.


Abimanyu pun segera merangkul bahu Diandra dan menenangkannya.


Begitu pun Alvaro yang langsung merangkul bahu Amel.


Sementara Diego hanya bisa menatap sendu istri dan kedua mertuanya.


Dalam hati pun tak tega memisahkan sang istri dari kedua orang tua nya,tapi bagaimana pun sekarang Alexa adalah tanggung jawabnya dan harus ikut kemanapun dia pergi.


Diego berjanji pada diri sendiri untuk selalu membahagiakan sang istri dalam hal apapun.


Termasuk harus bolak balik rumah dan rumah mertua kalau memang sang istri merindukan kedua orang tua nya.


Adit pun melepaskan pelukannya terhadap anak dan istrinya.


"Tersenyumlah,berbahagia lah dengan keluarga kecilmu,karena kebahagiaan ayah adalah melihat putri kecil ayah hidup bahagia." pesan Adit sambil menghapus jejak air mata yang mengalir di pipi sang putri


"Iya ayah." jawab Alexa sambil memaksakan senyumnya.


Sementara Delia sudah membuang muka sambil menghapus air matanya.


Ehm


Delia menetralkan suaranya sebelum angkat bicara.


"Jam berapa kalian akan berangkat ?" tanya Delia


"Sekarang bunda." jawab Diego sehingga Alexa langsung menatapnya.


"Baiklah,kalian berhati-hati lah,tolong jaga dan bahagiakan putri kecil bunda ya Di." ucap Delia dengan mata yang kembali berkaca-kaca


"Pasti bunda,Diego janji akan membuat Alexa selalu tersenyum bahagia." ucap Diego yang di jawab anggukan kepala oleh Delia.


"Kalian jangan buat ribut di rumah Diego ya." pesan Delia kepada Abimanyu dan yang lain


"Siap bunda." jawab mereka bersamaan.


Mereka pun beranjak dari kursi masing-masing dan segera menuju keluar rumah dengan Delia dan Aditya yang mengantarkan sampai pintu depan.


"Lexa pamit bunda." ucap Alexa yang kembali memeluk sang bunda dan di jawab anggukan kepala oleh Delia


"Ayah,Lexa pamit." ucap Alexa yang beralih memeluk sang ayah


"Hati-hati,jadilah istri yang baik untuk suamimu." ucap Aditya sambil mengusap sayang kepala sang putri


"Iya ayah." ucap Alexa


Cup

__ADS_1


Cup


Alexa pun mencium pipi kedua orang tua nya sebelum akhirnya pergi meninggalkan rumah bersama suami dan para sahabatnya.


__ADS_2