
Mereka bertiga pun makan malam sambil diiringi obrolan ringan.
"Besok aku dan Aska tidak ke kampus karena ada meeting pagi, kamu tidak apa berangkat sendiri ?" tanya Diego di sela makannya
"Tidak apa kak." jawab Alexa sambil menganggukkan kepalanya
"Pakai mobil aku aja, nanti biar aku berangkat bareng Aska." ucap Diego yang di balas anggukan kepala oleh Alexa
"Eh tapi aku mau pake mobil Aska aja deh kak." ucap Alexa sambil menatap Alaska yang di balas acungan jempol oleh Alaska.
"Tidak." larang Diego tegas sehingga membuat Alexa dan Alaska sontak menatapnya
"Aku tidak mau kamu mengebut lagi." lanjut Diego
"Ck.tadi itu kan karena keadaan, bukan karena mau aku." bantah Alexa sambil mencebikkan bibirnya.
"Uda si biarin aja San, aku yang punya mobil aja biasa aja kok." Alaska cepat berucap sebelum Diego kembali melarang.
"Huft.baiklah." pasrah Diego
Mereka pun kembali melanjutkan makan malamnya yang sempat tertunda.
Selesai makan malam, Alaska pun berpamitan untuk pulang karena memang waktunya sudah cukup malam.
Selepas kepergian Alaska, Diego dan Alexa pun memutuskan untuk segera membersihkan diri sebelum akhirnya memutuskan untuk tidur.
Pagi harinya, seperti hati-hari sebelumnya Alexa selalu bangun pagi untuk menyiapkan sarapan terlebih dahulu.
Nampak Alaska datang ke apartemen Alexa untuj mengantarkan mobil sekaligus akan berangkat bersama Diego ke perusahaan.
"Hati-hati." pesan Diego sebelum Alexa memasuki mobil Alaska untuk segera pergi ke kampus
"Iya, kakak juga hati-hati." balas Alexa sambil memeluk singkat sang suami dan segera masuk ke dalam mobil Alaska.
Alexa membuka kaca mobilnya dan melambaikan tangannya ke arah sang suami.
Setelah mobil yang di kendarai sang istri sudah melaju, Diego pun segera meminta Alaska untuk segera melajukan mobilnya menuju ke perusahaan dengan posisi mobil yang berada tidak jauh dari mobil Alexa.
Setelah di persimpangan, Alexa mengambil jalan lurus karena akan menjemput Meli terlebih dahulu sedangkan Alaska dan Diego belok kanan untuk menuju ke perusahaan.
Setibanya di area apartemen Calia, nampak Meli tengah menunggu di pinggir jalan.
Tin tin
Alexa pun membunyikan klaksonnya dan segera membuka kaca mobilnya.
Meli yang melihat sang sahabat sudah datang pun langsung masuk ke dalam mobil.
"Aku jadi merasa tidak enak sama kamu Al." ucap Meli sembari memasang seatbelt nya dan menatap sang sahabat yang duduk anteng di balik kemudi.
"It's okay Mel, santai saja." jawab Alexa sambil tersenyum manis
__ADS_1
"Huft, baiklah." pasrah Meli
Alexa pun segera melajukan mobilnya menuju ke kampus dengan kecepatan sedang.
Selang 30 menit, mobil yang di kendarai oleh Alexa pun memasuki area kampus.
Kedatangan mereka menjadi pusat perhatian karena mobil yang mereka kendarai merupakan mobil yang jarang di miliki orang-orang biasa apalagi hanya mahasiswa beasiswa.
"Lihatlah anak beasiswa ini, tidak malu kah dia memakai mobil yang bukan miliknya sendiri ?" lantang Jessica sehingga orang-orang mulai mencibir.
Alexa dan Meli pun menghentikan langkahnya.
"Ups, sepertinya ada yang tersinggung di katai anak beasiswa." ucap Jessica mendramatisir
"Kenapa harus tersinggung, memang pada kenyataannya kami hanya anak beasiswa." balas Alexa tenang
"Dasar cewek murahan, aku akan mencari kebusukanmu agar Sandiego segera meninggalkanmu, kamu pasti meminta mobil ini kepada Sandiego dengan menukar tubuhmu bukan ?" sinis Jessica kepada Alexa
"Sudah selesai bicaranya ?" tanya Alexa sembari menaikkan alisnya
"Kau." geram Jessica hendak menampar Alexa namun langsung di tepis oleh Alexa.
