
Diego pun mengisi bathub dengan air hangat dan memberi beberapa tetes aroma terapy.
"Aku keluar aja ya,kakak mandi saja lebih dulu." ucap Alexa yang merasa belum siap untuk mandi bersama sang suami
Saat Alexa akan beranjak pergi,Diego pun mencekal tangan sang istri dan menyandarkannya ke tembok.
"Aku tidak akan meminta lebih sayang,hanya mandi bersama." ucap Diego dengan menatap dalam mata sang istri sehingga Alexa pun mengangguk setuju.
Diego menuntun sang istri agar masuk ke dalam bathub dan dia pun ikut masuk ke dalam bathub.
Alexa pun menunduk malu saat Diego tengah menanggalkan pakaiannya satu persatu.
Diego menatap sang istri yang sudah polos di dalam bathub.
Diego tersenyum dan memeluk sang istri dari belakang.
Di kecupnya tengkuk sang istri dengan tangan yang menelusuri tiap inci tubuh sang istri dari belakang.
Alexa pun memejamkan matanya menikmati setiap sentuhan dari sang suami yang baru pertama kali di rasakannya.
Eungh
Lenguh Alexa saat tangan sang suami meremas pelan buah dadanya.
"Kak." lirih Alexa sambil menggeleng dengan tangan yang menahan tangan sang suami yang berada di dadanya.
"Aku janji tidak akan lebih." bisik Diego dengan suara seraknya karena berusaha untuk bisa mengendalikan dirinya.
Alexa pun kembali diam dan menikmati sentuhan sang suami.
Di baliknya tubuh sang istri sehingga mereka pun saling berhadapan.
Di angkatnya dagu sang istri dan di ciumnya bibir sang istri dengan sangat lembut.
Diego terus mencium bibir ranum sang istri dan turun ke leher,di tatapnya mata sang istri dengan tatapan sayu nya.
Diego pun kembali mencium bibir sang istri dan turun ke leher serta dadanya dan meninggalkan jejak disana.
Setelah puas bermain-main dengan tubuh bagian atas sang istri,Diego pun mencium kening sang istri lama.
"Terima kasih." bisik Diego sambil menempelkan keningnya ke kening sang istri.
Alexa pun mengangguk dan memeluk sang suami sambil menyembunyikan wajahnya di ceruk leher sang suami.
Diego mengusap punggung polos sang istri dengan lembut.
"Kenapa hemmm ?" tanya Diego heran
Alexa menggeleng di ceruk leher sang suami,dia yakin pasti wajahnya sudah semerah tomat sekarang.
Diego pun mendorong pelan bahu sang istri dan menatap hasil karyanya di bagian atas tubuh sang istri yang penuh dengan tanda merah.
Diego tersenyum sehingga membuat Alexa langsung menunduk malu.
__ADS_1
Diego pun mengajak sang istri untuk membilas tubuh mereka di bawah shower.
Setelah menghabiskan waktu kurang lebih 1 jam di kamar mandi,mereka pun memutuskan untuk keluar.
Alexa mengeringkan rambutnya sementara Diego langsung menuju ke ruang ganti.
Setelah selesai bersiap, Diego pun mengajak sang istri untuk turun ke bawah karena dia yakin bahwa kedua orang tuanya pasti sudah menunggu.
"Maaf Mom,Lexa ketiduran." ucap Alexa penuh sesal
"Tidak apa sayang, duduklah." jawab Ayra sambil tersenyum
Alexa pun duduk di kursi yang sudah di bukakan oleh sang suami.
"Terima kasih kak." ucap Alexa sembari mendudukkan diri
"Apapun untukmu sayang." jawab Diego yang membuat Alexa tersipu.
Sementara Devano dan Ayra hanya menggelengkan kepalanya melihat interaksi keduanya.
"Makan yang banyak nak." ucap Ayra yang di jawab anggukan kepala oleh Alexa
Alexa pun mengambilkan makanan untuk sang suami terlebih dahulu barulah setelah itu mengambil untuk dirinya sendiri.
Makan malam pun berlangsung dengan tenang sesekali di selingi obrolan ringan.
"Kalian siap berangkat minggu depan ?" tanya Devano di sela makannya
Alexa yang mengerti maksud sang mertua pun mengangguk mengiyakan.
Terasa Diego menggenggam tangannya sehingga Alexa pun menoleh ke arah sang suami.
