Alexandria

Alexandria
Masalah


__ADS_3

Ceklek


Alexa masuk ke dalam kamar dan mendapati sang suami yang masih terlelap.


Alexa langsung menuju ke arah jendela menutup gorden nya dan menghampiri sang suami.


"Kak." panggil Alexa sembari membelai lembut pipi sang suami


Merasa ada sentuhan, Diego pun perlahan membuka matanya.


"Jam berapa ?" tanya Diego serak


"Jam 6, kakak mandi lah dulu." ucap Alexa sembari membantu sang suami agar segera beranjak


"Kita mandi bersama saja." balas Diego langsung menggendong sang istri menuju ke kamar mandi.


Alexa pun menggelengkan kepalanya sambil mengalungkan tangannya ke leher sang suami.


"Hanya mandi." peringat Alexa


"Hmmm." jawab Diego sembari menurunkan Alexa di kamar mandi.


Sesuai kesepakatan, mereka hanya sekedar mandi saja.


Setelah selesai dengan acara mandinya, Alexa pun mengajak sang suami untuk makan malam.


"Ayo kita makan, aku sudah lapar." ajak Alexa sembari menggandeng tangan sang suami


Diego pun menurut dan mengikuti langkah sang istri untuk menuju ke ruang makan.


Di ambilkannya makanan untuk sang suami tanpa harus menanyakan apa saja yang diinginkan sang suami.


"Makanlah." ucap Alexa sembari menyodorkan 1 piring nasi sudah dengan lauknya.


"Terima kasih sayang." ucap Diego sambil tersenyum manis.


Mereka pun makan malam dengan di selingi obrolan ringan.


Selesai makan malam, Alexa memutuskan untuk segera ke kamar sedangkan Diego langsung ke ruang kerjanya.


Alexa berkutat di depan laptopnya entah apa yang tengah di kerjakannya.


Setelah di rasa cukup, Alexa pun meregangkan tangannya sambil menoleh ke arah jam dinding yang sudah menunjukkan pukul 10 malam.


"Sudah malam." gumam Alexa sembari menutup laptopnya


Alexa pun membereskan laptopnya dan segera beranjak untuk menghampiri sang suami di ruang kerjanya.


Ceklek


Nampak sang suami masih berkutat dengan laptopnya.


"Sudah malam, kita istirahat dulu ya." ucap Alexa sembari berdiri di sebelah kursi kerja sang suami

__ADS_1


Grepp


Diego pun menarik pinggang sang istri sehingga Alexa duduk di pangkuannya.


"Ada masalah?" tanya Alexa sembari mengusap tangan sang suami yang melingkar di perutnya dan di jawab gelengan kepala oleh sang suami.


"Tidak ada sayang." balas Diego sembari mengeratkan pelukannya


"Yakin ?" tanya Alexa sembari menoleh ke belakang


Huft


Diego pun menghela nafasnya pelan karena tidak bisa menutupi apapun dari sang istri.


"Ada sedikit masalah di perusahaan cabang yang ada disini, dan mungkin untuk beberapa hari ke depan aku tidak bisa ke kampus." ucap Diego sembari menenggelamkan kepalanya di punggung sang istri.


"Butuh bantuan ?" tanya Alexa


"Tidak sayang, aku bisa mengatasinya sendiri." tolak Diego


"Baiklah, bagaimana kalau sekarang kita tidur, aku sungguh sudah mengantuk." ucap Alexa sembari menguap


"Sesuai keinginanmu sayang." balas Diego sembari menggendong sang istri menuju ke kamarnya.


Di letakkannya sang istri di atas ranjang secara perlahan.


"Tidur lah." ucap Diego membelai lembut pipi sang istri


"Kakak juga tidur." balas Alexa sembari masuk ke dalam pelukan sang suami


"Good night my wife." bisik Diego di telinga sang istri yang di jawab anggukan kepala oleh Alexa.


Selang beberapa waktu, terdengar suara dengkuran halus dari mulut sang istri, Diego pun perlahan melepaskan pelukannya dan dilihatnya jam menunjukkan pukul 12 malam.


Diego beranjak secara perlahan dan kembali pergi ke ruang kerjanya.


