
Esok harinya Alexa memutuskan untuk tetap tinggal di apartemen karena kebetulan hari libur.
Alexa masih bermalas-malasan di atas tempat tidur dengan sang suami yang masih setia mendekap erat tubuhnya.
Di tengoknya jam yang menggantung di dinding kamarnya sudah menunjukkan pukul 8 pagi.
Alexa menyingkirkan tangan sang suami dari pinggangnya secara perlahan agar tidak mengganggu tidur sang suami.
Namun baru 1 langkah melangkah, Alexa sudah kembali terjatuh di atas tubuh sang suami karena tarikan tangan sang suami.
"Mau kemana ?" tanya Diego dengan suara seraknya tanpa membuka mata
"Mau siapin sarapan kak." jawab Alexa sembari berusaha untuk beranjak tapi susah karena Diego memeluk erat pinggangnya
"Nanti saja sayang, aku masih ingin seperti ini." balas Diego yang membuat Alexa langsung menurut dan membaringkan kepalanya di dada sang suami.
"Apa yang kamu dengar ?" tanya Diego membuat Alexa mendongak menatap sang suami yang masih setia memejamkan matanya
"Tentu saja detak jantung kakak." jawab Alexa yang membuat Diego langsung membuka matanya dan membalas tatapan sang istri
"Kamu tau sayang, setiap kali aku berada di dekatmu jantungku selalu berdetak 2x lebih cepat dari biasanya." ucap Diego
"Benarkah ?" tanya Alexa yang langsung menempelkan telinganya di dada sang suami membuat Diego gemas sendiri dengan tingkah sang istri.
Bukan menjawab pertanyaan sang istri, Diego malah terkekeh melihat tingkah sang istri.
"Bagaimana ?" tanya Diego yang membuat Alexa langsung mendongak menatap sang suami
"Entah." jawab Alexa mengedikkan bahunya acuh membuat sang suami tergelak.
"Sudah aku mau bangun dan menyiapkan sarapan." lanjut Alexa sembari beranjak dari atas tubuh sang suami.
Diego pun ikut beranjak dan langsung menuju ke kamar mandi.
Di dapur
Alexa tengah serius memasak sehingga tidak mengetahui bahwa sang suami tengah menghampirinya.
Grep
Diego memeluk sang istri dari belakang dengan menumpukkan dagunya di bahu sang istri.
"Masak apa hemmm ?" tanya Diego sembari mengendus tengkuk sang istri yang membuat Alexa geli sendiri
"Nasi goreng seafood." jawab Alexa tanpa menoleh ke arah sang suami.
"Istri idaman." balas Diego mengeratkan pelukannya ke pinggang ramping sang istri yang di balas kekehan oleh Alexa
__ADS_1
"Tolong ambilkan piring kak." ucap Alexa yang membuat sang suami mau tidak mau melepaskan pelukannya dan beralih mengambilkan piring.
Alexa pun segera memindahkan nasi gorengnya ke dalam piring dan membawanya ke meja makan.
Diego segera duduk di kursi sembari menatap tampilan nasi goreng yang sungguh menggugah selera.
"Makanlah." ucap Alexa yang di balas anggukan kepala oleh sang suami.
Mereka pun sarapan dengan tenang.
Di ruang tv nampak Alexa tengah duduk manis sembari menonton drakor dan jangan lupakan berbagai macam camilan yang tersedia di depan mejanya sementara Diego duduk di bawah sembari matanya fokus menatap laptop.
Tring
Alexa mengalihkan pandangannya dari televisi begitu mendengar nada notifikasi ponselnya pertanda ada pesan masuk.
Di raihnya ponsel yang berada di atas meja dan di bukanya pesan dari Jordy.
Setelah membaca pesan dari Jordy, Alexa mencengkeram erat ponselnya membuat Diego langsung beranjak dari lantai dan mendudukkan dirinya di samping sang istri.
"Sayang." Diego menepuk pundak sang istri membuat Alexa refleks menoleh ke arah sang suami "Apa terjadi sesuatu ?" tanya Diego melihat reaksi sang istri setelah mendapat pesan.
