
Alexa tersenyum manis dan berjalan menghampiri sang suami.
Di peluknya tubuh kekar sang suami dan menenggelamkan kepalanya di dada bidang yang terasa hangat.
"Kenapa hemm ?" Diego mengusap sayang kepala sang istri yang berada di dada bidangnya dan di jawab gelengan kepala oleh Alexa.
"Kamu sudah lama ?" Aditya menghampiri anak dan menantunya
"Belum ayah." jawab Diego tanpa melepaskan pelukan sang istri
Aditya yang melihat sang putri masih betah dengan pelukannya pun memutuskan untuk menghampiri Abimanyu yang tengah duduk di sebuah bangku dekat danau.
Diego pun menciumi puncak kepala sang istri sehingga Alexa mendongak menatap sang suami.
"Apa ada masalah ?" tanya Alexa yang di jawab gelengan kepala oleh sang suami.
"Kita gabung sama ayah dan Abi yuk." Diego melepaskan pelukannya dan beralih merangkul pundak sang istri.
Mereka pun berjalan menuju bangku panjang yang di duduki oleh Aditya dan Abimanyu.
"Kurang daddy dan para opa." celetuk Alexa yang merangkul lengan sang ayah
"Maksud kamu apa dek ?" heran Abimanyu
"Ya, kurang daddy dan para opa pria-pria yang Lexa sayangi." jawab Alexa sambil tersenyum
Aditya pun mengusap tangan sang putri yang masih setia melingkar di lengannya.
Mereka pun larut dalam obrolan hingga waktu sudah menunjukkan pukul 8 malam.
Mereka pun memutuskan untuk kembali ke hotel.
"Pulanglah ke apartemenmu ya,besok baru antar ayah ke bandara oke." Aditya mengusap sayang kepala sang putri
"Iya ayah, besok pagi Lexa akan ke hotel untuk mengantar ayah dan abang." jawab Alexa
"Kalian hati-hati." pesan Aditya sembari membukakan pintu mobil untuk sang putri
"Ayah juga hati-hati di jalan, biar abang saja yang suruh nyetir." ucap Alexa yang di jawab anggukan kepala oleh Aditya.
Alexa pun melambaikan tangannya ke arah sang ayah begitu Diego mulai melajukan mobilnya meninggalkan area danau.
Selang beberapa menit, Diego dan sang istri pun memasuki basemant apartemen.
"Jadi danau itu benar-benar dekat dengan apartemen kit ya kak." ucap Alexa sembari membuka mobilnya
__ADS_1
"Iya sayang." Diego pun segera menyusul sang istri yang sudah turun terlebih dahulu
Di gandengnya tangan sang istri menuju ke apartemannya.
Sesampainya di apartemen, Alexa pun langsung menuju ke dapur dan membuka kulkasnya.
"Apa kakak sudah makan ?" tanya Alexa yang di balas gelengan kepala oleh sang suami
"Kakak tunggu sebentar aku buatkan makanan." ucap Alexa sembari mencepol rambut panjangnya.
Alexa pun mulai berkutat dengan peralatan dapurnya.
Beberapa saat kemudian pun Alexa membawa 2 mangkuk mie goreng ke meja makan.
"Malam ini kita makan ini saja ya kak." Alexa menyodorkan 1 piring berisi mie goreng ke arah sang suami
"Apapun asalkan itu masakanmu pasti aku akan memakannya." Diego tersenyum sembari menerima piring pemberian sang istri yang di balas gelengan kepala oleh Alexa.
Mereka pun memakan makan malamnya dengan di selingi obrolan ringan.
Selesai makan malam, mereka pun memutuskan untuk segera pergi ke kamar.
Sesampainya di kamar, Alexa langsung menuju ke kamar mandi untuk membersihkan diri terlebih dahulu.
20 menit kemudian Alexa keluar dari kamar mandi sudah menggunakan piyama nya.
Diego pun mendongak menatap sang istri yang berdiri di depannya.
Di tariknya tangan sang istri sehingga Alexa pun terjatuh di pangkuan sang suami.
