
Selesai merayakan hari kelulusan, Alexa dan yang lainnya segera pergi ke panti asuhan Lentera Hati.
Tidak membutuhkan waktu lama mereka telah tiba di panti.
"Kakak." teriak Baim sembari berlari menghampiri Alexa yang baru turun dari mobilnya
Alexa pun langsung berjongkok mensejajarkan tingginya dengan Baim.
Alexa hampir saja terjengkang ke belakang saat Baim langsung memeluknya dengan erat.
"Baim rindu kakak." lirihnya di dalam pelukan Alexa
Alexa pun mengusap punggung Baim yang masih setia memeluknya "Kakak juga rindu Baim." balasnya
"Tapi kakak lama tidak kesini." ucap Baim cemberut sambil menjauhkan tubuhnya dari Alexa
"Beberapa bulan ini kakak sibuk dengan sekolah Im, jadi kakak tidak sempat kesini, karena kakak harus fokus belajar untuk menjadi yang terbaik seperti Opa Daniel." ucap Alexa menghibur Baim
"Kakak memang yang terbaik." ucap Baim sembari menunduk
"Baim juga yang terbaik." hibur Alexa sehingga membuat Baim kembali mendomgak dan langsung kembali memeluk Alexa
"Baim janji sama kakak, Baim akan menjadi yang terbaik seperti kakak dan Opa Daniel." ucap Baim sungguh-sungguh.
"Kakak tunggu saat itu tiba." balas Alexa sembari melepaskan pelukannya. "Kamu panggil teman-teman untuk mengambil hadiah di mobil." ucap Alexa lagi yang langsung mendapat anggukan kepala dari Baim.
Baim pun segera berlari meninggalkan Alexa untuk memanggil seluruh teman-temannya.
Merasa ada yang menyentuh pundaknya, Alexa pun menoleh dan mendapati sang suami tengah tersenyum manis sembari tangannya yang mengusap pundak Alexa.
"Ayo masuk." ajak Diego kepada sang istri yang di jawab anggukan kepala oleh Alexa dan segera masuk ke dalam panti.
"Selamat datang nona muda dan tuan muda." sapa bu Dina sembari menundukkan kepalanya
"Terima kasih bu Dina." balas Alexa sambil tersenyum sementara Diego hanya menampilkan senyum simpulnya saja.
"Mari nona muda dan tuan muda." ajak bu Dina mempersilakan Alexa dan Diego untuk masuk
Alexa dan Diego pun segera masuk ke dalam panti di ikuti bu Dina di belakangnya.
"Kakak." teriak Baim sambil berlari ke arah Alexa.
Alexa pun langsung menoleh ke asal suara sambil tersenyum
"Iya sayang." jawab Alexa sembari berjongkok mensejajarkan tingginya dengan Baim
"Terima kasih hadiahnya ya kak." ucap Baim sambil menunjukkan hadiah yang di pegang oleh Baim
__ADS_1
"Sama-sama sayang, berjanjilah kamu akan menjadi orang yang sukses nantinya." ucap Alexa sambil mengusap sayang kepala Baim
"Pasti kak, Baim janji." balasnya semangat
Diego yang melihat senyum bahagia di wajah sang istri pun langsung mengusap sayang kepala Alexa dan Baim bersamaan, membuat mereka berdua langsung menoleh ke arah Diego sambil tersenyum manis.
"Ayo panggil semua anak-anak untuk ikut merayakan kelulusan kita." ucap Diego kepada sang istri yang di angguki oleh Alexa.
Baim pun langsung tanggap dan segera memanggil teman-temannya.
Setelah semuanya berkumpul di ruang tengah,Alexa pun segera mengutarakan maksudnya.
Di tatapnya seluruh penghuni panti satu persatu sambil tersenyum manis.
"Adik-adik, ada yang ingin kakak sampaikan kepada kalian." jeda Alexa "Besok kakak harus berangkat ke London untuk melanjutkan sekolah, dan kakak berharap kalian jadilah anak yang baik dan selalu nurut sama bu Dina, bisa ?" ucap Alexa
"Berapa lama kakak disana ?" tanya Baim sendu
"4 tahun." jawab Alexa yang langsung membuat anak-anak menghambur untuk memeluk Alexa.
Anak-anak terisak sambil memeluk Alexa.
