Alexandria

Alexandria
Jebakan Dalam Jebakan


__ADS_3

Diego dan Alexa pun berjalan beriringan menuju ke kelas.


Sesampainya di kelas ternyata teman-teman yang lain sudah berkumpul.


"Pagi." sapa Alexa sambil menampilkan senyum manisnya kepada para sahabat


"Pagi Al." jawab Amel dan Diandra


"Pagi bebeb Alexa." jawab Alvaro sambil menaik nurunkan kedua alisnya yang langsung mendapat tatapan tajam dari Diego.


"Cari masalah." gumam Abimanyu yang melihat tingkah Alvaro


"Selow Di,aku hanya bercanda." ucap Alvaro


Diego pun langsung menuju ke bangkunya tanpa menghiraukan Alvaro.


Selang beberapa waktu,guru mata pelajaran pertama pun masuk ke dalam kelas mereka.


"Selamat pagi anak-anak." sapa bu Rika kepada seluruh siswanya


"Pagi bu." jawab mereka serempak


"Baiklah,sekarang buka buku halaman 45-50,nanti ibu minta salah satu dari kalian untuk menjelaskan di depan." ucap Bu Rika


"Siapa yang akan menjelaskan di depan ?" tanya bu Rika sambil menatap satu persatu muridnya. "Alexa,bagaimana kalau kamu yang menjelaskan di depan nak ?" tanya bi Rika sehingga seluruh pasang mata menatap ke arah Alexa.


"Baik bu." jawab Alexa sembari beranjak dari bangkunya.


Alexa pun maju ke depan kelas untuk menjelaskan secara garis besar materi yang sudah di bacanya barusan.


Kemampuan Alexa dalam memahami materi sungguh patut di acungi jempol,semua yang ada di kelas di buat melongo dengan cara Alexa menjelaskan materi di depan kelas yang membuat mereka lebih cepat paham di bandingkan biasanya.


"Sekian dan terima kasih." ucap Alexa sambil membungkukkan badannya


Prok...prok ..prok


Diego bertepuk tangan sambil berdiri di ikuti yang lainnya.


"Baiklah anak-anak,mungkin masih ada yang belum kalian memgerti bisa tanyakan langsung kepada ibu,nak Alexa silakan kembali ke tempatmu." ucap Bu Rika


"Baik bu." jawab Alexa kembali ke bangkunya


"Kami sudah paham dengan penjelasan dari Alexa bu." ucap salah satu siswa


"Iya bu." jawab yang lain


"Kalau begitu untuk selanjutnya bagi kalian yang masih belum paham bisa tanyakan kepada Alexa." ucap bu Rika "Berhubung waktu kita sudah habis,ibu akhiri sampai disini." sambung bu Rika sambil meninggalkan kelas Xll IPA 1.


"Gila,kamu keren banget Al." puji Alvaro yang memang belum lama mengenal Alexa


Sementara Diego hanya memandang sang kekasih penuh kagum.


"Lebay." ucap Amel sambil mendorong bahu Alvaro "Kamu lupa atau pura-pura lupa si Var,Alexa kan keturunan keluarga Vernandes dan Wijaya,sudah pasti otaknya encer dong,kalau engga mana mungkin kedua perusahaan itu maju pesat." sambung Amel dengan sedikit berbisik


"Hampir lupa." ucap Alvaro sambil menepuk jidatnya sendiri.


"Mau ke kantin ?" tanya Diego kepada sang kekasih


Alexa pun mendongak menatap Diego yang berdiri di sebelah bangkunya. "Ayo." jawab Alexa sambil beranjak

__ADS_1


Diego pun mengacak rambut Alexa dan langsung menggandeng tangannya untuk segera menuju ke kantin di ikuti keempat sahabatnya.


Mereka berenam selalu berjalan beriringan menuju ke kampus,meski banyak yang membicarakan mereka namun mereka hanya cuek saja.


"Sa,nanti aku nebeng ya." ucap Alexa


"Kalau gitu kita bareng Amel ya Al,soalnya aku juga ga bawa mobil." jawab Diandra


"Oke." jawab Alexa


Sementara yang lain hanya menjadi pendengar saja.


Drt drt drt


Terdengar getaran ponsel Alexa yang di letakkan di atas meja,Alexa pun melirik ke arah ponselnya dan segera mengambilnya.


"Hallo." ucapnya dari seberang telpon


"Ada apa ?" tanya Alexa pada sang penelpon


"Maaf saya mengganggu waktu nona,ada yang ingin saya sampaikan,seseorang tengah membayar orang untuk mencelakai nona." ucapnya


Deg


"Siapa ?" tanya Alexa dengan raut wajah serius


"Angelica Nugroho." jawabnya


Alexa pun terdiam sesaat dan langsung mematikan ponselnya.


