
Diego yang melihat sang istri tengah membuat kopi dan juga susu pun akhirnya mendekatinya dan langsung memeluk sang istri dari belakang sambil menopangkan dagunya di pundak sang istri.
"Kakak." ucap Alexa yang terkejut karena tiba-tiba ada yang memeluknya dari belakang
"Iya sayang." jawab Diego sambil mengeratkan pelukannha terhadap sang istri.
"Ayo sarapan." ajak Alexa sembari melepaskan tangan sang suami dari pinggangnya dan segera membawa kopi dan susunya menggunakan nampan.
Alexa pun berjalan menuju ke meja makan dengan diikuti sang suami di belakangnya, di letakkannya nampan berisi kopi dan susu di atas meja makan.
Diego pun menarik kursi untuk sang istri duduk.
Alexa pun tersenyum dan langsung duduk di kursi yang sudah di bukakkan oleh sang suami.
Diego pun duduk di sebelah sang istri sambil mengusap sayang kepala sang istri.
Alexa mengambilkan makanan untuk sang suami terlebih dahulu sebelum akhirnya mengambil untuk dirinya sendiri.
"Terima kasih sayang." ucap Diego sembari menerima piring berisi makanan dari sang istri.
"Sudah menjadi kewajiban aku kak." jawab Alexa sambil tersenyum
"Makin cinta deh sama istri cantikku ini." ucap Diego sembari mengacak pelan rambut sang istri
"Gombal banget deh." jawab Alexa sembari membuang muka ke samping.
"Aku serius sayang." ucap Diego sembari menarik dagu sang istri agar menatapnya "Lihat aku." sambung Diego dengan nada serius
Alexa pun langsung menatap mata tajam sang suami.
"Di dalam sini." jeda Diego sembari menunjuk dadanya sendiri "Hanya terukir nama Alexandria Vernandes, istriku tercinta, sekarang dan selamanya sampai maut yang memisahkan kita." ucap Diego dengan sungguh-sungguj
Alexa yang melihat kesungguhan di mata sang suami pun langsung menghambur ke pelukan sang suami.
"Aku juga mencintai kakak." lirih Alexa dalam pelukan sang suami sambil mengeratkan pelukannya
Diego yang mendengar ungkapan cinta dari sang istri pun seolah tidak percaya sehingga dia langsung mendorong pelan kedua bahu sang istri.
"Coba ulangi lagi sayang." ucap Diego dengan binar mata bahagianya sambil memegang kedua bahu sang istri
"Aku mencintaimu Sandiego Alexander, suamiku." ucap Alexa sambil tersenyum manis yang memperlihatkan lesung pipi nya meski tak di pungkiri bahwa matanya pun berkaca-kaca.
Diego pun langsung kembali menarik sang istri ke dalam pelukannya.
"Aku bahkan lebih dan lebih mencintaimu istriku." ucap Diego sembari terus menciumi puncak kepala Alexa.
Alexa pun mengeratkan pelukannya terhadap sang suami.
__ADS_1
Setelah beberapa saat saling mengungkapkan perasaan cintanya, mereka pun memutuskan untuk melanjutkan sarapannya sebelum akhirnya akan menuju ke bandara.
"Ayo kita bersiap." ucap Diego setelah menyelesaikan sarapannya.
"Iya kak." jawab Alexa sembari beranjak dari kursinya dan segera menuju ke kamar untuk bersiap.
Tidak berapa lama mereka pun sudah bersiap, sedangkan koper mereka sudah di bawa oleh sopir yang akan mengantarkan mereka ke bandara.
"Ayo sayang." ajak Diego sembari mengulurkan tangannya dan di sambut hangat oleh sang istri.
Mereka pun berjalan beriringan keluar dari resort untuk segera menuju ke bandara.
30 menit kemudian mereka telah tiba di bandara internasional Maldives.
Diego dan Alexa pun segera chek in dan menunggu di kursi tunggu untuk menunggu giliran pesawat yang akan membawa mereka terbang kembali ke Jakarta.
