
Kediaman Vernandes
"Jadi hari ini Abi mulai belajar kerja di kantor ayahmu ?" tanya Banyu kepada sang cucu di sela sarapannya
"Iya Opa,mulai hari ini Abi akan belajar di kantor ayah Adit,Abi janji akan belajar yang giat supaya bisa membanggakan keluarga ini nantinya." ucap Abi semangat
"Daddy dukung keinginan kamu nak." ucap Aldi kepada sang putra
"Mommy juga sayang." timpal Lintang sambil mengusap sayang kepala sang putra.
"Oma pun." sambung Wilna
"Terima kasih semuanya,Abi akan berusaha semaksimal mungkin." jawab Abimanyu
"Ya sudah,lanjutkan sarapannya nanti kamu terlambat Abi,belajar lah menjadi lebih disiplin mulai dari sekarang." pesan Banyu
"Iya Opa." jawab Abi sambil melanjutkan sarapannya.
Setelah selesai sarapan,Abi memutuskan untuk segera pergi ke sekolahnya dengan menjemput sang kekasih terlebih dahulu.
Sementara Diego yang sudah menyelesaikan sarapannya langsung mengajak sang istri untuk segera berangkat ke sekolah mengingat hari ini akan ada rapat penyerahan jabatan OSIS kepada anggota baru yang merupakan adik kelasnya.
Sesampainya di sekolah nampak Alvaro tengah beradu mulut dengan Amel di parkiran sekolah.
"Ya maaf Mel,aku kan tidak sengaja." ucap Alvaro sambil membersihkan seragam Amel yang tidak sengaja terkena tumpahan kopi karena tadi Alvaro tidak sengaja menabrak satpam sekolah yang tengah membawa kopi dan bertepatan dengan Amel yang keluar dari mobilnya.
"Kamu tuh emang bisanya bikin aku kesel tau ga si." ucap Amel sambil mencebikkan bibirnya.
Ehmmm
"Ada apa si pagi-pagi uda berantem ?" tanya Alexa sambil menahan senyumnya
"Dia ni." tunjuk Amel kepada Alvaro
"Ayo kita ke toilet dulu buat bersihin seragam kamu Mel." ucap Alexa sambil menarik pelan tangan sang sahabat.
Di toilet
"Mel." panggil Alexa sambil membersihkan seragam Amel dengan air
"Iya Al." jawab Amel sambil menatap Alexa dari pantulan cermin
"Apa kamu tau sesuatu ?" tanya Alexa membuat Amel mengernyit bingung
__ADS_1
Amel pun segera berbalik menatap sang sahabat.
"Sesuatu apa Al ?" tanya Amel
"Tentang Alvaro." ucap Alexa hati-hati yang membuat Amel terdiam.
"Mel." Alexa memegang bahu Amel "Kamu pasti tau kan kalau dia menyukaimu ?" lanjut Alexa
"Tapi dia player Al." jawab Amel menunduk
"No Mel,kamu jangan salah paham, dia hanya menganggap mereka gebetan tidak ada hubungan spesial, dia hanya ingin melampiaskan perasaannya yang tak terbalas." ucap Alexa "Diego sudah menceritakan semuanya dari awal kalian bertemu,dia bilang Alvaro menyukaimu sejak awal,tapi karena kamu selalu cuek dan hanya bersikap hangat kepada Abang,dia mengira kalian mempunyai hubungan sehingga membuatnya memilih mencintaimu dalam diam,dia sempat menyerah karena terlalu sulit untuk menggapaimu, cobalah kamu buka hati untuk dia Mel,aku melihat ketulusan di matanya." ucap Alexa yang membuat Amel menunduk
"Mel." Alexa mengangkat dagu sang sahabat agar menatapnya "Aku tau kamu pun menyukainya,tapi kamu selalu menutupinya dengan selalu berdebat dengannya,begitu pun dia Mel,dia hanya ingin bisa dekat denganmu sehingga diapun rela berdebat denganmu hanya untuk bisa berada terus di dekatmu,percayalah Mel,aku benar-benar melihat ketulusan di matanya saat dia diam-diam menatap kamu." terang Alexa mencoba untuk membuka hati sang sahabat.
