
Bel pulang sekolah telah berbunyi beberapa saat lalu, tapi baik Alexa,Diandra dan Amel masih setia duduk di bangkunya kecuali Diego,Alvaro dan Abimanyu yang sudah pergi untuk rapat OSIS dan latihan basket.
"Ngomong-ngomong besok kita gaun apa ya Di saat acara pertunangan Alexa. ?" tanya Amel
"Bagaiman kalau warna biru muda aja Mel,sesuai warna kesukaan Alexa." usul Diandra
"Oke." ucap Amel mengacungkan jempolnya tanda setuju
Sementara Alexa hanya acuh saja sambil memainkan ponselnya,lebih tepatnya sedang berbalas pesan dengan seseorang.
Drt drt drt
Ponsel Alexa berdering tanda ada panggilan masuk dan disitu tertera nama "Mom Ayra", tanpa pikir panjang Alexa langsung menggeser tombol hijau.
"Ya Mom." ucap Alexa begitu sambungan telpon terhubung.
"Mom ada di depan sekolah kamu sayang,Mom tau Sandi rapat OSIS dan tidak bisa mengantarmu pulang jadi Mom ingin mengantarmu pulang." jawab Ayra dari seberang telpon
Alexa pun langsung beranjak dan menyambar tasnya.
"Ok Mom,Alexa langsung keluar ya." jawab Alexa
"Al,mau kemana ?" tanya Diandra
"Di depan ada Mom Ayra,aku harus nemuin dia." jawab Alexa
Diandra dan Amel pun ikut beranjak.
Saat di depan gerbang,Alexa sudah bisa melihat Mom Ayra di seberang jalan yang tengah melambaikan tangannya.
Alexa pun tersenyum sambil ikut melambaikan tangannya.
Hufttt
"Kalaupun harus ada yang terluka biarlah aku saja yang terluka."batin Alexa sambil memejamkan matanya sebentar
Alexa pun berjalan untuk segera menghampiri Ayra di seberang jalan.
Saat di tengah tiba-tiba ada mobil yang berhenti di depan Alexa dan langsung menyeret Alexa masuk ke dalam mobil.
"Lepas." berontak Alexa
Bruk
Salah satu dari mereka langsung memukul tengkuk Alexa sehingga Alexa langsung pingsan begitu saja.
Sementara di seberang jalan Ayra sudah berteriak histeris karena melihat calon mantunya di culik.
"Alexa." histeris Ayra memanggil nama Alexa sampai jatuh terduduk di trotoar
Tidak berbeda jauh dengan Amel dan Diandra yang juga berteriak histeris melihat sahabatnya di culik.
"Cepat panggil Diego." teriak Amel kepada para siswa yang kebetulan masih berada di depan gerbang
Salah satu siswa berlari masuk ke dalam sekolah untuk memanggil Diego yang berada di ruang OSIS.
Brak
Hosh hosh hosh
"Diego,Alexa." ucapnya sambil mengatur nafasnya
__ADS_1
"Ada apa dengan Alexa ?" tanya Diego sambil berdiri
"Alexa di culik,di depan Diandra dan Amel lagi nangis." ucapnya
Tanpa babibu lagi Diego langsung berlari keluar.
"Rapat kita tunda." ucap Alvaro selaku wakit ketua OSIS dan segera berlari menyusul Diego.
Terlihat di depan gerbang Amel dan Diandra masih menangis histeris dengan Abimanyu yang memeluk Diandra mencoba menenangkan sang kekasih.
Diego pun terduduk melihat para gadis menangis.
Alvaro datang dan langsung memeluk Amel untuk menenangkannya.
Diego mengedarkan pandangan dan terpaku melihat sang mama di sebrang jalan tengah menangis.
Diego berlari menghampiri sang mama.
"Mom." ucap Diego sambil memeluk Ayra
"San,Alexa di culik." lirih Ayra sambil terisak dalam pelukan sang putra.
"Kita pulang,nanti biar Sandi dan teman-teman yang mencari Alexa ya." bujuk Diego pada Ayra
Saat Diego membantu sang mama untuk berdiri,justru malah Ayra jatuh pingsan.
Diego pun menggendong Ayra masuk ke dalam mobil.
"Antar Mom ke rumah sakit,nanti saya nyusul." pesan Diego kepada sopir pribadi keluarga Alexander.
"Baik tuan muda." jawabnya dan segera melajukan mobilnya
Diego pun kembali ke gerbang sekolah untuk menghampiri sahabatnya.
"Oke." jawab Abimanyu dan Alvaro
Di dalam mobil.
