
Esok harinya Alexa terbangun lebih dulu dan mendapati sang suami yang masih terlelap sambil memeluknya erat.
Di tatapnya wajah tampan sang suami yang masih damai dalam mimpinya.
Alexa pun mengulurkan tangannya untuk membelai pipi sang suami, dari kening turun ke mata ke pipi ke hidung dan berakhir di bibir sang suami.
Alexa pun memajukan wajahnya untuk mengecup singkat bibir sang suami.
Cup
Saat Alexa akan melepaskan ciumannya, Diego justru memahan tengkuk sang istri untuk memperdalam ciumannya.
"Morning kiss." ucap Diego serak sembari membuka matanya.
"Sejak kapan kakak bangun ?" tanya Alexa dengan pipi yang merona karena malu
"Sejak kamu menyentuh bibirku dengan bibirmu." jawab Diego sambil tersenyum manis yang mana membuat Alexa langsung menenggelamkam wajahnya di dada bidang sang suami.
Diego pun tegelak mendapati sikap malu-malu sang istri.
"Kenapa hemm ?" tanya Diego sembari mengusap rambut sang istri yang di jawab gelengan kepala oleh Alexa.
Alexa pun melepaskan pelukan sang suami dan segera beranjak untuk segera mandi.
"Aku mandi dulu ya kak." ucap Alexa yang di jawab anggukan kepala oleh sang suami.
Melihat sang istri yang sudah masuk ke dalam kamar mandi, Diego pun memgambil ponselnya dari atas nakas dan segera mengeceknya.
"Belum ada pergerakan." gumam Diego yang melihat grafik di dalam ponselnya dan hanya dirinya yang mengetahui grafik itu.
Diego pun meletakkan kembali ponselnya ke atas nakas bersamaan dengan Alexa yang keluar dari kamar mandi.
Diego mendongak melihat sang istri yang tengah berjalan ke arah walk in closet hanya menggunakan handuk yang melilit di tubuhnya memperlihatkan paha mulusnya.
__ADS_1
Diego pun menaikkan sebelah alisnya sembari menelan ludahnya.
Di peluknya sang istri dari belakang yang tengah memilih pakaiannya.
"Kamu sengaja menggodaku ?" bisik Diego dengan suara seraknya
"Aku tidak pernah menggoda kakak, kakak saja yang mudah tergoda." jawab Alexa sembari berbalik badan dan mengalungkan kedua tangannya di leher sang suami dan jangan lupakan kedipan mata yang di berikan Alexa kepada sang suami.
"Aku hanya tergoda olehmu sayang." Diego membelai pipi sang istri yang tengah tersenyum manis ke arahnya.
"Sungguh ?" tanya Alexa sembari menaikkan sebelah alisnya
"Sungguh sayang, hanya kamu yang mampu membuatku tergoda." jawab Diego sembari menarik pinggang sang istri
"Masih ada waktu, kita olahraga pagi ya." sambung Diego langsung mengangkat tubuh sang istri dan di bawanya ke ranjang.
"Kau tau sayang, aku selalu ingin lagi dan lagi menyentuhmu,tubuhmu sudah menjadi candu untukku." Diego menyentuh titik-titik sensitif di tubuh sang istri membuat Alexa memejamkan matanya menikmati setiap sentuhan sang suami.
"Buka matamu sayang." bisik Diego yang langsung membuat Alexa membuka matanya dan menatap manik mata tajam sang suami.
Setelah melakukan olahraga pagi, mereka pun sama-sama bersiap untuk pergi ke kampus.
Alexa memutuskan untuk membuat sandwich saja karena memang waktunya sudah siang.
"Hari ini kita sarapan ini saja ya kak, sudah tidak ada waktu lagi." ucap Alexa sembari menyodorkan 1 potong sandwich ke hadapan sang suami yang di balas anggukan kepala oleh Diego, tidak mungkin kan dia menolak untuk memakannya karena dia sendiri yang sudah membuat sang istri tidak sempat memasak untuk sarapan mereka.
