
Sesampainya di sekolah, ternyata Diandra dan Abimanyu menunggu Alexa di parkiran.
Alexa pun memarkirkan mobilnya tepat di sebelah mobil Abimanyu.
Saat Alexa keluar dari mobil,Diandra segera menghampiri sang sahabat.
"Al,maaf ya tadi Abi maksain aku buat bareng dia." ucap Diandra yang merasa tidak enak
"It's okay Sa,tidak masalah,sepertinya abang menyukaimu." ucap Lexa berbisik di akhir kalimatnya yang membuat Diandra terdiam mencerna kata-kata Alexa.
Alexa yang melihat Diandra terdiam pun segera menepuk pundaknya.
"Tidak usah di pikirkan,ayo masuk." ajak Lexa sambil menarik lengan Diandra
Diandra pun langsung berjalan mengikuti langkah Alexa sembari memikirkan perkataan Alexa barusan.
"Aku ke toilet dulu ya Al,kamu duluan aja ke kelas." pamit Diandra sambil berlalu
"Oke." jawab Alexa singkat
"Diandra tunggu aku ikut, bye-bye Al sampai ketemu di kelas." ucap Amel yang hanya di balas anggukan kepala oleh Alexa
Alexa pun berjalan sendiri menuji ke kelasnya.
"Heh anak baru." cegat Angel menghalangi jalan Alexa
Lexa pun menaikkan sebelah alisnya heran. "Ada apa ?" tanya nya tenang
"Pakai nanya lagi, uda Angel bilangin jangan deket-deket pangeran kita, tapi malah beraninya tadi di parkiran kamu bareng Abimanyu." sarkas teman Angel yang bername tag Miranda
"Maaf ya Mira,aku hanya bertemu dia di parkiran tidak lebih, jadi tolong jangan di perpanjang,aku harus ke kelas." ucap Lexa yang langsung melenggang pergi, namun baru beberapa langkah ada yang menarik tangan Lexa sehingga Lexa berbalik dan
Plakk
Satu tamparan mendarat mulus di pipi sebelah kiri Lexa sampai memerah bahkan ujung bibirnya berdarah.
Refleks Lexa langsung memegang pipinya yang terasa kebas itu.
"Kenapa ? Mau marah, coba aja dasar cewek miskin,murahan,lihatlah mobilmu terlihat paling jelek di sekolah ini." hina Angel pada Lexa
"Aku datang kesini untuk menuntut ilmu,bukan untuk memamerkan kekayaan orang tua." ucap Alexa penuh dengan penekanan
"Emang dasar belagu ya." geram Angel hendak menampar Alexa kembali tapi siapa sangka ada yang memegang tangan Angel dari belakang sontak Angel pun menoleh dan langsung terpaku begitu mendapati siapa yang tengah memegang tangannya dengan tatapan dinginnya.
"A..Abi." ucap Angel terbata sambil melepaskan tangannya dari Abimanyu
Abimanyu diam tak menjawab dan langsung menarik tangan Alexa agar pergi dari hadapan Angel.
Amel dan Diandra yang baru kembali dari toilet pun langsung berlari mengejar Alexa.
Sementara Digo dan Alvaro hanya menatap datar Angel dan kedua temannya.
"Al,kau urus mereka aku akan ke ruang BK." ucap Digo sambil berlalu.
"Oke." jawab Alvaro
Di UKS
"Sudah abang bilang mending kamu jujur aja si sama identitas kamu,memangnya kamu ga cape sedari dulu di remehin terus." omel Abimanyu sambil mengobati luka di ujung bibir sang adik
"Ssshhhh,pelan elah bang kalau ga mau obatin ya uda siniin kapasnya." ucap Alexa sambil mengambil kapas dari tangan sang kakak.
__ADS_1
"Abang itu ga mau sampai sesuatu terjadi sama kamu dek,abang bisa mati sama daddy dan ayah kalau sampai kamu kenapa-napa." frustasi Abimanyu
"Dengar." ucap Alexa sambil menangkup kedua pipi sang kakak."Tidak akan terjadi apapun sama aku,percayalah." lanjut Alexa yang langsung mendapatkan pelukan dari sang kakak
"Abang takut dek." ucap Abimanyu sambil mengeratkan pelukannya
"Abang takut aku kenapa-napa apa takut sama Ayah dan Daddy ?" tanya Alexa sambil melepaskan pelukannya
"Keduanya,janji sama abang kalau kamu bisa jaga diri oke." ucap Abimanyu
"Oke." jawab Alexa singkat
Sementara Amel,Diandra,Alvaro,dan Digo hanya melihat dari ambang pintu.
Ehmm
Alvaro sengaja berdehem dan masuk ke ruang UKS
di ikuti yang lainnya.
"Lexa cantik ga apa-apa kan ?" tanya Alvaro dengan mimik muka khawatir
"Lebay." ucap Amel sambil mendorong bahu Alvaro
"Sirik amat si kamu Mel." ucap Alvaro
"Uda si pada diem napa,nanti yang ada Alexa pusing dengerin kalian ribut mulu,awas jodoh." ucap Diandra melerai
"Aku sama Alvaro yang playboy cap kadal ini?Ogah." sela Amel
"Aku juga ogah sama kamu Mel,bawel si." balas Alvaro
"Diam." ucap Digo dengan nada dinginnya yang membuat semuanya langsung diam.
