
Tidak membutuhkan waktu lama, mobil yang di kendarai oleh Diego pun memasuki pekarangan rumah keluarga Alexander.
Nampak Abimanyu dan yang lainnya tengah menunggu kedatangan Diego dan sang istri.
"Sorry lama." ucap Diego kepada Abimanyu dan yang lainnya yang di balas anggukan kepala oleh mereka.
Diego pun mengajak mereka semua untuk masuk ke dalam rumah.
Mereka melanjutkan kembali obrolannya di ruang tengah, sementara Alexa mengajak Amel dan Diandra ke kamarnya.
Ceklek
"Masuklah." ucap Alexa mempersilakan kedua sahabatnya untuk masuk ke dalam kamarnya.
Amel dan Diandra pun langsung masuk ke dalam kamar sang sahabat dan melihat-lihat isi kamarnya.
"Keren." ucap Amel sambil mengacungkan jempolnya, membuat Alexa mengernyit bingung
"Kamar kamu keren." sambung Amel yang melihat kebingungan di wajah sang sahabat
"Aku juga suka suasana kamar kamu Al." ucap Diandra menimpali
"Aku mengubah semua tatanan kamar ini." jawab Alexa sembari mendudukkan dirinya di ranjang di ikuti Amel dan Diandra.
Mereka pun ngobrol banyak hal.
"Kamu yakin langsung berangkat besok ?" tanya Amel sendu yang di jawab anggukan kepala oleh Alexa
"Aku pasti akan merindukanmu." ucap Amel lagi yang langsung di rangkul oleh Diandra
"Akupun pasti akan merindukanmu Mel, tapi aku pergi bukan untuk selamanya, aku pergi untuk kembali." jawab Alexa sembari menggenggam tangan Amel yang tengah terisak.
Amel pun mendongak menatap sang sahabat yang juga tengah memeteskan air matanya.
"Berjanjilah untuk tidak pernah melupakanku Al." ucap Amel
"Itu tidak mungkin Mel, sampai kapanpun kamu akan tetap menjadi sahabat baik aku meski terdapat jarak di antara kita, jarak tidak akan memisahkan persahabatan kita, aku janji." ucap Alexa yang langsung membuat Amel memeluknya erat
"Aku berharap kamu bisa menyelesaikan pendidikanmu lebih cepat Al." ucap Amel penuh harap
"Doakan saja." jawab Alexa
Sementara Diandra hanya mampu meneteskan air mata harunya melihat kedua sahabatnya yang masih terisak.
Lain halnya di lantai bawah, nampak Diego dan yang lainnya tengah bermain game di ponsel masing-masing.
"Oh ****." umpat Aska karena kalah dari Diego
"Aku tetap lebih unggul darimu As." ucap Diego sambil membusungkan dadanya sombong
__ADS_1
"Yayayaya aku mengaku kalah San." pasrah Aska yang langsung beranjak dari duduknya dan pergi menuju ke dapur
"Aunty, aku lapar." ucap Aska tanpa merasa sungkan
"Kemarilah sayang." balas Ayra sembari meminta Aska untuk duduk di kursi makan
"Terima kasih aunty." ucap Aska sembari menerima piring berisi makanan dari Ayra.
Aska pun langsung memakan makanannya dengan sangat lahap.
"Pelan-pelan As, nanti kamu tersedak." ucap Ayra sembari memberikan 1 gelas berisi air putih kepada Aska
"Aunty tau tidak, Aska benar-benar merindukan masakan aunty." ucap Aska sembari terus mengunyah makanannya.
"Kalau begitu sering-sering lah main kemari nanti." ucap Ayra yang dibalas acungan jempol oleh Aska.
"Ayo turun, sepertinya sudah waktunya makan malam." ajak Alexa kepada kedua sahabatnya
"Ayo." balas Amel dan Diandra sembari beranjak
Tak tak tak
Aska yang tengah makan dengan lahap langsung menoleh ke arah tangga begitu mendengar suara langkah kaki menuruni tangga, terlihat Alexa and friends yang tengah berjalan beriringan.