"Jangan mengusikku atau kau akan tau sendiri akibatnya." ucap Alexa penuh penekanan dan segera berlalu sambil menggandeng tangan Meli.
"Beraninya dia mengancamku." geram Jessica sembari mengepalkan kedua tangannya menahan amarah dan segera berlalu dari sana.
Sementara di kelas IT.
Melinda datang mendekat dan duduk di sebelah Alexa.
"Are you Okay ?" tanya Melinda hati-hati sembari menepuk pelan pundak Alexa yang membuat sang empunya langsung menoleh dan tersenyum tipis.
"Yes, I'm okay." jawab Alexa sambil tersenyum dan kembali menatap ke depan
Melinda pun tidak lagi bertanya melihat Alexa yang kembali terdiam.
Selang beberapa saat, dosen yang akan mengajar di kelas IT pun memasuki kelasnya dan pelajaran pun segera di mulai.
Hingga tidak terasa waktunya sudah menunjukkan jam istirahat, Meli pun mengajak sang sahabat untuk ke kantin.
"Kita ke kantin yuk." ajak Meli yang di balas anggukan kepala oleh Alexa dan segera beranjak dari tempat duduknya untuk menuju ke kantin.
Mereka pun berjalan beriringan untuk menuju ke kantin.
"Alexa." teriaknya dari arah belakang
Alexa pun menoleh ke asal suara dan langsung tersenyum manis mendapati orang yang memanggil namanya dengan lantang itu.
Tanpa pikir panjang, Alexa pun langaung berlari menghampirinya dan langsung memeluknya dengan erat.
"Abang." panggil Alexa di sela pelukannya
__ADS_1
"Iya dek, ini abang." jawab Abimanyu sembari mencium puncak kepala Alexa.
"Kapan abang datang ? Kenapa tidak memberitahuku ?" tanya Alexa sembari melepaskan pelukannya
"Tadi pagi abang sampai di London, abang datang bersama ayah Adit." jawab Abimanyu
"Benarkah ? Lalu dimana ayah ?" tanya Alexa sambil celingukan mencari sang ayah
"Ayah masih di hotel, abang rindu kamu jadi abang memutuskan untuk langsung menyusul kesini." jawab Abimanyu sambil tersenyum
"Al." panggil Meli dari arah belakang Alexa
Alexa pun menoleh sambil tersenyum
"Mel, ini abang sepupu aku dari Jakarta." Alexa memperkenalkan sang kakak kepada sahabatnya
"Selamat siang tuan." sapa Meli sambil menunduk hormat
"Siang,jadi kamu yang bernama Melinda Hassan ?" tanya Abimanyu yang langsung di angguki oleh Meli.
"Benar tuan." jawab Meli
"Panggil Abimanyu saja, kita seumuran kok." balas Abimanyu sambil tersenyum
"Iya." canggung Meli
"Ayo bang, aku lapar." Alexa langsung menarik tangan sang kakak menuju ke kantin di ikuti Meli di belakangnya
Sementara di salah satu sudut nampak seorang gadis yang tengah mengepalkan kedua tangannya melihat kejadian yang baru saja terjadi di hadapannya.
"Dasar ******." geramnya sambil berlalu pergi
Sementara di kantin.
"Kalian mau pesan apa biar aku yang pesankan." Melinda beranjak dari kursinya hendak memesan makanan
"Apa saja Mel." jawab Alexa yang di angguki oleh Abimanyu.
Meli pun berlalu untuk memesan makanan.
"Abang tidak melihat Diego, kemana dia ?" tanya Abimanyu
"Ada meeting penting jadi tidak ke kampus." jawab Alexa yang di angguki oleh Abimanyu "Kenapa Salsa tidak ikut ?" tanya Alexa
"Kuliah dek, lagian abang kesini kan karena ikut ayah Adit urusan pekerjaan." jawab Abimanyu
"Berapa lama abang di London ?" tanya Alexa
"Kata ayah paling lama 3 hari." jawab Abimanyu
Beberapa saat kemudian, Meli pun membawakan makanan untuk mereka.
__ADS_1
Mereka pun makan dengan di selingi obrolan ringan.