Alexandria

Alexandria
Sorry


__ADS_3

Jam istirahat.


"Kantin yuk, laper ni." ajak Amel kepada Alexa dan Diandra


"Aku ikut Al aja." jawab Diandra yang membuat Amek langsung menatap Alexa.


"Ayo." Alexa langsung beranjak dari kursinya dan berjalan beriringan dengan Amel dan Diandra untuk pergi ke kantin.


Mereka pun berjalan sambil di selingi obrolan ringan.


Terdengar bisik-bisik siswa siswi lain yang kebetulan melihat mereka lewat.


"Itu murid baru yang pindahan cakep bener deh,bening."


"Iya bener,gila bening-bening banget."


"Beningan juga aku."


"Halah,muka butek aja bangga."


"Muka glowing gini kamu bilang butek,astaga matamu harus di loundry."


"Siap-siap aja bakal ada yang merasa tersaing."


"Siapa deh ?"


"Siapa lagi kalau bukan Angel and geng."


"Wah bener tuh"


Kurang lebih seperti itulah bisik-bisik yang terdengar di telinga Alexa and friends.


Tapi itu tidak akan berpengaruh kepada Alexa.


"Mel,siapa deh Angel itu?" tanya Diandra penasaran


"Oh,dia itu cabenya sekolah ini." jawab Amel yang membuat Diandra mengernyit bingung


"Maksudnya cewek gatel Diandra." geram Amel yang melihat Diandra kebingungan


"Ohh,emang suka gatel sama siapa?" tanya Diandra lagi sedangkan Alexa hanya mendengarkan tanpa ikut berkomentar sambil tangannya memainkan ponsel.


Bruk


Alexa tidak sengaja menabrak seseorang di depannya sehingga ponsel yang tadi di pegangnya jatuh.


"Heh,kalau jalan tuh pake mata." bentak siswi ber name tag Angelica Nugroho.


"Sorry." jawab Alexa dengan nada tenang dan segera berjongkok untuk mengambil ponselnya yang retak akibat terjatuh tadi.


"Eh kalau bicara jangan nyolot deh." ucap Diandra maju ke depan Angel


"Ga usah ikut campur deh."ucap Angel


"Oh jadi kalian berdua yang anak baru itu,masih cantikan juga aku kemana-mana,iya ga guys." ucap Angel lagi


"Jelas dong." jawab kedua sahabat Angel


"Muka kaya tante-tante gitu bilang cantik." ejek Diandra

__ADS_1


"Dasar ya." geram Angel sambil mengangkat tangannya untuk menampar Diandra tapi langsung di tepis oleh Alexa.


"Ini Sekolah tempat untuk belajar,jadi jangan jadi jagoan disini." tekan Alexa yang sudah mulai geram sambil menghempaskan tangan Angel.


"Kita ga ada urusan,tadi pun aku sudah meminta maaf,jadi jangan di perpanjang." sambung Alexa sambil berlalu di ikuti Amel dan Diandra.


"Dan satu lagi,nona Angelica Nugroho,jalan itu pakai kaki bukan pakai mata." ucap Alexa yang berhenti tanpa menoleh ke arah lawan bicara, setelahnya lanjut melangkahkan kakinya menuju kantin.


Sementara Angel mengepalkan tangannya marah.


"Aku pasti akan membalas kalian." geram Angel sambil berlalu di ikuti kedua sahabatnya.


Di kantin


Terlihat Alexa,Diandra dan Amel tengah menikmati makanannya.


Tiba-tiba kantin menjadi riuh oleh teriakan para siswi.


"Rame amat deh." ucap Diandra


"Palingan ada Digo and friends,mereka bertiga kan most wantednya sekolah ini." ucap Amel


Sementara Alexa sedang memainkan ponselnya sambil meminum jus jambu kesukaannya.


Dan benar saja,Digo and friends masuk ke kantin.


Abimanyu yang melihat sang adik ada di kantin pun langsung mengajak kedua sahabatnya untuk bergabung.


"Guys, bareng Alexa and friends yuk.'' ajak Abimanyu yang di jawab anggukan kepala oleh Digo dan Alvaro,bahkan Alvaro langsung berjalan mendahului keduanya.


"Hai Alexa." sapa Alvaro


Uhuk uhuk uhuk


Sontak Digo yang baru saja sampai di meja mereka langsung menyodorkan air mineralnya kepada Alexa.


