
Sepulang sekolah Delia langsung pulang dengan di antar oleh Sandiego dan mobilnya di bawa oleh Diandra.
Sesampainya di rumah,terlihat bunda Delia tengah duduk di teras bersama dengan mommy Lintang dan Oma Wilna.
Melihat mobil Abimanyu dan satu mobil sport lainnya masuk,para orang tua pun beranjak dari kursinya.
"Dimana adikmu ?" tanya bunda kepada Abimanyu karena tidak melihat mobil sang putri
"Itu sama Diego." jawab Abi sambil berlalu masuk
Alexa pun segera turun di ikuti Diego di belakangnya.
"Kamu kenapa sayang ?" tanya Oma Wilna
"Ga apa Oma." jawab Alexa
"Lalu dimana mobilmu?" tanya bunda Delia
"Sama Diandra." jawab Alexa sambil cemberut
"Kok cemberut begitu." ucap mommy Lintang
Tanpa menghiraukan ucapan mommy Lintang,Alexa berlalu masuk.
"Tolong maafkan sikap Alexa ya nak Digo." ucap bunda Delia
"Tidak apa tante,saya hanya tidak ingin terjadi apa-apa pada Alexa karena tadi wajahnya nampak pucat,jadi saya memutuskan untuk mengantarnya pulang." jawab Diego
Sementara Oma Wilna dan Mommy Lintang hanya tersenyum.
"Calon cucu menantu ma." bisik mommy Lintang pada Oma Wilna
"Mama setuju saja asal dia bisa membahagiakan cucu mama." jawab oma Wilna
"Mari nak Digo masuk dulu." ucap Bunda Delia mempersilakan Diego untuk masuk.
Diego pun mengikuti langkah bunda Delia dengan mommy Lintang dan Oma Wilna yang juga ukut masuk.
"Tunggulah sebentar mungkin Alexa tengah berganti baju." ucap bunda Delia mempersilakan Diego untuk duduk
"Terima kasih Tante," ucap Diego sambil mendudukkan dirinya di sofa
"Tante ke belakang dulu ya." pamit Bunda Delia
"Iya Tante." jawab Diego
Ceklek
Bunda Delia pun masuk ke kamar Alexa
"Lho kok malah rebahan si nak ?" tanya bunda Delia yang melihat sang putri malah rebahan di kamarnya.
"Perut Lexa sakit bun." keluh Alexa
"Tapi Diego masih menunggu di depan lho." bujuk bunda Delia
"Alexa kan tidak minta." jawab Alexa
__ADS_1
"Tidak boleh seperti itu sayang,bunda melihat ada ketulusan di matanya." ucap Bunda Delia "Turunlah,tidak baik mengabaikan orang yang tulus menyayangi kita." sambung Bunda Delia
"Iya bun." jawab Alexa pasrah sambil beranjak
"Kirain kamu langsung pulang Di." ucap Abi yang baru selesai mengganti bajunya
"Nunggu Alexa." jawab Diego tanpa mengalihkan pandangannya dari ponsel
"Mungkin dia ketiduran,biasa dia suka banyak tidur kalau lagi PMS." ucap Abimanyu yang membuat Diego langsung menoleh ke arah Abimanyu.
"Benarkah ?" tanya Diego
"Biasanya si gitu." jawab Abimanyu sambil memainkan ponsel
"Biasa apa bang ?" tanya Alexa yang baru datang
"Kirain kamu lagi tidur,biasanya kan kalo lagi PMS suka banyak tidur." ucap Abimanyu sambil menoleh ke arah sang adik
"Sok tau." jawab Alexa sambil memukul Abimanyu dengan bantal sofa
"Bukan sok tau emang tau,udah ah abang ke dalam aja,ga mau jadi obat nyamuk." ucap Abimanyu sambil beranjak "Bae-bae kamu Di,nanti di gorok sama ayah Adit kalo macem-macem." sambung Abimanyu sambil melihat ke arah Diego
"Udah sana pergi." usir Alexa sambil melempar bantal sofa.
"Punya adek satu kok galak banget si." keluh Abimanyu sambil memungut bantal sofa yang tadi di lemparkan oleh Alexa
"Kalau kamu mau tidur aku pulang aja Al." ucap Diego setelah melihat Abimanyu sudah pergi
"Maunya si gitu," jawab Alexa acuh
"Istirahat lah,aku langsung pulang ya." ucap Diego sambil mengusap sayang kepala Alexa
"Aku pulang ya." pamit Diego sambil beranjak dari duduknya di ikuti Alexa yang ikut beranjak untuk mengantarkan Diego sampai ke depan pintu.