"Aku akan mengusut kasus ini,ini sudah berlebihan karena dia sudah melakukan tindak kekerasan." ucap Digo sambil berbalik badan dan berlalu
Alexa reflek tueun dari brangkar dan langsung mengejar Digo.
"Tunggu." ucap Alexa sambil mencekal pergelangan tangan Digo
Digo pun berhenti dan menoleh sambil melihat pergelangan tangannya yang masih di cekal oleh Alexa.
"Sorry." lirih Alexa sambil melepaskan cekalan tangannya
"Aku tidak apa,cukup berikan peringatan." lanjut Alexa dengan tatapan memohon
Hufftt
Digo pun mengangguk mengiyakan.
"Apa ini sakit?" tanya Digo lembut dengan memegang pipi Lexa yang masih nampak merah.
Alexa pun menggelengkan kepalanya sambil tersenyum.
"Aku baik-baik saja." ucap Alexa
Sementara yang lain hanya melongo melihat perlakuan lembut Digo pada Alexa.
"Fix, Digo sepertinya menaruh hati kepada adikmu Bi,bagaimana kamu mau punya adik es balok kaya Digo ?" Alvaro yang mendapat anggukan dari Amel
"Kalau Digo bisa membahagiakan Lexa kenapa tidak ." jawab Abimanyu sambil menghampiri sang adik
__ADS_1
"Kita ke kelas kalau gitu." ucap Abimanyu sambil merangkul Alexa yang membuat Digo reflek melepaskan tangannya dari pipi Alexa.
"Aku sudah absenkan Alexa kepada bu Rika,jadi sebaiknya Alexa istirahat saja." ucap Digo
"Aku baik-baik saja." bantah Alexa
"Aku tidak menerima penolakan." tekan Digo sambil berlalu
"Itu beneran Sandiego temen kita Bi ?" tanya Alvaro heran sambil merangkul bahu Abimanyu
Sementara Abimanyu hanya mengangkat bahunya acuh
"Kamu di UKS aja kalau gitu,abang sama yang lain ke kelas." putus Abimanyu yang di jawab anggukan kepala oleh teman-temannya.
"Kamu ga apa-apa kan kita tinggal sendiri ?" tanya Diandra
"Ga apa Sa,kamu masuk aja nanti aku pinjam buku catatan kamu." jawab Alexa
"Oke deh, kita duluan ya." ucap Amel
Alvaro,Abimanyu,Amel dan Diandra pun menuju ke kelas mereka,tidak lucu kan kalau 1 kelas sampai 6 murid yang ga masuk.
Tok tok tok
"Maaf bu, kami terlambat." ucap Alvaro sambil menunduk hormat
"Tidak apa Alvaro,masuklah tadi Digo sudah menjelaskan kepada Ibu,bagaimana kondisi Alexa ?" tanya Bu Rika
"Baik bu." jawab Amel
Mereka berempat pun duduk di bangkunya masing-masing.
"Kemana Digo ?" gumam Alvaro yang tidak melihat 1 sahabatnya
Ceklek
Digo membuka pintu UKS yang membuat Alexa reflek langsung menoleh ke arah pintu.
"Kamu tidak ikut pelajaran?" tanya Alexa
"Tidak,aku sudah ijin dengan bu Rika untuk menemanimu." jawab Digo sambil mendudukkan dirinya di kursi yang memang ada di samping brangkar yang sedang di duduki Alexa
"Padahal aku baik-baik aja,kenapa kamu malah absenin aku ke bu Rika ?" tanya Alexa sementara Digo hanya mengangkat bahunya acuh sambil memainkan ponselnya.
Alexa yang merasa di abaikan pun langsung merebut ponsel Digo,sehingga Digo reflek menoleh ke arah Alexa.
"Mending kamu balik ke kelas gih." ucap Alexa sambil memberikan ponsel Digo kembali dan langsung memalingkan wajahnya ke arah lain.
Digo pun meletakkan ponselnya dan beranjak untuk berdiri di depan Alexa.
"Kenapa?" tanya Digo sambil menarik dagu Alexa agar menghadapnya
"Aku ga suka di abaikan,jadi kalau kamu disini cuma mau main ponsel mending aku sendiri aja." ucap Alexa sambil bersedekap dada
Digo yang melihat raut wajah tak enak dari Alexa pun segera menarik Alexa ke dalam pelukannya.
Alexa diam membisu karena kaget dengan perlakuan Digo yang tiba-tiba.
"Aku takut Al." bisik Digo tepat di belakang telinga "Aku takut kamu kenapa-napa.Sejak pertemuan kita di bandara New York aku sama sekali tidak bisa melupakan wajahmu.Wajahmu selalu terbayang dalam pikiran aku.Aku bahagia karena sekarang kamu ada di dekat aku." lanjut Digo masih berbisik
Perlahan Digo pun melepaskan pelukannya dan memegang kedua pundak Alexa sambil menatap dalam manik mata Alexa yang nampak bening dan teduh itu.
__ADS_1
"You Are Mine,dan aku tidak menerima penolakan." tegas Digo yang membuat Alexa jadi linglung.