"Mel,lihat aku." ucap Alexa sambil memegang kedua bahu Amel "Coba kamu tanyakan pada hatimu yang paling dalam Mel,apa Alvaro sama sekali tidak ada disana ?" tanya Alexa yang membuat Amel langsung memeluknya erat
"Aku takut Al,aku takut bahwa dia benar-benar seorang player,aku tidak mau menjadi korbannya yang kesekian kalinya." lirih Amel di sela pelukannya.
"Cobalah buka hati kamu sebelum kamu menyesal Mel." ucap Alexa
"Maksud kamu ?" tanya Amel bingung
"Kita tidak pernah tau takdir seseorang Mel." jawab Alexa membuat Amel terdiam dengan pikirannya sendiri.
Hosh hosh hosh
"Mel,Alvaro." ucap salah seorang siswi yang menerobos masuk ke dalam toilet.
"Ada apa ?" tanya Amel penasaran.
"Alvaro kecelakaan karena nolongin adik kelas." ucapnya sambil mengatur nafasnya sehingga membuat Amel tanpa pikir panjang langsung berlari keluar dari toilet dan menuju ke depan sekolah.
Alexa pun berlari mengikuti sang sahabat.
Terlihat di depan gerbang banyak siswa berkerumun dengan salah satu siswa yang tergeletak di antara kerumunan siswa itu.
Amel pun menerobos melewati kerumunan siswa tersebut.
"Varo." pekik Amel sambil menutup mulutnya pasalnya melihat Alvaro yang tergeletak dengan bersimbah darah.
Amel pun jatuh terduduk dan langsung mengangkat kepala Alvaro ke pangkuannya.
"Varo." ucap Amel sambil menepuk pelan pipi Alvaro yang sudah memejamkan matanya.
__ADS_1
Sementara Alexa sudah terisak dalam pelukan sang suami dan Diandra pun terisak dalam pelukan Abimanyu sang kekasih.
Terdengar suara ambulance datang mendekat ke lokasi kecelakaan tersebut.
Alvaro segera di bawa oleh ambulance menuju ke rumah sakit terdekat dengan Amel yang ikut di dalam ambulance untuk menemani Alvaro.
"Tidak." teriak Amel tiba-tiba setelah beberapa saat terdiam
"Hei Mel,kenapa ?" tanya Alexa heran sambil mengguncang bahu Amel
Amel pun tersadar dari lamunannya dan menatap dalam ke arah Alexa sehingga membuat Alexa mengernyit bingung.
"Kamu kenapa Mel ?" tanya Alexa
"Aku harus cepat Al,aku gak mau terlambat." ucap Amel sembari berlalu dari toilet dan segera berlari menuju ke tempat parkir.
Alexa pun segera menyusul sang sahabat yang sudah berlari lebih dulu.
Terlihat di parkiran ada Alvaro yang tengah ngobrol dengan Diego dan Abimanyu yang baru datang bersama Diandra.
Amel berlari ke arah Alvaro dan langsung memeluknya begitu saja membuat yang lain terheran-heran.
Lama Amel memeluk Alvaro tanpa mengucapkan sepatah kata pun hingga akhirnya Alvaro buka suara.
"Mel." ucap Alvaro sambil mengusap kepala Amel yang berada di dada bidangnya
Amel pun mendongak menatap wajah tampan Alvaro sambil berkaca-kaca
"Ada apa ?" tanya Alvaro heran sambil menghapus air mata yang sebentar lagi akan meluncur dari pelupuk mata Amel.
Bukan menjawab Amel malah kembali menenggelamkan kepalanya di dada bidang Alvaro dan memeluknya erat.
Alexa menghampiri sang suami yang masih bingung melihat tingkah Amel.
"Kamu bicara apa sama Amel waktu di toilet sayang ?" tanya Diego penasaran
"Aku tidak bicara apapun." jawab Alexa sambil mengedikkan bahunya acuh
Alexa menoleh ke arah samping saat merasakan ada yang mengusap kepalanya dengan sayang.
"Memang hanya kamu yang bisa membuka hati Amel." ucap Abimanyu sambil tersenyum
"Aku hanya ingin mereka tidak lagi saling memendam perasaan bang,apalagi aku melihat ketulusan di mata Alvaro,aku yakin Amel akan bahagia bersama Alvaro seperti abang bahagia bersama Salsa." ucap Alexa yang membuat Diandra yang mendengarnya menunduk malu.
__ADS_1