
Setelah puas menghabiskan banyak waktu di tempat wisata, mereka pun memutuskan untuk segera kembali ke kediaman Alexander karena memang waktu juga sudah larut.
Sesampainya di mansion, nampak Alexa tertidur di dalam mobil dan Diego pun langsung menggendongnya karena tidak tega kalau harus membangunkan tidur nyenyak sang istri.
"Semuanya, Diego ke atas dulu ya." pamitnya kepada seluruh anggota keluarga yang di angguki oleh mereka semua karena memang Alexa masih butuh banyak istirahat.
Diego meletakkan sang istri di atas ranjangnya secara perlahan agar tidak mengganggu tidur cantik sang istri.
Cup
Di kecupnya kening sang istri dengan sayangnya sebelum akhirnya pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
Selang beberapa saat kepergian sang suami, Alexa mengerjapkan matanya dan melihat ke sekeliling.
"Sudah di kamar ternyata." gumam Alexa sembari beranjak duduk dan bersandar di kepala ranjang.
Di ambilnya ponselnya dari dalam tas selempang.
"Bu Dina." gumam Alexa yang mendapati adanya notifikasi pesan video dari Bu Dina pengelola panti asuhan Lentera Hati.
Di bukanya pesan video yang di kirim oleh Bu Dina.
Alexa tersenyum selama memutar video di ponselnya.
Di situ terdapat video dimana Baim mendapat peringkat 1 di sekolahnya.
Alexa tersenyum sembari terus menatap ke arah ponselnya yang menampilkan kecerdasan dari anak-anak panti.
Ceklek
Alexa mengalihkan pandangannya begitu mendengar suara pintu kamar mandi yang terbuka dan nampaklah sang suami keluar dari kamar mandi hanya dengan handuk yang melingkar di pinggangnya.
"Terpesona ?" tanya Diego yang melihat sang istri tengah menatap ke arahnya
Alexa menaikkan sebelah alisnya mendengar pertanyaan tak berfaedah dari sang suami.
"Anda percaya diri sekali tuan." balas Alexa sambil mengedikkan bahunya acuh dan kembali mengalihkan pandangannya ke arah ponsel membuat Diego berdecak kesal.
"Apa iya ponsel itu lebih mempesona dari suami tampanmu ini sayang ?" tanya Diego sembari mendekat ke arah ranjang
"Tentu saja lebih mempesona apa yang ada dalam ponsel aku." jawab Alexa sembari menyodorkan ponselnya ke arah sang suami yang masih menampilkan video anak-anak panti.
Diego pun menerima ponselnya dan segera melihat video yang menarik perhatian sang istri sementara Alexa beranjak untuk mengambilkan pakaian sang suami.
__ADS_1
"Pantas saja istriku nampak bahagia, kalian sudah membuktikan ucapan kalian untuk menjadi yang terbaik, kakak pasti akan memberikan kalian hadiah yang setimpal dengan usaha keras kalian." gumam Diego sambil tersenyum.
Cup
Alexa mencium pipi sang suami yang tengah duduk di pinggiran ranjang sembari menonton video di ponsel sang istri.
"Bagaimana ? Mempesona bukan ?" tanya Alexa sembari mendudukkan dirinya di sebelah sang suami sambil tangannya memegang 1 set pakaian ganti sang suami.
"Ya, sangat mempesona." jawab Diego sembari meletakkan ponsel Alexa di atas nakas.
"Ini." Alexa menyerahkan 1 set pakaian kepada sang suami dan segera beranjak dari ranjang, tapi belum sempat melangkah, tangannya sudah di cekal oleh sang suami sehingga membuatnya terjatuh di pangkuan sang suami.
Diego pun memeluk pinggang sang istri dan menumpukkan dagunya di pundak sang istri.
"Terima kasih sayang." bisik Diego tepat di telinga sang istri membuat Alexa mengernyitkan alisnya bingung.
"Untuk ?" bingung Alexa
"Sudah bertahan untukku." balas Diego yang membuat Alexa langsung mengusap sayang tangan sang suami yang berada di perutnya.
