Alexandria

Alexandria
Indahnya Berbagi


__ADS_3

Di kantin


"Kalian mau pesan apa ?" tanya Amel kepada para sahabatnya


"Biasa Mel." jawab Alexa


"Aku samain sama Alexa ya Mel." timpal Diandra


"Oke,kalau kalian ?" tanya Amel beralih kepada para cowok


"Samain aja biar gampang." ucap Abimanyu yang di jawab anggukan kepala oleh Diego dan Alvaro


"Oke." jawab Amel sambil menarik tangan Alvaro sementara yang di tarik hanya memutar bola matanya malas tapi tak urung dia pun mengikuti langkah Amel.


Setelah menunggu beberapa saat,pesanan mereka pun datang.


"Silakan baso tanpa mie khusus untuk Alexa." ucap Amel sambil memberikan mangkok bakso tanpa mie.


"Thank's Mel." ucap Alexa menerima baksonya


Mereka pun makan sambil sesekali mengobrol.


Kring kring kring


Terdengar dering ponsel milik Alexa yang ada di atas meja,Alexa pun melihat siapa yang menghubunginya.


"Mom Ayra." gumam Alexa "Hallo Mom." ucap Alexa setelah mengangkat sambungan telponnya


"Hallo sayang,sekarang Mom ada di depan sekolah kamu nak." ucap Ayra membuat Alexa yang tengah minum langsung tersedak.


Ehhmm


Alexa menetralkan suaranya "Tunggu Lexa Mom." ucapnya sambil beranjak dan mematikan telponnya.


Diego yang melihat sang kekasih beranjak pun langsung mencekal tangannya. "Ada apa ?" tanya Diego


"Ada Mom di depan,aku akan menemuinya sebentar." ucap Alexa sehingga Diego langsung melepaskan cekalan tangannya


"Yang anaknya aku atau dia,kenapa Mom malah tidak menelponku." gumam Diego sebelum akhirnya ikut beranjak mengikuti sang kekasih


Sementara yang lain hanya menggelengkan kepala mendengar gumaman Diego.


"Cemburu sama calon istri sendiri." ucap Alvaro yang langsung mendapat tatapan tajam dari Diego.


Diego pun segera beranjak mengikuti sang kekasih.


Alexa keluar dari gerbang dan melihat mobil Ayra tepat di depan gerbang.


"Mom." panggil Alexa sehingga membuat Ayra langsung menoleh ke arah calon mantunya itu

__ADS_1


"Sini sayang." ucap Ayra meminta Alexa untuk masuk ke mobil "Mom,tadi abis belanja sama bunda dan juga mommy mu,Mom membeli ini untukmu." ucap Ayra menyerahkan paperbag kepada Alexa


Alexa pun menerima paperbag itu sambil mengernyit bingung.


"Itu dari Mom untuk kamu sayang,Mom harap kamu menyukainya." ucap Ayra lagi


Alexa pun melihat isi paperbag itu dan langsung terpaku kala melihat sebuah kotak perhiasan di dalamnya. "Mom...ini-" ucap Alexa terhenti


Ayra pun mengambil kotak itu dari dalam paperbag dan langsung di bukanya.


"Mom harap kamu menyukainya." ucap Ayra sambil mengambil kalung dari kotaknya dan meminta Alexa untuk berbalik.


Kalung dengan bandul salib kini bertengger indah di leher Alexa.


Alexa pun menyentuh bandul salibnya seraya berbalik menghadap ke arah Ayra.


"Alexa tidak tau harus bilang apa sama Mom." ucap Alexa berkaca-kaca


"Itu tidaklah sepadan dengan Mom yang akan membawamu pulang minggu depan sayang." ucap Ayra membawa Alexa ke dalam pelukannya.


Diego yang baru datang pun terheran-heran melihat 2 wanita kesayangannya tengah saling berpelukan.


"Ada apa ?" tanya Diego


Alexa pun sontak melepaskan pelukan Ayra.


"Tidak ada." jawab Ayra


"Mom tidak bicara macam-macam kan sayang ?" tanya Diego sambil mengusap sayang kepala Alexa yang di jawab gelengan kepala oleh Alexa.


