Alexandria

Alexandria
Sah-Sah Saja


__ADS_3

"Dari mana ?" tanya Diego kepada sang istri saat melihat Alexa dan Abimanyu baru masuk kelasnya.


"Dari rooftop." jawab Alexa sambil tersenyum


"Aku ke ruang OSIS dulu ya." ucap Diego sambil mengusap sayang kepala sang istri yang di jawab anggukan kepala oleh Alexa.


Diego pun berlalu bersama Alvaro untuk pergi ke ruang OSIS.


Pelajaran pun berlangsung tanpa Diego dan Alvaro yang tengah mengurus OSIS.


Saat jam istirahat,Alexa dan yang lainnya pun pergi ke kantin bersamaan dengan Diego dan Alvaro yang baru keluar dari ruang OSIS.


Diego pun tersenyum manis melihat sang istri yang tengah berjalan ke arahnya.


"Kakak sudah selesai ?" tanya Alexa begitu sampai di depan sang suami.


"Sudah, ayo." jawab Diego sembari menggandeng tangan sang istri untuk menuju ke kantin.


Di kantin


Seperti biasa mereka akan duduk di meja pojok sambil memakan menu favorit mereka.


"Jam berapa kalian akan berangkat besok ?" tanya Abimanyu di sela makannya


"Pesawat jam 10 pagi." jawab Diego


"Oke." jawab Abimanyu


"Apa abang akan mengantar kami ke bandara ?" tanya Alexa kepada sang kakak


"Tentu." jawan Abimanyu yang di jawab anggukan kepala oleh yang lain.


Mereka pun kembali menyantap makanannya.


Alexa terdiam saat sang suami menyeka noda jus di sudut bibirnya apalagi saat melihat Diego menjilat jari yang tadi di gunakannya untuk menyeka bibirnya itu.


Sementara yang lain hanya bisa menatap tidak percaya kepada Diego yang sekarang sudah di buat bucin oleh orang yang notabene belum lama di kenalnya itu.


"Coba pukul aku yang." ucap Alvaro kepada Amel sang kekasih.


Plak


Amel langsung memukul lengan sang kekasih yang langsung mengaduh kesakitan.


"Ini nyata." gumam Alvaro yang masih tak habis pikir melihat perubahan sikap dari sang sahabat yang di kenalnya sebagai balok es.


"Diamlah Varo." bisik Amel kepada sang kekasih

__ADS_1


"Kamu mau juga sayang ?" tanya Abi kepada sang kekasih sambil berbisik dimana Diandra langsung merona mendengar ucapan sang kekasih.


"Mereka sudah resmi jadi sah-sah saja." bisik Diandra kepada sang kekasih


"Kalau begitu ayo kita resmikan saja hubungan kita." ucap Abimanyu sambil menaik turunkan alisnya membuat Diandra langsung menunduk malu.


Mereka pun akhirnya memutuskan untuk kembali ke kelas karena bel masuk sudah berbunyi beberapa saat waktu lalu.


Pelajaran terakhir berlangsung dengan tenang di kelas unggulan itu.


Sampai pada akhirnya mereka di bubarkan karena memang jam pulang sekolah sudah berbunyi.


"Kita langsung pulang." ucap Diego sembari menggandeng tangan sang istri


"Memangnya mau kemana lagi kak ? bahkan Dad sudah bilang kalau kita harus ....." ucap Alexa berhenti


"Bulan madu." bisik Diego santai memotong ucapan sang istri


Blush


Alexa pun langsung merona mendengar bisikan sang suami.


"Udah ah, ayo pulang." ucap Alexa salting dan langsung menggandeng tangan sang suami.


Diego pun tergelak mendapati sikap malu sang istri dan mengikuti langkah kaki sang istri untuk segera pulang.


Abimanyu yang melihat pasangan suami istri itupun hanya mampu tersenyum dan menggelengkan kepalanya.


Alexa pun menghentikan langkahnya dan berbalik menatap sang kakak.


"Kenapa dek ?" tanya Abimanyu sambil mengernyitkan dahinya


"Abang mau ke kantor ayah ?" tanya Alexa


"Iya dek, kenapa ?" tanya Abi heran


"Sebenarnya aku rindu ayah tapi aku harus langsung pulang hari ini." jawab Alexa sambil menunduk


Abimanyu pun menoleh ke arah sang sahabat sekaligus iparnya itu, Diego yang mengerti maksud tatapan sang sahabat pun mengangguk.


