Alexandria

Alexandria
Ternyata


__ADS_3

Sesampainya di kampus, Alexa langsung pergi begitu saja tanpa menunggu sang suami.


Huft


Diego pun menghela nafas mendapati sikap sang istri yang masih nampak acuh meskipun tadi sudah mengatakan bahwa tidak ada apa-apa tapi Diego tetap saja merasa heran.


Alaska yang melihat sang sahabat terdiam di samping mobilnya pun segera mendekat dan langsung merangkul pundaknya.


"Kenapa ? Apa ada masalah ?" tanya Alaska yang di balas kedikkan bahu oleh Diego


"Entahlah, aku sendiri tidak tau kenapa sejak semalam Alexa nampak lebih acuh." jawab Diego sembari melangkahkan kakinya untuk menuju ke kelas dengan Alaska yang masih merangkulnya.


"Say, coba kamu tanya Alexa ada masalah apa." pinta Alaska kepada Meli yang membuatnya mengangguk dan segera berlalu


Sementara Diego mengangkat sebelah alisnya mendapati panggilan yang berbeda dari sahabatnya.


"Kalian jadian ?" tanya Diego memicingkan matanya membuat Alaska menggaruk tengkuknya yang tidak gatal


"Em itu, iya kami baru saja jadian semalam sepulang dari apartemen mu." jawab Alaska sambil cengengesan


"Bagus lah." balas Diego sembari berlalu begitu saja meninggalkan sang sahabat yang masih salah tingkah.


"San tungguin woy." Alaska berlari mengejar sang sahabat.


Mereka pun berjalan beriringan untuk menuju ke kelas masing-masing.


Sementara di kelas IT nampak Alexa tengah duduk sambil memainkan ponselnya.


"Al." panggil Meli sembari mendudukkan dirinya di bangku sebelah Alexa


"Ya Mel." jawab Alexa tanpa mengalihkan pandangannya dari ponsel


"Kalian ada masalah ?" tanya Meli hati-hati membuat Alexa langsung menoleh ke arah sahabat


"Kami baik-baik saja Mel." jawab Alexa yang di balas anggukan kepala oleh Meli


"Pagi guys." sapa Alaska sembari merangkul pundak Alexa yang langsung mendapat lirikan tajam dari sang empu membuat Alaska langsung melepaskan rangkulannya.


"Apa ada masalah ?" tanya Alaska sembari mendudukkan dirinya di bangku sebelah Alexa


"Tidak." jawab singkat Alexa


Alaska pun melirik ke arah sang kekasih yang di balas gelengan kepala oleh Meli.


Selang beberapa saat, dosen pengajar pun nampak memasuki kelas mereka dan memulai materi pembelajarannya dengan tenang.


Selesai pembelajaran, Alexa tak langsung beranjak sampai Diego datang ke kelasnya.


"Sayang." panggil Diego yang membuat Alexa langsung menoleh ke asal suara dan mendapati sang suami tengah berjalan menghampirinya. "Aku ada pertemuan mendadak, kamu bisa pulang sendiri ?" tanya Diego sembari berjongkok di sebelah sang istri


"Iya." jawab singkat Alexa yang membuat Diego menghela nafasnya pelan.

__ADS_1


"Hati-hati." Diego mencium puncak kepala sang istri sebelum pergi meninggalkan kelas sang istri.


Setelah kepergian sang suami, Alexa pun segera menghubungi Om Jordy untuk menjemputnya.


"Saya sudah di depan nona." isi pesan Jordy yang di kirimkan kepada Alexa.


Setelah membaca pesan dari om Jordy, Alexa pun segera meninggalkan kelasnya menuju ke halaman kampus dimana om Jordy sudah menunggunya.


"Kita mampir di supermarket ya om." ucap Alexa begitu masuk ke dalam mobil


"Baik nona." jawab Jordy sembari melajukan mobilnya menuju ke supermarket terdekat.


Sesampainya di supermarket, Alexa pun segera turun tanpa mengijinkan Om Jordy untuk mengikutinya.


Alexa pun mendorong troli nya dan memilih berbagai macam bahan makanan dan kebutuhan lainnya.


Setelah trolinya penuh, Alexa pun segera mengantri di kasir untuk membayar belanjaannya.


"Totalnya 1,8 juta nona." sopan kasirnya sambil menunduk


Alexa pun mengeluarkan dompetnya dan mengambil salah satu kartu dari dalamnya.


