Alexandria

Alexandria
SURPRISE


__ADS_3

Selesai mandi, Alexa pun segera membangunkan sang suami untuk bersiap.


Melihat sang suami yang sudah masuk ke dalam kamar mandi, Alexa pun segera menyiapkan pakaian untuk sang suami.


Alexa menuju ke meja riasnya untuk memberikan sedikit polesan di wajah cantiknya.


Ceklek


Diego keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk yang melilit di pinggangnya.


Di hampirinya sang istri yang masih setia di depan cerminnya.


"Kamu cantik malam ini." puji Diego berdiri di belakang sang istri


"Sudah dari lahir kak." jawabnya sembari menatap sang suami dari pantulan cermin membuat sang suami menggelengkan kepalanya melihat tingkat kepercayaan diri sang istri.


"Anda percaya diri sekali nona." cibir Diego sembari mencium puncak kepala sang istri dan berlalu mengambil pakaiannya yang sudah disiapkan oleh sang istri.


"Percaya diri itu harus kak." balas Alexa sembari beranjak dan menghampiri sang suami untuk membantunya bersiap.


Alexa pun dengan telaten membantu memasangkan kancing kemeja dan dasi sang suami.


Setelah semuanya selesai, Alexa pun menatap sang suami dari ujung kepala hingga ujung kakinya.


"Perfect." ucap Alexa sembari mengacungkan kedua jempolnya ke arah sang suami.


"Bisa saja." jawab Diego sembari menggelengkan kepalanya melihat kelakuan sang istri


"Sungguh, malam ini kakak begitu tampan." balas Alexa


"Kamu juga wanita tercantik yang pernah aku temui." ucap Diego sambil menatap dalam mata sang istri yang selalu nampak tenang dalam keadaan apapun.


"Gombal." Alexa berbalik dan melangkah ke arah nakas untuk mengambilkan jam tangan sang suami.


Setelah di rasa penampilan mereka tidak ada yang kurang, Diego pun segera mengajak sang istri untuk pergi ke lokasi yang memang sudah di siapkan oleh nya.


Tidak membutuhkan waktu lama, mereka pun tiba di tempat yang di maksud.


Nampak suasana malam ini begitu indah dengan ribuan bintang yang menghiasi langit.


"Tutup mata dan jangan di buka sebelum aku memintanya oke." perintah Diego


"Haruskah ?" tanya Alexa yang di angguki oleh sang suami


Alexa pun segera menutup matanya dan berjalan perlahan dengan Diego yang menuntun jalannya.


Tiba di lokasi, Diego pun memberikan kode kepada seluruh keluarga yang sudah hadir di sana.


"Hitungan ke tiga buka matanya sayang." bisik Diego yang di angguki oleh sang istri

__ADS_1


Satu...


Dua...


Ti....ga....


Alexa pun membuka matanya dan


"SURPRISE." teriak seluruh keluarganya yang sudah berada di posisinya masing-masing


Alexa menoleh ke arah sang suami yang di angguki oleh Diego.


Alexa pun langsung bergegas menghpiri keluarganya dan langsung memeluk sang bunda.


"Bunda." Alexa memeluk sang bunda dengan erat seolah menumpahkan seluruh persaannya selama berada jauh dari sang bunda.


"Happy anniversary sayang." ucap Delia yang di angguki oleh sang putri


"Lexa benar-benar merindukan bunda." ungkap Alexa yang di angguki oleh sang bunda.


Alexa pun beralih memeluk seluruh keluarga dan juga sahabatnya.


"Al." lirih Amel sembari meneteskan air matanya


"Hei, kenapa hemm ?" tanya Alexa sembari menghapus air mata di wajah cantik sang sahabat


Grep


"Aku merindukanmu, sangat." jawab Amel sembari mengeratkan pelukannya


"Aku pun." balas Alexa sambil tersenyum dan mengusap punggung Amel


Alexa menoleh ke arah samping begitu mendapati ada yang memeluknya bersamaan dengan Amel dan ternyata pelakunya adalah sang kakak Abimanyu.


Alexa pun menampilkan senyum manisnya ke arah sang kakak.


Ehmmm


Daniel berdehem sehingga mereka langsung melepaskan pelukannya.