"Kalau begitu ayo, nanti biar abang yang anterin kamu ke rumah Diego." ucap Abimanyu sambil merangkul sang adik


"Tapi.." ucap Alexa ragu sambil menoleh ke arah sang suami yang tengah tersenyum manis padanya sembari menganggukkan kepala tanda memperbolehkan sang istri untuk berkunjung ke kantor sang ayah.


"Pergilah, karena hari ini aku juga akan ada pertemuan bersama Dad, nanti biar aku jemput di kantor ayah kalau urusan aku sudah selesai." ucap Diego sambil mengusap sayang kepala sang istri.


"Baiklah kak, aku akan menunggu sampai kakak datang." jawab Alexa antusias

__ADS_1


Mereka pun berjalan beriringan menuju ke tempat parkir, sampai di parkiran mereka menuju ke mobil masing-masing dengan tujuannya masing-masing.


"Hati-hati." ucap Diego kepada sang istri sambil berdiri di samping pintu mobil Abimanyu dimana terdapat sang istri yang tengah duduk manis di joknya.


"Iya, kakak juga hati-hati." ucap Alexa sambil tersenyum manis.


"Kami duluan Di." ucap Abimanyu sembari menyalakan mesin mobilnya


"Hati-hati." ucap Diego bersamaan dengan Abimanyu yang menjalankan mobilnya keluar dari area sekolah menuju perusahaan Andi Jaya Group, sementara Diandra tadi ikut dengan Amel yang kebetulan hari ini Amel bawa mobil sendiri.


Tidak membutuhkan waktu lama untuk Abimanyu dan Alexa sampai di perusahaan.


"Selamat datang tuan muda dan nona muda." sapa security begitu begitu melihat Abimanyu dan Alexa turun dari mobil.


"Terima kasih Pak." ucap Alexa sementara Abimanyu hanya menanggapinya dengan senyuman saja.


Mereka pun berjalan beriringan melewati koridor perusahaan.


Banyak karyawan yang menyapa mereka karena mengetahui bahwa mereka adalah anak dan ponakan dari pemilik perusahaan tempat mereka bekerja.


Alexa dan Abimanyu hanya membalas sapaan mereka dengan senyumnya saja.


Ting


Pintu lift terbuka dan menampilkan 2 sosok pria paruh baya yang masih nampak gagah di usianya yang sudah kepala 4.


"Ayah." teriak Alexa sambil berlari menghampiri sang ayah dan langsung memeluknya.


"Putri kecil ayah datang ?" kaget Aditya sambil membalas pelukan sang putri


"Lexa rindu ayah." ucap Alexa sambil mendongak menatap sang ayah


"Ayah juga rindu putri kecil ayah, bukannya besok kamu akan berangkat ke Maldives, kenapa sekarang malah kesini bukan langsung pulang dan berkemas ." heran Aditya kepada sang putri


"Tidak apa ayah, Lexa hanya rindu ayah saja." jawab Alexa sambil melepaskan pelukannya


"Jadi tidak rindu bunda ?" tanya Delia yang baru datang dari arah belakang sang putri


Alexa sontak menoleh dan mendapati sang bunda tengah berdiri dengan bersedekap dada dan menatap tajam sang putri.


Alexa yang melihat tatapan sang bunda pun langsung berjalan ke arah Delia dan memeluknya erat.


"Lexa juga rindu bunda." manja Alexa sambil mendongak menatap wajah cantik sang bunda.


"Rindu tapi tidak pernah mau datang ke rumah, kalau saja tadi bunda tidak mengecek lokasimu yang berada disini mana mungkin bunda akan menyusul kesini." ucap Delia sambil mencubit gemas hidung sang putri yang masih mendongak menatapnya.


"Sudah-sudah, kalian tunggu lah di ruangan ayah karena ayah akan ada meeting sebentar lagi." lerai Aditya sambil menengok jam di pergelangan tangannya "Abi, kamu bersiaplah dan susul ayah di ruang rapat oke." sambung Adit kepada Abimanyu yang di jawab anggukan kepala oleh Abimanyu.

__ADS_1


"Kalau begitu Lexa sama bunda langsung ke ruangan ayah ya." ucap Alexa sambil menggandeng tangan sang bunda.


Mereka pun berlalu menuju ke ruangan CEO yang berada di lantai paling atas.


__ADS_2