Alexa beralih mengirim pesan untuk penelpon tadi


Ting


"Baik nona,sesuai perintah." balasnya


Alexa pun kembali meletakkan ponselnya di atas meja


"Siapa dek ?" tanya Abimanyu yang tadi sempat melihat ekspresi Alexa saat menerima panggilan telpon


"Om Jordy." jawab Alexa singkat


Uhuh uhuk uhuk


Abimanyu langsung tersedak begitu mengetahui siapa yang telah menelpon sang adik.


"Pelan Bi." ucap Diandra sambil mengusap punggung Abimanyu


"Jelaskan." ucap Abimanyu menatap tajam sang adik yang kebetulan duduk di depan Abimanyu.


Pasalnya Abimanyu sangat tau siapa itu Jordy.


Jordy adalah orang kepercayaan sang Opa yaitu Daniel,yang bekerja sebagai pengawal pribadi keluarga Wijaya sedari dulu.


Huft


"Bukan masalah penting Bang," ucap Alexa


"Jangan bohong sama abang,kamu pikir abang tidak tau siapa om Jordy ? Kamu mau ngomong sendiri atau abang tanya om Jordy langsung." desak Abimanyu sambil berdiri

__ADS_1


Alexa ikut berdiri dan menghampiri sang kakak.


"Aku jelaskan tapi tidak disini,kita ke rooftop." ucap Alexa sambil menggenggam tangan sang kakak.


Abimanyu pun mengangguk dan segera berjalan sambil menarik pergelangan tangan Alexa.


Sontak Diego pun ikut beranjak tapi langsung di cegah oleh Amel.


"Biarkan Di,atau Abimanyu akan marah." cegah Amel yang sudah mengenal baik dua bersaudara itu,apalagi di lihat dari tatapan mata Abimanyu.


"Bisa kamu jelaskan Mel ?" tanya Diego


"Aku tidak bisa Di,maaf." ucap Amel


Huft


"Baiklah,mungkin memang aku belum waktunya untuk tau." pasrah Diego sambil menunduk


Di rooftop


"Jelaskan." ucap Abimanyu sambil berdekap dada


Alexa pun menatap lurus ke depan


Huft


"Ada yang ingin bermain." jawab Alexa pelan


"Siapa ?" tanya Abimanyu sambil memegang kedua pundak Alexa dan menghadapkannya ke arah Abimanyu.


"Angelica Nugroho." jawab Alexa


"Apa yang dia inginkan sebenarnya,abang benar-benar tidak mengerti dengan maksud dari semua ini." ucap Abimanyu sambil membuang muka "Sampai kapan ? Sampai kapan kamu akan menyembunyikan identitas kamu,ini yang abang tidak suka,selalu ada yang ingin mencelakai kamu." sambung Abimanyu


"Dengar,aku bukan orang bodoh yang akan betindak tanpa berpikir dulu,abang tau aku sedari dulu." ucap Alexa menangkup pipi Abimanyu untuk meyakinkan bahwa semuanya akan baik-baik saja.


"Apa yang dia rencanakan ?" tanya Abimanyu sambil menatap dalam mata sang adik yang selalu terlihat tenang bagaimanapun keadaannya.


"Dia membayar seseorang untuk mencelakai aku,tapi abang tenang saja,aku janji akan baik-baik saja." ucap Alexa sambil menggenggam tangan Abomanyu


"Berjanjilah pada abang kamu akan baik-baik saja." ucap Abimanyu membawa Alexa ke dalam pelukannya


Alexa pun memgangguk dalam pelukan sang kakak.


"Apa rencana kamu ?" tanya Abimanyu sambil mendorong pelan bahu Alexa


"Aku akan mengikuti permainannya bang..." ucap Alexa terpotong begitu


"Jangan gila kamu dek." bantah Abimanyu


"Hei,dengarkan aku baik-baik." ucap Alexa menenangkan sang kakak yang mulai tersulut emosi "Dengar,aku akan mengikuti permainannya tapi dengan tujuan aku akan menjebaknya." ucap Alexa


"Jadi ?" tanya Abimanyu sambil menaikkan sebelah alisnya


"Ya,seperti yang abang pikirkan,jebakan dalam sebuah jebakan." ucap Alexa dengan tersenyum smirk


Abimanyu pun langsung memeluk erat sang adik.


"Berjanjilah kamu akan baik-baik saja dek." lirih Abimanyu di sela pelukannya

__ADS_1


"Doakan saja bang,karena mungkin harus ada yang terluka nantinya." jawab Alexa sambil mengeratkan pelukannya karena jujur dia pun tidak begitu yakin.


__ADS_2