
Beberapa hari telah berlalu dan esok hari adalah hari dimama acara pemberkatan pernikahan antara Alexa dan Diego.
Hari ini mereka tetap melakukan aktifitas seperti biasa.
"Kamu tidak ijin saja sayang ?" tanya Delia yang melihat sang putri memakai seragam sekolahnya
"Tidak bunda,lagi pula kan acaranya besok." jawab Alexa sambil mendudukkan diri di samping sang bunda
"Tidak ada salahnya hari ini kamu tidak usah sekolah untuk beristirahat sayang." timpal Aditya pada sang putri
"Bosan di rumah ayah,mending sekolah ketemu teman-teman." jawab Alexa sambil menerima sandwich dari sang bunda
"Ya sudah,gimana kamu saja sayang." ucap Delia
Sarapan pun berlangsung dengan tenang sesekali di selingi obrolan ringan.
"Selamat pagi." sapa Diego yang baru masuk ke ruang makan
"Pagi." jawab mereka sambil menoleh ke arah Diego
Diego pun menghampiri sang kekasih dan duduk di sebelahnya.
"Bagaimana Di ? Apa kamu siap untuk besok ?" tanya Adit sambil menatap ke arah Diego
"Siap ayah." jawab Diego sungguh-sungguh
"Bagus." ucap Adit sambil manggut-manggut
Sementara Delia dan Alexa hanya menggelengkan kepala saja.
Alexa pun menyelesaikan sarapannya dan segera berpamitan kepada orang tuanya untuk segera berangkat ke sekolah.
"Hati-hati." pesan Delia kepada Alexa dan Diego
"Iya bunda." jawab mereka sambil berlalu.
Diego pun melajukan mobilnya untuk membelah kota Jakarta di pagi ini dengan mobil sportnya.
Keheningan meliputi perjalanan mereka.
"Al." panggil Diego sambil menoleh sekilas ke arah samping
"Iya kak." jawab Alexa sambil menatap sang kekasih yang tengah fokus menyetir
__ADS_1
"Apa kamu siap untuk besok ?" tanya Diego dengan hati-hati
"Apa kalau aku belum siap acaranya bisa di batalkan ?" tanya Alexa yang membuat Diego terdiam
"Maafkan aku." ucap Diego sambil menggenggam tangan Alexa
"Aku tidak ingin terlalu banyak berpikir kak,kita jalani saja." ucap Alexa sambil menatap lurus ke depan.
"Baiklah sayang,kita jalani sama-sama ya." ucap Diego yang di jawab anggukan kepala oleh Alexa.
Tidak lama mobil yang mereka tumpangi telah memasuki area sekolah.
Alexa bergegas turun dan segera menuju ke kelas tanpa menunggu Diego.
Abimanyu dan Alvaro yang kebetulan tengah di tempat parkir pun mengernyit bingung karena tidak biasanya Alexa berjalan begitu saja tanpa menyapa mereka.
"Kenapa Alexa ?" tanya Abimanyu heran
"Aku taku Bi." lirih Diego
"Apa maksud kamu Di ?" tanya Abimanyu
"Aku takut Alexa akan tertekan dengan pernikahan besok,aku tau dia belum sepenuhnya bisa menerima,kamu tau sendiri kan kenapa Alexa menerimanya." ucap Diego
Abimanyu pun berlalu untuk mengejar Alexa.
Sesampainya di kelas,Abimanyu tidak mendapati sang adik berada di kelasnya,Abimanyu pun segera pergi rooftop.
Di rooftop.
Terlihat Alexa tengah berdiri sambil memejamkan matanya dan menengadah ke langit.
"Dek." panggil Abimanyu yang membuat Alexa langsung membuka matanya dan menoleh ke asal suara.
Tanpa berkata-kata,Alexa langsung menghambur ke pelukan sang kakak.
"Mau cerita ?" tanya Abimanyu sambil mengusap sayang kepala Alexa yang berada di dada bidangnya.
Alexa pun mendongak dan mengangguk.
Abimanyu pun menggiring Alexa untuk duduk di kursi yang menang tersedia di rooftop.
"Aku takut kak." lirih Alexa sambil menunduk
__ADS_1
"Hei,lihat abang." ucap Abimanyu sambil memegang kedua pundak sang adik agar menghadapnya. "Apa yang kamu takutkan,katakan pada abang." lanjut Abimanyu sambil menatap mata Alexa yang sudah berkaca-kaca.
