
Diego menanyakan apapun yang bersangkutan dengan Alexa agar nantinya bisa lebih memahami calon istrinya itu,sebaliknya Alexa pun melakukan hal sama untuk lebih mengerti satu sama lain.
Sementara Abimanyu hanya sesekali menimpali penjelasan dari keduanya.
Obrolan pun terus berlanjut sampai bi Ina memanggil mereka untuk makan malam.
"Maaf nona,sudah di tunggu di bawah oleh semuanya." ucap bi Ina kepada Alexa
"Makasih bi." ucap Alexa sambil tersenyum
"Sama-sama nona,mari." ucap bi Ina sambil undur diri
"Ayo." ajak Diego sambil mengulurkan tangannya
Alexa pun menyambut uluran tangan Diego dengan senang hati.
"Abang duluan ya." ucap Abimanyu mendahului Alexa dan Diego.
Abimanyu pun bergegas untuk segera ke ruang makan.
Tak tak tak
Terdengar suara langkah kaki menuruni tangga,Delia pun menoleh ke arah tangga di lihatnya Abimanyu tengah berlari kecil menuruni tangga dengan Alexa dan Diego berjalan di belakangnya.
"Malam semuanya." sapa Abimanyu sambil mendudukkan diri di sebelah Lintang
"Malam nak." jawab Lintang sambil mengusap sayang kepala sang putra
"Malam Abi." jawab Delia sambil tersenyum manis sementara yang lain hanya menganggukkan kepalanya.
Alexa dan Diego pun segera duduk di sebelah Abimanyu dengan formasi Alexa duduk di antara Abimanyu dan Diego.
"Kakak mau makan apa ?" tanya Alexa sembari mengambil piring kosong di depan Diego
"Apa saja." jawab Diego sambil tersenyum
Alexa pun mengambilkan makanan untuk Diego.
"Makanlah." ucap Alexa meletakkan piring yang sudah berisi makanan di depan Diego
"Makasih sayang." ucap Diego sambil mengusap sayang rambut panjang Alexa
Alexa hanya menjawab dengan senyum manisnya saja.
Alexa pun beralih mengambil piring kosong di depan Abimanyu dan tanpa bertanya langsung mengambil makanan kesukaan Abimanyu.
"Abang makanlah." ucap Alexa sambil meletakkan piring di depan Abimanyu.
"Makasih calon istrinya Diego." ucap Abimanyu sambil tersenyum manis
Yang lain pun menggelengkan kepalanya melihat interaksi di antara mereka bertiga.
"Akak jadi seperti istri yang bersuami dua." celetuk Cery
Uhuk uhuk uhuk
Sontak Dimas tersedak mendengar celetukan sang putri.
__ADS_1
"Jaga bicara kamu Cery." tegur Dimas kepada sang putri
"Maaf Pa." ucap Cery menunduk
"Jangan lagi di ulangi." pesan Sabrina
"Iya Ma." jawab Cery
"Tidak apa Om, Tante, namanya juga masih anak-anak." lerai Alexa
"Jangan kamu bela terus Al,Om tidak suka Cery terlalu manja." ucap Dimas sambil menatap Cery
"Sudah-sudah,lebih baik kita makan malam dulu." lerai Opa Banyu
Makan malam pun berlangsung dengan tenang,hanya suara dentingan sendok yang terdengar.
Sesekali Alexa melirik ke arah Cery yang nampak makan sambil cemberut.
Alexa pun tersenyum melihatnya.
Diego yang melihat Alexa tersenyum pun berbisik "Kenapa hemm ?" tanya Diego
Alexa tidak menjawab melainkan menunjuk ke arah depan dengan dagunya dimana Cery tengah makan sambil cemberut.
Diego pun ikut tersenyum karena merasa gemas dengan gadis manis di depannya itu.
Sementara para orang tua yang melihat pun hanya bisa tersenyum sambil menggelengkan kepala.
Selesai makan malam,mereka pun memutuskan untuk melanjutkan obrolan di ruang keluarga.
"Dit,aku langsung balik aja ya." pamit Dimas kepada Aditya
"Sama-sama Dit,itulah gunanya sahabat." jawab Dimas sambil menepuk pundak Adit, "Baiklah, kami permisi." sambung Dimas sambil berlalu di ikuti Sabrina dan Cery.
