Alexandria

Alexandria
Serasa Dunia Milik Berdua....


__ADS_3

Ceklek


Pukul 5 pagi dokter datang dengan tujuan untuk memeriksa keadaan Alexa namun langsung terhenti begitu melihat pemandangan yang sangat romantis dimana Alexa dan Diego tidur dengan saling berpelukan.


Dokter pun menghampiri brankar dan mencoba untuk membangunkan Diego.


"Maaf tuan muda." ucap dokter pelan sambil menepuk pundak Diego


Diego yang merasa ada sentuhan pun langsung membuka matanya dan menoleh ke arah belakang.


"Dokter." ucap Diego sambil mencoba melepaskan tangan Alexa yang masih memeluk pinggangnya.


"Sudah berapa lama nona muda sadar ?" tanya dokter


Diego pun menengok ke arah jam yang menggantung di dinding kamar rawat inap Alexa.


"Sekitar 3 jam lalu dok,tapi dia melarang saya untuk memanggil dokter." jawab Diego


"Bisakah saya memeriksa nona muda sebentar tuan ?" ijin dokter sehingga Diego pun turun dari brankar.


Dokter pun segera memeriksa Alexa.


"Bagaimana keadaannya dokter ?" tanya Diego


"Nona muda sudah jauh lebih baik,tinggal masa pemulihan saja." jawab dokter


Karena merasa bising dengan sekitar,Abimanyu pun membuka matanya perlahan.


Di lihatnya ada seorang dokter dan beberapa perawat serta Diego yang tengah ngobrol.


Abimanyu pun segera menghampiri mereka.


"Bagaimana keadaan adik saya dokter ?" tanya Abimanyu yang membuat Dokter dan Diego langsung menoleh ke arah Abimanyu.


"Nona muda sudah sadar tuan," jawab Dokter sambil tersenyum


"Benarkah ?" tanya Abimanyu sambil mendekat ke arah Alexa


Cup


Abimanyu mencium kening Alexa dengan sayang.


Alexa yang merasakan ciuman di kening pun langsung membuka matanya perlahan.


"Abang." serak Alexa


"Apa sudah lebih baik ?" tanya Abimanyu sambil menggenggam tangan sang adik


Alexa pun mengangguk mengiyakan.


Alexa menoleh dan mendapati sang kekasih dengan dokter dan beberapa perawat yang masih setia di tempat.


Alexa dan Diego sempat saling menatap beberapa saat sebelum Alexa mengalihkan pandangannya.


"Astaga,apa yang sudah aku lakukan tadi,bisa-bisanya aku meminta kak Diego untuk tidur 1 ranjang denganku." batin Alexa tanpa terasa pipinya merona merah karena malu


"Kalau begitu saya permisi dulu tuan dan nona." ucap dokter sambil undur diri


"Terima kasih dokter." ucap Diego

__ADS_1


"Kenapa pipi kamu merah ?" tanya Abimanyu


"Apa si ?" elak Alexa sambil menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya.


"Hei,sudah berapa lama kamu sadar ? Kenapa tidak membangunkan abang ?" tanya Abimanyu sambil membuka tangan Alexa yang masih menutup wajahnya.


"Sudah 3 jam lalu." jawab Diego sembari duduk di kursi


"Kenapa kamu tidak membangunkanku ?" tanya Abimanyu sambil memicing ke arah Diego


Diego tidak menjawab melainkan hanya mengedikkan kedua bahunya acuh.


"Dasar." ucap Abimanyu sambil mendudukkan diri di kursi "Abang telpon bunda dulu kalau gitu." sambung Abimanyu


Tut tut tut


"Hallo Bi." jawabnya di seberang telpon


"Bunda,Alexa sudah sadar." ucap Abimanyu to the point


"Baiklah nak,bunda langsung kesana sekarang ya." ucap Delia dari seberang telpon


30 menit kemudian, seluruh keluarga sudah tiba di rumah sakit.


"Sayang." ucap Delia langsung memeluk sayang sang putri


"Alexa tidak apa-apa bunda." jawab Alexa sambil membalas pelukan sang bunda


"Kamu membuat kami khawatir sayang." ucap Aditya sembari mengusap sayang rambut Alexa


"Opa Daniel,bagaimana menurut Opa ?" tanya Alexa sambil menahan senyum ke arah Daniel


"Dasar anak nakal." ucap Daniel sambil memeluk erat sang cucu yang mengerti maksud dari senyumnya itu. "Tidak di ragukan lagi kamu memang keturunan Wijaya,darah Wijaya begitu kental mengalir di aliran darahmu." sambung Daniel sambil berbisik


"Maafkan Opa sayang." ucap Daniel sambil melepaskan pelukannya membuat Alexa tersenyum manis ke arah Daniel.


