Alexandria

Alexandria
Kembali Dari Liburan


__ADS_3

Setelah menempuh penerbangan kurang lebih 9 jam, akhirnya Diego dan Alexa pun tiba di bandara internasional Soekarno-Hatta Jakarta.


Mereka tiba di Jakarta pada pukul 21.00 waktu setempat.


Diego menggandeng sang istri dengan satu tangan lainnya membawa koper.


Terlihat Abimanyu melambaikan tangannya menyambut pasangan suami istri yang baru kembali dari liburannya.


Alexa yang melihat sang kakak melambaikan tangan pun langsung melepaskan genggaman tangan sang suami dan berlari ke arah sang kakak, membuat Diego menghela nafasnya kasar.


"Abang." ucap Alexa sembari memeluk erat sang kakak


Abimanyu pun tak kalah memeluk erat sang adik kecilnya.


"Abang merindukanmu dek." ucap Abimanyu sambil mengusap sayang kepala sang adik yang berada di dada bidangnya


Diego pun menggelengkan kepalanya melihat kedekatan istri dan iparnya itu.


Ehmm


Dehem Diego sehingga Abimanyu reflek melepaskan pelukan sang adik.


"Aku pun merindukanmu Di." ucap Abimanyu sembari memeluk singkat sang sahabat sekaligus iparnya itu.


"Iya Bi." jawab Diego sembari melepaskan pelukannya


"Abang sendiri ?" tanya Alexa sembari celingak-celinguk barang kali ada para sahabat yang lainnya.


"Iya dek, abang sendiri." jawab Abimanyu yang langsung membuat Alexa bermuka masam.


"Kenapa ?" tanya Diego sembari merangkul pundak sang istri


Alexa pun menggelengkan kepalanya dan langsung beranjak pergi meninggalkan suami dan kakaknya.


"Tumben dia begitu." ucap Abimanyu yang memperhatikan sikap sang adik


"Dia lagi datang bulan, makanya sensi." ucap Diego sembari berlalu


"Pantesan." gumam Abimanyu yang langsung menyusul adik dan iparnya.


Di dalam mobil hanya ada keheningan.


"Mau di antar kemana dek ?" tanya Abimanyu sembari melirik sang adik melalui kaca spionnya


Alexa pun sontak menatap sang suami yang juga menoleh ke arah sang istri yang duduk di bangku belakang.


"Ke rumah bunda ya kak, aku rindu ayah dan bunda." ucap Alexa memohon kepada sang suami.


"Apapun untukmu sayang." jawab Diego sembari tersenyum


"Oke, abang antar kalian ke rumah bunda." jawab Abimanyu yang kembali fokus ke jalan.


Sontak Diego pun ikut menatap lurus ke depan membiarkan sang istri di belakang sambil memainkan ponselnya.

__ADS_1


Di grup chat Alexa n friend's


"Tega kalian ga ikut jemput aku." ucap Alexa di dalam chatnya


"Maaf Al, bukan maksud aku ga mau ikut, tapi kan ini uda hampir larut, jadi Abi ga ijinin aku ikut." balas Diandra


"Sorry Al, mobil aku lagi di bengkel dan Alvaro katanya ada urusan keluarga gitu." balas Amel


"Ga mau tau ya, besok kalian harus ke rumah bunda, atau aku bakalan ngambek sama kalian." ucap Alexa lagi


"Iya Al, aku janji besok ke rumah bunda." balas Diandra


"Iya aku juga." timpal Amel


Huft


Alexa pun menghembuskan nafasnya pelan sambil bersandar dan memejamkan matanya.


Abimanyu yang melihat dari kaca spion pun hanya mampu menghela nafasnya pelan melihat mood sang adik yang kurang baik karena tamu bulanannya.


30 menit berlalu, mobil yang membawa Alexa pun memasuki pekarangan rumah sang bunda.


Alexa langsung bergegas turun untuk segera masuk.


Ceklek


"Surprise." teriak Amel,Diandra dan Alvaro bersamaan


Alexa yang terkejut pun langsung diam mematung.


Alexa pun menoleh ke arah sang kakak dan mengangguk sambil tersenyum dan beralih memeluk Amel dan Diandra.


"Tega kalian ngerjain aku." ucap Alexa sembari terisak


"Maaf Al, ini idenya Abi." ucap Diandra yang di ikuti anggukan kepala oleh Amel


Sontak Alexa pun langsung melepaskan pelukannya dan beralih menatap tajam sang kakak.


