Alexandria

Alexandria
Bila Saatnya Tlah Tiba


__ADS_3

Beberapa hari telah berlalu,Ayra pun sudah kembali ke rumahnya.


Begitu pun Alexa yang sudah di perbolehkan untuk pulang hari ini juga.


"Ayo." ajak Diego sambil mengulurkan tangannya


Alexa pun tersenyum sebelum akhirnya menerima uluran tangan calon suaminya itu.


Diego dan para sahabat datang untuk menjemput Alexa sementara para orang tua akan menyambutnya di rumah.


Tidak membutuhkan waktu lama rombongan Alexa pun telah sampai di rumah.


"Akak." teriak Cery sembari berlari menghampiri Alexa yang baru saja turun dari mobilnya.


Cery pun langsung memeluk Alexa dengan erat sambil terisak.


Alexa mengusap sayang punggung Cery "Kenapa menangis ?" tanya Alexa heran


"Cery takut." jawab Cery sambil mendongak


Alexa pun tak kuasa untuk tidak mencubit hidupnya yang memerah akibat menangis itu.


"Tidak ada yang perlu di takuktan,akak tidak akan mati dengan mudah." ucap Alexa sambil tersenyum


"Akak." rengek Cery sambil kembali memeluk Alexa


"Cery,biarkan kakakmu masuk dulu sayang." tegur Sabrina kepada sang putri


Cery pun segera melepaskan pelukannya dan segera menarik tangan Alexa untuk masuk ke dalam rumah di ikuti oleh yang lainnya.


"Selamat datang kembali sayang." ucap Delia sambil memeluk sang putri


"Iya bunda." jawab Alexa sambil membalas pelukan sang bunda


"Kamu langsung istirahat saja sayang." ucap Delia sambil melepaskan pelukannya.


"Nanti saja bunda." bantah Alexa


"Istirahatlah nak." sambung Ayra sambil mengusap sayang kepala Alexa


Alexa pun mengedarkan pandangannya kepada para orang tua dan sahabat yang kompak menganggukan kepalanya.


Huft


"Baiklah." pasrah Alexa


"Cery temenin ya kak." ucap Cery sambil bergelayut manja di lengan Alexa


"Bukan istirahat nanti malah kakakmu tidak bisa istirahat." sela Dimas membuat Cery cemberut dan di sambut gelak tawa oleh yang lain.


"Nanti kalau akak sudah sembuh kita jalan-jalan oke." bujuk Alexa yang langsung membuat senyum Cery terbit


"Janji ?" tanya Cery yang menyodorkan jari kelingkingnya


"Janji." jawab Alexa menautkan jari kelingkingnya


"Istirahatlah." ucap Wilna sambil mengusap sayang kepala sang cucu


"Iya Oma." jawab Alexa sambil berlalu


Alexa pun segera menuju ke kamarnya yang berada di lantai dua.

__ADS_1


Ceklek


Alexa masuk ke dalam kamarnya dan langsung merebahkan dirinya di ranjang king sizenya.


Huft


"Semoga setelah ini tidak ada lagi kejadian seperti kemarin." gumam Alexa sambil memejamkan matanya


Sementara Alvaro,Amel dan Diandra sudah kembali ke rumahnya masing.


Tinggal Diego yang masih setia menunggu di ruang keluarga bersama dengan kedua orang tuanya dan keluarga besar Alexa.


"Jadi bagaimana Dit,tidak apa kan kalau anak-anak kita langsung di nikahkan saja ?" tanya Devano membuka percakapan


Huft


Adit pun menghela nafas sambil menatap satu persatu keluarganya.


Terlihat mereka yang mengangguk setuju mengingat kejadian kemarin,mungkin dengan mereka di nikahkan maka Alexa akan lebih aman pikir mereka.


"Baiklah Dev,aku setuju saja meski aku belum rela melepaskan putri kecilku." ucap Adit sendu


"Diego janji ayah,Diego akan menjaga Alexa dengan nyawa Diego sebagai taruhannya." ucap Diego dengan sungguh-sungguh


Terlihat Aditya hanya mengangguk.


"Melihat kesungguhan Diego mengingatkan pada masa dimana ayah menyerahkan Delia kepadamu Aditya." ucap Daniel kepada sang menantu.


Aditya pun menoleh ke arah sang mertua sambil tersenyum.