Alexa yang melihat Aska tengah makan sendiri pun langsung mempercepat langkahnya dan menghampiri Aska
"Keburu laper." jawab Aska sambil terus mengunyah makanannya, membuat Alexa menggelengkan kepala heran dengan tingkah sahabat kecil sang suami
"Eh, mantu mom sudah turun , cepat panggil suami dan abangmu biar kita makan bareng." ucap Ayra yang baru muncul dari dapur dengan membawa nampan berisi minuman.
"Iya Mom." jawab Alexa sembari beranjak
"Kak." panggil Alexa kepada sang suami yang masih asyik dengan game nya
"Iya sayang." jawab Diego sembari menoleh ke arah sang istri
"Ayo makan malam dulu." ajak Alexa yang di jawab anggukan kepala oleh Diego.
"Abang, Varo ayo udahan dulu game nya." ajak Alexa
"Iya dek/Al." jawab Abi dan Varo bersamaan sembari meletakkan ponselnya di meja
Mereka pun langsung menuju ke ruang makan.
Alvaro yang melihat Aska sudah makan duluan pun langsung mempercepat langkahnya dan mendudukkan dirinya di sebelah Aska.
"Wah kalah start ni." ucap Alvaro sembari membalik piring di depannya
"Keburu laper, ngapain nungguin kalian yang asyik main game." jawab Aska cuek
__ADS_1
"Bilang aja takut kalah lagi." celetuk Diego sembari membukakkan kursi untuk sang istri
"Sok tau kamu San, orang aku uda laper ya langsung kesini aja, lagian aku kan kangen sama masakan aunty." sangkal Aska
"Sesuka hati aja." jawab Diego jengah
"Dad senang sekali rasanya rumah ramai seperti ini." ucap Devano yang baru datang ke meja makan
"Dan besok sudah tidak ada keramaian lagi." celetuk Aska yang membuat semuanya menatap ke arah Aska
Aska yang mendapat tatapan pun langsung mengernyit bingung "Apa kata-kata Aska ada yang salah uncle ?" tanya Aska
"Kata-kata kamu memang ga salah, tapi ga usah di perjelas gitu juga kali As." jawab Alvaro sambil memutar bola matanya jengah
"Sudah-sudah, mari kita nikmati kebersamaan ini sebelum besok Sandi dan Alexa akan pergi." lerai Devano sambil menerima piring berisi makanan dari sang istri
Mereka pun akhirnya menyantap makan malamnya dengan di selingi obrolan ringan.
Selesai makan malam, mereka semua menuju ke ruang keluarga untuk melanjutkan obrolan dengan di temani teh dan camilan.
"Jam berapa kalian besok berangkat ?" tanya Aska sambil menatap Alexa dan Diego bergantian
"Penerbangan jam 10 pagi." jawab Diego yang di balas anggukan kepala oleh yang lain.
"Apa semuanya sudah siap San ?" tanya Ayra kepada sang putra
"Belum semua Mom, nanti saja." jawab Diego
"Ya sudah, nanti kalian jangan begadang ya." pesan Ayra kepada semuanya
"Pasti Mom." jawab mereka serempak
"Ya sudah, Mom ke kamar dulu ya." ucap Ayra sembari beranjak dari duduknya dan segera menuju ke kamar diikuti sang suami.
Tinggallah anak-anak yang masih setia mengobrol sampai waktu menunjukkan pukul 10 malam, mereka memutuskan untuk segera beristirahat di kamar masing-masing yang sudah di sediakan.
Alexa memutuskan untuk membasuh wajahnya terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk tidur.
Nampak Diego sudah lebih dulu berbaring di ranjangnya, melihat sang istri yang baru keluar dari kamar mandi, Diego pun menepuk sebelah tempat tidurnya agar sang istri berbaring di sampingnya.
Alexa tersenyum sembari berjalan menuju ke ranjang.
Di rebahkannya tubuh lelah Alexa di samping sang suami dan segera memeluknya dengan erat.
"Good night my wife." bisik Diego tepat di sebelah telinga sang istri
"Night too hubby." balas Alexa sembari mencari posisi nyaman di dada bidang sang suami.
Alexa pun terlelap dalam pelukan hangat sang suami.
__ADS_1