
Beberapa hari telah berlalu dan 3 hari lagi adalah acara pertunangan Alexa dan Diego.
Hubungan mereka nampak banyak kemajuan meski Alexa masih belum sepenuhnya bisa mencintai Diego, tapi dia mempunyai prinsip untuk menjalani apa yang sudah ada di depan mata.
Alexa percaya bahwa cinta akan hadir seiring berjalannya waktu karena sebuah kebersamaan.
Rencananya hari ini mereka akan mengambil cincin yang sudah di pesan oleh Ayra.
"Pulang sama Abi ya,nanti selesai rapat OSIS aku jemput untuk ambil cincin." ucap Diego setelah bel pulang berbunyi
"Iya kak." jawab Alexa sambil mengangguk
"Hati-hati." pesan Diego yang di jawab dengan anggukan kepala oleh Alexa
Diego pun segera menuju ke ruang OSIS dengan Alvaro yang mengikuti di belakangnya.
Alexa bergegas untuk segera ke parkiran karena dia tau bahwa Abimanyu sudah menunggunya disana.
"Ayo." ajak Abimanyu yang sudah melihat sang adik berjalan menghampirinya.
Abimanyu pun segera masuk ke dalam mobilnya diikuti Alexa di belakangnya.
"Abang jadi jalan sama Salsa ?" tanya Alexa sambil menoleh ke arah Abimanyu
Ya,Abimanyu dan Diandra sudah jadian hari minggu lalu.
"Jadi,tapi abang anterin kamu dulu,sesuai perintah calon suami kamu." jawab Abimanyu sambil terkikik
"Sebenarnya aku naik taxi aja bisa si bang." ucap Alexa.
"Uda ga usah banyak omong,abang ga mau ambil resiko ya,bukan cuma Diego yang bakal hajar abang kalau kamu kenapa-napa,tapi masih ada ayah Adit,daddy Aldi,daddy Devan dan tentunya para Opa,abang ga mau dek." jawab Abimanyu menolak keinginan Alexa yang ingin pulang sendiri
"Ya udah deh." pasrah Alexa.
Abimanyu pun menjalankan mobilnya menuju ke rumah Alexa
Tidak butuh waktu lama,mereka sudah masuk di pekarangan rumah Alexa.
"Abang ga mampir ?" tanya Alexa saat akan turun dari mobilnya
"Lain kali aja dek,abang buru-buru." jawab Abimanyu
"Sampein maaf aku sama Salsa ya bang karena uda repotin abang." ucap Alexa merasa tidak enak
"Iya,abang langsung ya." ucap Abimanyu sambil memutar balik.
Alexa pun melambaikan tangannya sampai mobil Abimanyu tak nampak lagi.
Alexa pun memutuskan untuk segera menuju ke kamarnya untuk segera berganti baju.
Ceklek
Delia masuk ke dalam kamar sang putri dan langsung duduk di tepi ranjang sementara Alexa tengah nerada di kamar mandi.
Alexa keluar dari kamar mandi dan mendapati sang bunda tengah duduk di tepi ranjang sambil menatapnya seraya tersenyum manis.
"Sini sayang." ucap Delia sambil menepuk sebelah ranjang tempatnya duduk
Alexa pun menghampiri sang bunda dan segera duduk di sampingnya.
__ADS_1
"Anak bunda sudah dewasa sekarang." ucap Delia sambil mengelus rambut panjang Alexa
"Alexa akan tetap menjadi putri kecil bunda." jawab Alexa masuk ke dalam pelukan sang bunda
"Dengarkan bunda ya nak, setelah kamu bertunangan dengan Diego,maka bukan hanya nama baik keluarga kita yang harus kamu jaga melainkan nama baik keluarga Alexander,jadi bunda berharap kamu tetap menjadi Alexa yang bunda kenal ya,jangan berubah karena bagaimana pun nantinya posisi kamu akan banyak di incar orang yang memang tidak menyukai keluarga kita sayang,kamu mengerti maksud bunda nak ?" ucap Delia sambil mengusap punggung Alexa
"Iya bunda Alexa mengerti." jawab Alexa sambil mengeratkan pelukannya
Tok tok tok
"Permisi Nona Muda,di depan ada Tuan Muda Diego." ucap pelayan sambil menunduk
"Makasih ya bi,tolong sampaikan sebentar lagi saya turun." ucap Alexa sambil menoleh ke arah pelayan.
"Baik Nona,permisi." ucap pelayan sambil undur diri
"Ayo turun,jangan biarkan calon suami kamu menunggu terlalu lama." ucap Delia sambil menahan senyumnya
"Bunda." rengek Alexa namun tak urung dia pun beranjak untuk segera turun ke ruang tamu.
