Alexandria

Alexandria
Dasar posesif


__ADS_3

Sementara di kamar bunda Delia dan ayah Adit.


"Apa yang sebenarnya terjadi sayang ?" tanya Ayah Adit pada sang istri sambil duduk di tepi ranjang.


"Ada yang ingin bermain-main dengan putri kita." jawab bunda Delia santai


"Siapa ?" tanya ayah Adit


Bunda pun langsung menyerahkan ponselnya pada sang suami untuk memperlihatkan rekaman cctv dimana Alexa di tampar oleh Angel.


"Dia adalah Angelica Nugroho." ucap bunda Delia


"Beraninya dia menyakiti putri kesayanganku." geram Ayah Adit sambil mengepalkan tangannya.


"Biar Bunda yang urus,ayah lihat saja." ucap Bunda Delia sambil menyeringai


"Terserah bunda saja." pasrah ayah sambil merebahkan kepalanya di pangkuan sang istri


"Kenapa hemm ?" tanya bunda sambil mengusap rambut sang suami


"Tidak apa, hanya ingin bermanja saja." jawab ayah Adit


"Jadi kapan kita akan pindah?Ini sudah sore." ucap bunda


"Akhir pekan saja bun,ayah mungkin pulang sore terus selama minggu ini." jawab ayah


"Tumben yah." heran bunda


"Lagi urus proyek besar sama perusahaan Alexander Group." jawab ayah


"Alexander ?Apa pemiliknya Devano Alexander ?" tanya Bunda


"Kok bunda tau ?" tanya ayah sambil beranjak duduk


"Karena baru tadi bunda membahasnya bersama anak-anak." jawab bunda


Ayah pun mengernyit bingung


"Putri kita menjalin hubungan dengan putra Devano Alexander." terang bunda sambil menangkup kedua pipi ayah


"Really ?" tanya ayah terkejut


Bunda mengangguk mengiyakan sambil tersenyum.


"Dan satu lagi yah,Devano adalah kakak pertama mendiang Jack." ucap Bunda yang membuat Ayah terdiam


"Jadi ?" tanya ayah


"Bunda ingin ayah mengundang keluarga Alexander untuk makan malam." jawab bunda Delia


"Tentu sayang." ucap ayah sambil mencium pipi sang istri


Tok tok tok


"Maaf nyonya dan tuan sudah di tunggu di meja makan." ucap salah seorang pelayan begitu bunda Delia membuka pintu


"Makasih ya bi." ucap bunda Delia


Ayah dan bunda pun segera menuju ke meja makan.


"Ck.abis ngapain si lama amat." Alexa berdecak sebal


"Abis bikinin adek buat kamu." jawab santai ayah yang membuat Alexa melirik sinis kepada sang ayah.


"Jangan dengarkan ayahmu." ucap bunda Delia yang membuat Alexa mencebikkan bibirnya.


"Asyik kali dek kalau ada dedek bayi." celetuk Abimanyu

__ADS_1


Uhuk uhuk uhuk


Mommy Lintang yang sedang minum reflek tersedak


"Hati-hati sayang." ucap Aldi sambil mengusap punggung sang istri


"Anak kamu itu kak kalau ngomong ga di pikir dulu apa." omel Lintang


"Anak kita sayang." ucap Aldi membenarkan


Sementara yang lain hanya tertawa.


"Lagian Abi kan ga minta dedek bayi sama mommy, mommy aja yang baper." bela Abimanyu "Orang Abi minta sama Lexa." sambung Abimanyu


Uhuk uhuk uhuk


Gantian Alexa yang tersedak.


"Elah dek,hati-hati kalau minum." ucap Abimanyu yang mendapat tatapan tajam dari Alexa


"Kenapa ga abang aja ?" tanya Alexa sambil memicingkan matanya


"Abang mana bisa kalau belum ada partnernya, nah kalau kamu kan uda ada tuh partnernya." ucap Abi dengan santainya yang langsung mendapat tatapan dari orang tua dan opa omanya.


Alexa pun langsung menunduk malu.


"Apa bemar yang di katakan Abi nak ?" tanya oma Wilna yang sedari tadi hanya menyimak


"Anu oma,cuma temen deket." jawab Alexa


"Jangan percaya Oma,Alexa uda punya pacar anaknya Devano Alexander." ucap Abi


"Abang." geram Alexa sambil menginjak kaki Abimanyu


"Aduh aduh, ya ampun dek yang tadi aja masih sakit uda di injak lagi." ucap Abi sambil meringis menahan sakit


"Devano Alexander ya ?" tanya opa Banyu


"Rencana kami akan mengundang keluarga Alexander untuk makan malam disini Pa." ucap Adit menyela


"Bagus itu,Papa setuju kalau Alexa sama Sandiego, dia anaknya ramah, karena Papa sudah berapa kali bertemu saat kamu masih di New York,dia sering ikut rapat bersama Papanya." ucap Opa Banyu


Sementara yang menjadi objek sudah menunduk menahan malu.