"Ini." Alexa menyerahkan sebuah black card kepada kasirnya yang langsung di terima dan melakukan pembayaran di mesin edisi yang tersedia di depannya.


"Terima kasih sudah berbelanja di supermarket ini." ucap kasirnya sambil menunduk hormat


Alexa pun membawa trolinya sampai ke area parkir supermarket.


Jordy pun segera melajukan mobilnya menuju ke apartemen.


Sesampainya di apartemen,Jordy hendak membantu untuk membawakan belanjaan ke unit apartemen namun di tolak secara halus oleh Alexa.


"Biarkan saya mengantar nona sampai ke atas." ucap Jordy


"Tidak usah om, cukup bantu Lexa turunkan saja nanti biar Lexa meminta bantuan kepada security." tolak Alexa


"Apa tidak apa-apa nona ?" tanya Jordy yang di balas senyuman manis oleh Alexa


"Tidak apa om." jawab Alexa yang di balas anggukan kepala oleh Jordy dan segera menunduk hormat sebelum akhirnya meninggalkan area apartemen.


Melihat kepergian Jordy, Alexa pun segera memanggil salah satu security untuk membantunya membawakan barang belanjaannya.


"Terima kasih sudah membantu." ucap Alexa sopan yang di balas anggukan kepala oleh security itu


"Sama-sama nona, kalau bagitu saya permisi untuk kembali bekerja." balas security


Alexa pun segera masuk ke dalam apartemennya dan segera membereskan barang belanjaannya.


Huft


Alexa menghela nafasnya pelan setelah menyelesaikan pekerjaannya.

__ADS_1


Di tengoknya jam yang berada di dinding dapur sudah menunjukkan pukul 3 sore, Alexa pun memutuskan untuk pergi ke kamarnya.


Alexa memutuskan untuk membersihkan diri terlebih dahulu sebelum nantinya akan tidur.


Di perusahaan Alexander Group


Nampak Diego tengah menyandarkan punggungnya di kursi kebesarannya sambil memejamkan matanya.


Ceklek


Diego reflek melihat ke arah pintu begitu ada yang masuk tanpa mengetuk pintunya terlebih dahulu.


"Ada apa ?" Diego langsung mengubah posisi duduknya seperti semula begitu Alaska masuk ke dalam ruangannya.


"Tidak ada, aku hanya ingin minta ijin pulang lebih awal." jawab Alaska sambil mendudukkan dirinya di hadapan sang bos sekaligus sahabatnya itu.


"Tumben." heran Diego


"Mom masuk rumah sakit." jawab Alaska lesu


"Pulanglah, aku bisa menghandle pekerjaan." balas Diego sembari beranjak dan menepuk pundak Alaska "Aku akan singgah nanti." ucap Diego membuat Alaska tersenyum dan segera beranjak.


"Terima kasih San, setelah pekerjaanmu selesai, pulanglah dan selesaikan masalahmu dengan Alexa." ucap Alaska yang di balas anggukan kepala oleh Diego.


Setelah kepergian Alaska, Diego pun melanjutkan kembali pekerjaannya sampai waktu menunjukkan pukul 5 sore.


Diego pun bergegas untuk segera pulang tapi sebelumnya menyempatkan dirinya untuk singgah di rumah sakit tempat Mommy Alaska di rawat.


Setelah dari rumah sakit, Diego pun segera melajukan mobilnya menuju ke apartemen.


Ceklek


Nampak apartemen sangat sepi bahkan lampu belum ada yang menyala.


"Sayang." panggil Diego sembari berjalan menaiki tangga


Klik


Diego menyalakan lampu kamar dan mendapati sang istri yang berada di ranjang mereka.


Diego melangkahkan kakinya ke arah ranjang untuk melihat sang istri yang tengah terlelap.


"Ternyata." gumam Diego saat tidak sengaja melihat di atas meja ada bungkus pembalut yang sudah terbuka.


Di usapnya rambut sang istri yang masih terlelap membuat Alexa mengerjakan matanya.


"Kakak sudah pulang ?" tanya Alexa yang di balas anggukan kepala oleh sang suami.


"Iya sayang, aku pergi mandi dulu ya." ucap Diego sambil mengecup singkat kening sang istri.


Selepas kepergian Diego ke kamar mandi, Alexa pun segera beranjak dari ranjangnya dan pergi ke dapur untuk menyiapkan makan malam.

__ADS_1


__ADS_2