"Aku takut tidak bisa menjalankan kewajibanku sebagai seorang istri yang baik bang." jawab Alexa sambil meneteskan air matanya
"Abang tidak tau harus bicara apa mengenai ini dek,tapi satu yang abang yakin,kamu bisa menjadi istri yang baik untuk suamimu nantinya,karena kamu adalah wanita yang hebat seperti bunda Delia,kamu ingat cerita ayah dan bunda yang menikah karena perjodohan kan ?" ucap Abimanyu sambil menyeka air mata sang adik sehingga Alexa pun mengangguk mengiyakan pertanyaan sang kakak. "Pasti bunda tidak mudah untuk menjalani pernikahan yang tanpa cinta bahkan mereka di pertemukan di hari pernikahan,tapi Bunda bisa menjalankan perannya sebagai seorang istri hingga cinta tumbuh di antara keduanya.Dan yang abang tau disini Diego sangat mencintai kamu dek,jadi abang yakin kamu bisa seperti bunda Delia,abang tau kamu sebenarnya masih belum siap tapi cobalah kamu yakinkan hati untuk pernikahan besok,abang akan selalu ada untuk kamu." ucap Abimanyu sambil membelai lembut pipi sang adik.
Alexa pun langsung menghambur ke pelukan sang kakak.
"Terima kasih bang,aku akan belajar menjadi kuat seperti bunda." ucap Alexa di sela pelukannya.
Keesokan harinya di kediaman Aditya Vernandes.
"Kamu sudah siap sayang ?" tanya Aditya pada sang putri yang sudah mengenakan gaun pengantinnya.
Alexa pun memejamkan matanya sebentar sebelum mengangguk. "Siap ayah." jawab Alexa sambil memaksakan senyumnya.
"Kamu sama cantiknya seperti bundamu sayang." ucap Aditya sambil membelai pipi sang putri.
"Ayo sayang,kita harus segera berangkat ke gereja." seru Wilna kepada mereka
"Iya Oma." jawab Alexa sambil berlalu
Terlihat Aditya yang terdiam,Wilna pun menepuk pundak sang putra.
"Mama tau kamu belum rela melepas putri kecilmu,yakinlah bahwa putrimu akan bahagia nak." ucap Wilna
"Iya ma." jawab Adit
Di gereja
Kedua mempelai di persilakan untuk menumpangkan tangan mereka di atas kitab suci dan berhadapan dengan Pastor untuk menerima sakramen perkawinan.
Mereka pun mulai mengucapkan janji suci.
"Di hadapan Tuhan,Imam,para orang tua,para saksi,maka saya SANDIEGO ALEXANDER dengan niat yang suci dan ikhlas hati telah memilihmu ALEXANDRIA VERNANDES menjadi istri saya. Saya berjanji untuk selalu setia kepadamu dalam untung dan malang,dalam suka dan duka,di waktu sehat dan juga sakit,dengan segala kekurangan dan kelebihanmu. Saya akan selalu mencintai dan juga menghormatimu sepanjang hidupku. Saya bersedia menjadi orang tua yang baik bagi anak-anak yang akan dipercayakan Tuhan kepada saya dan akan mendidik mereka secara Katolik. Demikian janji saya demi Allah dan Injil suci ini,semoga Tuhan selalu menolong saya." ucap Diego dengan lantang
"Di hadapan Tuhan,Imam,para orang tua,para saksi,maka saya ALEXANDRIA VERNANDES,dengan niat yang suci dan ikhlas hati telah memilihmu SANDIEGO ALEXANDER menjadi suami saya. Saya berjanji untuk selalu setia kepadamu dalam untung dan malang,dalam suka dan duka,di waktu sehat dan juga sakit,dengan segala kekurangan dan kelebihanmu. Saya akan selalu mencintai dan juga menghormatimu sepanjang hidupku. Saya bersedia menjadi orang tua yang baik bagi anak-anak yang akan dipercayakan Tuhan kepada saya dan akan mendidik mereka secara Katolik. Demikian janji saya demi Allah dan Injil suci ini,semoga Tuhan selalu menolong saya." ucap Alexa dengan tenang
Setelah pengucapan janji,Pastor pun mensahkan mereka sebagai pasangan suami istri dan berkata "Apa yang di persatukan Tuhan, tidak boleh di pisahkan oleh manusia."
Suara riuh tepuk tangan pun menggema di dalam gereja.
Satu persatu orang mengucapkan selamat kepada pasangan Alexa dan Diego.
__ADS_1