Alexandria

Alexandria
Menggoda


__ADS_3

Begitu melihat sang suami masuk ke dalam kamar mandi, Alexa bergegas ke walk in closet untuk menyiapkan pakaian sang suami.


30 menit kemudian Diego keluar dari kamar mandi dan hanya menggunakan handuk yang melilit di pinggangnya.


"Mandi lah sayang,setelah itu kita akan turun makan malam." ucap Diego membuat Alexa yang tengah berkutat dengan laptopnya langsung menoleh ke asal suara.


"Iya kak." jawab Alexa segera menutup laptopnya dan segera beranjak ke kamar mandi.


Sambil menunggu sang istri menyelesaikan mandinya,Diego duduk di sofa sambil memainkan ponselnya.


Tok tok tok


Diego pun beranjak saat mendengar ada yang mengetuk pintu.


"Maaf tuan muda,anda dan nona muda sudah di tunggu di bawah." ucap seorang pelayan sambil menunduk begitu Diego membuka pintu


"Baik bi,kami akan segera turun." jawab Diego sehingga sang pelayan pun langsung undur diri.


Diego pun kembali menutup pintu dan berbalik bersamaan dengan Alexa yang keluar dari kamar mandi.


Diego terdiam mendapati sang istri yang hanya menggunakan sehelai handuk yang melilit di tubuh bagian atasnya bahkan tidak bisa menutupi paha mulusnya.


Glek


Diego menelan paksa ludahnya melihat mahakarya Tuhan yang begitu indah di depan matanya.


Diego pun mendekat ke arah sang istri yang tengah berdiri membelakanginya.


"Apa kamu sengaja menggodaku sayang ?" bisik Diego sambil memeluk sang istri dari belakang dan menciumi pundak sang istri yang terbuka.


"Siapa yang menggoda kakak, awas." ucap Alexa sambil melepaskan tangan sang suami dari pinggangnya.


Alexa pun segera berlalu menuju ke walk in closet.


"Haruskah aku mandi lagi ?" monolog Diego sambil menatap sesuatu di bawah sana "Aku tidak yakin bisa menahannya lebih lama lagi." batin Diego sambil memejamkan matanya sejenak.


Tak berapa lama nampak sang istri keluar dari walk in closet dengan penampilan yang sudah rapi, Diego pun beranjak dan menghampiri sang istri.


"Ayo." ucap Diego sambil mengulurkan tangannya dan di sambut hangat oleh sang istri.


Mereka pun keluar dari kamar dan menuju ke ruang makan dengan saling bergandengan tangan.


"Maaf membuat Dad dan Mom menunggu." ucap Alexa tak enak hati karena mendapati kedua mertuanya sudah duduk manis di meja makan.


"Tidak apa nak." jawab Ayra sementara Devano hanya menanggapinya dengan senyuman.


Ayra dan Alexa sama-sama mengambilkan makanan untuk sang suami terlebih dahulu setelahnya mereka akan mengambil untuk diri sendiri.

__ADS_1


"Lusa kalian berangkat." ucap Devano di sela makannya sehingga membuat Alexa berhenti mengunyah sesaat


"Iya Dad." jawab Diego sambil melirik sang istri


"Kamu sudah siap Al ?" tanya Devano kepada sang menantu


"Siap untuk apa Dad ?" tanya Alexa sambil mengernyit


"Siap untuk berangkat bulan madu." goda Ayra yang membuat Alexa langsung merona karena malu


"Jangan bicara seperti itu Mom, mereka hanya akan berlibur saja." bela Devano yang membuat Ayra menyembunyikan senyumnya ketika melihat sang menantu yang masih malu-malu.


"Sudah Mom, jangan buat istriku malu." ucap Diego kepada sang mama.


Mereka pun melanjutkan makan malamnya sambil di selingi obrolan ringan.


Selesai makan malam, Diego mengajak sang istri untuk kembali ke kamar.


"Dad, Mom kami ke kamar dulu ya." pamit Alexa kepada kedua mertuanya


"Iya sayang,Mom tunggu kabar baiknya." jawab Ayra sambil menahan senyumnya


"Jangan berpikiran macam-macam Mom, kami hanya ingin mengerjakan tugas sekolah." ucap Diego yang melihat sang mama tengah menahan senyumnya.


Sementara Devano hanya menggelengkan kepalanya saja melihat tingkah sang istri yang masih saja menggoda pasangan pengantin baru itu.


