
Setelahnya Diego dan Alexa pun pergi ke kamar untuk segera istirahat. Mengistirahatkan tubuh dan pikiran yang menguras banyak tenaga hari ini.
"Selamat malam sayang." ucap Diego setelah mengecup kening sang istri
"Selamat malam juga hubby." jawab Alexa sembari meringsek masuk ke dalam pelukan sang suami.
Di usapnya kepala sang istri yang berada di dadanya hingga terdengar deru nafas teratur nya menandakan sang empu sudah terlelap.
"Entah apa yang terjadi jika aku terlambat sedikit saja sayang, lebih baik aku yang terluka dari pada melihatmu terluka." batin Diego sembari memejamkan mata untuk menyusul sang istri yang sudah lebih dulu masuk ke alam mimpi.
Selang beberapa waktu terdengar deru nafas teratur dari Diego menandakan bahwa dia pun sudah terlelap.
Esok paginya Diego terbangun lebih dulu dan mendapati sang istri masih terlelap di dalam dekapannya.
Di belainya lembut pipi sang istri sehingga sang empu menggeliatkan tubuhnya, mencari posisi nyaman dan kembali terlelap.
Diego pun tergelak mendapati tingkah sang istri yang menggemaskan, wajahnya benar-benar polos seperti bayi saat tengah terlelap seperti ini.
Saking gemasnya, Diego pun menciumi seluruh wajah sang istri sehingga mau tak mau Alexa membuka matanya karena merasa terusik.
"Cukup kak." ucap Alexa sembari mendorong wajah sang suami agar berhenti menciuminya
"Habisnya istri aku gemesin banget si kalau lagi tidur, pengen gangguin jadinya." balas Diego yang membuat Alexa langsung beranjak duduk dan menoleh ke arah jam dinding yang baru menunjukkan pukul 5 pagi.
Alexa pun menurunkan kakinya dari ranjang hendak menuju ke kamar mandi tapi Diego langsung menarik tangannya sehingga Alexa pun terjatuh ke atas dada sang suami.
"Mau kemana hemm ?" tanya Diego sembari memeluk erat pinggang sang istri yang berada di atas tubuhnya.
"Mau mandi terus mau masak buat suami aku yang tampan ini." ucap Alexa sembari mencubit hidung mancung sang suami
"Masak apa sayang ?" tanyanya lagi tanpa melepaskan pelukannya dari pinggang sang istri
"Kakak mau di masakkin apa ?" tanya balik Alexa sembari tangannya menari-nari di dada bidang sang suami
"Pagi ini aku ingin memakanmu sayang." jawab Diego sembari memejamkan matanya merasakan sentuhan dari tangan halus sang istri.
"Aku serius kak." ucap Alexa menghentikan tangannya.
"Aku juga serius karena tangan nakalmu ini." balas Diego sembari menarik tangan sang istri dan mengecupnya.
"Maaf kak, aku tidak bermaksud." ucap Alexa penuh sesal karena secara tidak langsung sudah membangkitkan gairah sang suami
__ADS_1
Diego pun mengangguk sambil tersenyum seraya berkata. "Aku ingin makan nasi goreng spesial buatan istri cantikku ini." ucap Diego sembari mencubit hidung sang istri
"Sesuai keinginanmu sayang." balas Alexa sembari mengecup singkat bibir sang suami
Diego melepaskan pelukannya dan membiarkan sang istri untuk beranjak.
Alexa langsung beranjak dan menuju ke kamar mandi.
20 menit kemudian Alexa keluar dari kamar mandi dan mendapati sang suami yang kembali terlelap, Alexa pun menggelengkan kepalanya dan segera menyiapkan seragam sekolah untuk sang suami sebelum akhirnya memutuskan untuk turun ke dapur.
"Selamat pagi bi." sapa Alexa kepada pelayan yang tengah berkutat di dapur
"Selamat pagi nona muda, ada yang bisa saya bantu ?" balasnya sembari menunduk hormat
"Saya mau masak bi." jawab Alexa yang langsung membuat pelayan itu terdiam
"Tapi nona..."