Ehmmm


Deheman dari arah dalam membuat Alexa langsung mengalihkan pandangannya dari sang kakak.


"Ayah, bunda." ucap Alexa sembari berlari menghampiri kedua orang tuanya dan langsung memeluk mereka bergantian.


"Lexa rindu ayah." ucap Alexa yang masih memeluk erat sang ayah sembari mendongak menatap wajah tampan sang ayah.


Cup


Adit pun mencium kening sang putri sambil tersenyum manis.


"Ayah juga rindu putri kecil ayah." ucap Adit sembari mencubit gemas hidung sang putri.


Alexa pun melepaskan pelukannya terhadap sang ayah dan beralih memeluk bundanya.

__ADS_1


"Lexa rindu bunda." ucap Alexa sembari matanya berkaca-kaca


"Bunda juga sangat merindukan putri kecil bunda ini." ucap Delia sembari menghapus air yang mulai mengalir di pipi sang putri "Kenapa menangis ?" tanya Delia dengan suara lirihnya sementara Adit langsung berlalu menghampiri menantunya.


"Bunda tau, kata-kata bunda selalu terngiang di ingatan Lexa, sehingga...." ucap Lexa menggantung


"Jadi kamu sudah melakukannya ?" tanya Delia yang mengerti arah pembicaraan sang putri dan terlihat Alexa menganggukkan kepalanya tanda iya.


Delia pun kembali memeluk sang putri dengan erat.


"Tidak apa sayang, memang itu sudah menjadi kewajiban kamu sebagai seorang istri." ucap Delia sembari mengusap sayang punggung sang istri


"Lexa takut hamil bun." lirih Alexa yang membuat Delia langsung terdiam, karena Delia tidak memikirkan sampai kesana bahwa sang putri masih sekolah, tidak sepertinya yang dulu sudah lulus S1.


"Maafkan bunda sayang." ucap Delia sembari memeluk erat sang putri "Bunda tidak memikirkan sampai kesana." lanjut Delia


Alexa pun mendongak menatap sang bunda sambil menggelengkan kepalanya.


"Sebaiknya kamu bicarakan ini dengan suamimu nanti ya." saran Delia kepada sang putri yang di jawab anggukan kepala oleh Alexa.


Mereka pun melepaskan pelukannya dan bergabung dengan yang lainnya yang tengah ngobrol.


"Sebaiknya kalian semua istirahat, besok baru di lanjut lagi ngobrolnya." ucap Delia sambil melihat jam di dinding yang sudah menunjukkan pukul 22.30


Mereka pun menganggukkan kepalanya dan pergi menuju ke kamar masing-masing.


Ceklek


Alexa masuk ke kamarnya dan di ikuti sang suami di belakangnya.


Diego memeluk sang istri dari belakang sampil menopangkan dagunya di bahu sang istri.


"Kakak sudah mengabari Mom kalau kita oulang kesini ?" tanya Alexa sembari mengusap tangan sang suami yang masih erat memeluk pinggangnya.


"Sudah, kata Mom tidak apa-apa." jawab Diego


Alexa pun menganggukkan kepalanya dan melepaskan tangan sang suami dari pinggangnya dan berbalik badan menghadap ke sang suami.


"Aku ingin bicara serius sama kakak." ucap Alexa serius


"Bicara lah sayang." ucap Diego sembari menuntun sang istri agar duduk di ranjang


Alexa terdiam beberapa saat sebelum akhirnya menghembuskan nafasnya kasar.


"Kak, aku...." ucap Alexa menggantung sambil menunduk


"Ada apa ?" tanya Diego sembari mengangkat dagu sang istri agar menatapnya


"Bisakah kita menunda kehamilanku dulu." ucap Alexa pelan sambil kembali menunduk karena takut sang suami tidak setuju


Diego pun kembali mengangkat dagu sang istri agar kembali menatapnya.


"Tentu bisa sayang, bahkan aku sudah memikirkan cara untuk tidak membuatmu hamil meski kita nantinya tetap melakukannya." ucap Diego sambil tersenyum penuh arti

__ADS_1


"Melakukan apa maksud kakak ?" tanya Alexa mengernyit bingung


"Tentu saja bercinta." ucap Diego sambil tersenyum menggoda membuat Alexa langsung merona merah karena malu


__ADS_2