Di peluknya pinggang ramping sang istri dan di tumpukkannya dagunya ke pundak sang istri.
"Kenapa hemm ?" Alexa mengusap tangan sang suami yang berada di perutnya.
"Aku merindukanmu." bisik Diego tepat di sebelah telinga sang istri membuat Alexa merinding.
"Kakak mandi lah,malam ini aku milikmu seutuhnya." Alexa menoleh untuk melihat wajah tampan sang suami yang langsung di balas anggukan kepala oleh Diego.
"Tunggu aku." Diego menurunkan sang istri dari pangkuannya dan segera berlalu ke kamar mandi membuat Alexa menggelengkan kepalanya melihat tingkah sang suami.
Alexa pun beranjak dari sofa untuk segera menyiapkan pakaian sang suami.
Di peluknya pinggang ramping sang istri sari belakang.
"Aku mencintaimu." bisik Diego tepat di telinga sang istri
__ADS_1
Alexa pun mengusap tangan sang suami yang melingkar di pinggang rampingnya menikmati kehangatan yang di berikan oleh sang suami.
"Aku juga mencintai kakak." balas Alexa sembari memejamkan matanya menikmati sentuhan sang suami yang tengah mengecupi tengkuknya
Diego pun membalikkan tubuh sang istri sehingga mereka saling berhadapan.
Di raihnya tengkuk sang istri dan mulai mencium bibirnya yang sudah menjadi candu untuknya.
"Boleh ?" tanya Diego dengan mata sayu nya karena menahan hasratnya.
Alexa yang melihat mata sayu sang suami pun mengangguk mengiyakan.
Diego yang sudah mendapat ijin dari sang istri pun langsung kembali mencium bibir sang istri dan menuntunnya ke arah ranjang tanpa melepaskan ciumannya.
Di baringkannya tubuh sang istri di atas ranjang secara perlahan dengan Diego yang ikut naik dan langsung mengungkung sang istri.
Di lepasnya tautan bibir itu dan di tatapnya wajah cantik sang istri yang nampak merona malu.
Diego pun tersenyum dan kembali mencumbu istri cantiknya itu.
Alexa hanya mampu memejamkan matanya menikmati setiap sentuhan sang suami yang membuatnya melayang-layang.
Diego yang melihat sang istri sudah terangsang pun segera memulai aksinya sampai terlelap karena kelelahan.
"Terima kasih sayang." Diego mencium lama kening sang istri yang sudah kelelahan dan di balas anggukan kepala oleh Alexa yang langsung menenggelamkan wajahnya di dada bidang sang suami.
Diego pun mengusap sayang kepala sang istri yang masih meringsek di dadanya.
Di usapnya terus hingga terdengar deru nafas teratur dari sang istri.
Diego pun membelai lembut pipi sang istri yang sudah terlelap.
"Aku mencintaimu sayang, bahkan sangat sangat mencintaimu." bisik Diego membuat Alexa menggeliat karena terusik.
Melihat sang istri yang menggeliat pun Diego kembali mengusap kepala sang istri agar kembali terlelap.
Setelah melihat sang istri terlelap, Diego pun memutuskan untuk menyusul sang istri ke alam mimpi.
Sementara di kamar hotel tempat Aditya menginap, dia tengah melakukan panggilan dengan sang istri tercinta.
"Kak, apa terjadi sesuatu disana ?" tanya Delia dari seberang telpon
"Tidak terjadi apapun sayang, semuanya baik-baik saja." jawab Aditya menenangkan sang istri, memang tidak dapat di pungkiri bahwa perasaan seorang ibu itu sangatlah peka.
"Lalu kenapa bang Jordy berada disana ?Bukankah dulu Alexa menolak saat ayah meminta bang Jordy ikut kesana ?" tanya Delia beruntun
__ADS_1
"Tenang lah sayang, tidak terjadi apapun, aku hanya ingin bang Jordy mengawasi putri kita." Aditya mencoba untuk meyakinkan sang istri bahwa semuanya baik-baik saja.