Setelah menunggu beberapa saat, kini tiba giliran mereka yang naik ke pesawat untuk segera terbang ke Jakarta.
"Tidur lah, aku tau kamu masih mengantuk karena semalam kurang tidur." ucap Diego sembari menarik kepala sang istri agar bersandar di bahunya.
Alexa pun langsung bersandar dan memejamkan matanya.
Diego terus menggenggam tangan sang istri dan sesekali menciumnya.
"Terima kasih sayang, sudah membalas perasaanku." bisik Diego sembari mencium pelipis sang istrj
Alexa yang tengah tertidur pulas sama sekali tidak merasa terganggu oleh kelakuan sang suami.
Alexa mengerjapkan matanya dan perlahan membukanya.
Alexa langsung menoleh ke arah samping dan mendapati sang suami tengah terlelap.
Alexa pun langsung menegakkan tubuhnya untuk duduk tegak.
Di pandanginya wajah damai sang suami yang masih setia memejamkan matanya.
Perlahan Alexa mengulurkan tangannya untuk menyentuh wajah tampan sang suami.
Diego yang sebenarnya sudah terbangun saat merasakan pergerakan dari sang istri pun memilih untuk tetap memejamkan matanya sambil menunggu apa yang akan di lakukan oleh sang istri cantiknya itu.
"Aku tau aku tampan sayang." ucap Diego sembari membuka matanya
Sontak Alexa langsung menarik tangannya yang berada di wajah sang suami, tapi kalah cepat saat Diego menggenggam tangannya.
Alexa pun langsung membuang muka karena malu.
Cup
__ADS_1
Diego mencium tangan sang istri yang di genggamnya.
"Sejak kapan kakak bangun ?" tanya Alexa sembari mencoba untuk menutupi rasa malunya karena kepergok oleh sang suami.
"Sejak kamu bangun sayang." jawab Diego sembari membenarkan posisi duduknya sembari tersenyum manis.
Alexa pun sontak memukul pelan bahu sang suami karena kesal dan langsung membuang mukanya ke samping.
Diego pun tergelak mendapati sikap sang istri yang masih saja malu saat kepergok tengah menatapnya.
"Hei lihat sini sayang." ucap Diego sembari memegang dagu sang istri agar menatapnya "Kenapa ?" tanya Diego sembari menahan senyumnya
"Tidak apa." jawab Alexa sembari melirik ke arah lain dan tidak mau menatap mata sang suami.
Diego pun semakin tergelak dengan tingkah sang istri.
"Malu ?" tanya Diego lagi
"Kakak ih." ucap Alexa sembari memukul pelan dada bidang sang suami dan langsung menyembunyikan wajahnya disana.
Diego pun mengusap sayang kepala sang istrj yang berada di dadanya.
"Tidak perlu malu sama suami sendiri sayang." ucap Diego
Alexa pun sontak mendongak tanpa melepaskan pelukannya.
Cup
Diego yang gemas pun langsung mencium bibir sang istri singkat sambil tersenyum manis.
"Kakak." ucap Alexa sembari kembali menyembunyikan wajahnya di dada bidang sang suami "Ini tempat umum." lirih Alexa
"Tidak apa, kita suami istri apa salahnya ?" tanya Diego santai
"Entah." jawab Alexa sembari melepaskan pelukannya dan memperbaiki posisi duduknya agar lebih nyaman.
Diego pun mengacak rambut sang istri karena gemas.
Mereka pun kembali diam dengan pikirannya masing-masing.
"Tidak ingin tidur lagi ?" tanya Diego yang melihat sang istri tengah melihat keluar jendela.
"Tidak kak, sebentar lagi kan kita akan sampai di Jakarta." jawan Alexa tanpa menoleh ke arah sang suami.
Ehhmmmmm
Diego sengaja berdehem agar sang istri menoleh ke arahnya, namun siapa sangka Alexa bahkan tidak menoleh sedikitpun.
__ADS_1
Huft
Diego pun hanya mampun membuang nafasnya kasar mendapati sang istri yang masih suka mengabaikannya.