"Bi,Alexa." lirih Diandra sambil terisak
"Tenang oke,Alexa pasti baik-baik saja." ucap Abimamyu sambil menggenggam tangan Diandra.
Abimanyu terdiam sambil memikirkan bagaiman keadaan sang adik.
"Abang mohon kamu baik-baik saja." batin Abimanyu
Sementara di salah satu gudang di tepi hutan yang lumayan jauh dari kota.
Terlihat gadis cantik yang masih setia memejamkan matanya dengan keadaan di ikat kaki dan tangannya di sebuah kursi.
Alexa mengerjapkan matanya dan mengedarkan pandangannya.
"Dimana ini." gumam Alexa berusaha untuk tenang karena Alexa yakin seyakin-yakinnya bahwa keluarganya akan menemukannya.
Abimanyu langsung bergegas ke kantor Wijaya group untuk menemui sang Opa.
Brak
Abimanyu masuk ke ruangan Daniel tanpa mengetuk pintu.
"Astaga Abi,apa yang kamu lakukan." kaget Daniel sambil mengelus dadanya
__ADS_1
"Opa....Alexa-" ucap Abimanyu sambil ngos-ngosan
"Ada apa dengan cucu Opa?" tanyanya sambil berdiri dan menghampiri Abimanyu.
"Alexa di culik Opa." jawab Abimanyu
"Apa." kaget Daniel dan langsung menyambar kunci mobilnya untuk segera pergi dari kantor dengan Abimanyu yang mengikuti di belakang sang Opa.
Prang
Delia pun memegang dadanya kaget setelah tidak sengaja memecahkan gelas kaca yang tengah di pegangnya.
"Ada apa ini." gumam Delia sambil meneteskan air matanya "Putriku." lanjutnya sambil berjalan menuju ke kamar untuk mengambil ponselnya.
Delia langsung menelpon sang suami "Hallo kak, putri kita." ucap Delia bergetar begitu sambungan telponnya terhubung
"Iya sayang,kamu tenang ya Ayah Daniel sudah mengurus semuanya." ucap Aditya menenangkan sang istri "Tunggu sebentar lagi aku sampai rumah." ucap Aditya
"Iya kak." jawab Delia sambil mematikan sambungan telponnya.
"Jordy." ucap Daniel begitu sambungan telponnya terhubung
"Ya tuan." jawab Jordy
"Apa yang kau lakukan sampai cucuku di culik." bentak Daniel dari seberang telpon
"Maaf tuan,sekarang saya tengah mengawasi tempat nona muda di sekap." jawab Jordy dengan tenang
"Jadi kamu mengetahuinya ?" tanya Daniel
"Ya tuan,begitu pun nona muda,dia sudah mengetahuinya hanya saja nona muda ingin mengikuti permainannya." jawab Jordy
"Siapa dalang di balik semua ini ?" tanya Daniel lagi
"Angelica Nugroho." jawab Jordy
"Kau tetap awasi cucuku,jangan lengah Jordy atau kamu akan tau akibatnya." ucap Daniel langsung memutuskan sambungan telponnya
"Seandainya nona muda tidak mengikuti permainannya pasti tidak akan seperti ini jadinya,padahal sangat mudah bagiku menghancurkan keluarga Nugroho itu." gumam Jordy sambil menatap layar ponselnya yang sudah memggelap
"Sandi." lirih Ayra yang baru saja tersadar dari pingsannya
"Iya Mom." jawab Diego sambil menggenggam tangan sang ibu.
"Alexa." ucapnya sambil meneteskan air matanya
"Mom tenang ya,Alexa pasti baik-baik saja." ucap Diego
"Berjanjilah pada Mom kalau Alexa sudah ketemu kalian langsung menikah saja." lirih Ayra sambil menatap manik mata sang putra
"Sandi janji Mom." ucap Diego "Kamu harus baik-baik saja sayang." batin Diego yang tengah memikirkan sang kekasih.
Ceklek
"Bagaimana keadaan Mom San ?" tanya Devano yang baru saja tiba di rumah sakit
"Mom baik Dad,hanya kepikiran saja." jawab Diego
"Dad sudah mengerahkan anak buah Dad untuk menuju ke tempat Alexa di sekap." ucap Devano menepuk pundak sang putra
"Thanks Dad." ucap Diego
__ADS_1
"Dad sudah mendengar semuanya dari Om Daniel bahwa di lokasi sudah ada Jordy,jadi kamu tidak usah khawatir lagi,Dad yakin Jordy bisa membawa Alexa kembali dan membekuk dalangnya." ucap Devano sambil duduk di sofa