Alexandria

Alexandria
Bahagia Itu Sederhana


__ADS_3

Esok harinya sesuai janji, Delia mengajak semua anggota keluarganya untuk berlibur.


"Sudah siap ?" tanya Delia kepada anak-anak


"Let's go." girang Cery membuat semua orang nampak menggelengkan kepalanya melihat antusiasme Cery


Mereka pun meninggalkan kediaman Alexander untuk pergi berlibur bersama.


"Kamu mau membawa kami kemana Del ?" tanya Ayra penasaran


"Nanti kak Ay juga akan tau." jawab Delia sambil tersenyum


"Bunda membuat kami semua penasaran." ucap Alexa yang di angguki oleh semua orang


"Bunda yakin kalian pasti akan menyukainya." balas Delia membuat Alexa memutar bola matanya malas


Delia pun mengusap sayang kepala sang putri yang berjalan di sebelahnya.


Delia menoleh begitu merasakan ada sebuah tangan yang merangkul pundaknya, Delia pun tersenyum manis ke arah sang suami tercinta.


Cup


Aditya mengecup singkat pelipis sang istri membuat Alexa langsung mencebikkan bibirnya sebal.


Delia yang melihat sang putri cemberut pun menoel pipinya.


"Tidak usah iri sayang, kamu juga bisa melakukannya." goda Delia sembari mengedipkan sebelah matanya


"Kak." Alexa menghentikan langkahnya dan menoleh ke arah belakang dimana sang suami tengah mengobrol dengan sang Opa membuat kedua lelaki berbeda usia itu langsung menatap sang kesayangan.


"Pergilah." ucap Daniel kepada sang cucu menantu


"Diego duluan Opa." balas Diego yang di angguki oleh Daniel


Diego pun segera mendekat ke arah sang istri yang nampak cemberut.


"Kenapa hemm ?" tanya Diego sembari membelai lembut pipi sang istri


Bukan menjawab pertanyaan sang suami, Alexa malah langsung merangkul lengan sang suami dan mengajaknya berjalan beriringan.


Diego pun tersenyum mendapati sikap manja sang istri yang jarang di tunjukkannya itu.


Mereka pun menggunakan beberapa mobil untuk pergi ke tempat tujuan.


Setelah menempuh perjalanan cukup jauh, mereka pun tiba di lokasi yang di maksudkan oleh Delia.



__ADS_1


Alexa memandang lurus ke depan melihat banyaknya pengunjung yang datang.


"Suka ?" tanya Diego kepada sang istri yang di jawab anggukan kepala oleh Alexa


Alexa pun menarik tangan sang suami untuk berlari menghampiri hamparan bunga yang nampak sangat indah.


Alexa merentangkan kedua tangannya untuk menikmati suasana indahnya taman bunga.


Para orang tua memilih untuk duduk di bangku2 yang tersedia disana, sedangkan yang muda-muda memilih untuk berjalan berkeliling sambil berfoto ria.


"Ayo kak kita foto." ajak Alexa sembari mengeluarkan ponselnya.


Diego pun dengan senang menerima ajakan sang istri.


Cekrek



Di lihatnya hasil foto nya sambil tersenyum.


"Lihatlah kak." Alexa menunjukkan ponselnya kepada sang suami.


"Cantik." ucap Diego sembari tersenyum membuat Alexa reflek memukul pelan lengan sang suami.


"Kenapa hemm ?" tanya Diego sembari mengusap sayang kepala sang istri


"Tidak apa." jawab Alexa sembari mengalihkan pandangannya.


"Seakan dunia milik berdua yang lain ngontrak." celetuk Cery sambil mendekat ke arah Alexa dan Diego


"Akak menyebalkan, masa Cery di cuekin si." rajuk Cery sambil mencebikkan bibirnya dan jangan lupakan tangannya yang sudah bergelayut manja di lengan Alexa


"Cery mau kemana ? Akak temani ya." tawar Alexa kepada sang adik yang nampak cemberut


Bukan menjawab, Cery justru beralih merangkul lengan Diego dan mengajaknya pergi membuat Alexa menggelengkan kepalanya dan mengikuti langkah mereka dari belakang bersama yang lainnya.


