Alexandria

Alexandria
Sadar


__ADS_3

Sesampainya di ruang perawatan Alexa.


"Sayang." ucap Delia sambil menggenggam tangan sang putri. "Bunda yakin kamu kuat nak,bangunlah karena banyak yang menunggumu untuk membuka mata." sambung Delia dengan meneteskan air matanya


Aditya yang melihat sang istri menangis pun segera merangkulnya.


"Putri kita pasti kuat sayang." ucap Aditya menenangkan sang istri


Delia pun mendongak menatap sang suami.


"Iya kak." jawab Delia sambil mengangguk dan memeluk sang suami


"Ini sudah larut,sebaiknya kalian pulang biar Abi yang menjaga Alexa." ucap Abimanyu kepada seluruh keluarganya


"Tidak Bi,bunda mau tetap disini." tolak Delia


"Abimanyu benar bunda,biar Diego yang menemani Abi disini untuk menjaga Alexa." ucap Diego menimpali


"Kita pulang sayang." ajak Aditya pada sang istri


Delia pun menoleh ke arah keluarga lainnya yang menganggukan kepala bahwa mereka setuju dengan usulam Abimamyu dan Diego.


Huft


"Baiklah,tapi tolong kabari bunda segera kalau ada apa-apa dengan Alexa." ucap Delia sambil menatap Abimanyu dan Diego bergantian.


"Baik bunda." jawab mereka sambil mengangguk patuh


Delia dan yang lain pun segera pulang ke rumah utama keluarga Vernandes yang kebetulan jaraknya paling dekat dengan rumah sakit tempat Alexa di rawat.


"Bangun sayang,maafkan aku." lirih Diego sambil menunduk dan menggenggam tangan dingin Alexa.


"Di,percayalah cepat atau lambat Alexa pasti akan bangun,jangan lagi menyalahkan diri sendiri,kalaupun ada yang harus di salahkan itu adalah aku,karena aku adalah kakaknya tapi aku lalai dalam menjaganya." ucap Abimanyu sambil menepuk pundak Diego


"Seandainya Alexa tidak masuk dalam kehidupanku semua ini pasti tidak akan terjadi Bi,kamu tau kan Angel sangat terobsesi kepadaku sejak dulu." ucap Diego tanpa mengalihkan pandangannya dari Alexa yang masih setia memejamkan matanya.


"Jangan bilang kamu menyesal sudah mencintai adikku Di." emosi Abimanyu sambil mencengkeram kerah Diego


"Aku tidak menyesal mencintainya Bi,aku hanya menyesal tidak bisa menjaganya." lirih Diego yang pasrah mendapat perlakuan kasar dari Abimanyu


Abimanyu pun melepaskan cengkeraman tangannya dari kerah Diego dan terduduk di bangku yang memang ada di sebelah brankar Alexa.


"Maafkan abang dek." ucap Abimanyu sambil menunduk "Istirahatlah Di,biar aku yang menjaga Alexa lebih dulu." lanjut Abimanyu


"Baiklah." jawab Diego menuju ke sofa yang ada di pojokan


Diego pun merebahkan diri di sofa dan mencoba untuk memejamkan matanya.


"Cepatlah sadar sayang." gumam Diego sambil memejamkan matanya.


Abimanyu tertidur dengan kepala di letakkan di brankar tepat sebelah tangan Alexa sambil menggenggam tangan Alexa.


Alexa menggerakkan tangannya namun untuk membuka mata rasanya masih sangat berat.

__ADS_1


Abimanyu yang merasa ada pergerakan dalam genggaman pun segera membuka matanya.


"Tangan kamu bergerak dek,cepatlah bangun." ucap Abimanyu sambil mencium kening Akexa


Diego yang mendengar suara Abimanyu pun langsung membuka matanya dan terduduk di sofa.


"Ada apa Bi ?" tanya Diego


Abimanyu pun menoleh dan tersenyum "Tadi Alexa menggerakkan jarinya Di,semoga tidak lama lagi dia akan bangun." ucap Abimanyu sehingga Diego langsung beranjak untuk menuju kursi di seberang Abimanyu.


Di genggamnya tangan Alexa sambil di cium.


"Cepatlah buka matamu sayang." ucap Diego sambil berkaca-kaca


"Kamu tetap disini ya Di,aku mau lanjut tidur di sofa." ucap Abimanyu yang di jawab anggukan kepala oleh Diego


Abimanyu pun berpindah ke sofa untuk melanjutkan tidurnya.


