
Sesampainya di sekolah,Diego mengantarkan Alexa ke kelasnya terlebih dahulu karena dia harus segera menuju ke ruang OSIS.
Sepanjang koridor sekolah sampai ke kelas,banyak siswa-siswi yang membicarakan kedekatan mereka,pasalnya yang mereka tau seorang Sandiego tidak pernah terlihat dekat dengan gadis manapun di sekolah ini.
Dan hari ini mereka bahkan melihat kalau Sandiego berangkat bersama seorang gadis yang mereka tau adalah siswi baru di sekolah itu.
"Lihatlah,mereka sangat cocok satu tampan dan satunya cantik."
"Benar,beruntung sekali ya Alexa itu bisa mendapatkan pangeran kita."
"Sepertinya mereka sudah jadian,"
"Iya,mudah-mudahan tidak jadi korbannya Angel ya."
"Emang kalian tidak tau kalau kemarin Angel mendapat peringatan dari Diego ?"
"Karena apa ?"
"Karena menampar Alexa."
"Benarkah ?"
"Iya,kamu si kemarin tidak berangkat."
"Berarti mereka benar jadian ?"
"Maybe."
Begitulah bisik-bisik yang terdengar di telinga Diego dan Alexa namum mereka tetap cuek,sesekali Alexa membalas sapaan mereka dengan senyuman manisnya,berbeda dengan Diego yang tetap menampilkan wajah dinginnya.
"Masuklah,aku harus ke ruang OSIS." ucap Diego di ambang pintu menyuruh Alexa untuk masuk ke kelas sambil mengusap sayang pucuk kepala Alexa
"Iya kak." jawab Alexa sambil masuk ke dalam kelas
Diego pun segera pergi dari kelas menuju ke ruang OSIS.
"Selamat pagi Sa." sapa Alexa pada Diandra yang sudah duduk di bangkunya sambil memainkan ponselnya
"Pagi Al." jawab Diandra sambil mengalihkan pandangannya ke arah Alexa
"Pagi guys." teriak Amel yang baru sampai
"Pagi juga Mel." jawab Alexa dan Diandra bersamaan
"Eh guys tau gak." ucap Amel
"Enggak." jawab Alexa dan Diandra memotong ucapan Amel
"Aku kan belum selesai bicara,kenapa di potong si." ucap Amel cemberut
"Sorry Mel,lanjut." ucap Alexa sambil tersenyum
"Anak-anak pada ngomongin kamu sama Diego." ucap Amel sambil menatap Alexa
"Lalu ?" tanya Alexa sambil mengangkat sebelah alisnya
"Gitu doang tanggapan kamu ?" ucap Amel tidak mengerti,sedangkan Diandra hanya menyimak saja karena tidak tau apa yang di bicarakan oleh anak-anak yang di maksud oleh Amel.
"Lalu aku harus bagaimana ? Kamu bahkan mengenal aku bukan baru kemarin Mel,selama itu tidak merugikanku ya biarlah mereka mau bicara apa." jawab Alexa cuek
"Iya juga ya." ucap Amel sambil manggut-manggut tanda mengerti.
"Ngomong-ngomong pada kemana anak cowo ?" tanya Amel lagi
"Diego keruang OSIS,Alvaro mungkin juga disana,kalau Abang belum berangkat." jawab Alexa
"Al,nanti temenin aku ke mall ya." pinta Diandra setelah sedari tadi hanya menyimak
"Emmm,boleh." jawab Alexa sambil tersenyum
"Asyik dong kita jalan-jalan." ucap Amel
"Iya nanti kita jalan." ucap Alexa menimpali
Jam istirahat di kantin
__ADS_1
"Al,nanti aku ada rapat OSIS,kamu bisa pulang sama Abi." ucap Diego membuka percakapan.
"Beres Di." bukan Alexa melainkan Abi yang menjawab
"Nanti aku ke mall sama Diandra juga Amel kak." ucap Alexa
"Tapi Al-"
"Please,tidak akan lama." Alexa memotong ucapan Diego dengan menampilkan puppy eyesnya.
Hufft
"Baiklah." pasrah Diego
"Kami akan menjaganya Di." ucap Amel.
"Betul itu." timpal Diandra
"Dasar posesif." ledek Alvaro kepada Diego
"Posesif sama pacar sendiri apa salahnya ?" tanya Diego menaikkan satu alisnya
"Tidak ada si." ucap Alvaro cengengesan sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal
Sementara di salah satu ujung kantin,Angel mengepalkan kedua tangannya melihat Diego begitu hangat pada Alexa.
"Aku harus segera memisahkan kalian." ucap Angek dengan emosi
"Sebaiknya kita apakan mereka ?" tanya Miranda kepada Angel yang mendapat anggukan dari Selena tanda ikut dengan pertanyaan Miranda
"Tunggu saja tanggal mainnya." jawab Angel sambil berlalu meninggalkan kedua sahabatnya.
Mira dan Selena pun berlalu mengikuti Angel.
Sepulang sekolah.
"Kamu hati-hati bawa mobilnya." pesan Diego sambil mengusap sayang rambut Alexa
"Iya kak,seperti aku baru bisa menyetir saja." ucap Alexa sambil bergumam
"Ya sudah aku jalan ya." pamit Alexa sambil berlalu,namun baru selangkah dia berbalik tangannya sudah di cekal oleh Diego sehingga Alexa pun berbalik menatap Diego.
Cup
Diego mencium kening Alexa dengan sayang.
