
Alexa pun terdiam karena jujur hatinya masih belum siap, tapi perkataan sang bunda terus melintas di kepalanya saat ini.
"Aku takut kak." lirih Alexa setelah beberapa saat terdiam sambil tangannya memegang tangan sang suami yang berada di pinggangnya
Diego pun membalikkan tubuh sang istri agar menghadapnya.
Di angkatnya dagu sang istri agar menatapnya.
"Aku janji tidak akan menyakitimu." ucap Diego dengan suara seraknya dan jangan lupakan tatapannya yang sudah sangat sayu.
Alexa pun menatap dalam mata sang suami yang penuh dengan permohonan sebelum akhirnya mengangguk mengiyakan keinginan sang suami.
Diego yang mendapat lampu hijau dari sang istri pun segera mengangkatnya ke atas ranjang, di letakkannya sang istri secara perlahan, di belainya lembut setiap inci wajah sang istri dengan jemarinya.
Alexa memejamkan matanya menikmati setiap sentuhan sang suami.
Di kecupnya kening Alexa dengan sayang lalu turun ke kedua mata, ke kedua pipi dan terakhir berhenti di bibir ranumnya.
Di lumatnya bibir ranum sang istri dan turun ke leher, meninggalkan tanda kepemilikan disana.
Diego mendongak menatap sang istri seraya berbisik.
"Sekarang ?" tanya Diego penuh harap dan di jawab anggukan kepala oleh sang istri.
Diego pun tidak menyia-nyiakan kesempatan dan segera melancarkan aksinya. Dan pada akhirnya pergulatan panas pun terjadi dengan penuh gairah dari keduanya.
"Terima kasih,aku mencintaimu." ucap Diego sambil mengecup kening sang istri yang sudah tergeletak lemas akibat perbuatannya.
Diego pun membaringkan tubuhnya di samping sang istri dan segera membawa tubuh polos sang istri ke dalam pelukannya.
Diego mengusap sayang tubuh polos sang istri sampai sang empu tertidur karena merasa nyaman.
Mereka pun tidur saling berpelukan untuk saling memberikan kehangatan.
Esok paginya,Alexa menggeliatkan tubuhnya di dalam dekapan sang suami tanpa membuka matanya.
Diego yang merasa ada pergerakan pun membuka matanya perlahan, di tatapnya sang istri yang tengah mencari kenyaman di dalam dekapannya.
Diego tersenyum simpul melihat tingkah sang istri yang langsung tenang begitu sudah menemukan kenyamannya.
Diego yang merasa gemas pun akhirnya menciumi wajah sang istri sehingga sang empu akhirnya mau tak mau membuka matanya karena merasa terganggu.
"Aku lelah kak." lirih Alexa kepada sang suami dan langsung membelakanginya.
__ADS_1
Diego pun tergelak mendapati sang istri yang malah membelakanginya.
Diego pun mendekat dan memeluk sang istri dari belakang dengan tangannya yang tidak tinggal diam.
Alexa yang kesal pun langsung beranjak duduk dan bersandar di kepala ranjang.
Diego pun ikut duduk dan mengusap sayang kepala sang istri.
Alexa menarik selimutnya untuk menutupi tubuh polosnya, di tengoknya jam yang sudah menunjukkan pukul 9 pagi, Alexa pun bergegas turun untuk segera ke kamar mandi.
Shhhhhh
Alexa mendesih merasakan perih di bagian pangkal pahanya.
Diego yang melihat sang istri mendesis pun segera turun dan menghampiri sang istri.
"Apa masih sakit ?" tanyanya dengan nada khawatir
Alexa pun mengangguk mengiyakan, dan kembali mencoba untuk berjalan secara perlahan ke kamar mandi.
Diego yang kasian melihat sang istri pun langsung menggendongnya dan membawanya ke kamar mandi.
Di dudukkannya sang istri di atas closet dan Diego pun segera mengisi bathub dengan air hangat dan beberapa tetes aroma terapy.