"Ngawur kamu." ucap Ayra sambil memukul lengan sang putra. "Oh iya sayang,tadi Mom juga beli banyak pakaian untuk anak-anak panti kamu." sambung Ayra


"Terima kasih Mom." ucap Alexa tulus "Kalau begitu,Lexa masuk lagi ke sekolah ya Mom,nanti ketemu di panti saja karena sepulang sekolah nanti kami akan kesana." ucap Alexa sambil mencium pipi Ayra.


"Oke sayang,belajar yang rajin ya." pesan Ayra sambil melambaikan tangannya


Diego dan Alexa pun kembali masuk ke sekolah tepat dengan bel tanda masuk berbunyi.


Mereka pun memutuskan untuk langsung ke kelas karena di yakini yang lain pun sudah menuju ke kelasnya.


"Kenapa Al ?" tanya Amel begitu Alexa duduk di bangku sebelahnya


"Tidak ada,tadi Mom membeli banyak pakaian untuk anak-anak panti." jawab Alexa yang di jawab dengan oh saja oleh Amel


Guru mapel pun sudah masuk dan memberikan beberapa tugas untuk seluruh siswanya.


Mereka mengerjakan tugas dengan tenang sampai bel tanda pulang berbunyi.


Mereka pun berhamburan keluar dari sekolah untuk menuju ke tujuan masing-masing.

__ADS_1


Alexa dan yang lainnya sudah berkumpul di tempat parkir dengan tujuan untuk pergi ke panti.


"Ayo." ajak Alexa yang baru sampai di parkiran karena baru saja kembali dari toilet.


Mereka pun mengangguk dan segera masuk ke mobil masing-masing.


Mereka menggunakan 3 mobil untuk pergi ke panti.


Tidak membutuhkan waktu lama rombongan Alexa dan teman-temannya tiba di depan sebuah bangunan yang cukup besar dengan halaman yang lumayan luas dan strategis.


"Gila,keren banget bangunannya." decak kagum Amel melihat bangunan panti yang akan di buka oleh sang sahabat.


"Anak sultan mah bebas." ucap Alvaro menimpali


"Ini ni yang buat aku bangga banget sama Alexa,di saat semua orang memamerkan kekayaan keluarga,Alexa malah menutup diri dan lebih suka berbagi dengan yang membutuhkan." ucap Amel seraya turun dari mobil diikuti oleh Alvaro.


Mereka pun masuk ke halaman rumah yang sudah nampak ramai itu.


Ternyata keluarga Vernandes dan keluarga Wijaya serta keluarga Alexander sudah berada di dalam rumah.


"Opa Daniel." panggil Alexa saat melihat sang Opa tengah berbicara dengan Jordan.


Daniel pun menoleh ke arah sang cucu sambil tersenyum.


Jordy yang melihat ada cucu dari bos besarnya pun segera pamit undur diri.


"Kemari." ucap Daniel kepada Alexa.


Alexa pun berjalan menghampiri sang Opa dan memeluknya singkat.


"Terima kasih Opa." ucap Alexa sambil mendongak menatap sang Opa


"Untuk apa ?" tanya Daniel heran


"Untuk semuanya." jawab Alexa sambil tersenyum


"Semua yang Opa miliki nantinya akan menjadi milik kamu,jadi jangan berterima kasih." ucap Daniel yang di jawab anggukan kepala.


"Kamu tidak ingin menemui mereka ?" tanya Daniel kepada sang cucu (yang di maksud mereka oleh Daniel adalah Baim dan teman-temannya),yang lain pun sudah di dalam." ucap Daniel


"Baiklah Opa,Lexa masuk ya." pamit Alexa sambil melepaskan pelukannya.


Alexa pun masuk ke dalam rumah diikuti oleh teman-temannya yang sudah menyapa Opa Daniel.


"Kakak." teriak Baim sambil berlari menghampiri Alexa


"Hai." ucap Alexa sambil mengusap sayang kepala Baim


"Kakak,mereka semua membawakan kami banyak hadiah." adu Baim dengan antusias sambil menujuk keluarga besar Alexa.

__ADS_1


Alexa pun mengikuti arah yang di tunjuk Baim dan tersenyum manis mendapati seluruh keluarganya berada di satu tempat yang sama dalam rangka berbagi dengan anak jalanan.


Alexa sungguh bersyukur karena memiliki keluarga yang sangat mendukungnya dalam segala hal.


__ADS_2