"Sudah Pa,lihatlah cucu kita sudah malu itu." ucap Oma Wilna


"Awas kamu bang." bisik Alexa pada Abimanyu yang di jawab dengan senyuman manis.


Makan malam pun berlalu dengan di selingi obrolan ringan


Setelah larut,Alexa pun memutuskan untuk beranjak ke kamarnya.


Ceklek


Alexa pun segera masuk ke kamar dan menuju ke ranjangnya.


Dia ambilnya ponselnya di atas nakas.


Terlihat begitu banyak pesan dan panggilan tak terjawab dari nomor tak di kenal.


Setelah melihat profilnya ternyata adalah nomor Sandiego.


Alexa pun langsung menelpon balik Sandiego.


"Kamu kemana aja?" tanya Diego setelah telponnya tersambung dengan nada dingin.


"Urusannya sama kamu apa ?" tanya Alexa santai

__ADS_1


"Karena kamu milikku jadi apapun yang akan kamu lakukan harus sepengetahuanku." jawab Digo penuh dengan penekanan.


Hufftt


Alexa pun menghela nafas panjang


"Baiklah aku minta maaf,tadi aku di bawah bersama yang lainnya dan ponsel tertinggal di kamar." ucap Alexa."Dasar posesif."gumam Alexa yang masih terdengar oleh Diego


"Aku mendengarnya sayang." ucap Diego


Ck


Alexa pun berdecak kesal


"Ya sudah aku mau tidur,sudah ngantuk bye." ucap Alexa jutek dan langsung memutuskan sambungan telponnya tanpa menunggu jawaban dari Diego.


Sementara yang di seberang telpon sana hanya bisa menggelengkan kepalanya mendapati sang kekasih yang berani mematikan telponnya.


"Kamu satu-satunya orang yang berani mematikan telpon lebih dulu." gumam Diego sambil tersenyum memandangi ponselnya yang sudah meredup.


Esok paginya Alexa buru-buru berangkat ke sekolah sebelum Diego datang menjemput.


Saat Abimanyu keluar dari pekarangan, terlihat mobil Sandiego yang baru saja sampai.


Abimanyu pun membuka kaca mobilnya "Di,Alexa uda berangkat,mungkin sebentar lagi sudah sampai di sekolah." ucap Abi


"Secepat itukah ?" tanya Diego


"Memangnya kamu tidak bilang kalau mau jemput ?" tanya balik Abi


"Sudah,ya sudah mari kita berangkat." ucap Diego sambil menutup kaca mobilnya.


Abimanyu pun segera melajukan mobilnya menuju ke sekolah beriringan dengan mobil Diego.


Sesampainya di sekolah ternyata Alexa sudah berada di kelasnya bersama Diandra sementara Amel masih belum datang.


"Kenapa tidak menungguku ?" tanya Digo yang sudah berdiri di sebelah Alexa


"Maaf Di,tadi aku harus jemput Diandra." ucap Alexa sambil menatap Diego.


"Tidak apa,tapi lain kali kabari aku ya." ucap Diego lembut sambil mengusap kepala Alexa


"Iya." jawab Alexa singkat


"Maaf ya Di,tadi pagi mobil aku mogok jadi minta Alexa jemput." sesal Diandra


"Iya." jawab Diego singkat langsung menuju ke bangkunya.


Alvaro dan Abimanyu hanya menggelengkan kepalanya sambil tersenyum melihat sahabat yang dingin tak tersentuh itu mulai mencair sejak adanya Alexa.


"Hai guys." teriak Amel dari ambang pintu yang baru saja datang.


"Berisik,kaya toa aja deh suara kamu Mel." ucap Alvaro sambil menutup telinganya.


"Protes aja deh kamu,menyebalkan." jawab Amel sambil mencebikkan bibirnya ke arah Alvaro


"Bae-bae nanti kalian jodoh." celetuk Abimanyu


"Ogah." jawab Alvaro dan Amel secara bersamaan


Sontak Alexa dan Diandra pun tertawa.


"Sepertinya kalian memang jodoh,jawaban aja samaan dan barengan pula." ucap Alexa di sela tawanya


"Aku setuju sama Alexa." ucap Diandra menimpali


Sementara Abimanyu justru memperhatikan Diandra yang sedang tertawa lepas tanpa berkedip.

__ADS_1


__ADS_2