Alexandria

Alexandria
Candu


__ADS_3

Setelah selesai makan malam, mereka pun melanjutkan obrolan di ruang keluarga.


"Kalian akan menginap ?" tanya Wilna kepada sang cucu sambil menatap Alexa dan Diego bergantian


Belum sempat Diego menjawab Alexa sudah menjawab lebih dulu


"Iya Oma." jawab Alexa cepat


Sontak Diego langsung menoleh ke arah sang istri karena langsung menjawab begitu saja.


Alexa pun menampilkan puppy eyes nya kepada sang suami.


Diego pun tidak kuasa lagi untuk bisa menolak keinginan sang istri dan akhirnya mengangguk mengiyakannya.


Obrolan pun berlangsung sampai malam, nampak jam dinding sudah menunjukkan pukul 9 malam.


"Kalian beristirahatlah, bukankah besok kalian ke sekolah." ucap Banyu kepada para cucu


"Baik opa." jawab mereka sembari beranjak dan berlalu menuju ke lantai 2.


Ceklek


Alexa memasuki kamar yang biasa di tempatinya saat menginap di rumah sang Opa.


"Sayang." panggil Diego sehingga Alexa langsung menoleh ke arah sang suami.


"Iya kak." jawab Alexa


"Aku gerah dan ingin mandi." ucap Diego


"Kakak mandi saja dulu, sebentar aku pinjamkan pakaian sama abang." ucap Alexa sembari berbalik dan menuju ke kamar sang kakak yang tepat berada di samping kamarnya.


Tok tok tok


Abimanyu membuka pintu kamarnya dan mengernyit bingung, pasalnya biasanya sang adik akan langsung masuk tanpa permisi.


"Tumben ga langsung masuk." ucap Abimanyu sembari berlalu masuk diikuti Alexa di belakang


"Merubah kebiasaan buruk dong." jawab Alexa sembari tersenyum


"Dasar." cibir Abi sambil mengacak gemas rambut sang adik "Ada apa ?" tanya Abi selanjutnya


"Mau pinjam baju buat Diego." jawab Alexa yang membuat Abi langsung tersenyum dan berlalu menuju ke lemari pakaiannya.


Abimanyu mengambil 1 set pakaian santai untuk sang sahabat sekaliagus iparnya itu.


"Nih." ucap Abi sambil menyerahkan pakaian untuk sang ipar


"Makasih abang." ucap Alexa sembari menerimanya dan langsung berlalu begitu saja


"Dek." panggil Abi sehingga Alexa langsung terhenti dan berbalik sambil menaikkan sebelah alisnya

__ADS_1


Abimanyu tidak mengatakan apapun hanya menunjuk pipinya sendiri dengan telunjuknya.


Alexa yang mengerti maksud dari sang kakak pun langsung menghampiri Abi dan


Cup


Cup


Alexa mencium kedua pipi sang kakak bergantian dan langsung berlalu begitu saja.


Abimanyu menatap punggung sang adik yang sudah keluar dari kamarnya.


Huft


"Abang bahagia melihat kebahagiaan kamu dek." gumam Abimanyu seraya menuju ke ranjangnya dan langsung merebahkan diri.


Di kamar sebelah


Alexa meletakkan pakaian yang di pinjamnya dari sang kakak di atas ranjang. Dia pun memutuskan untuk duduk di tepi ranjang sembari memainkan ponselnya.


Diego keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk yang melilit di pinggangnya dan nampak sang istri yang tengah memainkan ponselnya dengan 1 set pakaian santai di sebelahnya.


Alexa yang menyadari sang suami telah selesai mandi pun langsung mengalihkan pandangannya dari ponsel dan tersenyum manis melihat sang suami tengah berjalan menghampirinya.


Diego mengambil pakaiannya dan segera memakainya.


Alexa meletakkan ponselnya di atas nakas dan segera berbaring.


"Good night hubby." ucap Alexa sembari memiringkan tubuhnya menghadap sang suami


Cup


"Night too my wife." ucap Diego sambil memcium kening sang istri dengan lembutnya


Alexa pun segera menenggelamkan wajahnya di dada bidang sang suami, mereka tidur sambil berpelukan seperti biasa.


