
Esok harinya Diego terbangun lebih dulu dan mendapati sang istri masih terlelap di dalam pelukannya.
Di tatapnya wajah polos sang istri sambil jemarinya membelai lembut pipi sang istri.
Alexa yang merasakan sentuhan menggeliatkan tubuhnya dalam pelukan sang suami.
Alexa mengerjapkan matanya saat merasakan ciuman bertubi-tubi di wajahnya.
Cup
"Morning kiss sayang." ucap Diego sambil tersenyum begitu melihat sang istri membuka matanya.
"Morning too hubby." jawab Alexa serak dan kembali memeluk erat sang suami.
Diego pun tergelak mendapati kelakuan sang istri yang masih enggan untuk bangun.
"Sudah pagi." bisik Diego di telinga sang istri yang membuat Alexa langsung menjauhkan wajahnya dari dada bidang sang suami dan langsung menengok ke arah jam dinding yang menggantung di dinding kamarnya.
"Astaga aku kesiangan." ucap Alexa segera beranjak turun dari ranjangnya dan langsung berlari ke kamar mandi.
Diego yang melihat tingkah sang istri pun tak kuasa untuk menahan senyumnya,
Melihat sang istri yang kembali keluar dari kamar mandi,Diego pun mengernyit bingung dan terus mengawasi gerak gerik sang istri yang ternyata lupa membawa handuknya, sesaat sebelum Alexa menutup pintunya, Diego bergegas lari dan ikut masuk ke dalam kamar mandi.
"Kakak ngapain ?" tanya Alexa kaget yang mendapati sang suami ikut masuk ke dalam kamar mandi.
"Mau mandi lah, untuk mempersingkat waktu jadi kita mandi bersama saja oke." ucap Diego sambil mengerlingkan matanya.
Alexa pun memutar bola matanya malas melihat tingkah sang suami.
"Modus." gumam Alexa yang masih terdengar oleh sang suami
"Modus sama istri sendiri tidak apa sayang." ucap Diego langsung mengangkat Alexa ke dalam gendongannya dan langsung di letakkan di bathub.
Alexa meronta tapi Diego tidak menghiraukannya sehingga Alexa lebih memilih pasrah.
Akhirnya mereka pun kembali mandi bersama dan tentunya tidak hanya mandi meskipun Diego masih harus menahan hasratnya terhadap sang istri.
30 menit kemudian mereka keluar dari kamar mandi dan segera mengenakan seragam sekolahnya masing-masing.
Setelah selesai bersiap,mereka pun segera bergegas untuk turun ke ruang makan.
"Maaf Mom,Lexa kesiangan." ucap Alexa kepada sang mertua penuh sesal.
__ADS_1
"Tidak apa sayang." jawab Ayra sambil tersenyum menatap sang menantu yang baru saja datang.
Alexa pun segera duduk di kursi yang sudah di bukakan oleh sang suami.
Mereka sarapan sambil di sertai obrolan ringan.
"Hari ini kalian langsung pulang saja ya untuk persiapan besok karena kalian akan berangkat pagi." ucap Devano kepada anak dan menantunya
"Baik Dad." jawab Alexa sementara Diego hanya menganggukan kepalanya saja.
Selesai sarapan, Diego pun mengajak sang istri untuk berangkat ke sekolah.
Tidak membutuhkan waktu lama mereka sudah tiba di sekolah dan sudah nampak keempat sahabatnya sudah menunggu di parkiran sembari mengobrol.
"Pagi." sapa Alexa kepada mereka
"Pagi Al/dek." jawab mereka kompak
"Tumben baru nyampe ?" tanya Amel kepada sang sahabat
"Iya Mel, tadi aku kesiangan." jawab Alexa sambil tersenyum
"Emang abis ngapain Al ?" tanya Alvaro sambil menaik turunkan alisnya menggoda Alexa.
"Coba pukul aku yang." ucap Alvaro kepada Amel
Plak
Amel sontak langsung memukul lengan sang kekasih sehingga Alvaro langsung mengaduh kesakitan.
"Tadi Alexa bilang lembur kan ya, lembur ngapain ya ?" tanya Alvaro lagi
Baik Diego,Abimanyu,Diandra dan Amel pun kompak mengangkat bahunya acuh dan langsung pergi begitu saja meninggalkan Alvaro yang masih larut dalam pikirannya.
"Woy tungguin." teriak Alvaro begitu menyadari bahwa dia di tinggal sendiri oleh kwkasih dan sahabatnya.
Alvaro pun berlalu mengejar mereka dan langsung merangkul bahu Diego.
"Alexa lembur ngapain Di ?" tanya Alvaro sambil menaik turunkan alisnya
Bukan menjawab Diego malah mengedikkan bahunya acuh.