"Hati-hati." ucapnya lagi yang di jawab anggukan kepala oleh Alexa
"Kebanyakan drama deh." celetuk Alvaro yang melihat sang sahabat tengah bermesraan dengan Alexa
Sementara Abimanyu,Amel dan Diandra hanya menggeleng sambil tersenyum melihat Diego dan Alexa.
Alexa and friends pun berlalu meninggalkan lingkungan sekolah untuk pergi ke mall dengan menggunakan mobil Alexa karena kebetulan Amel tidak membawa mobil dengan Alexa yang memegang kendali.
Sesampainya di mall,mereka bertiga langsung menjadi pusat perhatian karena kecantikan mereka,tapi mereka cuek dan tetap berjalan hanya sesekali tersenyum menanggapi sapaan dari orang-orang yang berpapasan dengan mereka.
Brukk
Saat sedang asyik berjalan sambil bercanda,Alexa tidak sengaja menabrak seorang wanita paruh baya yang mungkin seusia dengan bunda Delia.
"Maaf tante saya tidak sengaja." ucap Alexa sambil membantu memunguti belanjaan wanita yang di tabraknya.
"Tidak apa nak." jawab wanita tersebut sambil tersenyum sehingga membuat Alexa mendongak.
Deg
"Mamanya Diego." batin Alexa setelah menatap wajah wanita yang di tabraknya barusan.
Jangan heran kenapa Alexa bisa tau karena dia sudah mencari tau tentang Diego pada saat kejadian di bandara New York waktu itu sehingga Alexa tau siapa keluarga Diego.
"Sekali lagi maaf tante." ucap Alexa menyesal
"Tidak apa sayang." ucap wanita tersebut sambil mengusap sayang kepala Alexa
"Untuk menebus kesalahan saya,bagaimana kalau saya traktir tante makan ?" tanya Alexa yang di jawab anggukan kepala oleh wanita tersebut
__ADS_1
Alexa and friends dan wanita tersebut pun menuju ke sebuah cafe.
"Tante sendiri ?" tanya Alexa kepada wanita tersebut
"Iya,anak tante mana mau menemani tante belanja seperti ini." ungkap wanita itu
"Memangnya kenapa tan ? Dan kalau boleh tau siapa nama tante ?" tanya Alexa meskipun dirinya sudah tau
"Panggil Ayra saja." jawabnya sambil tersenyum
"Tante Ayra, nama yang cantik seperti orangnya." ucap Alexa sambil tersenyum
"Kamu bisa saja." jawab tante Ayra
"Bener tan,iya kan Mir,Sa." ucap Alexa meminta pendapat kedua sahabatnya
"Bener tan." jawab Diandra yang di ikuti anggukan kepala oleh Amel
"Tante masih nampak cantik meskipun sudah tidak muda lagi." sambung Amel menimpali
"Kalian bisa saja,kalau di lihat kalian ini dari SMA Wijaya Kusuma kan ?" tanya tante Ayra
"Iya tan." jawab Amel
"Berarti kenal dong dengan anak tante." ucap tante Ayra
"Siapa anak tante?" tanya Amel kepo
"Sandiego." jawab tante Ayra
"Wah kebetulan banget-" ucapan Amel terpotong karena merasa kakinya di injak oleh Alexa. Amel pun mendelik sebal ke arah Alexa
"Kebetulan apa ?" tanya tante Ayra penasaran
"Kebetulan kita satu kelas tan,iya kan Sa." jawab Alexa sambil menoleh ke arah Diandra
"Iya tan." jawab Diandra sementara Amel sudah cemberut karena merasakan sakit di kakinya
"Wah benarkah kalian satu kelas dengan Sandiego ?" tanya tante Ayra semangat
"Iya tante." jawab Alexa seadanya
"Kalau boleh tau nama kalian siapa ? biar nanti tante tanyakan kepada Sandi." ucap tante Ayra
"Saya Amelia tan,yang ini Diandra dan yang paling cantik ini namanya Alexa." ucap Amel sambil menunjuk kedua sahabatnya bergantian
"Jangan berlebihan deh." ucap Alexa kepada Amel
"Kalian bertiga cantik-cantik,coba saja Sandi belum punya pacar,tante mau deh jodohin salah satu dari kalian buat Sandi." ucap tante Ayra
Uhuk uhuk uhuk
Sontak Alexa tersedak mendengar ucapan tante Ayra.
"Pelan-pelan sayang." ucap tante Ayra sambil menyerahkan gelas berisi air putih kepada Alexa
"Terima kasih tante." ucap Alexa
Tante Ayra pun menengok jam di pergelangan tangannya.
"Sayang sekali tante harus pulang." ucap Tante Ayra sendu "Mudah-mudahan kita bisa bertemu lagi ya." sambung tante Ayra berharap
"Pasti tante." jawab Amel semangat
"Ya sudah kalian hati-hati ya,jangan pulang kesorean nanti orang tua kalian khawatir,tante pulang dulu ya." ucap tante Ayra sambil memeluk Alexa,Amel dan Diandra bergantian.
"Tante hati-hati." pesan Alexa
Tante Ayra pun segera berlalu meninggalkan Alexa and friends.
"Calon mertua Al." ledek Amel sambil menyenggol pundak Alexa
"Apaan si." ucap Alexa sambil berlalu meninggalkan kedua sahabatnya.
"Malu dia." ucap Amel kepada Diandra yang di jawab anggukan oleh Diandra dan mereka pun segera mengejar Alexa.
__ADS_1