"Kalau kamu keberatan kita bisa menundanya sayang." ucap Diego
"Tidak apa kak,kita akan berangkat sesuai jadwal yang di tiket saja." jawab Alexa sambil tersenyum.
"Baiklah." pasrah Diego
"Tidak usah berpikir yang berat nak,tujuan Dad hanya ingin kalian pergi berlibur." ucap Devano
"Iya Dad." jawab Alexa sambil mengangguk
Mereka kembali melanjutkan makan malamnya.
Selesai makan malam,mereka pun melanjutkan obrolannya di ruang keluarga.
"Bagaimana tadi sayang,sukses ?" tanya Diego kepada sang istri
Alexa yang mengerti maksud dari sang suami pun mengangguk.
"Sukses dong." jawab Alexa
"Ada apa ?" tanya Ayra penasaran
__ADS_1
"Bukan apa-apa Mom,tadi Lexa ke kantor ayah untuk nemenin abang minta ijin ke ayah mau belajar kerja." jawab Alexa
"Benarkah ? Bagus dong kalau Abimanyu memutuskan untuk terjun di perusahaan sejak sekarang." timpal Devano
"Iya Dad,soalnya kata abang dia pengen nikah muda begitu makanya memutuskan untuk ikut andil di perusahaan." ucap Alexa
"Apapun tujuannya tidak jadi masalah nak,yang penting dia punya niat untuk bergabung itu sudah lebih dari cukup,Dad tau Opamu memamg dari dulu ingin Abi ikut terjun,hanya saja selama ini Abi selalu menolak." terang Devano "Tapi kalau dengan keinginannya yang ingin menikah muda bisa menjadi motivasi,itu malah bagus jadi bisa belajar tanggung jawab dari sekarang,Dad justru senang melihat anak muda yang semangat seperti itu,meski awalnya karena memang mempunyai tujuan tertentu,tapi Dad yakin seiring berjalannya waktu Abi akan melakukan pekerjaan dengan baik sebagai rasa tanggung jawab dari keputusan yang sudah di ambilnya,dan Dad yakin dia akan menuruni keluarga Vernandes dalam berbisnis,karena bagaimana pun juga Abiamnyu kan keturunan keluarga Vernandes,ya meskipun kamu juga keturunan keluarga Vernandes nak,tapi sepertinya darah Wijaya lebih kental mengalir di aliran darahmu." lanjut Devano sambil menatap sang mantu.
"Dad bisa saja." ucap Alexa
"Ini sudah malam nak,istirahatlah besok kalian sekolah." ucap Ayra mengingatkan kepada anak dan menantunya
"Baik Mom." jawab Alexa sambil beranjak diikuti sang suami.
"Kami permisi dulu Dad,Mom." pamit Diwgo sembari merangkul sang istri
"Istirahatlah." ucap Devano menimpali.
Diego dan Alexa pun menuju ke kamar mereka untuk beristirahat.
Ceklek
Diego membuka pintu kamarnya dan mempersilakan sang istri untuk masuk terlwbih dahulu.
Klik
Diego mengunci pintu kamarnya dan langsung memeluk sang istri dari belakang.
"Ayo kita lakukan seperti yang tadi." bisik Diego dari belakang tubuh sang istri sehingga membuat Alexa menunduk malu.
Di baliknya tubuh sang istri agar menghadap ke arahnya.
Di raihnya dagu sang istri dan
Cup
Diego mencium bibir sang istri dan melumatmya dengan sangat lembut.
Alexa pun yang sudah mulai terbiasa dengan sentuhan sang suami langsung mengalungkan kedua tangannya di leher sang suami.
Di sela ciumannya,Alexa teringat perbincangannya saat di kantin sekolah siang tadi tentang Alvaro dan Amel.
Alexa pun melepaskan ciumannya dan mendorong pelan dada sang suami.
"Kenapa ?" tanya Diego yang tidak terima sang istri menghentikan kegiatannya.
"Tadi kakak janji akan menceritakan tentang Alvaro dan Amel." ucap Alexa mengingatkan
"Haruskah malam ini sayang ?" tanya Diego dengan menatap dalam mata sang istri yang di jawab anggukan kepala oleh Alexa.
Huufffttt
Diego menghela nafas pelan sebelum akhirnya menggiring sang istri ke arah ranjang.
__ADS_1
Diego pun menyuruh sang istri untuk duduk di ranjangnya dengan bersila dan Diego duduk bersila di hadapannya.
Diego pun mulai menceritakan awal mula pertemuannya dengan Alvaro dan tentunya dengan Abimanyu juga.