
Setelah menghabiskan banyak waktu di panti,Alexa dan yang lainnya pun memutuskan untuk kembali ke rumah masing-masing dan akan kembali lagi besok saat acara pembukaan.
Setibanya di rumah,Alexa memutuskan untuk langsung masuk ke dalam kamarnya,untuk sekedar membersihkan diri dan nanti akan turun lagi untuk menemui ayah dan bundanya.
Tidak membutuhkan waktu lama untuk Alexa membersihkan diri.
Alexa segera turun ke ruang keluarga di mana ayah dan bundanya sudah duduk disana.
Cup
Cup
Alexa mencium pipi ayah dan bundanya bergantian dan segera mendudukkan diri di antara keduanya.
"Kamu punya rencana apa dengan Opa Daniel hemm ?" tanya Delia sambil mengusap kepala Alexa
"Bunda menguping ?" tanya Alexa memicingkan matanya ke arah sang bunda
Pletak
Delia pun menjitak sang putri mendengar tuduhan tak berfaedah dari sang putri.
"Astaga bunda." ucap Alexa sambil mengusap keningnya yang baru saja di jitak oleh Delia
"Untuk apa bunda menguping ? Dari gerak gerik kalian saja sudah terlihat jelas kalau kalian pasti merencanakan sesuatu,iya kan ?" tebak Delia
"Bunda emang keturunan Wijaya." ucap Alexa sambil menggelengkan kepalanya
"Astaga kak,anak kamu itu." geram Delia kepada sang suami
"Anak kita sayang." ucap Aditya meluruskan
"Bunda,Lexa yakin bunda tau apa yang ada di pikiran Lexa dan Opa Daniel." ucap Alexa sehingga membuat Delia memicingkan matanya
"Ya seperti yang ada di pikiran bunda,kami akan mencari tau kejadian yang menimpa Baim." lanjut Alexa sambil tersenyum
"Semoga cepat menemukan titik terang." ucap Delia
"Mudah-mudahan." timpal Alexa
"Sudah malam,tidur lah bukankah besok kamu sekolah." ucap Adit kepada sang putri
"Iya ayah." jawab Alexa sambil berlalu menuju ke kamarnya.
Sementara di kediaman Vernandes tepatnya di kamar Banyu dan Wilna.
"Alexa benar-benar menuruni sifat Daniel ya Pa." ucap Wilna kepada sang suami
"Begitu lah,darah Wijaya mengalir kental dalam aliran darah Alexa." timpal Banyu kepada sang istri
__ADS_1
"Mama bangga sama Alexa Pa." ucap Wilna lagi
"Ya,begitu pun dengan Papa,Papa bangga kepada cucu-cucu Papa." jawab Banyu
"Sebaiknya kita tidur Pa,waktu sudah semakin larut." ajak Wilna sambil merebahkan diri di ranjang di ikuti sang suami
"Iya Ma." jawab Banyu
Di kamar Abimanyu.
"Abang benar-benar bangga sama kamu dek." ucap Abimanyu sambil mengusap sebuah bingkai foto dimana ada foto dirinya dan sang adik. "Beruntung Diego yang mendapatkanmu, seandainya kita tidak memiliki hubungan darah, sudah di pastikan abang yang akan memilikimu." gumam Abimanyu sebelum akhirnya memejamkan matanya karena memang sudah merasa mengantuk.
Ceklek
Alexa pun masuk ke dalam kamarnya dan segera bergegas ke kamar mandi untuk sekedar mencuci mukanya terlebih dahulu.
Alexa segera naik ke ranjangnya karena memang sudah merasakan kantuk.
Di ambilnya ponsel dari atas nakas dan telihat ada pesan masuk dari sang kekasih,Alexa pun segera membuka pesannya.
"Good night sayang,have a nice dream." isi pesan yang di kirim Diego kepada Alexa
"Good night too." balas Alexa kepada Diego dan langsung meletakkan kembali ponselnya di atas nakas.
Alexa pun menarik selimut dan segera memejamkan matanya untuk masuk ke alam mimpi.
Alexa dan yang lain pergi ke sekolah terlebih dahulu sebelum nanti akan pergi ke panti.
Sepulang sekolah,mereka berenam segera menuju ke panti.