"Bukan maksud aku buat usir kamu Di," ucap Alexa setelah sampai di ambang pintu
"Tidak apa,istirahatlah supaya besok sudah lebih baik.Besok aku jemput ya." ucap Diego
"Iya,kamu hati-hati di jalan." jawab Alexa
Cup
Diego pun mencium kening Lexa sebelum pergi meninggalkan mansion keluarga Vernandes.
Alexa yang melihat Diego sudah berlalu pun segera masuk ke dalam mansion.
"So sweet." ledek Abimanyu yang tengah duduk di sofa ruang tamu
"Abang ngintip ya?" selidik Alexa sambil memicingkan matanya
"Kurang kerjaan banget." jawab Abimanyu tanpa mengalihkan pandangannya dari ponsel
Alexa pun berlalu menuju ke dapur.
Di ambilnya jus jambu dari dalam kulkas.
"Kamu kok malah disini bukan nemenin Diego." tanya bunda Delia yang baru datang ke dapur
__ADS_1
"Uda pulang bun ." jawab Alexa
"Kamu tidak mengusirnya kan ?" selidik bunda
"Ya engga lah bun,masa iya Lexa usir pacar sendiri." jawab Alexa "Sudah ah Lexa mau lanjut tidur, perut Lexa masih sakit." sambung Alexa sambil berlalu dan tidak lupa untuk mencium pipi sang bunda terlebih dahulu.
Delia hanya menggelengkan kepala melihat tingkah sang putri.
"Perasaan dulu aku tidak se cuek itu." gumam Bunda Delia
"Kenapa dek ?" tanya Lintang yang baru datang ke dapur
"Akak,perasaan dulu aku tidak begitu cuek dengan hal sekitar,tapi kenapa Alexa cuek banget ya,bahkan Diego secara tidak langsung sudah di usir olehnya." keluh Delia pada sang kakak
"Kamu memang tidak cuek,bahkan kamu sangat peduli terhadap sekitar,tapi bagaimana dengan suamimu ?" terang Lintang yang mendapat senyuman dari Delia
"Akak benar,kak Adit bahkan dulu begitu dingin,masih untung Alexa tidak menuruni sikap dingin seperti kak Adit." jawab Delia
Lintang pun tertawa mendengar penuturan sang adik
"Mom." ucap Diego sambil mencium pipi sang mommy yang sedang berada di dapur
"Kamu kok baru pulang nak?" tanya mommy Diego
"Sandi habis dari rumah Abimanyu Mom." jawab Diego (orang tua Diego manggilnya Sandi ya guys)
"Tidak ada masalah kan nak ?" tanya mommy Diego lagi
"Tidak Mom,Sandi tadi nganterin adiknya Abimanyu." jawab Diego
Mommy pun mengernyit bingung."Sejak kapan Abimanyu mempunyai adik San ?" tanya mommy heran
"Adik sepupu Mom,anak dari Aditya Vernandes." jawab Sandiego
"Kenapa kamu nganterin dia ?Atau Abimanyu tidak membawa mobil ?" heran mommy Diego
"Mommy sayang,adiknya Abimanyu itu calon mantu mommy." ucap Diego sambil berlalu
Mommy Diego yang bernama Almayra pun terdiam sambil mencerna ucapan sang putra. "Calon mantu." gumam mommy Ayra
"Sandi tunggu mommy." panggil mommy Ayra yang membuat Sandiego menghentikan langkahnya dan menoleh ke arah sang mommy."Maksud kamu bagaimana San ?"tanya mommy yang sudah berada di hadapan sang putra.
"Alexandria Vernandes calon mantu mommy." jawab Diego
"Really ?" tanya mommy Ayra
"Iya,mommy harus melamarnya untuk Sandi." jawab Diego serius
"Bahkan kalian masih sekolah lho San,mana boleh menikah." heran mommy Ayra
"Ya kan bisa tunangan dulu,nanti Sandi akan bilang sama Dad supaya mau melamar putri rekan bisnis Dad untuk menjadi istri Sandi." jawab Diego dengan mantap
Mommy Ayra hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah sang putra yang sudah nampak serius dengan ucapannya.
"Jangan bercanda Sandi." ucap mommy Ayra
"Sandi tidak bercanda Mom,Sandi cinta sama dia,dan Sandi tidak mau kehilangan dia." ucap Diego
__ADS_1
"Mom pusing dengerin halusinasi kamu." ucap mommy Ayra sambil berlalu karena pusing dengan permintaan putranya yang meminta untuk meminang seorang gadis.