"Maaf lama." ucap Alexa yang baru tiba di ruang tamu
Sontak Diego pun langsung menoleh dan terpaku melihat penampilan Alex
Alexa yang di tatap seperti itu pun langsung melihat penampilannya sendiri.
"Ada yang salah dengan penampilanku kah ?" tanya Alexa sambil mengernyit bingung
Diego pun langsung tersadar dari lamunannya saat mendengar suara Alexa.
"Pamit dulu sama bunda." ucap Alexa sembari mencekal tangan Diego
Diego pun berpamitan kepada Delia untuk segera berangkat mengambil cincin.
"Kalian hati-hati ya." pesan Delia kepada putri dan calon menantunya
"Iya bun." jawab mereka kompak
Diego pun melajukan mobilnya untuk membelah kota Jakarta di sore hari ini bersama sang kekasih.
Tidak membutuhkan waktu lama untuk sampai di mall tempat mereka akan mengambil cincin tunangan.
Sesampainya di mall,mereka langsung menjadi pusat perhatian,bagaimana tidak karena satunya tampan dan satunya lagi cantik.
Diego berjalan sambil menggandeng tangan Alexa dengan wajah datar nan dinginnya,meski dengan wajah datar namun itu tidak mengurangi nilai ketampanan seorang Sandiego Alexander, sementara Alexa terkadang membalas senyuman dari pengunjung lain yang menyapanya.
Mereka tiba di toko perhiasan yang terkenal di mall tersebut karena memang kualitasnya yang bagus.
"Saya ingin mengambil cincin atas nama Sandiego Alexander." ucap Diego datar kepada pelayan toko tersebut
"Baik Tuan,mohon di tunggu sebentar." ucap pelayan itu ramah.
Pelayan pun segera mengambil cincin yang di maksud.
"Silakan tuan." ucap pelayan itu sambil menyodorkan satu pasang cincin
__ADS_1
Alexa terpaku melihat model cincin yang di pesan oleh Diego untuk pertunangan mereka.
"Kamu suka ?" tanya Diego yang melihat Alexa terpaku menatap cincin yang akan di jadikannya sebagai cincin tunangan itu.
"Suka kak." jawab Alexa sambil menoleh ke arah Diego dengan menampilkan senyum manisnya.
"Tolong di bungkus." ucap Diego kepada pelayan itu
"Baik Tuan,mohon di tunggu sebentar." ucapnya seraya berlalu
"Kamu beneran suka sama desain cincinnya sayang ?" tanya Diego sambil mengusap rambut panjang Alexa
"Bener kak,desainnya cantik dan elegan." jawab Alexa sambil tersenyum
"Cantik seperti kamu." bisik Diego yang membuat Alexa bergidik ngeri
Alexa pun tersipu dan membuang mukanya ke arah samping.
Setelah menunggu beberapa saat,Diego pun mengajak Alexa untuk sekalian makan malam di sebuah restaurant bintang lima,namun siapa sangka Alexa justru mengajaknya ke sebuah restaurant cepat saji yang nampak sederhana.
"Kamu tidak salah sayang ?" tanya Diego sambil menatap heran kepada Alexa yang masih berada di mobil
"Tidak,ayo turun." Alexa pun segera turun dari mobil dan di ikuti oleh Diego.
"Sayang." ucap Diego mencekal pergelangan tangan Alexa
"Ayo masuk,kakak tidak akan menyesal." ucap Alexa sembari menarik tangan Diego yang masih mencekal pergelangan tangannya.
Alexa pun mengajak Diego ke meja yang berada di pojokan,yang langsung menatap ke arah danau.
"Selamat datang." ucap pelayan sambil menunduk
"Terima kasih mba." ucap Alexa
Merasa bahwa suara yang di dengarnya sedikit familiar,pelayan itu pun memberanikan diri untuk mendongak.
"Mba Alexa." sapa pelayan itu sambil tersenyum
"Hai." jawab Alexa sambil melambaikan tangannya
"Sudah lama sekali mba tidak pernah makan disini." ucapnya sopan
"Iya mba, saya sempat tinggal di luar negri." jawab Alexa
Ehmm
Diego pun berdehem karena merasa di abaikan
"Maaf,mau pesan apa mba Alexa dan masnya ?" tanya pelayan itu
"Seperti biasa ya mba,saya rindu makanan disini." jawab Alexa
"Baik mba,mohon di tunggu." ucapnya sambil berlalu
Tidak butuh waktu lama pesanan Alexa pun telah siap.
Awalnya Diego enggan untuk memakannya tapi karena Alexa terus memaksanya,akhirnya Diego pun menyantap makanan itu.
Mereka makan dengan di selingi obrolan ringan.
__ADS_1