"Selamat datang nona." sapa Jordy begitu melihat Alexa turun dari mobilnya
"Terima kasih Om." ucap Alexa sambil menghamliri seluruh keluarga yang sudah bersiap di halaman rumah.
"Kamu sudah siap sayang ?" tanya Daniel yang melihat sang cucu mendekat ke arahnya
"Sudah Opa." jawab Alexa sambil tersenyum.
Alexa pun maju ke depan pintu utama dimana ada sebuah pita merah yang terbentang di depan pintu.
Ehmm
Alexa menetralkan suaranya sebelum angkat bicara.
"Terima kasih sebelumnya kepada seluruh keluarga saya atas segala dukungannya sehingga saya masih bisa berdiri disini, di hadapan kalian semua yang saya sayangi." jeda Alexa sambil menampilkan senyum manisnya dan menatap satu persatu keluarga besarnya."Saya tidak tau ingin menyampaikan apa lagi,yang pasti saya umumkan bahwa PANTI ASUHAN LENTERA HATI resmi saya buka pada hari ini." ucap Alexa sambil memotong pita tersebut dan mendapat tepuk tangan dari semua orang yang menyaksikannya.
"Ibu Dessy,mohon kerja samanya untuk mengelola tempat ini." ucap Alexa kepada ibu Dessy
"Tentu nona,saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga kepercayaan yang nona berikan kepada saya." ucap bu Dessy sambil menunduk hormat
__ADS_1
"Baiklah adik-adik,mari kita masuk dan nikmati semua hidangan yang sudah di sediakan oleh para orang tua." teriak Alexa mengajak seluruh anak-anak masuk
"Yeeeeeeeeee." sorak mereka sambil bergantian masuk ke dalam rumah.
Mereka semua pun masuk ke dalam rumah.
"Terima kasih banyak Opa." ucap Alexa sambil memeluk Daniel
"Apapun untukmu sayang." jawab Daniel sambil membalas pelukan sang cucu
"Ayo kita juga masuk,Opa pun lapar." ajak Daniel sambil menggandeng tangan sang cucu untuk masuk ke dalam rumah.
Alexa pun bergabung dengan para sahabat dan anak-anak panti,sementara Daniel bergabung dengan para orang tua.
"Ayra,bagaimana persiapannya ?" tanya Daniel to the point
"Ayra yang tengah ngobrol dengan Delia pun langsung menoleh ke arah Daniel karena mengerti maksud dari pertanyaannya itu.
"Semuanya sudah siap Om,tinggal menunggu hari H saja." jawab Ayra sambil tersenyum yang di jawab anggukan kepala oleh Daniel.
"Setelah acara pemberkatan di gereja,kita akan melanjutkan acaranya disini." ungkap Daniel yang membuat semuanya langsung menoleh.
"Apa ayah sudah menanyakannya pada Alexa ?" tanya Delia karena yang dia tau sang putri tidak ingin mengadakan pesta setelah dari gereja nantinya.
"Ini keinginan Alexa." ucap Alexa yang baru datang dan langsung menghampiri Ayra dan Delia. "Tidak apa kan Mom,Bun." mohon Alexa kepada mereka.
"Mom ikut saja sayang." ucap Ayra sambil mengusap sayang kepala sang calon mantu.
"Bunda juga ikut." timpal Delia sambil tersenyum.
Alexa pun memeluk Delia dan Ayra bersamaan.
"Lexa sayang Bunda dan Mom." ucap Alexa
"Jadi tidak sayang kita juga ?" tanya Lintang sambil menunjuk ke arah Wilna dan Fenita
"Tentu Lexa sayang kalian semua." jawab Alexa sambil menatap satu persatu keluarganya.
Alexa pun melepaskan pelukan mereka dan beralih menghampiri sang ayah yang nampak terdiam.
"Ayah." panggil Alexa sehingga Adit pun mendongak menatap sang putri
Adit langsung membawa sang putri ke dalam pelukannya.
"Ayah belum siap melepasmu bersama pria lain." bisik Adit di telinga sang putri
"Doakan saja Lexa bahagia Ayah." ucap Alexa sambil membalas pelukan sang ayah
"Doa ayah selalu menyertaimu nak." ucap Adit sembari melepaskan pelukannya dan mencium kening Alexa dengan sayangnya.
__ADS_1