Alexa menoleh ke arah samping begitu merasakan rangkulan di pundaknya dan mendapati sang kakak tengah tersenyum ke arahnya.


Nampak Abimanyu merangkul dari sebelah kiri dan Diandra mengandeng lengan sebelah kanannya, jadi posisi Alexa berada di tengah-tengah antara Abimanyu dan Diandra.


"Abang berharap kedepannya tidak akan ada lagi yang terluka." ucap Abimanyu yang di angguki oleh Diandra


"Di usahakan." jawab Alexa sambil tertawa


"Berjanjilah Al." ucap Diandra membuat Alexa langsung menoleh ke arah sang sahabat


"Aku tidak bisa berjanji Sa, tapi aku akan berusaha untuk baik-baik saja." balas Alexa sambil tersenyum manis ke arah sang sahabat yang di balas senyum manis oleh Diandra.


"Bahagia itu sederhana." batin Alexa sambil tersenyum melihat kebersamaan keluarga dan sahabatnya.

__ADS_1


Mereka pun kembali berkeliling sambil berfoto ria.


Sore harinya, Delia pun mengajak mereka semua ke tempat yang berbeda.



"Ini sungguh sangat indah, akak enak bisa sering-sering kesini." decak Cery sambil mencebik


"Siapa bilang akak akan sering kesini ? Tujuan akak ke London kan untuk belajar, bukan untuk berlibur ." ucap Alexa sembari mengusap sayang kepala sang adik


"Berjanjilah suatu hari nanti akak akan mengajak Cery ke tempat ini lagi." ucap Cery sembari menatap ke arah sang kakak yanh di angguki oleh Alexa.


"Akak usahakan ya dek." balas Alexa


"Kita pasti akan kembali lagi ke sini." ucap Diego sembari merangkul pundak Alexa dan Cery.


"Janji ya kak." binar Cery menatap Diego


"Pasti, tapi Cery juga harus berjanji untuk belajar lebih giat lagi, kalau Cery bisa dapat peringkat 1 kakak janji akan menjemput Cery ke Jakarta dan mengajak liburan kesini lagi, bagaimana ?" tawar Diego


"Ck, harus gitu Cery dapat peringkat 1 dulu baru di ajak kesini lagi ?" protes Cery sambil berdecak kesal


"Ya, dan tidak ada bantahan." tegas Diego yang membuat Alexa mengulum senyumnya melihat wajah cemberut sang adik.


"Menyebalkan." Cery menghentakkan kakinua dan berlalu menghampiri para orang tua.


"Mah." panggil Cery sambil bergelayut manja di lengan Sabrina sang mama


" Kenapa sayang ?" tanya Rina sembari mengusap sayang kepala sang putri


"Kak Diego tuh." adu nya kepada sang mama


"Kenapa dengan putra Mom sayang ?" bukan Rina yang bertanya melainkan Ayra yang mendengar nama putranya di sebut


"Masa kak Diego baru mau mengajak Cery kesini lagi kalau Cery bisa dapat peringkat 1, kan menyebalkan." jawab Cery sambil cemberut


"Mama setuju si kalau itu sayang." timpal Rina yang membuat sang putri semakin mencebikkan bibirnya sebal .


"Mama sama saja ihhh." Cery beranjak dari sisi sang mama dan beralih mendekat ke arah sang papa


"Papa." panggil Cery kepada Dimas


"Iya sayang, kamu butuh sesuatu ?" tanya Dimas yang melihat sang putri cemberut


"Kak Diego tuh, masa nunggu Cery dapat peringkat 1 dulu baru di ajak kesini lagi, kan ga seru." adu Cery kepada sang papa


"Opa juga setuju." ucap Daniel membuat Cery semakin cemberut saja.


"Papa juga setuju." timpal Dimas yang di angguki semua orang tua membuat Cery menatap horor satu persatu orang yang ada disana.

__ADS_1


"Baiklah, Cery janji akan mendapat peringkat 1, dan kak Diego harus menepati janji dan tidak boleh ingkar." tegas Cery yang di balas acungan jempol oleh Alexa.


"Akak akan turuti semua keinginan kamu kalau bisa mendapat peringkat 1." timpal Alexa yang membuat Cery berbinar senang.


__ADS_2