"Kak Diego yang memintanya bi, jadi bibi tidak usah takut karena saya ingin memasak untuk suami saya." potong Alexa sebelum pelayan itu membantah
"Biarkan bi." ucap Ayra yang baru masuk ke dapur
"Bibi boleh mengerjakan yang lain, biarkan menantu saya memasak sesuai keinginannya." ucap Ayra sambil menghampiri sang menantu
"Baik nyonya." jawab pelayan sambil berlalu
"Mau masak apa sayang ?" tanya Ayra yang sudah berdiri di sebelah sang menantu yang tengah memotong-motong sayur
"Kak Diego minta nasi goreng Mom." jawab Alexa sembari menoleh ke arah sang mertua
"Memang sejak pindah kesini Sandi jadi suka makan nasi goreng." ucap Ayra sambil membalas senyum sang menantu "Mom bantu ya." sambung Ayra
"No Mom, Mom cukup duduk manis dan melihat saja, biarkan menantu Mom yang cantik ini yang akan memasak pagi ini." ucap Alexa dengan PD nya dan jangan lupakan senyum manis yang memperlihatkan lesung pipinya.
Ayra pun hanya menggelengkan kepala nya saja sambil tersenyum.
"Baiklah, Mom akan menjadi jurinya." ucap Ayra sambil tertawa dan berlalu menuju ke kursi makan untuk melihat sang menantu cantiknya berperang dengan alat-alat dapur.
Nampak Alexa yang begitu lihainya dalam memasak. Ayra pun tersenyum senang sambil bergumam "Menantu idaman, sudah cantik pinter masak pula."
Diam-diam Ayra mengarahkan kamera ponselnya ke arah sang menantu yang nampak sangat cantik saat memasak dengan rambut di cepol ke atas dan jangan lupakan keringat yang mengalir di kening hingga ke lehernya, benar-benar mahakarya Tuhan yang paling sempurna, jadi wajar kalau sang putra begitu tergila-gila kepada sosok Alexa yang mendekati sempurna sebagai seorang perempuan.
__ADS_1
Nampak Alexa tengah menghapus keringat di keningnya menggunakan punggung tangannya, Ayra pun mendekat dan mengusap kening sang menantu menggunakan tisue.
Alexa pun menoleh ke arah sang mertua "Thank's Mom." ucap Alexa sembari tersenyum
"Tentu sayang." jawab Ayra "Hmmmmm, bener-bener aromanya menggugah selera." lanjut Ayra sembari menengok ke arah wajan berisi nasi goreng.
"Mom bisa saja, sebentar Lexa ambil tempat dulu ya Mom." ucap Alexa sembari berlalu
Ayra pun mengambil sendok dan mencicipi nasi goreng buatan sang menantu.
"Ini si ga kalah sama masakan koki." gumam Ayra sembari mengunyah nasi gorengnya
"Kalau tidak enak harap maklum ya Mom." ucap Alexa yang baru datang dengan membawa mangkuk besar untuk tempat nasi goreng.
"Bahkan ini lebih dari enak sayang." ucap Ayra sambil mengacungkan kedua jempolnya.
"Mom bisa saja." balas Alexa tersipu malu mendengar pujian sang mertua
"Kamu pergilah ke kamar dan ganti baju sekalian panggil suamimu, ini biar Mom yang membawa ke meja makan." ucap Ayra sambil mengambil alih mangkuk di tangan sang menantu
"Tapi Mom...."
"Tidak apa, sudah sana." ucap Ayra sambil mendorong pelan pundak sang menantu agar segera ke kamarnya.
Alexa pun pasrah dan segera berlalu dari dapur untuk kembali ke kamar.
Ceklek
Nampak Diego tengah memasang kancing kemeja sekolahnya.
Alexa pun langsung menghampiri sang suami dan segera membantu memasangkan dasi sekalian.
Cup
Diego mencuri ciuman dari sang istri saat Alexa tengah sibuk memasangkan dasi di lehernya.
Alexa pun hanya menggelengkan kepalanya sambil tersenyum dengan kelakuan sang suami.
Selesai memasangkan dasi sang suami, Alexa pun masuk ke dalam kamar mandi untuk sekedar mencuci muka dan berganti seragam sekolahnya.
Sementara Diego lebih memilih menunggu sang istri sembari memainkan ponselnya.
__ADS_1