"Bahkan sifat mereka juga mirip Opa." celetuk Abimanyu menimpali


"Sama-sama dingin bak es balok." jawab Abimanyu yang membuat mereka menggelengkan kepala


"Jadi kapan sebaiknya kita nikahkan mereka ?" tanya Lintang yang angkat bicara


"Kita serahkan pada para tetua keluarga saja kapan baiknya." jawab Delia sambil menatap orang tua dan mertuanya yang merupakan tetua kedua keluarga.


"Bagaimana kalau 2 minggu lagi Dan ?" tanya Banyu kepada Daniel


Daniel pun melirik ke arah Fenita yang mengangguk.


"Baiklah,kita nikahkan mereka 2 minggu lagi." jawab Daniel yang di angguki oleh semua orang.


"Biar kami yang mengurus semuanya." ucap Ayra yang di angguki oleh semuanya


"Aku juga akan membantu." ucap Delia


"Aku juga." sahut Lintang menimpali


"Ayah Adit,bolehkah Diego melihat Alexa di kamar ?" ijin Diego kepada calon mertuanya dengan tatapan memohon


"Boleh asal jangan macam-macam." bukan Adit yang menjawab melainkan Opa Banyu


"Hanya satu macam Opa." jawab Diego sambil beranjak yang membuat para orang tua menggelengkan kepalanya.


Alexa membuka matanya perlahan saat mendengar dering ponsel.


Di ambilnya ponsel dari atas nakas dan di lihatnya siapa yang menghubunginya.


"Om Jordy." gumam Alexa sembari menggeser tombol hijaunya

__ADS_1


"Hallo." ucap Alexa


"Nona,maaf atas kelalaian saya tempo hari." sesal Jordy


"Tidak apa Om,terima kasih sudah menolong Lexa." ucap Alexa


"Saya ada berita untuk anda nona." ucap Jordy


"Ada apa Om ?" tanya Alexa penasaran


"Angelica,ada yang menebusnya dari penjara dan dia sudah pergi ke luar negri." ucap Jordy yang membuat Alexa terdiam


"Kemana dia pergi ?" tanya Alexa


"London." jawab Jordy


"Tetap awasi gerak -geriknya Om,jangan sampai lengah." pesan Alexa


"Baik nona." jawab Jordy


Alexa pun memejamkan matanya sambil berpikir "Suatau saat nanti dia pasti akan kembali,dan aku harus siap bila saatnya tlah tiba." gumam Alexa


Ceklek


Diego pun masuk ke dalam kamar Alexa dan mendapati sang kekasih tengah duduk bersandar.


"Sayang." panggil Diego pelan sehingga Alexa pun menoleh dan tersenyum ke arah Diego


"Iya kak." jawab Alexa sambil menepuk sebelah ranjangnya yang kosong agar Diego duduk di sampingnya.


"Ada apa ?" tanya Diego sembari menyelipkan anak rambut Alexa ke belakang telinga.


"Tidak apa kak." jawab Alexa sambil tersenyum manis


"2 minggu lagi kita akan menikah." ucap Diego sambil menggemggam tangan Alexa sehingga Alexa terdiam "Sayang." lanjut Diego sambil membelai lembut pipi Alexa.


Alexa pun mendongak menatap mata Diego yang terdapat kesungguhan disana sebelum akhirnya Alexa mengangguk.


"Gimana baiknya saja kak." jawab Alexa


Diego pun membawa Alexa ke dalam pelukannya.


"Aku akan menjagamu dengan nyawaku sayang,aku tidak ingin kejadian lalu terulang lagi." bisik Diego


Alexa pun mengeratkan pelukannya.


Ehmmm


Sontak Alexa langsung melepaskan pelukannya begitu mendengar deheman seseorang dari ambang pintu yanh ternyata adalah Abimanyu.


"Sebentar lagi abang uda ga bisa asal masuk ke sini dek." ucap Abimanyu ikut duduk di ranjang dengan Alexa dan Diego "Abang pasti akan merindukan masa-masa kebersamaan kita." sambung Abimanyu sambil berkaca-kaca


Alexa pun menghambur ke pelukan sang kakak.


"Aku tetap adik kecil kakak,meski nantinya aku akan menikah." ucap Alexa di sela pelukannya


"Kita akan sama-sama menjaga Alexa." ucap Diego sambil menepuk pundak Abimanyu.


Abimanyu pun menoleh menatap kepada sahabat sekaligus calon iparnya sambil mengangguk.


Mereka bertiga pun bercerita banyak hal,terutama Diego yang begitu ingin tau tentang calon istrinya itu.

__ADS_1


__ADS_2