"Dengar baik-baik, kakak mau saat kakak kembali nanti kakak mendapat kabar baik dari kalian, kakak ingin kalian mendapat nilai yang bagus di sekolah, bisa." ucap Alexa dengan suara serak menahan tangis, dan di jawab anggukan kepala oleh anak-anak.
"Kak." ucap Baim sambil mendongak menatap Alexa
"Baim mau saat kakak kembali nanti ada adek bayi di dalam perut kakak." ucap Baim polos yang membuat Alexa langsung merona malu
"Kakak janji." bukan Alexa yang menjawab melainkan Diego sembari mengusap sayang kepala Baim, membuat Alexa semakin merona karena malu.
"Yeeeeeeee." sorak Baim di ikuti yang lainnya
"Sudah-sudah sebaiknya sekarang mari kita makan bersama." ucap Daniel menginterupsi
Mereka pun langsung menuju ke ruang tengah untuk makan bersama.
Selesai makan bersama, Alexa dan yang lainnya pun segera berpamitan karena harus bersiap untuk keberangkatannya ke London esok hari.
"Adik-adik, janji ya kalian jangan nakal, dan harus nurut sama Ibu Dina." pesan Alexa kepada seluruh anak panti
"Iya kak, kakak juga harus janji untuk jaga diri baik-baik di sana." ucap salah seorang anak panti yang di balas senyuman manis oleh Alexa.
"Pasti." jawab Alexa
"Ayo sayang." ajak Diego sembari merangkul pundak sang istri
"Kakak pulang dulu ya." pamit Alexa sembari mengusap sayang kepala Baim
__ADS_1
"Kakak hati-hati ya." pesan Baim kembali memeluk Alexa
"Iya." jawab Alexa sembari melepaskan pelukan Baim
"Bu Dina, saya titip anak-anak ya." ucap Alexa kepada ibu Dina
"Pasti nona." jawab bu Dina sembari memeluk Alexa "Nona jaga diri baik-baik ya." ucap Bu Dina sembari melepaskan pelukannya.
Alexa dan yang lainnya pun segera pergi meninggalkan panti asuhan.
Selama perjalanan, Alexa hanya diam sambil melihat keluar jendela.
"Sayang." panggil Diego yang membuat Alexa langsung menoleh ke arah sang suami. "Apa pemandangan di luar lebih menarik dari suami tampanmu ini hemmm ?" tanya Diego selanjutnya yang membuat Alexa langsung tertawa
"Apa suamiku sedang cemburu ?" ledek Alexa sembari memeluk lengan kekar sang suami.
Cup
"Sudah jangan cemburu." ucap Alexa setelah mencium pipi sang suami.
Diego pun tersenyum mendapati tingkah memggemaskan sang istri yang selalu membuatnya semakin jatuh cinta di setiap waktunya.
"Aku mencintaimu." ucap Diego sambil memcium pelipis sang istri
"Aku tau." jawab Alexa sambil mendongak menatap sang suami yang tengah tersenyum manis ke arahnya.
Diego yang mendapat jawaban seperti itu pun hanya mampu menghembuskan nafasnya kasar.
Sementara Alexa hanya tertawa saja.
Diego yang melihat sang istri tengah menertaeakannya pun segera menghentikan mobilnya di pinggir jalan.
"Kenapa berhenti ?" tanya Alexa heran
"Menurutmu ?" ucap Diego sembari menampilkan smirknya yang membuat Alexa langsung bergidik ngeri.
Dan benar saja belum sempat Alexa mengelak, Diego sudah menarik tengkuk sang istri dan menciumnya dengan penuh cinta.
Alexa yang mendapat serangan dadakan dari sang suami hanya mengedipkan matanya lucu sebelum akhirnya ikut memejamkan mata menikmati ciuman hangat sang suami.
Setelah dirasa Alexa sudah hampir kehabisan nafas, Diego pun segera melepaskan ciumannya dan mengusap bibir basah sang istri.
"Aku mencintaimu, bahkan sangat." ucap Diego dengan pandangan yang sudah sayu
"Aku juga mencintai kakak." balas Alexa sembari masuk ke dalam pelukan sang suami.
Setelah beberapa saat, Diego pun kembali melajukan mobilnya untuk segera pulang ke rumah.
__ADS_1