
Esok harinya, seluruh keluarga Alexa ikut ke bandara untuk mengantar kepergiannya ke London.
"Kamu berhati-hati lah disana sayang." ucap Delia sambil meneteskan air matanya
"Bunda tidak boleh sedih, Lexa pergi untuk kembali." balas Alexa sembari menghapus air mata di pipi sang bunda
"Sekarang bunda tau bagaimana perasaan Oma Fenita saat dulu bunda memutuskan untuk ke London, bahkan mungkin Oma mu lebih sedih lagi karena dulu bunda pergi sendiri." cerita Delia sambil tersenyum meski air matanya masih setia mengalir
"Iya bun, dan bunda tidak boleh sedih karena ada kak Diego yang akan menjaga Lexa." ucap Alexa menenangkan sang bunda
"Sayang." panggil Aditya kepada sang putri
Alexa pun langsung menoleh ke arah sang ayah dan langsung memeluknya erat
"Lexa juga sayang ayah,sampai kapanpun ayah tetap cinta pertama untuk Lexa." ucap Alexa sembari mendongak menatap sang ayah
Cup
Aditya pun mencium lama kening sang putri yang sudah beranjak dewasa.
"Ayah pasti akan berkunjung kesana." ucap Adit sembari membelai pipi sang putri
"Lexa tunggu kedatangan ayah disana." jawab Alexa sembari tersenyum manis
"Lexa, Opa akan meminta ..." ucapan Daniel langsung di potong oleh sang cucu
"Tidak ada om Jordy atau siapapun, Lexa bisa jaga diri sendiri,dan juga sudah ada kak Diego yang akan menjaga Alexa." ucap Alexa cepat yang mengerti maksud dari sang opa yang akan meminta orang kepercayaannya untuk mengawasinya
Daniel pun hanya mampu menggelengkan kepalanya saja melihat sang cucu yang langsung memotong ucapannya begitu saja.
"Baiklah cucu Opa yang keras kepala,Opa akan meminta kepada suamimu saja." pasrah Daniel kepada sang cucu
"Good." ucap Alexa sembari mengacungkan 2 jempolnya ke arah sang Opa.
"Kamu ini." gemas Fenita kepada sang cucu yang keras kepala ini sambil mengusap sayang kepala sang cucu
Para orang tua pun satu persatu memberikan pelukan hangatnya kepada Alexa sebagai tanda perpisahan.
"Akak." teriak Cery dari arah belakang
Alexa yang mendengar suara teriakan yang familiar pun segera menoleh dan mendapati putri dari asisten sang ayah tengah berlari ke arahnya.
__ADS_1
Alexa pun merentangkan tangannya untuk menyambut pelukan dari Cery.
"Kenapa akak pergi ?" tanya Cery di sela pelukannya
"Akak pergi untuk sekolah Cer." jawab Alexa sembari mengusap sayang punggung Cery
"Tapi kenapa harus London, kenapa tidak di Jakarta saja." ucap Cery sembari mendongak menatap Alexa
"Dengar." ucap Alexa sembari melepaskan pelukan Cery dan segera memegang kedua pundak Cery "Akak pergi bukan untuk selamanya, nanti setelah sekolah akak selesai, akak akan langsung kembali ke Jakarta, Cery tau kan kalau dari dulu akak ingin sekolah di London, tempat sekolah bunda Delia dulu. Dan ini adalah kesempatan emas untuk akak karena akak masuk sebagai mahasiswi pilihan, harusnya kamu doakan yang terbaik untuk akak, bukan malah menangisi kepergian akak yang nantinya akan kembali." jelas Alexa yang di balas anggukan kepala oleh Cery
"Berjanji lah kamu harus menjadi anak baik, menurutlah kepada Om Dimas dan tante Rina, dan kamu harus belajar yang rajin." ucap Alexa sembari mengusap sayang kepala Cery
"Iya kak." jawab Cery sembari menghapus sisa air matanya
"Al." panggil seseorang dari arah belakang Alexa
Alexa pun menoleh dan langsung tersenyum mendapati Ica dan keluarganya ada disana.