Diego pun segera mengajak sang istri untuk ke kamarnya sebelum sang mama menggodanya lagi.


Alexa masuk terlebih dahulu dan diikuti sang suami di belakangnya.


Alexa langsung menuju ke meja belajarnya untuk melanjutkan yang tadi sempat tertunda.


Melihat sang istri yang langsung berkutat dengan laptopnya,Diego pun menggelengkan kepalanya dan berjalan menuju ke kamar mandi.


Nampak Alexa tengah serius menatap layar laptopnya,Diego pun menghampiri sang istri dan menarik kursi untuk duduk di samping sang istri.


"Sibuk banget istri kecil aku ini." ucap Diego sambil melirik layar laptop sang istri


"Ini harus selesai sebelum kita pergi kak, supaya nanti disana aku tidak perlu lagi memikirkan ini." jawab Alexa tanpa mengalihkan pandangannya dari layar laptop.


"Apa yang sedang kamu kerjakan ?" tanya Diego penasaran karena dia tidak tau apa yang tengah di kerjakan oleh sang istri


"Sebuah misi." jawab Alexa sambil tersenyum


Diego pun mengusap sayang kepala sang istri yang tengah kembali serius menatap layar laptopnya.


Setelah beberapa saat berlalu, akhirnya Alexa pun menyelesaikan pekerjaannya, dia pun meregangkan otot tangannya dan menoleh ke arah samping nampak sang suami tengah berkutat dengan laptopnya juga.

__ADS_1


Alexa pun menutup laptopnya sendiri dan beranjak untuk menghampiri sang suami.


"Kita istirahat." ucap Alexa sambil menutup laptop sang suami.


Diego pun menatap sang istri yang sudah berani mengganggu pekerjaannya itu.


Alexa yang di tatap oleh sang suami bukan takut malah menampilkan senyum manisnya.


Diego yang melihat senyum sang istri pun memejamkan matanya sebentar sebelum akhirnya menarik sang istri ke pangkuannya.


Di peluknya pinggang ramping sang istri dan menenggelamkan wajahnya di dada sang istri.


"Kita istirahat sekarang ya." ucap Alexa sambil mengusap sayang kepala sang suami yang berada di dadanya.


Diego pun mendongak menatap sang istri yang tengah tersenyum padanya.


Di raihnya tengkuk sang istri yang tengah menunduk itu dan di kecupnya bibir ranum sang istri dan sedikit **********.


Di rasa sang istri sudah hampir kehabisan nafasnya,Diego pun melepaskan tautan bibirnya dan segera mengangkat sang istri ke dalam gendongannya.


Die letakkannya sang istri secara perlahan di atas ranjang king sizenya.


Di belainya lembut pipi sang istri yang berada di bawah kungkungannya itu.


"Aku mencintaimu." ucap Diego dengan tatapan mata sayunya.


"Aku tau." jawab Alexa sambil mengusap rahang tegas sang suami yang mana membuat sang suami memejamkan matanya menikmati sentuhan lembut sang istri.


Alexa mengusap rahang tegas sang suami dan turun ke leher hingga dada sang suami sambil memainkan jemarinya di dada bidang sang suami.


Diego pun semakin terbawa suasana dan terus memejamkan matanya menikmati setiap sentuhan lembut sang istri.


Diego meraih jemari sang istri yang masih menari-nari di dada bidangnya itu.


"Cukup sayang." ucap Diego dengan suara seraknya dan tatapan mata yang sudah berkabut gairah itu.


Diego pun beranjak dari atas tubuh sang istri sebelum dia lepas kendali.


Diego pun langsung pergi ke kamar mandi untuk menuntaskan hasratnya yang sempat terpancing karena ulah sang istri.


Melihat sang suami tengah masuk ke dalam kamar mandi, Alexa pun segera beranjak duduk bersandar.


"Maaf." gumam Alexa sambil menundukkan kepalanya.


Alexa pun kembali berbaring dan menarik selimutnya untuk segera tidur tanpa menunggu sang suami.


Setelah menuntaskan hasratnya, Diego pun segera keluar dari kamar mandi dan mendapati sang istri yang sudah terlelap.

__ADS_1


Di hampiri nya sang istri yang sudah terlelap itu.


"Aku tidak yakin bisa menahannya lebih lama lagi sayang." gumam Diego sebelum akhirnya memutuskan untuk menyusul sang istri yang sudah lebih dulu masuk ke alam mimpi.


__ADS_2