"Mandi lah, aku tunggu di luar." ucap Diego seraya berdiri dan mengusap sayang kepala sang istri.
Sementara di dalam kamar,Diego menatap ke arah sprei yang terdapat bercak darah disana.
Dia pun tersenyum saat memorinya kembali pada kejadian semalam dimana dia yang telah merenggut kesucian sang istri.
Dia pun segera bergegas untuk mengganti sprei nya dengan yang baru sebelum sang istri melihatnya dan pastinya akan merasa malu.
30 menit kemudian terlihat sang istri yang berjalan pelan dari dalam kamar mandi yang hanya menggunakan bathrobe saja sambil tangannya mengusap rambutnya yang basah.
Terlihat sang istri yang langsung berjalan ke arah jendela kaca dan berdiri disana sembari tangannya terus menggosokkan handuk kepada rambut basahnya.
Grep
Diego memeluk sang istri dari belakang dengan dagu yang di tumpukkan di pundak Alexa.
Di endusnya tengkuk sang istri untuk menghirup wangi tubuh sang istri yang sudah menjadi candunya.
"Mandi lah kak, aku sudah menyiapkan air hangatnya." ucap Alexa tanpa menatap sang suami
"Sebentar lagi, aku masih ingin seperti ini." jawab Diego dengan mengeratkan pelukannya terhadap sang istri.
__ADS_1
Huft
Alexa pun menghela nafas pelan mendapati sang suami yang tengah bermanja.
"Aku lapar kak." lirih Alexa sambil tangannya melepaskan tangan sang suami dari pinggangya dan langsung berbalik badan menghadap sang suami. "Aku lelah dan lapar kak." ucapnya lagi sambil menatap dalam mata tajam sang suami.
Diego pun tak tega melihat wajah memelas sang istri dan di tangkupnya kedua pipi sang istri.
Cup
Diego mengecup singkat bibir ranum sang istri yang hanya terdiam tanpa merespon.
"Tunggulah sebentar aku akan mandi, nanti kita cari makan di luar ya." ucap Diego sembari mengusap sayang kepala sang istri yang di jawab anggukan kepala oleh Alexa.
Diego berlalu ke kamar mandi untuk segera membersihkan dirinya, sementara Alexa langsung bergegas untuk menyiapkan pakaian ganti sang suami.
30 menit kemudian Diego keluar dari kamar mandi dan mendapati sang istri yang tengah duduk di depan meja riasnya sambil memoles sedikit make up ke wajahnya, dan tentu saja tengah menutupi tanda merah di lehernya.
Diego tersenyum simpul melihat sang istri yang tengah mencoba menutupi tanda merah hasil karyanya semalam itu.
Diego mengambil pakaian ganti yang sudah di sipakan oleh sang istri dan segera menuju ke walk in closet.
"Ayo." ajak Diego setelah berdiri di belakang sang istri
Alexa pun mendongak menatap sang suami dari pantulan cermin sambil tersenyum manis dan segera berbalik.
"Ayo." ucap Alexa sambil menggandeng lengan sang suami
Diego pun dengan senang hati menggandeng tangan sang istri untuk segera mencari makan di luar.
Mereka berjalan menyusuri bibir pantai untuk menuju ke restauran yang semalam mereka singgahi.
"Mau makan apa ?" tanya Diego saat melihat sang istri tengah membolak balikkan buku menu di tangannya.
"Samain aja deh sama kakak." jawab Alexa sambil meletakkan buku menunya
Diego pun mengernyit bingung sebelum akhirnya mengangguk mengiyakan keinginan sang istri.
Diego pun segera memesan makanannya untuk dirinya dan sang istri.
Selesai makan, Alexa mengajak sang suami untuk berjalan-jalan di tepi pantai menikmati hembusan angin yang menyejukkan.
Cuaca panas tidak menyurutkan niat Alexa untuk terus berjalan di pinggiran pantai dan sesekali bermain air bersama sang suami dengan di selingi tawa dan canda.
__ADS_1
Diego senang bisa melihat tawa lepas sang istri.