Selesai sarapan, mereka pun memutuskan untuk pergi ke kampus dengan mobil berbeda, meski Diego memaksa sang istri untuk berangkat bersama, tapi mengingat sifat keras kepala sang istri akhirnya Diego pun lebih memilih mengalah,dan pada akhirnya Diego dengan mobilnya sendiri sementara sang istri berangkat dengan om Jordy yang memjadi sopirnya.
Dan disinilah Alexa sekarang, di dalam mobil yang di kendarai Jordy.
Alexa tengah fokus dengan i-pad di tangannya, dia pun mengernyit saat mendapati bahwa ada seseorang yang sudah berhasil meretas akunnya padahal selama ini hanya sang bunda lah yang berhasil meretas, tapi sekarang ada orang lain yang berhasil sehingga Alexa pun mulai memainkan jemarinya di atas i-pad untuk mencari tau siapa yang tengaj berhasil meretasnya.
"Mr.X." gumam Alexa yang dapat di dengar oleh Jordy yang duduk di kursi kemudi
__ADS_1
"Nona menyebut Mr.X ? Ada apa nona ?" tanya Jordy sembari melirik sang nona dari spionnya
"Dia berhasil meretas data-data peribadiku om, apa dia berbahaya ?" ucap Alexa sembari menatap ke depan
"Entahlah nona, yang saya dengar Mr.X adalah seorang hacker misterius yang sangat genius di London ini, hanya saja dalam kurun waktu 3 tahun terakhir ini namanya seolah hilang di telan bumi." jawab Jordy yang sedikit banyak mengetahui kepiawaian Mr.X.
Alexa yang mendengar penjelasan dari Jordy pun semakin memfokuskan pikirannya ke i-pad yang di pegangnya sampai dia menemukan satu kenyataan bahwa Mr.X adalah Sandiego Alexander suaminya sendiri.
Alexa yang sudah berhasil mengetahui identitas sebenarnya dari Mr.X pun hanya tersenyum simpul saja dan segera mematikan i-pad nya.
"Apapun alasanmu menutupi kenyataan ini, aku percaya semua pasti demi kebaikan bersama." batin Alexa
Sementara di Jakarta, Delia yang mendapat pemberitahuan di laptopnya bahwa ada yang berhasil meretas sistem keamanannya pun segera mengecek nya.
Delia tersenyum saat mendapati bahwa sang menantu lah yang sudah berhasil meretas keamanannya.
"Sandiego Alexander, aku yakin sekali bahwa darah keluarga Alexander yang terkenal dalam bidang IT mengalir di aliran darahmu dan ternyata benar, sekarang kamu sudah mulai menunjukkan taringmu. Jack, tidak salah Diego menjadi bagian keluarga Alexander, seandainya kamu masih ada mungkin kamu akan di kalahkan oleh keponakanmu sendiri." gumam Delia sambil tersenyum.
Tidak membutuhkan waktu lama untuk Delia bisa mengetahui identitas dari Mr.X ini yang ternyata adalah menantunya sendiri.
"Sekarang aku jauh lebih tenang karena putriku pasti akan baik-baik saja di samping Diego." Delia tersenyum sambil menatap layar laptopnya
"Sayang." teriak Aditya dari arah luar yang membuat Delia langsung mematikan laptopnya.
"Iya kak." jawab Delia sembari berjalan menghampiri sang suami
"Lagi apa si di panggil-panggil dari tadi ga nyaut ?" tanya Aditya sembari menarik pinggang ramping sang istri.
"Engga ngapa-ngapain kok kak, tumben kakak udah pulang ?" tanya Delia mendapati sang suami yang sudah pulang padahal hari masih siang
"Memangnya tidak boleh kalau aku pulang siang hemm ?" Aditya mencubit hidung sang istri karena gemas
"Tentu saja boleh, kakak sudah makan ?" tanya Delia yang di jawab gelengan kepala oleh Aditya.
__ADS_1
"Baiklah ayahnya Alexandria yang paling tampan, biarkan bunda yang cantik ini menyiapkan makan siang terlebih dahulu ya." ucap Delia sembari mengedipkan sebelah matanya membuat Aditya menggelengkan kepalanya melihat tingkah sang istri yang selalu membuatnya jatuh cinta setiap saatnya.