Esok paginya Diego terbangun lebih dulu karena ponselnya terus berdering, di lihatnya sang istri yang masih nampak pulas tidurnya.


Perlahan Diego beranjak dari ranjang dan meraih ponselnya yang berada di atas nakas.


Di lihatnya ponsel itu dan tertera nama "Alfin" sang asisten pribadi di kantornya.


Diego pun menuju ke balkon untuk menerima telpon.


"Selamat pagi tuan." sapa Alfin begitu Diego menekan tombol hijaunya


"Hmmm." jawab Diego hanya berdehem


"Maaf mengganggu waktunya, tapi bisakah hari ini saya tidak ke kantor? Saya sudah bertanya kepada Tuan Devan tapi beliau meminta saya inin langsung dengan anda." ucap Alfin hati-hati


"Ada apa Fin, kenapa mendadak ?" tanya Diego sambil mengernyit

__ADS_1


"Mohon maaf tuan, ibu saya masuk rumah sakit tadi malam." jawab Alfin


"Baiklah, tidak masalah Fin, hari ini biar aku yang handle pekerjaan, kamu tidak perlu khawatir." jawab Diego dengan bijak


"Saya sungguh minta maaf tuan, padahal anda harus ke sekolah, tapi anda tau sendiri bahwa hanya saya yang di miliki oleh ibu." ucap Alfin


"Tidak apa Fin, ibumu lebih penting, nanti aku akan menjenguk ibu, semoga cepat sembuh." ucap Diego sembari mematikan telponnya


Grep


Diego tersentak saat ada sepasang tangan mungil memeluknya dari belakang.


"Kakak telpon siapa pagi-pagi begini?" tanya Alexa sembari menenggelamkan wajahnya di punggung sang suami


"Alfin." jawab Diego singkat sembari melepaskan tangan sang istri dari pinggangnya dan segera berbalik menghadap sang istri.


Di tangkupnya kedua pipi sang istri dan di kecupnya singkat bibir sang istri dengan lembut.


"Ibunya Alfin masuk rumah sakit, jadi hari ini aku menghandle pekerjaan kantor." ucap Diego dengan lembut


Alexa mengangguk mengerti dan kembali masuk ke dalam pelukan sang suami.


"Nanti aku antar kamu ke sekolah baru ke kantor." ucap Diego sembari mengusap sayang kepala sang istri yang berada di dadanya.


Alexa memggelengkan kepalanya dan langsung mendongak menatap sang suami yang tengah menunduk.


"Aku biar sama abang saja kak, tidak apa kakak langsung ke kantor, lagi pula kakak harus pulang dulu karena perlengkapan kerja kakak di rumah Dad, nanti biar aku langsung berangkat dari sini bareng abang, karena disini masih ada seragam sekolah aku." jawab Alexa sembari mengusap rahang tegas suami


Diego pun memejamkan matanya menikmati sentuhan lembut sang istri dan langsung meraih tangan sang istri yang berada di rahangnya.


"Jangan menggodaku sayang." ucap Diego dengan tatapan sayunya.


Alexa pun mengangkat sebelah alisnya dengan perkataan sang suami.


"Dimana letak salahnya seorang istri menggoda suami sendiri ?" tanya Alexa sambil mengedipkan sebelah matanya


"Salahnya kamu sedang tidak bisa ku sentuh." jawab Diego langsung meraih tengkuk sang istri dan mencium bibir ranum sang istri dengan lembut dan sedikit **********.


Setelah di rasa sang istri sudah kehabisan nafas, Diego pun melepaskan tautan bibirnya.


Di usapnya bibir basah sang istri dengan jemari tangannya.


"Kamu benar-benar sudah membuatku sangat candu sayang." ucap Diego sambil menatap manik mata sang istri yang sangat teduh


Alexa pun merona merah dan langsung menenggelamkan wajahnya di dada bidang sang suami.


"Berjanjilah kakak tidak akan pernah meninggalkanku, apapun yang terjadi." ucap Alexa sembari mengeratkan pelukannya


"Hanya maut yang akan memisahkan kita sayang, aku berjanji padamu." jawab Diego sembari mengusap sayang punggung sang istri.


Mereka pun hanyut dalam pikiran masing-masing.

__ADS_1


__ADS_2