"Tidak apa kak." jawab Alexa berkilah
Diego yang tidak bisa percaya begitu saja langsung merebut ponsel sang istri dan membaca pesan yang di kirimkam oleh Jordy.
"Kak." Alexa mencekal pergelangan tangan sang suami
"Aku harus pergi sayang." ucap Diego sembari melepaskan tangannya dari sang istri dan berlalu
"Satu langkah saja kakak keluar dari apartemen ini maka kakak akan menyesal." tekan Alexa membuat Diego menghentikan langkahnya dan langsung berbalik menatap sang istri.
"Apa maksud kamu sayang, apa aku harus diam saja sementata Irawan sedang mencoba untuk memanipulasi keadaan di perusahaanku ?" tanya Diego menahan emosi dan tidak habis pikir dengan jalan pikiran sang istri
Huft
Alexa berjalan menghampiri sang suami dan langsung memeluknya.
"Tenanglah kak, semua akan baik-baik saja." ucap Alexa mencoba untuk meredakan emosi sang suami.
Diego diam tidak membalas pelukan sang istri membuat Alexa melepaskan pelukannya dan menangkup kedua pipi sang suami.
Cup
Alexa mengecup singkat bibir sang suami membuat Diego menghela nafasnya pelan.
"Sudah tidak marah lagi ?" tanya Alexa sambil menahan senyumnya membuat Diego langsung membawa sang istri ke dalam pelukannya.
__ADS_1
"Berjanjilah untuk tetap berada di sampingku." bisik Diego yang di jawab anggukan kepala oleh sang istri
"Aku tidak bisa berjanji kak, tapi akan aku usahakan." jawab Alexa sembari mengeratkan pelukannya
Ting tong
Suara bel membuat mereka melepaskan pelukannya, Alexa pun berlalu menuju ke arah pintu
Ceklek
Nampak Alaska dan Melinda di depan pintu sambil tersenyum.
"Why ?" tanya Alexa yang membuat Alaska menggaruk tengkuknya yang tidak gatal sementara Meli hanya tersenyum saja.
"Apa kami tidak di persilakan masuk dulu Al ?" tanya Alaska membuat Alexa langsung bergeser dari pintu dan mempersilakan kedua tamunya masuk.
Alaska pun segera masuk diikuti Meli dan Alexa di belakangnya.
"San, ada yang harus kita bicarakan." ucap Alaska serius membuat Diego menaikkan sebelah alisnya
"Apa ?" tanya Diego
"Soal Irawan yang....." ucap Alaska langsung di potong begitu saja oleh Diego
"Aku tau." ucap Diego cepat membuat Alaska berdecih pelan
"Kamu masih kalah dari Alexa." lanjut Diego sembari mendudukkan dirinya di sofa diikuti Alaska
"Ck.lagi-lagi aku harus kalah dari dia." ucap Alaska sembari melirik malas ke arah Alexa
"Lihat lah." Diego menyerahkan ponsel Alexa kepada Alaska dimana masih terdapat pesan dari Jordy
"Al,gimana caranya kamu selalu lebih unggul dari aku ?" tanya Alaska sembari menatap Alexa
"Bukan aku, tapi om Jordy." jawab Alexa cuek
"Tetap saja di bawah kendali kamu kan." jengah Alaska yang di balas kedikkan bahu acuh oleh Alexa
"Kalian mau minum apa ?" tanya Alexa sembari beranjak
"Apa aja Al, sekalian deh kamu masak apa gitu aku laper." jawab Alaska yang langsung mendapat lemparan bantal sofa dari Diego
"Memangnya aunty tidak memberikanmu makan ?" tanya Diego
"Mumpung disini San, kan masakan Alexa enak jadi ya bolehlah sekali-sekali." balas Alaska sambil cengengesan yang membuat Alexa menggelengkan kepalanya dengan tingkah sang sahabat yang satu ini.
"Baiklah, tunggu disini aku akan memasak untuk kalian." ucap Alexa sembari berlalu ke arah dapur diikuti oleh Meli yang akan ikut membantu.
__ADS_1
Sepeninggal kepergian Alexa dan Meli, Diego dan Alaska pun segera menyusun rencana untuk menghadapi kelicikan Irawan.