Alexa pun mendongak menatap Digo sambil tangannya menerima air mineral tersebut.


"Thanks." ucap Alexa sambil tersenyum


Deg


Digo merasa jantungnya berpacu lebih cepat saat melihat senyum manis Alexa.


"Kamu si,bikin kaget orang aja." omel Amel kepada Alvaro sambil memukul lengannya


"Elah Mel,mana aku tau kalau Lexa bakal kaget mpe kesedak gitu,sakit dodol." ucap Alvaro sambil mengusap lengannya


"Uda aku ga apa-apa kok." lerai Alexa


"Ponsel kamu kenapa dek?"tanya Abimanyu yang melihat layar ponsel sang adik retak.


"Jatuh." jawab Lexa singkat


"Nanti pulang sekolah bareng abang ya,kita cari ponsel baru." tawar Abimanyu


"Ogah,aku di jemput Opa Banyu." jawab Lexa cuek


"Bentar deh,kalian emank saling kenal dari awal?" penasaran Alvaro

__ADS_1


"Itu mulut kalo ngomong jangan kenceng-kenceng kenapa." geram Amel pada Alvaro


"Lexa ini adek aku." jawab Abimanyu lirih


"Jangan bercanda deh." Alvaro masih belum percaya


"Kamu tau kan nama dia Alexandria.V,emang kamu pikir V nya itu siapa kalau bukan Vernandes." bisik Abimanyu kepada Alvaro


"What." pekik Alvaro dengan suara lantang sehingga seluruh penghuni kantin menoleh ke arahnya.


"Sorry,sorry kalian boleh lanjut makan." kikuk Alvaro kembali duduk


Sementara Digo hanya menyimak saja.


"Jadi dia anak Aditya Vernandes yang ga pernah mau muncul di publik." batin Digo sambil terus mengamati wajah cantik Alexa.


"Oh iya Digo,soal yang kemaren." ucap Alexa menggantung sambil menatap Digo


"It's okay,sudah beres." jawab Digo sambil menunjukkan ponselnya yang sudah di perbaiki


"Sorry." cicit Alexa


"Tidak apa,lagian aku juga salah." jawab Digo


"Kalian pernah bertemu sebelumnya?" penasaran Amel sambil menatap Alexa dan Digo bergantian.


"Kemaren waktu di bandara New York aku ga sengaja nabrak Digo ampe ponsel dia retak,tapi pas aku mau ganti dia ga mau." terang Alexa sementara yang lain hanya manggut-manggut.


"Digo mau beli sekalian pabriknya juga bisa dia." ucap Alvaro


Saat mereka sedang enak makan, tiba-tiba


Brak


Ada yang menggebrak mejanya dengan keras.


"Dasar cewek murahan kalian bertiga ya,beraninya deketin pangeran kita." lantang Angel


"Eh cabe,siapa juga yang mau jadi pangeran kamu,halu banget si." ejek Amel yang sempat kaget tadi.


"Ya Sandiego lah, iya kan sayang." manja Angel sambil mendudukkan diri di sebelah digo dengan tangan yang bergelayut manja di lengan Digo.


"Uek,kaya Digo mau aja sama kamu." ucap Amel lagi


Digo yang merasa risih pun mrlepaskan tangan Angel yang masih bergelayut manja di lengannya.


"Tolong jaga sikap Angel,ini sekolah." ucap Digo dengan nada dingin dan segera beranjak.


"Emang enak." ejek Amel.


Angel yang geram kepada Amel pun mengangkat tangannya hendak menampar Amel,namun siapa sangka justru Alvaro langsung menepisnya,dan di hempaskan kasar.


"Digo sudah menyuruhmu untuk menjaga sikap,tapi kamu emang batu ya Angel." ucap Alvaro penuh penekanan.


"Kita balik ke kelas aja guys,ga usah dengerin omongan dia." ajak Varo kepada teman-temannya.


Mereka pun berlalu meninggalkan kantin dan segera menuju ke kelas.


Sesampainya di kelas,terlihat Digo sedang membaca buku sambil mendengarkan musik melalui earphone nya.

__ADS_1


Mereka pun duduk di tempatnya masing-masing karena memang bel masuk sudah berbunyi beberapa saat lalu.


Pelajaran pun berlangsung dengan tenang di karenakan guru yang tengah mengajar di kenal dengan sebutan guru killer.


__ADS_2