"Lexa mengaku kalah dari Opa." ucap Alexa membuat Daniel menggelengkan kepalanya


"Bukan kalah tapi lengah, dan kamu tau sayang suamimu terlibat dalam hal ini." balas Daniel sembari mengusap sayang kepala sang cucu kesayangan, membuat Alexa langsung melirik sinis ke arah sang suami yang berdiri tak jauh darinya.


Diego yang mendapat lirikan sinis dari sang istri hanya menampilkan senyum manisnya.


"Sudah, sebaiknya kita makan malam saja dulu baru setelahnya kita lanjutkan obrolannya." ucap Banyu menginterupsi yang di balas anggukan kepala olwh semuanya.


Mereka pun makan malam dengan di selingi obrolan ringan dari seluruh keluarga.

__ADS_1


"Berapa lama bunda dan yang lainnya disini ?" tanya Alexa di sela makannya


"Satu minggu sayang, dan kami akan tinggal di kediaman suami kamu." jawab Delia yang di angguki oleh semuanya membuat Alexa menoleh ke arah sang suami.


Diego yang seolah mengerti arti tatapan sang istri pun mengangguk mengiyakan.


Mereka pun kembali melanjutkan acara makan malamnya.


Selesai makan malam, mereka pun kembali mengobrol.


"Lexa, bisa Opa bicara berdua sama kamu ?" tanya Daniel yang di angguki oleh sang cucu.


Mereka pun memilih duduk di pojokan.


"Opa ingin bicara apa ?" tanya Alexa


"Bagaimana rencana kamu selanjutnya ? Opa bahkan tidak bisa menebak apa yang ada di dalam pikiran kamu." jawab Daniel yang membuat Alexa malah tersenyum


"Lexa belum tau Opa, satu yang Lexa takutkan." balas Alexa sembari menatap sang Opa


"Apa itu ?" tanya Daniel


"Keberadaan kalian semua disini, Lexa takut mereka menyadari kelemahan Lexa." jawab Alexa sendu sembari menatap satu persatu keluarga dan sahabatnya membuat sang Opa pun mengikuti arah tatapan sang cucu.


"Kita akan selesaikan secepatnya sayang, biarkan Opa yang bertindak ya." ucap Daniel yang di balas gelengan kepala oleh sang cucu


"Tidak Opa, ini masalah Lexa dan Lexa tidak ingin melibatkan siapapun, cukup Opa selalu berdiri di belakang Lexa itu sudah cukup." jawab Alexa yang membuat sang Opa menghembuskan nafasnya kasar melihat sikap keras kepala sang cucu.


"Baiklah, Opa akan mendukung apapun keputusan kamu." balas Daniel sembari mengusap sayang kepala sang cucu.


"Apapun yang akan terjadi nanti Lexa sudah siap Opa." ucap Alexa


"Opa tidak ingin kamu terluka lagi nak." Daniel membelai lembut pipi sang cucu


"Untuk satu itu Lexa tidak janji Opa, tapi Lexa janji akan baik-baii saja." balas Alexa sambil tersenyum yang di balas senyuman manis oleh sang Opa


Di sisi lain.


Angelica tengah bertemu dengan seseorang yang merupakan orang suruhannya.


"Hallo nona." sapa seseorang


"Ada apa ?" tanya Angelica sambil menatap nyalang orang di hadapnnya


"Saya mendapat informasi bahwa seluruh keluarga dan para sahabat nona Alexa tengah berada di London untuk merayakan anniversary nona Alexa." lapornya membuat Angelica tersenyum misterius


"Awasi terus dan begitu ada kesempatan,bawa salah satu di antara mereka ke hadapanku." ucap Angelica sambil menampilkan smirk nya membuat anak buah yang melapor bergidik ngeri.


"Baik nona." jawabnya sembari undur diri

__ADS_1


"Sebentar lagi Alexa, sebentar lagi kamu akan hancur, aku yakin mereka semua merupakan kelemahanmu, dan aku akan menggunakan kelemahanmu untuk bisa menjatuhkanmu, kalau aku tidak bisa memliki Sandiego maka kamu juga tidak bisa memilikinya, hanya aku hanya aku yang pantas untuk bisa memilikimu Sandiego." gumam Angelica sembari tertawa.


__ADS_2