"Akak." ucap Alexa sembari memeluk Ica
"Berjanjilah kamu akan baik-baik saja disana." ucap Ica sembari memeluk erat Alexa yang sudah seperti adiknya sendiri
"Lexa janji kak." balas Alexa sembari membalas pelukan Ica
Alexa pun segera melepaskan pelukannya dari Ica dan beralih memeluk Laura.
"Tante sayang kamu nak." ucap Laura dengan suara serak menahan tangis
"Lexa juga sayang tante." balas Alexa sembari mengusap punggung Laura yang sudah hampir menangis
"Tante harap kamu cepat kembali." harap Laura sembari melepaskan pelukannya
"Doakan saja semua berjalan lancar tante." jawab Alexa
"Tante tunggu kabar bahagia saat kamu kembali nanti." ucap Laura sembari membelai lembut pipi Alexa sambil tersenyum meski tak di pungkiri matanya pun berkaca-kaca
Alexa yang mengerti arah pembicaraan Laura pun hanya mampu menunduk malu.
"Iya tante." jawab Alexa pelan sambil tersipu
Alexa langsung menoleh begitu merasakan usapan di bahunya, Alexa pun tersenyum begitu mendapati Arya yang tengah mengusap bahunya.
__ADS_1
"Om." sapa Alexa sembari memeluk Arya
"Jaga diri baik-baik." pesan Arya sambil mengusap sayang punggung Alexa yang masih memeluknya
"Pasti Om." jawab Alexa
Mereka pun kembali mengobrol sembari menunggu waktu penerbangan tiba.
"Sayang." panggil Diego kepada sang istri
Alexa pun menoleh ke arah sang suami yang tengah berjalan menghampirinya.
"Ayo, waktunya untuk kita berangkat." ucap Diego sembari mengulurkan tangannya yang di terima dengan senang hati oleh Alexa
"Kami berangkat, doakan kami baik-baik saja disana." ucap Alexa sembari menatap satu persatu keluarga dan sahabatnya yang di balas anggukan kepala oleh mereka semua.
"Al." panggil Amel sehingga membuat Alexa menoleh ke arah sang sahabat yang tengah meneteskan air matanya
"Aku pergi untuk kembali Mel, doakan semua berjalan lancar supaya aku lekas kembali." ucap Alexa sembari tersenyum yang di balas anggukan kepala oleh Amel
"Jangan sedih." ucap Alexa lagi sembari menghapus air mata di pipi sang sahabat."Varo, jaga Amel baik-baik ya." pesan Alexa sembari menatap Alvaro yang di balas anggukan kepala oleh Alvaro
"Pasti Al." jawab Alvaro pasti
"Abang juga jaga Salsa baik-baik ya." pesan Alexa kepada sang kakak
"Abang pasti akan menjaga Diandra dengan baik Al." jawab Abimanyu
"Ayo." ajak Diego kepada sang istri
Diego dan Alexa pun segera berjalan menjauh dari keluarga nya untuk segera menuju ke pesawat yang akan membawanya terbang ke London.
Alexa lebih memilih duduk di pinggir dekat dengan kaca supaya bisa leluasa melihat indahnya angkasa.
Alexa langsung menoleh begitu merasakan usapan di pundaknya, nampak sang suami tengah tersenyum manis ke arahnya yang di balas senyum yang tak kalah manis oleh Alexa.
Alexa langsung merebahkan kepalanya di pundak sang suami dan menikmati usapan yang di berikan oleh sang suami di tangan yang setia di genggam oleh sang suami.
"Tidur lah." bisik Diego tanpa menghentikan usapannya
Alexa pun mendongak menatap sang suami sambil tersenyum manis dan setelahnya Alexa langsung menganggukkan kepalanya tanda setuju.
__ADS_1
Tak berselang lama, Alexa pun sudah terlelap di bahu sang suami.
"Aku mencintaimu istriku." bisik Diego sebelum akhirnya memutuskan untuk ikut masuk ke alam mimpi bersama sang istri yang sudah lebih dulu berada di alam mimpi.