Sementara Diego terus menggenggam tangan Alexa sambil sesekali menciumnya.


"Aku mencintaimu sayang." bisik Diego tepat di telinga Alexa


Alexa yang mendengar bisikan cinta dari sang kekasih pun berusaha keras untuk membuka matanya.


Perlahan tapi pasti Alexa membuka matanya sambil menggerakkan tangan yang tengah di genggam oleh Diego.


Merasakan gerakan tangan Alexa,Diego pun mendongak menatap Alexa yang tengah mencoba untuk membuka matanya.


"Sayang." ucap Diego sambil menciumi tangan Alexa


"Kak." lirih Alexa


"Iya sayang,kamu butuh sesuatu ?" tanya Diego sambil tersenyum namun tak urung matanya pun berkaca-kaca.


"Ha..us." ucap Alexa sangat pelan


Diego pun segera mengambil gelas di atas nakas dan segera membantu Alexa untuk minum.


Alexa tersenyum manis meski wajahnya nampak pucat tapi tidak mengurangi sedikitpun kecantikannya.


"Kenapa hemm ?" tanya Diego sambil mengusap sayang pipi Alexa


Alexa menggelengkan pelan sambil terus tersenyum.


"Maafkan aku." ucap Diego sambil menunduk


"Untuk ?" tanya Alexa heran


"Untuk semua kejadian yang sudah menimpamu." lirih Diego


Alexa pun menyentuh pipi Diego dengan tangan yang tidak di infus sehingga Diego mendongak dan menatap sang kekasih.


"Tidak ada yang perlu di maafkan kak." ucap Alexa pelan sambil tetap tersenyum

__ADS_1


Diego segera memeluk Alexa erat.


"Kak,jangan terlalu erat perut aku sakit." lirih Alexa sambil meringis menahan sakit di perutnya akibat bekas tusukan itu.


Reflek Diego langsung melepaskan pelukannya "Maaf sayang." panik Diego yang melihat Alexa meringis menahan sakit "Aku panggil dokter ya." ucap Diego segera beranjak.


Namun belum sempat melangkah tangan Alexa sudah mencekal pergelangan tangan Diego dan menggeleng pelan tanda tidak usah.


Diego pun kembali duduk sambil terus menggenggam tangan Alexa.


Alexa mengedarkan pandangannya dan menemukan sosok sang kakak tengah tertidur di sofa.


"Bagaimana keadaan Mom kak ?" tanya Alexa


"Mom sempat drop karena melihat kamu di culik,Mom juga di rawat di rumah sakit ini." terang Diego


"Maaf sudah membuat kalian semua khawatir." ucap Alexa penuh sesal


"Tidak apa,yang terpenting kamu baik-baik saja." jawab Diego


"Bagaimana dengan Angel ?" tanya Alexa lagi


"Dia sudah di penjara." jawab Diego "Tidurlah lagi,ini masih terlalu pagi." lanjut Diego sambil membantu Alexa untuk merebahkan diri.


"Sepertinya pertunangan kita harus di undur kak." ucap Alexa


"Jangan pikirkan apapun sayang, yang terpenting kamu pulih dulu." ucap Diego sambil mengusap rambut Alexa


Alexa pun mengangguk dan mulai memejamkan matanya karena merasa nyaman dengan sentuhan sang kekasih.


"Kak." panggil Alexa tanpa membuka matanya


"Iya sayang." jawab Diego


"Naiklah kesini." ucap Alexa sambil menggeser sedikit badannya agar Diego bisa tidur di brankar.


"Aku disini saja sayang." tolak Diego yang membuat Alexa langsung membuka matanya.


"Ya sudah." rajuk Alexa sambil memunggungi Diego


Huft


Diego pun menghela nafas sebelum akhirnya naik ke brankar sesuai keinginan sang kekasih.


"Jangan marah." bisik Diego sambil memeluk Alexa dari belakang


Alexa yang mendapat pelukan pun langsung berbalik perlahan dan langsung memeluk Diego sambil membenamkan wajahnya pada dada bidang sang kekasih.


Diego pun mengusap sayang kepala Alexa yang berada di dadanya.


Tidak berselang lama sudah terdengar dengkuran halus tanda Alexa sudah terlelap.


"Have a nice dream honey." bisik Diego setelah mencium kening Alexa

__ADS_1


Diego pun ikut memejamkan matanya untuk menyusul Alexa ke alam mimpi.


__ADS_2