"Kalau aku bilang bertahan untuk orang lain apa kakak akan marah ?" tanya Alexa membuat Diego langsung melepaskan pelukannya dan memutar tubuh sang istri agar menghadapnya.
"Lalu ?" Diego memicingkan matanya ke arah sang istri
Melihat sang suami yang tidak merespon atas jawaban nya, Alexa pun perlahan mendekatkan wajahnya dan
Cup
Di kecupnya singkat bibir sang suami.
"Aku bertahan untuk orang-orang yang aku sayangi dan tentunya menyayangiku." ucap Alexa yang membuat Diego langsung memeluk erat sang istri.
Tok tok tok
Alexa langsung melepaskan diri dari pelukan sang suami begitu mendengar suara ketukan pintu.
"Kakak pakailah bajunya, aku akan melihat siapa yang datang." ucap Alexa sembari beranjak dari pangkuan sang suami.
Diego pun berlalu menuju ke walk in closet untuk memakai bajunya.
Ceklek
"Akak." rengek Cery begitu Alexa membuka pintunya
__ADS_1
Alexa menaikkan sebelah alisnya melihat gelagat Cery yang tengan meremas kedua tangannya.
"Ada apa hemm ?" tanya Alexa yang gemas
"Emmmmm, boleh ya malam ini Cery tidur sama akak." jawab Cery sembari menampilkan puppy eyes nya membuat Alexa semakin gemas saja.
"Ehmmm." dehem Diego yang tiba-tiba muncul di belakang Alexa, membuat Cery semakin meremas kedua tangannya karena gugup.
"Sayang, Cery mau tidur disini boleh ?" tanya Alexa sembari mengedipkan sebelah matanya ke arah sang suami
"Gimana ya ?" Diego melirik ke arah Cery yang tengah harap-harap cemas
"Please kak, besok Cery pulang ke Jakarta dan Cery pengen malam ini tidur dengan kak Al." lirih Cery sembari menundukkan kepalanya
Alexa pun melihat ke arah sang suami yang tengah tersenyum sembari menganggukkan kepalanya tanda setuju.
"Ayo kita makan dulu baru setelah itu kita akan tidur bersama." ajak Alexa membuat Cery langsung berbinar dan mengangguk cepat.
"Iya kak." semangat Cery langsung menggandeng tangan Alexa dengan Diego yang mengikuti di belakangnya.
Di ruang keluarga nampak seluruh keluarga tengah saling mengobrol sebelum akhirnya perhatian mereka teralihkan saat mendengar derap langkah kaki menuruni tangga dan tampaklah Cery yang berjalan sambil menggandeng tangan Alexa dengan Diego yang berjalan di belakangnya.
"Selamat malam semuanya." sapa Alexa langsung mendudukkan dirinya di sebelah sang ayah.
"Sudah cukup istirahatnya ?" tanya Aditya sembari mengusap sayang kepala sang putri
"Sudah ayah." jawab Alexa sembari mengangguk dan jangan lupakan tangannya yang tengah bergelayut manja di lengan kekar sang ayah.
"Ma, malam ini Cery tidur bersama kak Al." ucap Cery kepada sang mama yang membuat sang papa Dimas langsung tersedak teh nya.
Uhuk uhuk uhuk
"Jangan bercanda Cery." tegas Dimas kepada sang putri membuat Cery lesu
"Tapi kan Cery rindu kak Al." lirih nya sambil menunduk
"Tapi....." ucap Dimas terpotong saat melihat Alexa menggelengkan kepalanya
"Tidak apa om, lagi pula besok Cery akan kembali ke Jakarta kan ?" bela Alexa yang membuat Dimas menghembuskan nafasnya kasar dengan tingkah sang putri yang kelewat manja terhadap anak dari bos nya itu.
"Om sudah pernah bilang sama kamu Al, tolong jangan terlalu memanjakan Cery." ucap Dimas sembari memijit pelipisnya yang mendadak pusing
"Tidak apa kak Dim, Cery juga putriku." timpal Delia yang di angguki oleh Aditya dan Alexa membuat Dimas mau tidak mau mengangguk mengiyakan.
__ADS_1