Mereka pun bergantian untuk memeluk Alexa,sementara Diego tengah pergi ke ruangan sang ibu yang juga masih di rawat.


Ceklek


"Alexa." panggil Ayra yang baru masuk dengan Diego yang mendorong kursi rodanya.


Alexa pun berusaha untuk duduk dengan di bantu oleh Abimanyu.


"Makasih abang." ucap Alexa yang di jawab anggukan kepala oleh Abimanyu


Ayra pun mendekat ke arah brankar dan segera beranjak dari kursi rodanya untuk memeluk Alexa.


"Mom takut terjadi apa-apa sama kamu sayang." ucap Ayra di sela pelukannya


"Alexa baik-baik saja Mom,Mom tidak perlu khawatir." ucap Alexa sambil mengusap punggung Ayra


Ayra pun melepaskan pelukannya dan di usapnya pipi mulus Alexa dengan jemarinya.


"Mom harap setelah kamu sembuh,kalian langsung menikah saja." ucap Ayra


Alexa pun terdiam sebelum akhirnya mengangguk sambil tersenyum manis.


"Terima kasih sayang." ucap Ayra sambil kembali memeluk Alexa

__ADS_1


"Iya Mom." jawab Alexa


Sementara yang lain hanya menghela nafas pendek setelah mendengar jawaban dari Alexa.


Tok tok tok


Ceklek


"Alexa." panggil Amel sambil berlari di ikuti Diandra dan Alvaro.


Amel dan Diandra pun langsung memeluk Alexa.


"Kamu membuat kami semua khawatir Al." isak Diandra


"Aku baik-baik saja Sa,Mel." jawab Alexa sambil membalas pelukan mereka.


"Kalian pasti belum sarapan kan ?" tanya Fenita yang di jawab anggukan kepala oleh semua orang yang berada di ruang perawatan Alexa.


Masuklah beberapa pelayan yang membawa banyak paperbag berisi makanan.


Mereka pun makan bersama-sama sambil mengobrol ringan.


"Kakak tidak ikut makan ?" tanya Alexa yang melihat Diego makah duduk di kursi sebelah Alexa


"Nanti saja,mau nemenin calon istri." ucap Diego sambil mengedipkan satu matanya


Alexa pun membuang muka untuk menyembunyikan rona merah di pipinya.


"Maaf tuan dan nyonya semuanya,saya mengantarkan sarapan dan obat untuk nona Alexa." ucap salah satu perawat dari ambang pintu.


Fenita yang kebetulan berada dekat pintu pun langsung mengambil alih nampannya.


"Terima kasih suster." ucap Fenita kepada perawat tersebut


"Sama-sama nyonya." jawab perawat itu sambil berlalu


Fenita pun membawa nampan tersebut ke arah brankar.


"Sarapan dulu setelah itu minum obatnya ya sayang." ucap Fenita pada sang cucu


"Biar saya yang suapin Alexa Oma." ucap Diego mengambil alih nampan di tangan Fenita


"Iya." jawab Fenita sambil berlalu untuk kembali menyantap sarapannya.


"Aaaaa." ucap Diego sambil menyodorkan 1 sendok berisi bubur


Alexa pun dengan senang hati menerima suapan dari calon suaminya itu.


"Kakak juga harus makan,karena kakak belum makan." ucap Alexa menghentikan suapan yang akan di berikan oleh Diego sehingga Diego pun menurut untuk ikut makan dengan 1 sendok yang sama.


Sementara yang lain hanya menggelengkan kepala melihat tingkah pasangan calon suami istri itu.


Ehhmmm


Abimanyu berdehem "Serasa dunia milik berdua." goda Abimanyu kepada sang adik dan sahabatnya


"Apa si bang." jawab Alexa sambil mendelik sebal ke arah sang kakak.


Sehingga menimbulkan gelak tawa dari yang lain.

__ADS_1


"Sekarang minum obatnya setelah itu istirahat." ucap Diego memberikan obat dan segelas air.


Alexa pun segera meminum obatnya dan segera berbaring.


__ADS_2