"Ah ga seru kamu Di." ucap Alvaro sambil melepaskan rangkulannya. "Atau jangan-jangan kalian udah......" sambung Alvaro menggantung
__ADS_1
Pletak
Abimanyu sontak menjitak kepala sang sahabat yang sudah bicara ngelantur itu.
"Astaga Abi." ucap Alvaro sambil mengusap kepalanya
"Lagian pikiran kamu tuh." jawan Abimanyu greget
"Tapi aku tidak yakin bisa menahannya lebih lama lagi Bi." ucap Diego sambil melihat sang istri yang sudah hampir masuk ke dalam kelasnya "Kamu akan tau nanti saat sudah menikah." lanjut Diego yang membuat Abimanyu terdiam.
Mereka pun kembali melangkah menuju ke kelas dengan pikiran masing-masing setelah mendengar pengakuan Diego.
Sementara Amel dan Diandra hanya mendengar saja tanpa ingin berkomentar.
"Ikut abang sebentar." ucap Abimanyu sambil menarik pelan tangan sang adik yang tengah memainkan ponselnya.
"Kemana bang ?" tanya Alexa tapi tak urung dia pun mengikuti langkah sang kakak.
Abimanyu menggandeng tangan sang adik tanpa sepatah kata pun.
Abimanyu mengajak sang adik untuk ke rooftop.
Di rooftop sekolah nampak seorang laki-laki dan perempuan yang tengah berdiri menatap lurus ke depan tanpa ada yang membuka suara.
"Abang mau bicara apa ?" tanya Alexa membuka suara setelah beberapa saat terdiam
Abimanyu pun langsung menghadap sang adik dan memegang kedua pundak sang adik.
"Apa kamu pernah berpikir akan memberikan mahkotamu kepada Diego saat dia sudah tidak bisa lagi menahan hasratnya ?" tanya Abimanyu to the point
Alexa terdiam mendengar pertanyaan sang kakak sebelum akhirnya angkat bicara "Bang,aku sudah menjadi seorang istri dan cepat atau lambat semua itu pasti akan terjadi, aku juga tidak mungkin seterusnya mengabaikan kewajibanku sebagai seorang istri kepada Diego,sejak hari pemberkatan itu aku sudah sepenuhnya milik dia bang,kalaupun sampai sekarang dia masih belum menyentuhku itu karena dia masih bisa menahannya, tapi aku tidak yakin akan bertahan sampai lulus nanti bang, jadi kapanpun itu aku harus siap." jawab Alexa sambil kembali menatap lurus ke depan "Bunda bilang, sebagai seorang istri aku harus bisa memenuhi kewajibanku meski belum ada cinta sekalipun, karena bunda bilang cinta akan tumbuh dengan sendirinya seiring berjalannya waktu, dan abang juga masih ingat kan kalau sebelumnya ayah Adit juga belum mencintai bunda, tapi bunda tetap menjalankan kewajibannya sebagai seorang istri dengan baik, sementara disini abang tau sendiri kalau Diego sangat mencintaiku bang, jadi aku bisa apa ? Ada yang bilang lebih baik mencintai daripada di cintai, tapi aku juga akan tetap berusaha untuk bisa mencintai suamiku sendiri bang, aku hanya ingin menjadi istri yang baik untuk suamiku sendiri, tidak mungkin aku membiarkan suamiku mencari kesenangan di luar sana kalau aku sebagai istri tidak bisa menyenangkannya." lanjut Alexa
"Jadi kamu sudah siap kalau seandainya kamu akan hamil sebelum lulus sekolah ?" tanya Abimanyu sambil menatap lurus ke depan
"Kalau itu tergantung takdirnya bagaimana bang, kalau memang Tuhan mempercayakannya dalam waktu dekat aku bisa apa ? Aku hanya bisa menerimanya dengan ikhlas sesuai janji yang sudah aku ucapkan di altar waktu itu." jawab Alexa sambil tersenyum meski dalam hati juga belum pernah terpikirkan sampai ke sana.
"Abang hanya ingin kamu bahagia dek." ucap Abimanyu lirih sambil menunduk
Alexa pun menoleh ke arah sang kakak dan langsung memeluknya.
"Bahagiaku adalah melihat orang-orang di sekitarku bahagia bang, belajarlah yang rajin dan bekerjalah dengan giat untuk segera meminang Salsa." ucap Alexa di sela pelukannya.
Abimanyu pun mengangguk dan mengeratkan pelukannya terhadap sang adik.
__ADS_1
Setelah beberapa saat mereka berpelukan di rooftop,Abimanyu pun mengajak sang adik untuk kembali ke kelas karena sebentar lagi bel masuk akan berbunyi.