"Aku pulang ya Del." pamit Sabrina
"Makasih ya Kak." ucap Delia sambil tersenyum
"Om,tante, Cery pulang ya." pamitnya sambil cemberut
"Kenapa cemberut begitu hemmm ?" tanya Delia sambil mengusap sayang kepala Cery
"Cery pengin menginap disini tapi ga di bolehin sama Papa." rajuk Cery
Alexa yang mendengar ucapan Cery pun mendekat,
"Kemari." ucap Alexa sambil membawa Cery ke dalam pelukannya. "Kakak janji nanti kalau kakak sudah sembuh akan ajak kamu jalan kemanapun yang kamu mau, bagaimana." bisik Alexa di sela pelukannya
Cery pun langsung mendorong tubuh Alexa "Bener ya kak." ucap Cery
"Kapan kakak pernah bohong sama kamu ?" tanya Alexa sambil mencolek hidung Cery
Cery pun kembali memeluk Alexa dengan erat. "Kalau begitu kakak harus cepat sembuh ya." ucapnya lagi yang di jawab anggukan kepala oleh Alexa.
"Cery pulang ya kak,kakak harus banyak istirahat biar cepet sembuh." ucapnya lagi semangat
"Oke." jawab Alexa sambil menyatukan ibu jari dan telunjuknya.
__ADS_1
Dimas beserta anak dan istri pun segera meninggalkan rumah Aditya.
"Kami juga akan pulang sayang." pamit Ayra kepada Alexa sambil memeluknya singkat
"Iya Mom,hati-hati di jalan." pesan Alexa
"Istirahat lah yang cukup,Mom sudah tidak sabar untuk membawamu pulang ke rumah Mom." ucap Ayra sambil membelai lembut pipi Alexa
"Tentu Mom." jawab Alexa sambil menggenggam tangan Ayra yang berada di pipinya
Cup
"Mom pulang." ucap Ayra setelah mencium pipi Alexa
Alexa pun mengangguk sambil memberikan senyum manisnya.
"Dad pulang ya." pamit Devano memeluk Alexa singkat dan setelahnya mengusap sayang rambut Alexa
"Iya Dad." jawab Alexa sambil tersenyum
Cup
"Semua akan baik-baik saja,percayalah." ucap Diego setelah mencium kening Alexa.
"Pasti." jawab Alexa
"Aku pulang ya." pamit Diego sambil membelai lembut pipi Alexa
"Hati-hati." pesan Alexa sambil menggenggam tangan Diego yang berada di pipinya
Diego pun mengangguk sambil berlalu pergi.
Diego sekeluarga pun berlalu pergi meninggalkan kediaman Aditya.
"Ayo masuk." ucap Abimanyu sambil merangkul pundak Alexa
Alexa pun mengangguk dan segera masuk ke dalam rumah bersama dengan Abimanyu.
Di ruang keluarga seluruh keluarga masih berkumpul.
"Sini sayang." panggil Fenita sambil menepuk sebelah sofanya yang masih kosong.
Alexa pun segera mendekat ke arah sang oma dan duduk di sebelahnya.
Cup
"Oma sayang kamu." ucap Fenita sambil mencium pipi Alexa.
"Lexa juga sayang Oma." jawab Alexa sambil memeluk Fenita
"Berjanjilah kamu akan bahagia." ucap Fenita sambil mengusap sayang punggung sang cucu.
Alexa pun mendongak menatap sang Oma sambil berkaca-kaca.
"Tidak apa,oma yakin Diego bisa membahagiakan kamu." ucap Fenita sambil menghapus air mata yang tiba-tiba mengalir di pipi Alexa
"Lexa takut tidak bisa menjadi istri yang baik untuk Diego di usia Lexa yang masih segini Oma." ucap Alexa sambil terisak dalam pelukan Fenita
__ADS_1
"Oma percaya kamu bisa sayang,memang tidak mudah menjadi seorang istri tapi oma sangat yakin kamu bisa menjadi istri yang baik untuk suami kamu nantinya,lihat lah bundamu nak,dulu bundamu bahkan belum pernah bertemu sekalipun dengan ayahmu tiba-tiba langsung di nikahkan,tapi buktinya kamu hadir disini,itulah bukti bahwa kamu adalah hasil cinta ayah dan bundamu,ingatlah bahwa seseorang di lihat dewasa bukan dari usia namun dari sikap dan perilaku,dan oma lihat kamu sudah bisa bersikap dewasa di usia kamu yang belum genap 17tahun,asalkan kamu selalu menggunakan kepala dingin untuk setiap masalah yang menimpamu nantinya,oma yakin semua akan baik-baik saja." ucap Fenita menenangkan Alexa yang masih terisak dalam pelukannya
Sementara yang lain tak kuasa untuk tidak meneteskan air matanya.