Di bukanya kembali laptopnya dan segera meneliti satu persatu kalimat yang tertera untuk mencari masalah yang tengah terjadi di perusahaannya.


Huft


Diego menghela nafas saat belum menemukan titik terang sementara waktu sudah semakin larut.


"Haruskah aku meminta bantuan Alexa ?" gumamnya


Sementara di kamar, Alexa meraba sebelah kasurnya dan tidak mendapati sang suami di sebelahnya, di lihatnya jam dinding yang menunjukkan pukul 1 dini hari.


Alexa pun beranjak dan melihat sang suami yang nampak tengaj berpikir keras di ruang kerjanya.


Alexa tidak ingin mengganggu sang suami dan kembali ke kamarnya.


Di bukanya laptopnya dan segera mengetik beberapa kata untuk mencari tau masalah yang tengah terjadi di perusahaan sang suami.


"Ck.rupanya ada tikus yang ingin bermain-main dengan suamiku hem." batin Alexa sembari jemarinya terus berselancar di atas keyboard.

__ADS_1


Ceklek


"Sayang." kaget Diego mendapati sang istri tengah berkutat dengan laptopnya


Alexa pun menoleh tanpa menjawab panggilan sang suami.


"Kemarilah." ucap Alexa sembari menepuk sebelah tempat tidurnya yang kosong karena posisinya Aleza tengah bersandar di kepala ranjang dengan laptop di pangkuannya.


Diego pun mendekat ke arah sang istri.


"Lihatlah." ucap Alexa sembari menyodorkan laptopnya ke arah sang suami.


"Kamu menemukannya ?" kaget Diego sembari menatap sang istri yang di jawab anggukan kepala oleh Alexa.


"Sekarang tidur lah,besok kita bahas lagi." ucap Alexa sembari merebahkan tubuhnya.


Diego pun menatap dalam pada laptop sang istri, di lihatnya secara detail informasi yang ada di laptop tersebut.


"Kamu memang keturunan bunda Delia." gumam Diego sembari menatap sang istri yang sudah terlelap


Diego pun memutuskan untuk menyusul sang istri ke alam mimpi.


"Terima kasih sayang." bisik Diego sembari membawa sang istri ke dalam pelukannya


Esok paginya, Alexa terbangun lebih dulu dan segera beranjak untuk menyiapkan sarapan.


Di ambilnya bahan-bahan dari dalam kulkas dan di potongnya sayuran yang akan di masaknya.


Sementara di dalam kamar, Diego meraba sebelah ranjangnya yang sudah terasa dingin, Diego pun membuka matanya dan tidak mendapati sang istri di sebelahnya.


Diego beranjak turun dari ranjang untuk mencari keberadaan sang istri.


Di ciumnya wangi masakan yang membuat Diego merasa lapar.


Diego pun memutuskan untuk turun ke dapur dan mendapati sang istri yang tengah berkutat dengan alat-alat memasaknya dengan rambut di cepol ke atas memperlihatkan lehernya yang jenjang.


Glek


Diego menelan paksa ludahnya melihat penampilan sang istri yang nampak seksi saat tengah berkutat di dapur dengan keringat yang mengalir dari pelipis hingga ke leher.


"Astaga." gumam Diego sembari mengusap kasar wajahnya yang tiba-tiba terasa panas hanya karena melihat penampilan sang istri.


Diego pun menghampiri sang istri dan memeluknya dari belakang.


"Kakak." kaget Alexa saat merasakan sepasang tangan yang melingkar erat di pinggangnya.


"Kamu ingin menggodaku hemm ?" tanya Diego serak sembari menciumi tengkuk sang istri


"Aku tidak pernah menggoda kakak, kakak saja yang mudah tergoda." jawab Alexa acuh


"Bagaimana mungkin aku tidak tergoda sementara istriku sangat cantik dan seksi." bisik Diego membuat Alexa bergidik ngeri


"Sudah ih, aku selesaikan dulu memasaknya." ucap Alexa sembari menggerakkan kedua pundaknya berniat untuk mengusir sang suami yang masih setia memeluknya

__ADS_1


"Baiklah, aku akan menunggu di sana." ucap Diego sembari melepaskan pelukannya dan menuju ke kursi makan.


Alexa pun kembali melanjutkan acara memasaknya.


__ADS_2